Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pengelolaan Kawasan Permukiman Suku Bajo di Desa Balimu Kecamatan Lasalimu Selatan Kabupaten Buton Majid, Abdul; Arsyiah, Wa Ode; Arsal, Laode Muhammad; B, Jasir; Safitri, Novalia
Jurnal Promotif Preventif Vol 7 No 3 (2024): Juni 2024: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v7i3.1303

Abstract

Perubahan kawasan permukiman suku bajo di Desa Balimu berdampak pada penimbunan laut secara terus-menerus untuk merubah bentuk kawasan permukiman mereka. Penimbunan laut tersebut menggunakan batu-batu karang maupun jenis batu timbunan dapat menimbulkan ekosistem laut menjadi terganggu. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Pengelolaan Kawasan Permukiman Suku Bajo Di Desa Balimu Kecamatan Lasalimu Selatan Kabupaten Buton. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Pengelolaan kawasan permukiman di desa Balimu telah merusak ekosistem disekitanya seperti kerusakan terhadap kawasan hutan mangrove akibat adanya penimbunan yang dilakukan secara terus- menerus. Beberapa lokasi didalam permukiman terlihat kumuh akibat tidak adanya tempat penampungan sampah sehingga masyarakat desa Balimu melakukan pembuangan sampah secara bebas kelaut. Dalam upaya pengelolaanya pemerintah desa selalu melibatkan partisipasi dari masyarakat agar adanya keterbukaan dan kejelasan dalam kegiatan didalam desa. Serta belum adanya pemanfaatan untuk mengolah sampah agar jumlah sampah yang dibuang kelaut dapat berkurang.
Implementasi Nilai-Nilai Tradisi Kabuenga Sebagai Kearifan Lokal Masyarakat Desa Sombu Kecamatan Wangi-Wangi Kabupaten Wakatobi Majid, Abdul; Ilham, Ilham; Saputri, Indriani; Arsal, La Ode Muhammad; Arsyiah, Wa Ode
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 1 (2025): Februari 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i1.1742

Abstract

Gloalisasi memberi dampak degradasi pada budaya lokal, dan kurangnya kesadaran dalam pelestarian budaya serta nilai-nilai kearifan lokal. Salah satu budaya lokal yang menjadi dampak dari globaliasasi adalah Tradisi Kabuenga Sebagai Kearifan Lokal Masyarakat Desa Sombu Kecamatan Wangi-Wangi Kabupaten Wakatobi. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi nilai-nilai tradisi kabuenga sebagai kearifan lokal Masyarakat Desa Sombu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan implementasi nilai-nilai Tradisi Kabuenga sebagai kearifan lokal masyarakat Desa Sombu Kecamatan Wangi-Wangi Kabupaten Wakatobi belum maksimal, ini dapat dilihat: 1) To Carry Out (Melaksanakan) Masyarakat sebagian belum memahami nilai dalam tradisi kabuenga sehingga mereka blum bisa mengimplementasikanya dalam kehidupan sehari-hari. 2) To Accomplish (Menyelesaikan) tujuan masyarakat desa sombu yaitu memelihara, melestarikan budaya yang ada dan bisa mengimplementasikan nilai-nilai kabuenga. 3) To Fulfill (Mengisi) Tujuan dan harapan dalam pelaksanaan tradisi kabuenga dalam masyarakat desa sombu. 4) To Produce (menghasikan) Implementasi nilai Tradisi kabuenga oleh masyarakat desa sombu dalam konteks nilai ekonomi. 5) To Complete (Melengkapi) menunjukan bahwa implementasi nilai-nilai tradisi kabuenga tidak hanya tentang memulai tetapi juga menyelesaikan setiap proses.
Morphological Identification of Major Sponge in Tanjung Senja Water Moramo District, South Konawe Regency Mangurana, Wa Ode Intiyani; Annastasia, Nurhuda; Patiung, Seventry Meliana; Arsal, La Ode Muh; Wahyudi, Adi Imam
Jurnal Biologi Tropis Vol. 25 No. 1 (2025): Januari - Maret
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v25i1.8133

Abstract

Sponge organisms are primitive organisms originating from the phylum porifera. These organisms have pores throughout their bodies and have filter feeder properties. Sponges have habitats around coral reef ecosystems, seagrass habitats and in shallow waters. In Tanjung Senja Waters, there are stone mining activities by the community so that research is needed as initial data to determine the types of major sponges in Tanjung Senja waters. On the other hand, apart from being a component of coral reefs, sponges are also natural materials that have the potential to be bioactive compounds that can be developed in the pharmaceutical field. The research was carried out using the free collection method and the sampling point was selected based on the presence of sponges. Water quality parameters were observed in situ or direct observation including temperature, salinity, pH and brightness data.  This study found 3 types of major sponges, namely Callyspongia aerizusa, Stylotella aurantium and Xestospongia sp. This stone mining activity still does not affect the growth of sponges in the waters, this is marked by the results of checking the environmental parameters that have been carried out, it can be concluded that the existence of this sponge is influenced by environmental parameters such as temperature 30oC, current velocity 4.17cm/s, depth 5m, brightness 100%, salinity 33‰ and pH 8, this condition is still at the threshold of quality standards for marine life based on Kep-MENLH No. 51 of 2004.
Pelatihan Pengolahan Hasil Perikanan dan Kelautan Bagi Perempuan Pesisir di Kelurahan Lalowaru Asriyana; Haya, La Ode Muhammad Yasir; Lawelle, Sjamsu Alam; Oetama, Dedy; Haslianti; Permatahati, Yustika Intan; Annaastasia, Nurhuda; Erawan, Muhammad Trial Fiar; Jali, Wa; Arsal, La Ode Muhammad; Wahyudi, Adi Imam; Hasuba, Tezza Fauzan; Mangurana, Wa Ode Intiyani; Sudarno
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 4 (2023): Oktober-Desember 2023
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i4.6252

