Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Evaluasi Pembelajaran Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Implikasinya Terhadap Motivasi Belajar Siswa MAN 1 Padangsidimpuan Royhanuddin, Fauzan; Zulhimma, Zulhimma; Dakran, Dakran; Harahap, Wahyu Ari Anto
Cognoscere: Jurnal Komunikasi dan Media Pendidikan Vol. 2 No. 3 (2024)
Publisher : CV. Lenggogeni Data Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61292/cognoscere.224

Abstract

Motivasi belajar adalah dorongan internal dan eksternal yang mendorong individu untuk belajar dan mencapai tujuan akademis. Dorongan ini dapat berasal dari berbagai sumber, termasuk keinginan untuk memahami materi pelajaran, pencapaian prestasi, penghargaan dari lingkungan, dan rasa tanggung jawab pribadi. Motivasi belajar berperan penting dalam menentukan seberapa efektif siswa dapat mempelajari materi dan mencapai kesuksesan akademis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui evaluasi pembelajaran pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di MAN 1 Padangsidimpuan dan mengkaji implikasinya terhadap motivasi belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus. Wawancara dengan pengajar pendidikan agama Islam digunakan untuk mengumpulkan data. Temuan penelitian ini menunjukkan beragamnya strategi pengajaran yang digunakan di kelas. Selain itu, ditemukan korelasi penting antara kualitas pengajaran pendidikan agama Islam dan motivasi belajar siswa; khususnya, siswa yang menerima pengajaran yang lebih menarik dan relevan menunjukkan tingkat motivasi yang lebih tinggi. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa penilaian pembelajaran merupakan aspek pendidikan yang sangat penting karena sangat mempengaruhi motivasi belajar siswa dengan meningkatkan volume dan variasi metode pembelajaran.
Manajemen Pembelajaran Berbasis Information and Communication Technology (ICT) Dalam Meningkatkan Kreativitas Guru PAI SMP Negeri Se-kecamatan Pangkatan Sihombing, Suci Rahmaida; Zulhimma, Zulhimma; Roihan Daulay, Muhammad
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 2 (2025): June-September 2025
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i2.1079

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan manajemen pembelajaran berbasis Information and Communication Technology (ICT) dalam meningkatkan kreativitas guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri Sekecamatan Pangkatan. Fokus penelitian ini mencakup perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi manajemen pembelajaran berbasis ICT dalam konteks pengajaran PAI. Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah guru PAI di beberapa SMP Negeri di Kecamatan Pangkatan. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil Penelitian menunjukkan bahwa penerapan ICT dalam manajemen pembelajaran PAI mampu meningkatkan kreativitas guru dalam merancang dan menyampaikan materi ajar. Perencanaan pembelajaran berbasis ICT dilakukan dengan memanfaatkan perangkat digital dan sumber belajar daring. Pengorganisasian melibatkan pembagian tugas antar guru dalam penggunaan teknologi dan integrasi perangkat pendukung. Pelaksanaan pembelajaran berbasis ICT mendorong penggunaan media interaktif seperti video edukasi, aplikasi pembelajaran, dan platform Learning Management System (LMS). Evaluasi dilakukan secara digital melalui tes daring dan pemantauan aktivitas siswa di platform pembelajaran. Manajemen pembelajaran berbasis ICT terbukti meningkatkan efektivitas pembelajaran PAI dan kreativitas guru dalam menyampaikan materi ajar. Namun, terdapat beberapa kendala seperti keterbatasan infrastruktur teknologi dan kurangnya pelatihan guru dalam penggunaan ICT. Oleh karena itu, diperlukan dukungan dari pihak sekolah dan pemerintah dalam menyediakan fasilitas serta pelatihan bagi guru untuk meningkatkan kompetensi mereka dalam mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran.
Artificial Intelligence As An Innovation Mobile In Future Education Armizi, Armizi; Fahrina Yustiasari Liriwati; Zulhimma, Zulhimma; Zulhammi, Zulhammi
International Journal of Technology and Education Research Vol. 1 No. 03 (2023): July - September, International Journal of Technology and Education Research(I
Publisher : International journal of technology and education research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63922/ijeter.v1i03.459

