Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Hubungan Antara Etos Kerja Dengan Komitmen Organisasi Karyawan Cahyadi, Muhammad
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 6, No 4 (2018): Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v6i4.4682

Abstract

Munculnya etos kerja yang tinggi pada karyawan di suatu perusahaan akan menjadikan karyawan efektif dalam bekerja sehingga berdampak baik bagi perusahaan dan menghasilkan komitmen yang dirasakan karyawan berupa rasa memiliki terhadap perusahaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara etos kerja dengan komitmen organisasi pada PT. Sabina Tirta Utama Samarinda. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan jenis korelasi. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan skala komitmen organisasi dan etos kerja tipe likert. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan non-probability sampling khususnya sampel jenuh yang melibatkan 105 karyawan PT. Sabina Tirta Utama Samarinda. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan uji korelasi product moment dengan bantuan program Statistical Package for Social Sciences (SPSS) 22.0 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang sangat signifikan antara etos kerja dan komitmen organisasi dengan r hitung> r tabel = 0,335> 0,191 dan p = 0,000 <0,050. Artinya hubungan dalam penelitian ini lemah dan semakin tinggi komitmen organisasi maka semakin tinggi pula etos kerja yang dimiliki oleh karyawan PT. Sabina Tirta Utama Samarinda.
Cemaran Residu Antibiotik, Salmonella, Formalin, serta Nilai pH Daging Ayam Broiler di Pasar Tradisional dan Swalayan Kota Surakarta: Antibiotic Residue, Salmonella, Formalin Contamination and pH Value of Broiler Chicken Meat in Traditional Markets and Supermarkets in Surakarta City Pawestri, Wari; Wati, Ari Kusuma; Cahyadi, Muhammad; Yanti, Yuli; Riyanto, Joko; Novianto, M. Risqi
Journal of Livestock and Animal Health Vol. 9 No. 1 (2026): February
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32530/jlah.v9i1.80

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui cemaran residu antibiotik, Salmonella, formalin, serta mengetahui nilai pH pada daging ayam broiler di pasar tradisional dan pasar swalayan Kota Surakarta. Sampel yang digunakan sebanyak 30 sampel daging ayam broiler bagian paha yang diperoleh dari pasar tradisional dan pasar swalayan di Kota Surakarta. Pengujian sampel dilakukan di Laboratorium Produksi Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Sebelas Maret dan di Balai Besar Veteriner (BBVet) Wates Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat residu antibiotik golongan penisilin pada 13,33% sampel yang berasal dari swalayan. Selain itu, residu antibiotik golongan makrolida juga ditemukan pada 26,67% sampel dari pasar tradisional dan 66,67% sampel dari pasar swalayan. Cemaran Salmonella ditemukan pada 6,67% sampel dari pasar tradisional. Hasil uji formalin menunjukkan bahwa semua sampel daging negatif mengandung formalin. Nilai pH sampel daging pada penelitian ini adalah normal, yaitu 5,73±0,46 untuk sampel dari pasar tradisional dan 5,73±0,59 untuk sampel dari swalayan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat residu antibiotik golongan penisilin pada daging ayam broiler dari pasar swalayan, dan golongan makrolida pada daging ayam broiler di kedua jenis pasar. Cemaran Salmonella ditemukan pada daging ayam broiler di pasar tradisional, namun tidak ditemukan adanya cemaran formalin. Nilai pH daging ayam broiler di pasar tradisional dan swalayan di Kota Surakarta tergolong normal.
Penerapan Teknologi Silase dan Fermentasi untuk Ketahanan Pakan Ternak di Daerah Sub-optimal Rejosari - Bantul Susanti, Ari Diana; Cahyadi, Muhammad; Paryanto, Paryanto; Fadilah, Fadilah
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 6 No 1 (2021): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jpm.v6i1.4983

Abstract

The availability of ruminant feed in terms of amount and nutritional adequacy is a common problem during the dry season. This condition is worst at the peak of the dry season (July - October) such as that faced by the Kelompok Tani Rukun Binantu of Rejosari in Bantul Regency - Yogyakarta. Pre-survey shows that the cost of feed in the dry season is uncompetitive to the price of cattle. This problem was solved by Program Kemitraan Masyarakat (PKM – UNS) 2020 with workshop in cattle feed preservation using silage and fermentation techniques. The silage technique is used in conventional-local forage, while the fermentation technique is aimed at preserving low-nutrient animal feed as well as improving digestibility and nutritional adequacy of the feed. Product’s monitoring and evaluation are carried out after 7 days for fermentation technique and 21 days for silage technique. The program is success in solving of Mitra’s problems and it is also one of Tri Dharma Perguruan Tinggi in technology transfer for rural communities.
Reproductive performance of buffalo cows (Bubalus bubalis) at small farms in Sukoharjo Regency, Central Java, Indonesia Alifia, Murninur; Riyanto, Joko; Dewanti, Ratih; Cahyadi, Muhammad; Wati, Ari Kusuma; Pawestri, Wari; Yanti, Yuli
Livestock and Animal Research Vol 21, No 1 (2023): Livestock and Animal Research
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/lar.v21i1.67707

Abstract

Objective: The buffalo population in Indonesia has generally increased in the last decade except in some regencies. This is because the farming activity is majorly dominated by smallholder farmers. Therefore, this study aims to obtain information about the reproductive performance of buffalo cows in small farms at Sukoharjo Regency, Central Java, Indonesia. It was conducted from April-September 2021 using a total of 33 respondents with 62 buffalo cows spread in Tawangsari, Sukoharjo, Mojolaban, Grogol, Baki, and Kartasura.Methods: The research method used is a survey method with the technique of determining the location and sampling used is purposive sampling. The materials used were buffalo farmers as respondents spread across 6 sub-districts. Mating system was natural mating. The data was collected from this sample include gestational age, age at first calving, service per conception (S/C), calving interval (CI) and post partum mating. The data obtained are then recorded and tabulated for the calculation of the average and standard deviation which is then presented as a percentage based on each parameter.Results: The results showed that the average length of gestation was 324.2±29.0 days, age at first calving 3.7±0.9 years, service per conception 1.1±0.4 times, calving interval 467.1±85.8 days, and post-partum mating was 128.5±69.3 days.Conclusions: It can be concluded that the reproductive performance of buffalo cows in smallholder farms at Sukoharjo Regency is relatively good.