Claim Missing Document
Check
Articles

Strategi Penanaman Nilai Agama Islam Terhadap Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah Luar Biasa Negeri Padangsidimpuan Harahap, Rendy; Zulhimma, Zulhimma; Efendi Hasibuan, Zainal
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i2.14886

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui (1) Implementasi pendidikan agama Islam dalam membangun nilai-nilai religius di SMA N 1 Angkola Timur Kabupaten Tapanuli Selatan. (2) Upaya sekolah untuk menunjang implementasi pendidikan agama Islam dalam membangun nilai-nilai religius siswa di SMA N 1 Angkola Timur Kabupaten Tapanuli Selatan. (3) Pembelajaran intrakulikuler yang dilakukan guru pendidikan agama islam dalam membangun nilai-nilai religius di SMA N 1 Angkola Timur Kabupaten Tapanuli Selatan. Dan (4) Pembelajaran ekstrakulikuler yang dilakukan guru pendidikan agama islam dalam membangun nilai-nilai religius di SMA N 1 Angkola Timur Kabupaten Tapanuli Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendidikan agama Islam dalam membangun nilai-nilai religius di SMA N 1 Angkola Timur yaitu dengan pengawasan bersama orangtua dalam hal pelaksanaan sholat, pembiasaan berbagi/berinfak, pembiasaan bertutur kata yang baik dan menguatkan nilai-nilai toleransi antar umat beragama. Upaya sekolah untuk menunjang implementasi pendidikan agama Islam dalam membangun nilai-nilai religius siswa di SMA N 1 Angkola Timur yaitu Memberikan informasi tentang perkembangan pendidikan agama Islam kepada siswa, serta mengadakan kegiatan-kegiatan keagamaan dalam membentuk nilai-nilai religius Dan melakukan kerjasama antar pihak sekolah dengan orangtua dalam membentuk nilai-nilai religius. Pembelajaran intrakulikuler yang dilakukan guru pendidikan agama Islam dalam membangun nilai-nilai religius di SMA N 1 Angkola Timur yaitu dilakukan dengan berpusat pada peserta didik dan dimaksimalkan pada aspek-aspek materi konseptual dan ilustrasi serta pemberian contoh- contoh yang kontekstual. Kemudian untuk pengamalannya dilakukan dengan penilaian sikap dan kontrol perkembangan sikap serta praktik- praktik keagamaan. Pembelajaran ekstrakulikuler yang dilakukan guru pendidikan agama Islam dalam membangun nilai-nilai religius di SMA N 1 Angkola Timur yaitu eliputi kegiatan ekstrakurikuler pilihan yaitu Seni Budaya Quran (SBQ) dan Hadrah serta kegiatan ekstrakurikuler yang lainnya yang berhubungan dengan keagamaan.
Komunikasi Verbal Dalam Al-Qur’an Dan Relevansinya Dengan Pendidikan Anak Dalam Keluarga Fatimah Siregar, Siti; Zulhimma, Zulhimma; Rafiq, Mohd
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Bentuk komunikasi verbal dalam Al-qur’an. 2) Tafsir ayat-ayat tentang komunikasi verbal dalam Al-qur’an. Penelitian ini menggunakan metode. 3) Relevansi komunikasi verbal dalam Al-qur’an dengan pendidikan anak dalam keluarga. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif kualitatif dan metode pengumpulan data dengan telaah pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk komunikasi verbal dalam al-qur’an yaitu memanfaatkan tulisan, memanfaatkan suara, dan merangsang kualitas dan kuantitas perkataan. Tafsir ayat-ayat tentang komunikasi verbal dalam al-qur’an: 1) Qaulan Sadidan, tidak boleh menyedekahkan harta lebih banyak dari pada yang ditinggalkan bagian untuk anak yatim dan mengucapkan kepada orang yang hendak meninggal (perkataan yang benar). 2) Qaulan Ma’rufan, mengucapkan kepada mereka kata-kata yang baik, dan perintah untuk berbuat bajik dan bersilaturahmi kepada keluarganya. 3) Qaulan Maysuran, Perkataan yang menyenangkan dengan memberi mereka pengharapan berupa menjanjikan kepada mereka akan memberikan jika ada rezeki. 4) Qaulan Kariman, Mengucapkan kata-kata yang mengandung kelembutan, sopan santun dan kemuliaan keduanya dengan rasa hormat. 5) Qaulan Balighan, bermakna cukup, karena kecukupan mengandung arti sampainya sesuatu kepada batas yang dibutuhkan.6) Qaulan Layyinan, berbicaralah kamu berdua kepadanya dengan kata-kata yang lemah lembut, menjadi dasar tentang perlunya sikap bijaksana dalam berdakwah. Relevansi komunikasi verbal dalam Al-qur’an dengan Pendidikan anak dalam keluarga yaitu Qaulan’ Sadiida (Perkataan Yang Benar Dan Tegas), Qaulan Baligha (Perkataan Yang Membekas Pada Jiwa), Qaulan Baligha (Perkataan Yang Membekas Pada Jiwa), Qaulan’ Ma’rufa (Menyenangkan Hati), Qaulan ‘Kariima (Perkataan Yang Mulia) Dan Qaulan ‘Maisuura (Mudah Dimengerti).
Manajemen Pemasaran Lembaga Pendidikan dalam Meningkatkan Minat Masyarakat terhadap Pondok Pesantren Roudhotul Khoiriyah Pulungan, Khoirunnas; Zulhimma, Zulhimma; Hasibuan, Zainal Efendi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.31013