Abstract

This abstract discusses the role of AI as a driver of innovation in future education. AI is capable of analyzing big data and providing deep insights into student learning patterns, preferences, and individual needs. By leveraging advanced data analysis technologies, AI can construct a unique learning profile for each student, creating a personalized learning experience. In addition, AI also contributes to the development of innovative curriculum and learning materials. With its ability to identify students' weaknesses and strengths in real time, AI can develop relevant curricula and learning materials that match students' levels of understanding and interest. This can increase the efficiency and effectiveness of learning in the classroom, thereby optimizing the potential of each student. AI-based virtual assistants are also a valuable support in the learning process. They can provide real-time help and feedback to students, guide them through learning challenges, and provide solutions to problems they face. Thus, virtual assistants play an important role in increasing student participation and engagement in learning. All in all, artificial intelligence has opened up new opportunities in the education of the future. With judicious application, AI can be a powerful partner for educators in enhancing learning and helping students reach their full potential. AI innovation in education will play a critical role in creating a more inclusive, adaptive and student-oriented future of education.
Etika Berkomunikasi Dalam Perspektif Al-Quran Handayani Simanjuntak, Imah; Zulhimma, Zulhimma; Efendi Hasibuan, Zainal
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.26347

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui ayat Al-Qur’an memandu umat Islam dalam berkomunikasi dan memahami macam-macam komunikasi dalam Al-Qur’an. Penelitian ini merupakan penelitian Library Research (penelitian kepustakaan), yaitu penelitian dengan menggunakan bahan-bahan tertulis seperti Al-Qur’an, buku-buku tafsir, buku-buku bacaan, jurnal, dan dokumen lainnya yang berhubungan dengan pembahasan. Teknik pengumpulan data penulis menggunakan metode analitis dengan cara menguraikan tafsiran-tafsiran para ulama yang berhubungan dengan etika berkomunikasi kemudian di kaji secara kritis dan logis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk komunikasi dalam Al-Qur’an yaitu memanfaatkan tulisan, memanfaatkan suara, dan merangsang kualitas dan kuantitas perkataan. Tafsir ayat-ayat tentang komunikasi dalam al-qur’an: 1) Qaulan Sadidan, 2) Qaulan Ma’rufan, 3) Qaulan Maysuran, 4) Qaulan Kariman, 5) Qaulan Balighan dan 6) Qaulan Layyinan. Komunikasi dalam Al-qur’an yaitu Qaulan’ Sadiida (Perkataan Yang Benar Dan Tegas), Qaulan Baligha (Perkataan Yang Membekas Pada Jiwa), Qaulan’ Layyina (Perkataan Yang Lemah Lembut), Qaulan’ Ma’rufa (Menyenangkan Hati), Qaulan ‘Kariima (Perkataan Yang Mulia) dan Qaulan ‘Maisuura (Mudah Dimengerti).
Strategi Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Menanamkan Nilai-Nilai Multikultural Untuk Pembentukan Sikap Sosial Siswa Di Smp Negeri 2 Satu Atap Simangambat Kabupaten Padang Lawas Utara Tarihoran, Toiba; Zulhimma, Zulhimma; Efendi Hasibuan, Zainal
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.25767

