Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Analisis Dampak Hambatan Samping Terhadap Kinerja Ruas Jalan Nasional Perkotaan (Studi Kasus Jalan Sulawesi Kota Makassar) Syarkawi, Mukhtar Thahir; Hafram, St Maryam; Alkam, Rani Bastari; HK, Habibi Setiawan; Kerubun, Fita Safitri
Jurnal Teknik Sipil MACCA Vol. 8 No. 2 (2023): Jurnal Teknik Sipil MACCA
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/e29zse55

Abstract

Ruas Jalan Sulawesi Kota Makassar arus lalu lintasnya menggunakan sistem satu arah, di ruas jalan ini volume lalu lintas kendaraan cukup padat ditambah aktivitas hambatan samping yang tinggi karena menjadi kawasan bisnis perdagangan seperti perkantoran, perbankan, pertokoan, restaurant, dan pusat perbelanjaan yang menjadi tempat terjadinya transaksi penjual dengan pembeli serta terdapat tempat peribadatan. Oleh karena itu dilakukan penelitian tentang dampak hambatan samping terhadap kinerja ruas jalan Sulawesi kota Makassar menggunakan metode dari MKJI 1997. Dengan kesimpulan Hambatan samping pada ruas Jalan Sulawesi Kota Makassar pada kondisi eksisting didapatkan tertinggi terjadi pada hari Selasa di titik 2 (Depan Duta Bearing) dengan frekuensi berbobot hambatan samping sebesar 502 Kej/Jam atau 3,42% dari jumlah total frekuensi berbobot kejadian hambatan samping di titik 2 (Depan Duta Bearing) sebanyak 14679 Kej/Jam, termasuk kelas hambatan samping tinggi (H) dengan kondisi daerah niaga dengan aktifitas sisi jalan yang sangat tinggi. Hal ini terbukti bahwa hambatan samping berdampak singnifikan terhadapa kinerja ruas Jalan Sulawesi Kota Makassar karena mengakibatkan berkurangnya kecepatan dan kapasitas serta menurunkan kualitas tingkat pelayanan jalan.
Pengaruh U-Turn Terhadap Kinerja Ruas Jalan Kemakmuran Kab. Soppeng Provinsi Sulawesi Selatan Warid, Rizwan Adhar; Arsandi, Irsan; Said, Lambang Basri; Alifuddin, Andi; Alkam, Rani Bastari
Jurnal Teknik Sipil MACCA Vol. 8 No. 3 (2023): Jurnal Teknik Sipil MACCA
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/dts91m26

Abstract

Di Kota Soppeng, terdapat beberapa jalan yang memiliki median yang dilengkapi dengan bukaan median, salah satunya adalah Jalan Kemakmuran Kabupaten Soppeng. Jalan ini terdiri 2 jalur dengan 4 lajur dan dilengkapi dengan median jalan. Dilihat dari segi manfaat jalan pada Jalan Kemakmuran Kabupaten Soppeng Prov. Sulawesi Selatan merupakan salah satu jalan yang memiliki fasilitas U – Turn untuk membantu pergerakan jalan serta merupakan daerah perumahan, perkantoran, pertokoan, dan pusat perbelanjaan sehingga sering terjadi kemacetan yang diakibatkan kendaraan memutar U-Turn. Maksud dari penelitian yaitu Untuk menganalisis karakteristik lalu lintas dan pengaruh keberadaan u-turn terhadap tingkat pelayanan di ruas Jalan Kemakmuran Kab. Soppeng. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu menggunakan Manual Kapasitas jalan Indonesia 1997 dan Teori Antrian. Dari hasil penelitian yang dilakukan yaitu Karakteristik lalu lintas pada ruas Jalan Kemakmuran Kab. Soppeng dengan tipe jalan 4 lajur 2 jalur terbagi yaitu volume kendaraan sebesar 924 smp /jam, Kecepatan aktual kendaraan sebesar 37,43 km/jam, Kecepatan Arus bebas sebesar 41,88 km/jam, dan kapasitas ruas sebesar 2342,26 smp/jam dan Pengaruh keberadaan u-turn terhadap tingkat pelayanan di ruas Jalan Kemakmuran Kab. Soppeng yaitu tidak terlalu berpengaruh. Hal ini ditunjukan dengan nilai derajat kejenuhan sebesar 0,39 dan tingkat pelayanan yang di dapatkan adalah B (Arus stabil).
KARAKTERISTIK MARSHALL CAMPURAN STONE MASTIC ASPHALT DENGAN PENGGUNAAN FIBER MESH SEBAGAI BAHAN TAMBAH Alkam, Rani Bastari; Bulgis, Bulgis
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 6, Nomor 4, November 2023
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v6i4.21601