Abstract

Persaingan dalam dunia pendidikan menjadi tidak dapat terelakkan lagi, banyak lembaga pendidikan yang ditinggalkan oleh pelanggannya sehingga dalam beberapa tahun ini banyak terjadi merger (penggabungan) dari beberapa lembaga pendidikan. Salah satu tugas penting bagi pengelola lembaga pendidikan khususnya pondok pesantren yaitu dengan membuat manajemen pemasaran yang dapat menarik simpati serta minat masyarakat untuk menyekolahkan anak ke lembaga pendidikan yang dimaksud. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang Perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi pemasaran lembaga pendidikan dalam meningkatkan minat masyarakat menyekolahkan anak ke Pondok Pesantren Raudhotul Khoiriyah Kecamatan Sayurmatinggi Kabupaten Tapanuli Selatan. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif, deskriptif yaitu penjelasan baik tertulis maupun tidak tertulis dengan perilaku orang-orang yang diteliti. Pengumpulan data adalah menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil temuan pada penelitian ini bahwa perencanaan pemasaran lembaga pendidikan dalam meningkatkan minat masyarakat yaitu menetapkan tujuan yang hendak dicapai pada proses pemasaran, pengorganisasian pemasaran lembaga pendidikan dalam meningkatkan minat masyarakat evaluasi pemasaran lembaga melaui tiga cara yang yaitu: a) pelayanan pihak pondok pesantren kepada masyarakat, b) Pelaksanaan promosi atau pemasaran lembaga pendidikan. 3) Kesesuaian dengan rencana yang telah ditentukan.
Pengembangan Bahan Ajar Al-Qur’an Hadits dalam Meningkatkan Sikap Sosial Siswa Tanjung, Muhammad Yusuf; Zulhimma, Zulhimma; Hasibuan, Zainal Efendi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.31028

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar Al-Qur’an Hadits yang dapat meningkatkan sikap sosial siswa di MTsN Persiapan 3 Padangsidimpuan menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Tahap analisis dilakukan untuk mengidentifikasi kebutuhan siswa terhadap bahan ajar yang relevan. Tahap desain menghasilkan prototipe bahan ajar yang mencakup elemen-elemen pembelajaran interaktif dan berbasis nilai-nilai Al-Qur’an Hadits. Selanjutnya, tahap pengembangan melibatkan validasi ahli dan uji coba terbatas untuk memastikan kevalidan dan praktikalitas bahan ajar. Implementasi dilakukan melalui uji coba di kelas VII untuk mengevaluasi efektivitas bahan ajar dalam meningkatkan sikap sosial siswa, seperti empati, kerja sama, dan tanggung jawab sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas kevalidan bahan ajar Al-Qur’an Hadits memperoleh hasil validasi dari ahli materi memperoleh persentase 93.1% dengan kriteria sangat valid, validasi dari ahli media memperoleh persentase 94% dengan kriteria sangat valid dan ahli bahasa memperoleh nilai 93.1% dengan persentase sangat valid, penilaian kualitas menunjukkan bahwa bahan ajar Al-Qur’an Hadits memiliki validitas yang sangat valid. Praktikalisasi bahan ajar Al-Qur’an Hadits dilihat dari presentasi rata-rata respon peserta didik sebesar 81% dan guru Al-qur’an Hadits yaitu sebesar 87,5% dengan kategori sangat praktis, artinya, bahan ajar yang dikembangkan praktis untuk digunakan dalam mata pelajaran Al-Qur’an Hadits di MTsN Persiapan 3 Padangsidimpuan. Sedangkan efektivitas memeperoleh nilai 2.220 dengan presentase 85,3% masuk dalam kategori sangat memuaskan.
Analisis Kesulitan Guru Dalam Mendesain Perangkat Pembelajaran Kurikulum Merdeka (Studi Kasus Pada Guru Matematika SD Islam Terpadu Al-Furqon Madina ) Aziz, Abd; Zulhimma, Zulhimma; Amir, Almira
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.31084