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui bentuk nilai-nilai multikultural yang ditanamkan pada siswa di SMP Negeri 2 Simangambat Satu Atap. Untuk mendeskripsikan strategi guru PAI dalam pembentukan sikap sosial siswa di SMP Negeri 2 Simangambat Satu Atap. Dan untuk mengetahui hasil dari penanaman nilai-nilai multicultural dalam pembentukan sikap sosial siswa di SMP Negeri 2 Simangambat Satu Atap. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Nilai multikultural yang ditanamkan di SMP Negeri 2 Simangambat Satu Atap yaitu  nilai toleransi, demokrasi, humanisme, pluralisme dan persaudaraan. Nilai-nilai multicultural tersebut yang telah diterapkan di SMP Negeri 2 Simangambat satu atap sudah cukup efektif meski belum sebagaian terlaksana secara sempurna dan belum memiliki kurikulum yang tetap terkait dengan penanaman nilai-nilai multicultural tersebut, hanya dilakukan melalui upaya guru PAI dan sekolah sebagai bentuk menghargai keragaman yang multicultural dengan banyaknya masyarakat sekolah yang beragam, dengan itu sekolah tersebut bisa terwujudkan cita-cita pendidikan tanpa harus ,membedakan suku, golongan dan agama yang berbeda, hidup berkembang secara harmonis. Strategi Guru PAI dalam menanamkan Nilai-Nilai Multikultural dalam Pembentukan Sikap Sosial Siswa di SMP Negeri 2 Satu Atap yaitu dengan menggunakan strategi Problem Based Learning (PBL) dan Pembelajaran aktif, kreatif, efektif dan menyenagkan. Hasil Penanaman Nilai-Nilai Multikultural Oleh Guru PAI dalam Pembentukan Sikap Sosial di SMP Negeri 2 Simangambat Satu Atap yaitu memberikan pengaruh terhadap perubahan pada ranah sikap siswa. Sikap yang dimaksud adalah antar masing-masing lebih menghargai dan sikap toleransi antar individu terutama yang berbeda agama lebih terlihat baik
Pengembangan Metode Sahl untuk Meningkatkan Pembelajaran Imla Aksara Arab Melayu di Madrasah Diniyah Takmiliyah Kecamatan Siabu Efendi, Manahan; Zulhimma, Zulhimma; Hasibuan, Zainal Efendi
Intellect : Indonesian Journal of Learning and Technological Innovation Vol. 4 No. 1 (2025): Intellect : Indonesian Journal of Learning and Technological Innovation
Publisher : Yayasan Lembaga Studi Makwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57255/intellect.v4i1.1365

Abstract

The decline of the Arab-Malay academic tradition among students highlights the need for relevant and contextual learning innovations. This study aims to develop a learning model for Arab-Malay script to improve imla (dictation) learning outcomes in Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) in Siabu District, Mandailing Natal Regency. The research employed the ADDIE development model, which includes the stages of needs analysis, design, development, implementation, and evaluation. The trial was conducted in three MDTs and showed that the developed Sahl method met the criteria of validity, practicality, and effectiveness. Students' learning outcomes improved in most madrasahs, and both teachers and students responded very positively regarding the practicality of the method. These findings indicate that the Sahl method is feasible for use in imla learning at MDTs as an effort to preserve the Arab-Malay cultural heritage. Abstrak Penurunan budaya akademik Arab Melayu di kalangan pelajar mendorong perlunya inovasi pembelajaran yang relevan dan kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran aksara Arab Melayu guna meningkatkan hasil belajar imla di Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal. Metode yang digunakan adalah model pengembangan ADDIE, yang mencakup tahapan analisis kebutuhan, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Uji coba dilaksanakan di tiga MDT, dan hasilnya menunjukkan bahwa metode Sahl yang dikembangkan memenuhi kriteria validitas, kepraktisan, dan keefektifan. Terdapat peningkatan hasil belajar siswa di sebagian besar madrasah, dengan respon guru dan siswa yang sangat positif terhadap kepraktisan metode. Temuan ini mengindikasikan bahwa metode Sahl layak diterapkan dalam pembelajaran imla di MDT sebagai upaya pelestarian budaya Arab Melayu.
Manajemen Pembinaan Akhlak Mulia pada Siswa Melalui Program Ekstrakurikuler Keagamaan di SD Islam Terpadu Se-Kecamatan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal Nurhayani, Nurhayani; Zulhimma, Zulhimma; Hasibuan, Zainal Efendi
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 6 No. 5 (2025): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v6i5.4115