Abstract

Bahan tambah penstabil merupakan material yang dibutuhkan dalam komposisi campuran stone mastic asphalt yang berperan meningkatkan sifat kohesi antar material dalam campuran. Bahan tambah fiber mesh telah diuji pada campuran beton yang terbukti dapat meningkatkan kinerja mekanis beton namun belum dicobakan pada campuran beraspal khususnya SMA. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik Marshall campuran SMA dengan fiber mesh sebagai bahan tambah. Pengujian eksperimental di laboratorium dilakukan untuk mengetahui parameter Marshall campuran yang ditambahkan fiber mesh dengan variasi kadar berat dan panjang. Hasil pengujian menunjukkan bahwa penambahan fiber mesh berpengaruh secara tidak signifikan terhadap karakteristik Marshall campuran yaitu meningkatkan density, menurunkan VIM dan VMA, dan meningkatkan nilai VFA. Dengan penambahan fiber mesh, nilai stabilitas dan MQ meningkat sampai pada batas optimum lalu kembali menurun hingga nilai yang lebih kecil dari nilai stabilitas dan MQ sampel tanpa fiber mesh. Kadar fiber mesh terbaik yaitu variasi panjang 0,36 cm sebanyak 0,3% dari total berat campuran yang mampu meningkatkan 6% nilai stabilitas dan koefisien Marshall sampel tanpa fiber mesh. Namun, tidak ada satupun variasi yang menghasilkan campuran yang memenuhi spesifikasi stabilitas SMA modifikasi yaitu minimum 750 kg. Nilai stabilitas tertinggi yang diperoleh yaitu 737,916 kg pada kadar fiber mesh optimum.
Analisis Kelayakan Finansial Angkutan Pariwisata di Kabupaten Gowa Ardianto; Azis, Muhammad Iqram; Badaron, St Fauziah; Mallombasi, Ali; Alkam, Rani Bastari
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 6 No. 1 (2024): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) Januari 2024
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/j07zqe05

Abstract

Pariwisata merupakan salah satu sektor pendapatan yang menjanjikan tiap tahunnya bagi wilayah daerah dengan spot yang menarik terkhusus Gowa yang menjadi daerah penelitian kami. Namun tanpa adanya sarana transportasi, tentunya sektor pariwisata pada suatu wilayah tidak akan menarik bagi kalangan wisatawan.Oleh karenanya untuk mengakomodasi kebutuhan akan transportasi kajian dilakukan dengan menganalisis besar pengeluaran serta pendapatan operasional kendaraan berupa bus pada perusahaan CV. Buttta Karaeng dan CV. Kurnia Travel di daerah Gowa disertai dengan kontribusinya dalam pendapatan asli daerah Gowa serta Kelayakan finansial dari jenis usaha tersebut. Merode yang digunakan berupa analisis kualiatif sebab bacaan data yang begitu variatif, Survey bacaan data dilakukan dengan melakukan wawancara kepada instansi perusahaan terkait terhadap variabel yang diteliti untuk mendapatkan kesimpulan terhadap masalah yang diulas. Hasil yang didapatkan, pada CV Butta Karaeng Biaya operasional pengeluaran Minibus, Bus sedang, dan Bus besar tiap tahunnya berturut- turut sebesar 151.248.250 , 362.244.023 dan 920.448.633. Adapun pada CV. Kurnia Travel Biaya operasional pengeluaran dari Minibus, Bus Sedang dan Bus besar tiap tahunnya berturut- turut sebesar 136.737.904 , 372.970.957 dan 1.047.954.862, pada kedua instansi dapat disimpulkan dari segi investasi layak secara finansial yang di didapatkan dengan menggunakan Net per Value (NPV) dan Benefit Cost Ratio (BCR) secara keseluruhan.
Analisis Daerah Rawan Kecelakaan Lalu Lintas Menggunakan Metode Cluster Analysis Kabupaten Maros Hidayat, Wahyu; Ilham, M; Said, Lambang Basri; Syafei, Ilham; Alkam, Rani Bastari
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 6 No. 1 (2024): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) Januari 2024
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/9qt5fy63

