Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

PREVENTION OF ANEMIA IN PREGNANT WOMEN THROUGH GIVING CATFISH CRACKERS AND MORINGA LEAVES Eka Sarofah Ningsih; Kustini Kustini; Lailatul Fadliyah; Shelin Elsza Putri
Proceedings of the 1st International Conference on Social Science (ICSS) Vol. 1 No. 1 (2022): Proceedings of the 1st International Conference on Social Science (ICSS)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/icss.v1i1.9

Abstract

The high risk of morbidity and mortality in mother and baby can be caused by anemia. Pregnant women are vulnerable to nutritional problems and other diseases, including infection with the Covid-19 virus. One of the preventive measures is to consume nutritious foods such as food sources of antioxidants. Giving Crackers Catfish and Moringa Leaves is expected to overcome the incidence of anemia in pregnant women. The purpose of this study was to determine the prevention of anemia in pregnant women through the provision of catfish crackers and Moringa leaves. This research will use quantitative research with a pre-experimental design. This research was conducted in the Kedanyang Sub-Puskesmas area in 2022. The research subjects were pregnant women with anemia at the Kedanyang Sub-Puskesmas (Hb<11 g/dl) (n=27), obtained by simple random sampling. The expected outcome is to prevent the incidence of anemia in pregnant women and to publish the proceedings of an international.
Kejadian Anemia terhadap Kepatuhan Komsumsi Tablet Tambah Darah pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Kota Makassar : Incidence of Anemia on Compliance with Consumption of Supplementary Blood Tablets in Pregnant Women in the Working Area of the Makassar City Health Center Nur Afifah Harahap; Eka Sarofah Ningsih; Erni Faturahmah; Ardiana Batubara; Sara Surya; Dewi Triloka Wulandari; Rahmat Pannyiwi
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 11 (2023)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i11.3953

Abstract

Latar belakang: Anemia adalah gejala dari kondisi yang mendasari, seperti kehilangan komponen darah, elemen tak adekuat atau kurangnya nutrisi yang dibutuhkan untuk pembentukan sel darah merah, yang mengakibatkan penurunan kapasitas pengangkut oksigen darah. Tujuan: Untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Kota Makassar. Metode: Dalam penelitian ini peneliti menggunakan rancangan penelitian deskriptif analitik yang bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan, status gizi, dan tingkat sosial ekonomi dengan kejadian anemia di Puskesmas kota Makassar. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Cross Sectional dengan melakukan pengukuran/pengamatan pada saat yang bersamaan. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian diatas menunjukan bahwa responden yang mempunyai pemahaman baik dan anemia masa kehamilan baik sebanyak 7 orang (35%). Sedangkan responden yang mempunyai pemahaman baik dan anemia masa kehamilan kurang sebanyak 5 orang (25%). Dan reesponden yang mempunyai pemahaman kurang dan anemia masa kehamilan baik sebanyak 4 orang (20%). Hasil uji statistik dengan menggunakan uji chi-Square menunjukan ada hubungan antara pemahanan ibu hamil dengan anemia masa kehamilan di wilayah kerja Puskesmas Kota Makassar. Kesimpulan: Ada hubungan tingkat pemahaman ibu hamil tentang anemia di wilayah kerja puskesmas Kota Makassar. Ada hubungan status gizi Ibu Hamil tentang anemia di wilayah kerja puskesmas Kota Makassar. Ada hubungan sisial ekonomi Ibu Hamil tentang anemia di wilayah kerja puskesmas Kota Makassar.
Upaya Pencegahan Seks Bebas dan Pemahaman Reproduksi Sehat pada Remaja Eka Sarofah Ningsih; Ida Susila; Oktavia Dian Safitri
Journal of Community Engagement in Health Vol. 4 No. 2 (2021): September
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v4i2.169

Abstract

Remaja wajib tahu tentang kesehatan reproduksi sehat agar memiliki memiliki infromasi yang benar mengenai proses reproduksi serta berbagai faktor masalah yang terjadi. Tujuan pendidikan kesehatan reproduksi pada remaja yaitu remaja bisa mengetahui pentingnya kesehatan reproduksi remaja pada masa pubertas. dampak negatif, mengetahui berbagai penyakit pada alat reproduksi serta bisa menjaga kebersihan dan kesehatan diri sendiri. Dengan mendapat informasi yang benar, diharapkan remaja memiliki sikap dan tingkah laku yang bertanggung jawab dalam proses reproduksi sehat. Metode pada pengabdian masyarakat saat ini yang digunakan adalah ceramah, diskusi dan tanya jawab. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Pemberian pemahaman kepada orang tua untuk mengatasi masalah seks bebas pada remaja (2) Upaya pencegahan seks bebas dengan pemahaman pendidikan kesehatan reproduksi serta dampak penyakit yang ditimbulkan (3) Usaha pencegahan dalam menanggulangi problema seksualitas remaja (4) Layanan informasi dalam aplikasi tentang pemahaman reproduksi sehat pada remaja.
Peningkatan Pengetahuan Ibu Hamil terhadap Senam Hamil sebagai upaya mengurangi kejadian Ruptur Perineum Khusnul Nikmah; Eka Sarofah Ningsih; Vita Yushofa
Journal of Community Engagement in Health Vol. 4 No. 2 (2021): September
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v4i2.234