Abstract

The purpose of this research is to describe the management of noble character development through religious extracurricular activities in Integrated Islamic Elementary Schools in Panyabungan District, Mandailing Natal Regency. The study employed a descriptive qualitative method using observation, interviews, and documentation as data collection techniques. The subjects included principals, vice principals for student affairs, and extracurricular supervisors at SD IT Al-Munawwar, SD IT Al-Husnayain, and SD IT Al-Furqon. Data were analyzed using Miles and Huberman’s interactive model, consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that management functions—planning, organizing, implementing, and supervising—were systematically applied. Planning was carried out through annual programs, syllabi, and lesson plans; organizing involved a clear division of responsibilities; implementation was conducted regularly using methods of exemplification, habituation, and wise advice; while supervision was done through periodic evaluations. Supporting factors included adequate facilities, a religious school culture, and teacher involvement, whereas inhibiting factors were the lack of focus among some students. Thus, religious extracurricular activities significantly contribute to the development of students’ noble character in Integrated Islamic Elementary Schools
Manajemen Boarding School dalam Pembinaan Karakter Santri di Pesantren Al-Mukhtariyah Nagasaribu Kecamatan Padang Bolak Tenggara Kabupaten Padang Lawas Utara Pardede, Hasian; Zulhimma, Zulhimma; Hasibuan, Zainal Efendi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13719

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Perencanaan dan pengorganisasian manajemen Boarding School dalam pembinaan karakter Santri di Pesantren Al-Mukhtariyah Nagasaribu dan Pelaksanaan dan pengawasan manajemen Boarding School dalam Pembinaan Karakter Santri di Pesantren Al-Mukhtariyah Nagasaribu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sumber data primer dalam penelitian ini yaitu guru pembina asrama dan peserta didik di Pesantren Al-Mukhtariyah Nagasaribu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Dalam merencanakan program pembinaan karakter, pembina asrama Pesantren Al-Mukhtariyah Nagasaribu bekerjasama dengan seluruh komponen pesantren dengan tim pelaksana pengasuh pesantren. Pengorganisasian manajemen di Pesantren Al-Mukhtariyah Nagasaribu secara formal menetapkan menggolongkan dan mengatur bagaimana kegiatan yang harus diterapkan dan menetapkan tugas-tugas pokok Pembina asrama dalam rangka mencapai tujuan organisasi dengan efisien. (2) Pelaksanaan pembinaan karakter santri/yah Pesantren Al-Mukhtariyah Nagasaribu yang terintegrasi di semua mata pelajaran, kegiatan pengembangan diri, dan kegiatan pembiasaan rutin, telah membentuk budaya sekolah yang kondusif dalam membina karakter santri. Baik kegiatan di kelas maupun di luar kelas, telah membentuk karakter religius, ketaatan beragama, kemandirian, tanggung jawab, kreatifitas dan kedisiplinan santri. Pengawasan pembinaan karakter di kelas diserahkan kepada guru-guru dan pembina asrama dengan berpedoman pada aturan yang tertera di papan peraturan setiap kamar untuk mengendalikan kedisiplinan santri Pesantren Al-Mukhtariyah Nagasaribu.
Strategi Penanaman Nilai Agama Islam Terhadap Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah Luar Biasa Negeri Padangsidimpuan Harahap, Rendy; Zulhimma, Zulhimma; Efendi Hasibuan, Zainal
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i2.14886

