Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Implementasi Nilai-Nilai Tradisi Kabuenga Sebagai Kearifan Lokal Masyarakat Desa Sombu Kecamatan Wangi-Wangi Kabupaten Wakatobi Majid, Abdul; Ilham, Ilham; Saputri, Indriani; Arsal, La Ode Muhammad; Arsyiah, Wa Ode
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 1 (2025): Februari 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i1.1742

Abstract

Gloalisasi memberi dampak degradasi pada budaya lokal, dan kurangnya kesadaran dalam pelestarian budaya serta nilai-nilai kearifan lokal. Salah satu budaya lokal yang menjadi dampak dari globaliasasi adalah Tradisi Kabuenga Sebagai Kearifan Lokal Masyarakat Desa Sombu Kecamatan Wangi-Wangi Kabupaten Wakatobi. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi nilai-nilai tradisi kabuenga sebagai kearifan lokal Masyarakat Desa Sombu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan implementasi nilai-nilai Tradisi Kabuenga sebagai kearifan lokal masyarakat Desa Sombu Kecamatan Wangi-Wangi Kabupaten Wakatobi belum maksimal, ini dapat dilihat: 1) To Carry Out (Melaksanakan) Masyarakat sebagian belum memahami nilai dalam tradisi kabuenga sehingga mereka blum bisa mengimplementasikanya dalam kehidupan sehari-hari. 2) To Accomplish (Menyelesaikan) tujuan masyarakat desa sombu yaitu memelihara, melestarikan budaya yang ada dan bisa mengimplementasikan nilai-nilai kabuenga. 3) To Fulfill (Mengisi) Tujuan dan harapan dalam pelaksanaan tradisi kabuenga dalam masyarakat desa sombu. 4) To Produce (menghasikan) Implementasi nilai Tradisi kabuenga oleh masyarakat desa sombu dalam konteks nilai ekonomi. 5) To Complete (Melengkapi) menunjukan bahwa implementasi nilai-nilai tradisi kabuenga tidak hanya tentang memulai tetapi juga menyelesaikan setiap proses.
Morphological Identification of Major Sponge in Tanjung Senja Water Moramo District, South Konawe Regency Mangurana, Wa Ode Intiyani; Annastasia, Nurhuda; Patiung, Seventry Meliana; Arsal, La Ode Muh; Wahyudi, Adi Imam
Jurnal Biologi Tropis Vol. 25 No. 1 (2025): Januari - Maret
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v25i1.8133

Abstract

Sponge organisms are primitive organisms originating from the phylum porifera. These organisms have pores throughout their bodies and have filter feeder properties. Sponges have habitats around coral reef ecosystems, seagrass habitats and in shallow waters. In Tanjung Senja Waters, there are stone mining activities by the community so that research is needed as initial data to determine the types of major sponges in Tanjung Senja waters. On the other hand, apart from being a component of coral reefs, sponges are also natural materials that have the potential to be bioactive compounds that can be developed in the pharmaceutical field. The research was carried out using the free collection method and the sampling point was selected based on the presence of sponges. Water quality parameters were observed in situ or direct observation including temperature, salinity, pH and brightness data.  This study found 3 types of major sponges, namely Callyspongia aerizusa, Stylotella aurantium and Xestospongia sp. This stone mining activity still does not affect the growth of sponges in the waters, this is marked by the results of checking the environmental parameters that have been carried out, it can be concluded that the existence of this sponge is influenced by environmental parameters such as temperature 30oC, current velocity 4.17cm/s, depth 5m, brightness 100%, salinity 33‰ and pH 8, this condition is still at the threshold of quality standards for marine life based on Kep-MENLH No. 51 of 2004.
Pelatihan Pengolahan Hasil Perikanan dan Kelautan Bagi Perempuan Pesisir di Kelurahan Lalowaru Asriyana; Haya, La Ode Muhammad Yasir; Lawelle, Sjamsu Alam; Oetama, Dedy; Haslianti; Permatahati, Yustika Intan; Annaastasia, Nurhuda; Erawan, Muhammad Trial Fiar; Jali, Wa; Arsal, La Ode Muhammad; Wahyudi, Adi Imam; Hasuba, Tezza Fauzan; Mangurana, Wa Ode Intiyani; Sudarno
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 4 (2023): Oktober-Desember 2023
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i4.6252