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui apa saja perangkat pembelajaran lurikulum merdeka yang telah di susun di SD Islam Terpadu Al-Furqon Mandailing Natal. Dan untuk mengetahui kesulitan guru dalam mendesain perangkat pembelajaran kurikulum merdeka di SD Islam Terpadu Al-Furqon Mandailing Natal. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran yang telah disusun yaitu Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan (KOSP), Tujuan Pembelajaran (TP) dan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP), Modul Ajar, Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), Asesmen Diagnostik dan Format Penilaian, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP/Modul Ajar Harian). Kesulitan guru dalam mendesain modul ajar matematika menunjukkan bahwa tantangan utama yang dihadapi oleh guru adalah keterbatasan waktu, keterbatasan sumber belajar, dan penyesuaian dengan kurikulum yang terus berkembang. Guru juga menghadapi kesulitan dalam mengakomodasi berbagai gaya belajar siswa, serta dalam mengintegrasikan teknologi dalam proses pembelajaran.
Pengembangan Multimedia Interaktif Berbasis Articulate Storyline Pada Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di Madrasah Aliyah Negeri 3 Tapanuli Tengah Iswin, Muhammad; Zulhimma, Zulhimma; Hasibuan, Hamdan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.31093

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan proses dan produk pengembangan media interaktif, menjelaskan hasil validasi yang dilakukan oleh validator media, validator materi, menjelaskan tingkat kemenarikan dan keaktifan media yang digunakan pada pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam materi Abu Bakar As-Siddiq pada kelas X. Penelitiann yang dilakukan ini termasuk ke dalam jenis penelitian Research and Development (R&D) dengan menggunakan model pengembangan ADDIE. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini diantaranya menggunakan teknik observasi, validasi produk, dokumentasi, dan berupa angket kemenarikan media. Hasil dari penelitian pengembangan menunjukan bahwa: Hasil produk media yang dilakukan oleh validator media memperoleh persentase 88% kategori sangat valid dan dianggap layak, validasi ahli materi 89,6% kategori sangat valid, keduanya menunjukan bahwa media valid dan layak digunakan, tingkat keefektifan media diperoleh 87,5% kategori sangat efektif. Jadi, pengembangan media yang dikembangkan oleh peneliti termasuk kedalam kategori valid atau layak digunakan pada saat pembelajaran.
Pengembangan Kegiatan Pelatihan Media Game Edukasi Untuk Meningkatkan Kualitas Guru Pendidikan Agama Islam di Madrasah Ibtidaiyah Sekecamatan Padangsidimpuan Hutaimbaru Kota Padangsidimpuan Warohmah, Nur Mawaddah; Dasopang , Muhammad Darwis; Zulhimma, Zulhimma
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.1705

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan kegiatan pelatihan media game edukasi untuk meningkatkan kualitas dan kreativitas guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di Madrasah Ibtidaiyah Kecamatan Padangsidimpuan Hutaimbaru, khususnya di MI Swasta Al-Hasanah. Metode penelitian menggunakan model pengembangan 4-D (Define, Design, Develop, Disseminate). Tahap Define dilakukan melalui observasi untuk mengidentifikasi kebutuhan guru, tahap Design menghasilkan rancangan pelatihan berbasis aplikasi dan website game edukasi, tahap Develop menyusun serta menguji buku panduan game edukasi, dan tahap Disseminate mendistribusikan produk yang telah divalidasi. Hasil penelitian menunjukkan buku panduan game edukasi dinilai “sangat valid” oleh para ahli dan memperoleh tingkat praktikalitas sebesar 94% dengan kategori sangat praktis. Hal ini membuktikan bahwa produk yang dikembangkan efektif membantu guru PAI meningkatkan motivasi belajar peserta didik, sekaligus memperkuat kualitas pedagogik dan kreativitas guru dalam pembelajaran.
The Impact of Leadership, Reward Systems, and Teacher Commitment on the Effectiveness of Islamic Senior High Schools: A Path Analysis Approach Liriwati, Fahrina Yustiasari; Zulhimma, Zulhimma; Zulhammi, Zulhammi; Armizi, Armizi
JURNAL AL-TANZIM Vol 9, No 4 (2025)
Publisher : Nurul Jadid University, Probolinggo, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/al-tanzim.v9i4.12513