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui (1) Implementasi pendidikan agama Islam dalam membangun nilai-nilai religius di SMA N 1 Angkola Timur Kabupaten Tapanuli Selatan. (2) Upaya sekolah untuk menunjang implementasi pendidikan agama Islam dalam membangun nilai-nilai religius siswa di SMA N 1 Angkola Timur Kabupaten Tapanuli Selatan. (3) Pembelajaran intrakulikuler yang dilakukan guru pendidikan agama islam dalam membangun nilai-nilai religius di SMA N 1 Angkola Timur Kabupaten Tapanuli Selatan. Dan (4) Pembelajaran ekstrakulikuler yang dilakukan guru pendidikan agama islam dalam membangun nilai-nilai religius di SMA N 1 Angkola Timur Kabupaten Tapanuli Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendidikan agama Islam dalam membangun nilai-nilai religius di SMA N 1 Angkola Timur yaitu dengan pengawasan bersama orangtua dalam hal pelaksanaan sholat, pembiasaan berbagi/berinfak, pembiasaan bertutur kata yang baik dan menguatkan nilai-nilai toleransi antar umat beragama. Upaya sekolah untuk menunjang implementasi pendidikan agama Islam dalam membangun nilai-nilai religius siswa di SMA N 1 Angkola Timur yaitu Memberikan informasi tentang perkembangan pendidikan agama Islam kepada siswa, serta mengadakan kegiatan-kegiatan keagamaan dalam membentuk nilai-nilai religius Dan melakukan kerjasama antar pihak sekolah dengan orangtua dalam membentuk nilai-nilai religius. Pembelajaran intrakulikuler yang dilakukan guru pendidikan agama Islam dalam membangun nilai-nilai religius di SMA N 1 Angkola Timur yaitu dilakukan dengan berpusat pada peserta didik dan dimaksimalkan pada aspek-aspek materi konseptual dan ilustrasi serta pemberian contoh- contoh yang kontekstual. Kemudian untuk pengamalannya dilakukan dengan penilaian sikap dan kontrol perkembangan sikap serta praktik- praktik keagamaan. Pembelajaran ekstrakulikuler yang dilakukan guru pendidikan agama Islam dalam membangun nilai-nilai religius di SMA N 1 Angkola Timur yaitu eliputi kegiatan ekstrakurikuler pilihan yaitu Seni Budaya Quran (SBQ) dan Hadrah serta kegiatan ekstrakurikuler yang lainnya yang berhubungan dengan keagamaan.
Komunikasi Verbal Dalam Al-Qur’an Dan Relevansinya Dengan Pendidikan Anak Dalam Keluarga Fatimah Siregar, Siti; Zulhimma, Zulhimma; Rafiq, Mohd
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Bentuk komunikasi verbal dalam Al-qur’an. 2) Tafsir ayat-ayat tentang komunikasi verbal dalam Al-qur’an. Penelitian ini menggunakan metode. 3) Relevansi komunikasi verbal dalam Al-qur’an dengan pendidikan anak dalam keluarga. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif kualitatif dan metode pengumpulan data dengan telaah pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk komunikasi verbal dalam al-qur’an yaitu memanfaatkan tulisan, memanfaatkan suara, dan merangsang kualitas dan kuantitas perkataan. Tafsir ayat-ayat tentang komunikasi verbal dalam al-qur’an: 1) Qaulan Sadidan, tidak boleh menyedekahkan harta lebih banyak dari pada yang ditinggalkan bagian untuk anak yatim dan mengucapkan kepada orang yang hendak meninggal (perkataan yang benar). 2) Qaulan Ma’rufan, mengucapkan kepada mereka kata-kata yang baik, dan perintah untuk berbuat bajik dan bersilaturahmi kepada keluarganya. 3) Qaulan Maysuran, Perkataan yang menyenangkan dengan memberi mereka pengharapan berupa menjanjikan kepada mereka akan memberikan jika ada rezeki. 4) Qaulan Kariman, Mengucapkan kata-kata yang mengandung kelembutan, sopan santun dan kemuliaan keduanya dengan rasa hormat. 5) Qaulan Balighan, bermakna cukup, karena kecukupan mengandung arti sampainya sesuatu kepada batas yang dibutuhkan.6) Qaulan Layyinan, berbicaralah kamu berdua kepadanya dengan kata-kata yang lemah lembut, menjadi dasar tentang perlunya sikap bijaksana dalam berdakwah. Relevansi komunikasi verbal dalam Al-qur’an dengan Pendidikan anak dalam keluarga yaitu Qaulan’ Sadiida (Perkataan Yang Benar Dan Tegas), Qaulan Baligha (Perkataan Yang Membekas Pada Jiwa), Qaulan Baligha (Perkataan Yang Membekas Pada Jiwa), Qaulan’ Ma’rufa (Menyenangkan Hati), Qaulan ‘Kariima (Perkataan Yang Mulia) Dan Qaulan ‘Maisuura (Mudah Dimengerti).