Abstract

Peran perempuan pesisir dalam tatanan sosial sudah mengalami perubahan. Saat ini, perempuan pesisir dianggap sebagai salah satu kontibutor dalam pemenuhan kebutuhan ekonomi rumah tangga dan memiliki kekuasaan dalam menentukan pembangunan suatu wilayah. Sehingga perempuan pesisir memiliki peran ganda, dalam rumah tangga dan lingkungan sosial. Keterlibatan perempuan pesisir di Kelurahan Lalowaru dalam membantu ekonomi rumah tangga belum berjalan optimal disebabkan karena minimnya pengetahuan dan keterampilan terkait dalam mengolah dan memanfaatkan sumberdaya yang dimiliki khususnya sumberdaya perikanan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini merupakan pendampingan bagi perempuan pesisir untuk membentuk kreatifivitas dalam memanfaatkan sumberdaya perikanan agar dapat menjadi karakter mandiri dan memiliki jiwa wirausaha. Dengan adanya kegiatan pengabdian ini, diharapkan mampu membantu ekonomi rumah tangga. Sasaran pelaksanaan pengabdian ini adalah ibu-ibu rumah tangga di Kelurahan Lalowaru. Program kegiatan dilaksanakan melalui penyuluhan dan pelatihan pengolahan pembuatan otak-otak ikan dan stik mangrove. Hasil dari kegiatan pegabdian menunjukkan peserta pelatihan aktif dalam berdiskusi terkait dengan pengolahan dan strategi pemasaran serta melakukan demo masak sesuai dengan instruksi tim pengabdian. Kegiatan ini diharapkan dapat membentuk karaktek mandiri dan jiwa wirausaha sehingga dapat membantu ekonomi rumah tangga di Kelurahan Lalowaru.
Pelatihan Kesiapsiagaan dan Tanggap Darurat Bagi Masyarakat Kelurahan Bungkutoko, Kota Kendari: Pengabdian Dedy Oetama; Armid; Fahmiati; Muhammad Trial Fiar Erawan; La Ode Muhammad Arsal
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3652

Abstract

This community service aims to enhance the capacity of the Bungkutoko Village community, which is vulnerable to coastal disasters, through preparedness training and emergency response using a simulation method for first aid on drowning victims. The methods used include outreach to increase knowledge about risks and coastal disaster mitigation, as well as technical training through simulation of the first aid process involving victim identification, water rescue with the principles of reach, throw, row, go, and tow/carry, and cardiopulmonary resuscitation (CPR). The evaluation results show that this training significantly improves the community's knowledge and skills in administering first aid to drowning victims as well as increases emergency preparedness in coastal areas. This is demonstrated by the participants' ability to independently practice the simulated first aid procedures effectively, including CPR, which is highly relevant for reducing risks associated with water accidents. Simulation-based training effectively builds community preparedness in mitigating drowning disaster risks, thus it should be continued as an effort to enhance the resilience of disaster-prone coastal communities
Kenakalan Remaja di Era Digital : Edukasi dan Pencegahan di Desa Poogalampa Kabupaten Buton Selatan Amin, Hartini; Arsyiah , Wa Ode; Arsal, Laode Muhammad; Suat, Arif Rahman; Muhtar, Rustam; Subhan, La Ode; Alfiansyah, Andri
Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/beujroh.v4i2.820

Abstract

Era teknologi digital saat ini membawa banyak perubahan terhadap perilaku remaja, salah satunya meningkatnya kenakalan remaja di era digital. Kenakalan remaja tidak hanya terjadi di lingkungan sosial secara langsung, tetapi juga berkembang di dunia digital, seperti cyberbullying, penyebaran konten negatif, kecanduan gawai, dan perilaku berisiko di media sosial. Kondisi tersebut juga ditemukan pada remaja di Desa Poogalampa, Kabupaten Buton Selatan. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran remaja mengenai kenakalan remaja di era digital serta dampak dan upaya pencegahannya. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pendekatan edukatif dan partisipatif dalam bentuk sharing session yang melibatkan remaja, mahasiswa, dan dosen pendamping. Kegiatan dilaksanakan dengan penyampaian materi, diskusi interaktif, dan refleksi bersama. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai pengertian kenakalan remaja di era digital, bentuk-bentuk kenakalan remaja, faktor penyebab, dampak yang ditimbulkan, serta pentingnya literasi digital dan pengendalian diri dalam menggunakan teknologi. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian masyarakat ini memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kesadaran remaja untuk bersikap bijak dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai upaya pencegahan kenakalan remaja di era digital.
Pemberdayaan Perempuan Pesisir melalui Pemanfaatan Limbah Kulit Kerang Menjadi Produk Bernilai Ekonomis guna Mendukung SDG's 5. Asriyana; La Ode Muhammad Yasir Haya; Sjamsu Alam Lawelle; Muhammad Trial Fiar Erwan; La Ode Muhammad Arsal; Sudarno
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 2 (2026): April-Juni 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i2.15186