Abstract

Senam hamil merupakan suatu bentuk latihan guna memperkuat dan mempertahankan elastisitas otot-otot dinding perut, ligament-ligament, otot dasar panggul yang berhubungan dengan proses persalinan. Persalinan seringkali mengakibatkan robeknya perineum atau ruptur perineum. Persalinan dengan ruptur perineum apabila tidak ditangani secara efektif menyebabkan perdarahan dan infeksi menjadi lebih berat, serta pada waktu panjang dapat mengganggu ketidaknyamanan ibu dalam berhubungan seksual. Salah satu hal untuk mencegah terjadinya ruptur perineum yaitu dengan menjaga keelastisan perineum. Peningkatan elastisitas perineum dapat dilakukan dengan senam hamil. Mengetahui Peningkatan Pengetahuan Ibu Hamil terhadap Senam Hamil sebagai Upaya Mengurangi Kejadian Ruptur Perineum di BPM Miftahul Khoiriyah Surabaya. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah dalam bentuk ceramah atau penyuluhan dan diskusi atau tanya jawab. Dengan kita memberikan penyuluhan dan melakukan senam hamil diharapkan pengetahuan ibu hamil dapat meningkat dan akan mencegah terjadinya rupture pada persalinan, hal ini sangat penting sekali untuk disosialisasikan kepada ibu - ibu hamil yang lain supaya lebih bersemangat jika hamil lebih baik melakukan senam hamil. Maka dari itu kita sebagai tenaga kesehatan (Bidan) harus memberikan penyuluhan dan motifasi yang banyak kepada pasien untuk melakukan senam hamil selama masa kehamilan agar memperkuat dan mempertahankan elastisitas saat mengejan pada waktu bersalin.
Education to Prevent Anemia in Pregnancy Eka Sarofah Ningsih; Kustini Kustini; Shelin Elsza Putri
Journal of Community Engagement in Health Vol. 5 No. 2 (2022): September
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v5i2.423

Abstract

Anemia in pregnant women can increase the risk of maternal and infant mortality. Pregnant women really need tablets to increase blood (iron) to avoid anemia. Prevention of anemia in pregnancy starts from adolescence and when it is declared pregnant by consuming iron and folic acid supplements. People who have the potential to experience anemia are women. Educational activities for the prevention of pregnancy anemia were held on Sunday, July 17, 2022 at the RT Kembangan Regency Gresik hall which was attended by cadres, local residents, and pregnant women. The method used is providing counseling, handouts, picture and video slides and questions and answers about anemia. After this counseling, it is hoped that all pregnant women will understand about preventing anemia in pregnancy and how to prevent it.
Pemberian Penyuluhan Kesehatan untuk Pencapaian Kesuksesan Pemberian ASI Eksklusif di RSUD Ngimbang Lamongan Kustini Kustini; Eka Sarofah Ningsih; Adelya Bella Amanda
Journal of Community Engagement in Health Vol. 6 No. 1 (2023): March
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v6i1.488

Abstract

ASI adalah makanan paling baik untuk bayi setelah lahir. Kelebihan dan kehebatan ASI sudah tidak disangsikan lagi, ASI hampir mengandung semua zat gizi yang diperlukan oleh bayi dengan komposisi sesuai dengan kebutuhan bayi. ASI adalah makanan cair, lengkap gizi, dan sebagai makanan tunggal pada umumnya dapat memenuhi fisiologis sampai umur 6 bulan. Kegiatan ini diikuti oleh 20 peserta yang merupakan ibu-ibu usia reproduktif di RSUD Ngimbang Lamongan di Rawat Inap Ruang Bayi dan Nifas. Kegiatan dilaksanakan pada hari Jumat tanggal 24 November 2021 bertujuan untuk melatih kelompok sasaran untuk berperilaku memberikan ASI eksklusif selama 6 bulan awal kehidupan bayi dan meningkatkan pengetahuan kelompok sasaran melalui kegiatan penyuluhan kesehatan. Metode yang digunakan dalam peningkatan pengetahuan ini adalah dengan memberikan penyuluhan berupa ceramah interaktif dan penayangan video sedangkan untuk penerapan perilaku dilakukan dengan latihan atau simulasi. Dari hasil pretest didapatkan bahwa hampir setengah dari peserta, sebanyak 8 orang atau 40% peserta belum memiliki pemahaman yang baik mengenai inisisasi menyusui dini. Setelah diadakan penyuluhan, terdapat kenaikan pemahaman peserta yang cukup signifikan. Hal ini terbukti dari nilai posttest yang didapat peserta. Sebanyak 80% atau 16 orang peserta bisa menjawab pertanyaan posttest dengan benar.
Siaga Village which is able to Provide Baby SPA Services as an Effort to Overcome Toddler Health Problems Without Medication in Order to Increase Health Independence in Karangwedoro Village, Turi District, Lamongan Regency Kustini; Ida Susila; Eka Sarofah Ningsih
Journal of Community Engagement in Health Vol. 8 No. 1 (2025): March
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v8i1.595

Abstract

Self-medication is an effort made by the community to treat symptoms of illness or disease using medication without a doctor's prescription. Nowadays, people more often practice self-medication by buying chemical medicines at pharmacies for health problems experienced by their toddlers without knowing the side effects that can be caused. In society, so far, baby spas have only focused on children's growth and development to fulfill the rights of children with special needs and monitor children's development according to age. In the midst of the many people who want services to overcome the health problems of toddlers (sick toddlers), we hope to be able to develop services to meet these needs by adhering to the principle of complementary services with the existence of Baby Spa training which is one of the efforts to handle toddler health problems comprehensively. Complement before using chemical drugs, the samples used were 40, with a total sampling technique. From the results of this training and counseling, it is hoped that it can increase the knowledge of mothers of toddlers regarding baby spas as an effort to handle toddler health problems before seeking treatment at a health facility, research analysis using qualitative analysis techniques.