Abstract

This study examines the influence of school Leadership, reward systems, and teacher commitment on the effectiveness of private Islamic Senior High Schools (Madrasah Aliyah) in one province in Indonesia. This study aims to determine the individual and simultaneous contributions of these three variables in improving institutional effectiveness. Using a quantitative, survey-based approach, this study involved 91 teachers: 30 in the pilot study and 61 in the main sample. Data were collected through a structured questionnaire and analyzed using path analysis to assess the direct and indirect effects between variables. The findings revealed that school Leadership, reward systems, and teacher commitment each had a positive and significant impact on madrasah effectiveness. Among these variables, teacher commitment emerged as the most dominant factor. Together, the three variables accounted for 97.3 percent of the variance in madrasah effectiveness. These results highlight that the managerial and human dimensions play a crucial role in improving the performance of Islamic educational institutions, particularly in archipelagic regions characterized by diverse geographic and social conditions. This study provides practical implications for madrasah leaders and policymakers in designing Leadership strategies, reward mechanisms, and commitment-strengthening programs to improve the quality of education continuously.
Karakteristik Kepemimpinan Situasional dan Transformasional dalam Pendidikan Islam Sebuah Tinjauan Mendalam Wadud, Amru Abdul; Zulhimma, Zulhimma; Zulkifli, Nur Azizah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6504

Abstract

This study aims to analyze the characteristics of situational and transformational leadership within the context of Islamic education and to identify their relevance and integration in developing an adaptive and value-based Islamic leadership model. The research employs a qualitative approach using a library research method through critical analysis of academic literature, books, journals, and Islamic documents related to leadership in education. The findings reveal that situational leadership emphasizes flexibility and the leader’s ability to adjust leadership styles according to the followers’ readiness and needs, while transformational leadership focuses on shaping vision, values, and spiritual motivation to achieve shared goals. In the context of Islamic education, the integration of these two models can be realized through the implementation of Islamic principles such as amanah (trustworthiness), adl (justice), syura (consultation), and hikmah (wisdom), derived from the Qur’an and Sunnah. The study concludes that ideal leadership in Islamic education is adaptive to situations, inspirational in values, and transformative in shaping character and Islamic organizational culture. This research contributes theoretically to the development of a contextual and applicable Islamic leadership paradigm suitable for addressing the challenges of 21st-century education
Mengelola Sumber Daya Manusia Islami: Strategi Peningkatan Kualitas Tenaga Kependidikan di MAN 1 Mandailing Natal Malayu, Owi Ali Nurdin; Zulhimma, Zulhimma
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6516

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis strategi pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) Islami dalam rangka peningkatan kualitas tenaga kependidikan (staf administrasi, pustakawan, laboran, dll.) di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Mandailing Natal. Kualitas layanan pendidikan menyeluruh bergantung pada efisiensi layanan pendukung, yang mencakup aspek itqan (profesionalisme dan ketelitian), amanah (integritas), dan khidmah (semangat melayani) berbasis nilai-nilai Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, berfokus pada implementasi strategi manajemen SDM mulai dari rekrutmen hingga pengembangan kompetensi teknis dan spiritual bagi staf non-pendidik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MAN 1 Mandailing Natal menerapkan strategi Strategi Tarbiyah al-Khidmah (Pembinaan Pelayanan) yang terintegrasi, meliputi peningkatan penguasaan teknologi informasi, workshop efisiensi SOP, halaqah mingguan tentang etika pelayanan Islami, dan pembinaan kedisiplinan. Strategi ini berhasil membentuk tenaga kependidikan yang tidak hanya unggul dalam kompetensi teknis dan administrasi, tetapi juga memiliki integritas moral dan semangat khidmah yang tinggi.