Abstract

Pencapaian SDG’s 5 mengutamakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan sangat dipengaruhi oleh partisipasi perempuan dalam bekerja dan kewirausahaan. Pengembangan dan pemberdayaan Masyarakat pesisir perlu dilakukan untuk mendukung kegiatan perekonomian Masyarakat pesisir terutama dengan memanfaatkan hasil laut. Kerang memiliki nilai ekonomis yang efisien karena daging maupun cangkangnya dapat menghasilkan nilai ekonomi. Penggunaan cangkang kerang terbukti dapat mengurangi pencemaran lingkungan sekaligus menambah pemasukan. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberdayakan Perempuan dalam rangka meningkatkan perekonomian. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan di Balai Desa Lalowaru pada tanggal 21 April 2026, Konawe Selatan. Target utama kegiatan pengabdian adalah Ibu-Ibu pesisir desa Lalowaru. Kegiatan ini berlangsung lancar tanpa adanya kendala, seluruh peserta yang melakukan kegiatan ini sangat antusias. Melalui aktivitas kegiatan pengolahan limbah laut ini diharapkan Ibu-Ibu Masyarakat pesisir mendapatkan ilmu baru yang dapat digunakan untuk menambah pendapatan sehari-hari. Kegiatan ini juga dapat mengurangi tingkat pencemaran laut yang dapat merugikan ekosistem pesisir, sebagai upaya untuk meningkatkan sustainability of marine and fisheries.
Membangun Generasi Peduli Laut melalui Edukasi Pentingnya Ekosistem Pesisir di Desa Tanjung Bunga Fatmawati Fatmawati; A. Ginong Pratikino; Risfandi Risfandi; La Ode Muhammad Arsal; Muhammad Trial Fiar Erawan; La Ode Adi Parman Rudia
AJAD : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): DECEMBER 2025
Publisher : Divisi Riset, Lembaga Mitra Solusi Teknologi Informasi (L-MSTI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59431/ajad.v5i3.682

Abstract

Indonesia's coastline is home to various complex ecosystems, such as mangroves, coral reefs, and seagrass beds. These ecosystems are very important in maintaining marine biodiversity and supporting the economic activities of local communities. One of the main problems that conservation efforts for coastal ecosystems face is the low level of environmental knowledge and awareness among local communities, especially among the younger generation. This activity aims to give students an understanding of how important marine ecosystems are through a participatory educational approach while simultaneously raising awareness about how human behavior impacts the sustainability of coastal resources. The results of this activity showed an increase in student understanding as evidenced by their ability to re-explain the concepts of mangrove, seagrass, and coral reef ecosystems their ecological functions and threats plus their ability to provide concrete examples on the role of coastal ecosystems in maintaining environmental stability. In terms of awareness regarding ecological threats students can mention various damage factors like pollution mangrove logging and uncontrolled tourism activities.
Optimalisasi Pemanfaatan Limbah Kulit Kerang melalui Pelatihan Pembuatan Produk Bernilai Ekonomis sebagai Implementasi SDG’s 1 Dedy Oetama; Fahmiati; Haslianti Haslianti; La Ode Muhammad Arsal; Chairun Annisa Aryanti
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 3 (2026): Juli-September 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i3.16151

Abstract

Pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) 1 menekankan pentingnya mengentas kemiskinan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melalui pemberdayaan masyarakat pesisir dengan memanfaatkan potensi sumber daya laut secara optimal. Cangkang kerang merupakan limbah perikanan yang memiliki nilai ekonomis karena dapat diolah menjadi berbagai produk kerajinan bernilai tambah, sehingga tidak hanya meningkatkan pendapatan masyarakat, tetapi juga berkontribusi dalam mengurangi pencemaran lingkungan pesisir. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan perempuan melalui pelatihan pemanfaatan limbah cangkang kerang menjadi produk kerajinan yang bernilai ekonomi. Kegiatan dilaksanakan di Balai Kelurahan Bungkutoko, Kota Kendari, pada 1 Agustus 2026 dengan sasaran utama ibu-ibu masyarakat pesisir. Metode pelaksanaan meliputi tahap koordinasi, sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengikuti pelatihan dengan antusias dan mampu menghasilkan berbagai produk kerajinan dari limbah cangkang kerang. Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh diharapkan dapat dikembangkan menjadi usaha produktif yang mendukung peningkatan pendapatan keluarga. Selain memberikan manfaat ekonomi, kegiatan ini juga mendukung pengurangan limbah cangkang kerang di lingkungan pesisir sehingga berkontribusi terhadap keberlanjutan sumber daya kelautan dan perikanan (sustainability of marine and fisheries) serta mendukung implementasi SDG’s 1 melalui pemberdayaan perempuan.