Abstract

Peran perempuan pesisir dalam tatanan sosial sudah mengalami perubahan. Saat ini, perempuan pesisir dianggap sebagai salah satu kontibutor dalam pemenuhan kebutuhan ekonomi rumah tangga dan memiliki kekuasaan dalam menentukan pembangunan suatu wilayah. Sehingga perempuan pesisir memiliki peran ganda, dalam rumah tangga dan lingkungan sosial. Keterlibatan perempuan pesisir di Kelurahan Lalowaru dalam membantu ekonomi rumah tangga belum berjalan optimal disebabkan karena minimnya pengetahuan dan keterampilan terkait dalam mengolah dan memanfaatkan sumberdaya yang dimiliki khususnya sumberdaya perikanan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini merupakan pendampingan bagi perempuan pesisir untuk membentuk kreatifivitas dalam memanfaatkan sumberdaya perikanan agar dapat menjadi karakter mandiri dan memiliki jiwa wirausaha. Dengan adanya kegiatan pengabdian ini, diharapkan mampu membantu ekonomi rumah tangga. Sasaran pelaksanaan pengabdian ini adalah ibu-ibu rumah tangga di Kelurahan Lalowaru. Program kegiatan dilaksanakan melalui penyuluhan dan pelatihan pengolahan pembuatan otak-otak ikan dan stik mangrove. Hasil dari kegiatan pegabdian menunjukkan peserta pelatihan aktif dalam berdiskusi terkait dengan pengolahan dan strategi pemasaran serta melakukan demo masak sesuai dengan instruksi tim pengabdian. Kegiatan ini diharapkan dapat membentuk karaktek mandiri dan jiwa wirausaha sehingga dapat membantu ekonomi rumah tangga di Kelurahan Lalowaru.
Membangun Generasi Peduli Laut melalui Edukasi Pentingnya Ekosistem Pesisir di Desa Tanjung Bunga Fatmawati, Fatmawati; Pratikino, A. Ginong; Risfandi, Risfandi; Arsal, La Ode Muhammad; Erawan, Muhammad Trial Fiar; Rudia, La Ode Adi Parman
AJAD : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): DECEMBER 2025
Publisher : Divisi Riset, Lembaga Mitra Solusi Teknologi Informasi (L-MSTI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59431/ajad.v5i3.682

Abstract

Indonesia's coastline is home to various complex ecosystems, such as mangroves, coral reefs, and seagrass beds. These ecosystems are very important in maintaining marine biodiversity and supporting the economic activities of local communities. One of the main problems that conservation efforts for coastal ecosystems face is the low level of environmental knowledge and awareness among local communities, especially among the younger generation. This activity aims to give students an understanding of how important marine ecosystems are through a participatory educational approach while simultaneously raising awareness about how human behavior impacts the sustainability of coastal resources. The results of this activity showed an increase in student understanding as evidenced by their ability to re-explain the concepts of mangrove, seagrass, and coral reef ecosystems their ecological functions and threats plus their ability to provide concrete examples on the role of coastal ecosystems in maintaining environmental stability. In terms of awareness regarding ecological threats students can mention various damage factors like pollution mangrove logging and uncontrolled tourism activities.
Pelatihan Kesiapsiagaan dan Tanggap Darurat Bagi Masyarakat Kelurahan Bungkutoko, Kota Kendari: Pengabdian Dedy Oetama; Armid; Fahmiati; Muhammad Trial Fiar Erawan; La Ode Muhammad Arsal
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3652

Abstract

This community service aims to enhance the capacity of the Bungkutoko Village community, which is vulnerable to coastal disasters, through preparedness training and emergency response using a simulation method for first aid on drowning victims. The methods used include outreach to increase knowledge about risks and coastal disaster mitigation, as well as technical training through simulation of the first aid process involving victim identification, water rescue with the principles of reach, throw, row, go, and tow/carry, and cardiopulmonary resuscitation (CPR). The evaluation results show that this training significantly improves the community's knowledge and skills in administering first aid to drowning victims as well as increases emergency preparedness in coastal areas. This is demonstrated by the participants' ability to independently practice the simulated first aid procedures effectively, including CPR, which is highly relevant for reducing risks associated with water accidents. Simulation-based training effectively builds community preparedness in mitigating drowning disaster risks, thus it should be continued as an effort to enhance the resilience of disaster-prone coastal communities