Abstract

Kecelakaan lalu lintas merupakan salah penyebab kematian terbesar di Indonesia.Khususnya di daerah Kabupaten Maros. Daerah ini merupakan salah satu daerah di Provinsi Sulawesi Selatan dan juga dapat menghubungkan antar kota dari Makassar ke Pangkajenne dan Makassar ke Bone, sehingga banyak terjadi perjalanan antar kota dan provinsi mengakibatkan laju pertambahan penduduk dan jumlah arus lalu lintas di Kabupaten Maros meningkat secara pesat dan kebutuhan akan prasarana transportasi terus bertambah. Tujuan penelitian ini yaitu Menganalisis potensi daerah rawan kecelakaan dan Merumuskan solusi mencapai zero accident. Metode pengumpulan data didapat dari laporan kecelakaan lalu lintas yang dicatat oleh Polresta Kabupaten Maros Tahun 2019, 2020 dan 2021 dan data yang di dapat berupa data kelengkapan atribut pencegah kecelakaan seperti rambu rambu, marka jalan, lampu jalan dan kondisi topografi jalan. Hasil survei dan analisis yaitu Potensi daerah rawan kecelakaan di Kabupaten Maros berdasarkan metode Cluster Analysis pada tiga tahun terakhir banyak terjadi pada daerah perkotaan dengan jalur arteri primer dan jalur arteri skunder sabagai daerah blackspot ter banyak terjadi paling banyak 75 titik kecelakaan lalu lintas pada klasifikasi sangat rawan hanya pada radius 11.5 km2 dan Dengan memperhatiakan kelengkapan fasilitas dan penempetan rambu sehingga berfungsi dengan maksimal.
Kinerja Durabilitas Stone Mastic Asphalt dengan Penggunaan Fiber Mesh sebagai Bahan Tambah Fajri, Lailatul; Ispayanti, Nur; Said, Lambang Basri; Bulgis; Alkam, Rani Bastari
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 6 No. 1 (2024): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) Januari 2024
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/f615tn63

Abstract

Fiber Mesh mempunyai tingkat fleksibilitas yang tinggi, kekuatan tarik, kohesi (daya tarik menarik) yang baik, dan daya tahan terhadap alkali (senyawa yang dapat menimbulkan kerusakan dan kelunturan). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan Fiber Mesh dengan kadar 0,1%, 0,2%, 0,3%, dan 0,4% dengan panjang variasi 0,36cm, 0,72cm, 1,08cm, 1,44cm dan 1,80cm pada campuran Stone Mastic Asphalt (SMA) terhadap karakteristik Marshall dan Durabilitas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode eksperimen. Dilakukan pemeriksaan dengan pengujian Marshall Test dan Durabilitas untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Berdasarkan hasil pengujian diperoleh kadar aspal optimum sebesar 6,5% dan Persentase optimum penggunaan serat sintesis sebesar 0,3% dengan panjang 0,36cm adapun nilai karakteristik campuran sebagai berikut: stabilitas 737,916 kg < 750 kg, flow 3,4cm, VIM 4,451%, VMA 17,280%, VFA 74,279%, density 2,282 kg/mm³ dan marshall quotient 217,159 kg/mm. Campuran Stone Mastic Asphalt (SMA) dengan penggunaan fiber mesh memiliki durabilitas yang sedikit lebih tinggi yaitu dengan indeks kekuatan sisa pada durasi waktu rendaman 6 hari sebesar 68,71%, dibandingkan dengan campuran tanpa menggunakan fiber mesh yaitu dengan indeks kekuatan sisa 65,46%.
Analisis Kinerja Simpang Bersinyal Terhadap Perilaku Lalu Lintas Jl. Pramuka – Jl. Chairil Anwar di Kab. Kolaka Boer, Moehammad Aditya; Matsani, Muh Assabul; Maryam H, St; Syarkawi, Mukhtar Thahir; Alkam, Rani Bastari
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 6 No. 2 (2024): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) April 2024
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/y7cw3826

Abstract

Persimpangan Jl. Khairil Anwar merupakan salah satu persimpangan yang cukup padat di Kota Kolaka, kondisi persimpangan.akibat peningkatan penggunaan kendaraan pribadi mengakibatkan permasalahan pada simpang. Permasalahan pada simpang berupa tundaan yang tinggi yang di akibatkan oleh peningkatan pengguna jalan dan seringnya terjadi kecelakaa akibat kurang tertibnya pengguna jalan dan. Pengaturan lampu lalu lintas (traffic light) yang dioperasikan saat ini belum dapat mengatasi kemacetan yang sering terjadi terutama pada jam-jam sibuk. Maksud dari penelitian yaitu untuk membandingkan pengaturan waktu sinyal hasil analisis dengan waktu sinyal eksisting yang diterapkan dan untuk menganalisis kinerja persimpangan bersinyal Jl. Chairil Anwar- Jl. Pramuka. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu menggunakan Manual Kapasitas jalan Indonesia (MKJI 1997). Dari hasil penelitian yang dilakukan yaitu 1). Perbandingan antara pengaturan waktu sinyal hasil analisis dengan waktu sinyal eksisting yang diterapkan pada persimpangan Jl. Khairil Anwar – Jl. Pramuka yaitu tidak terlalu banyak selisih, dimana total waktu siklus eksisting 88 detik dan setelah penyesuaian 89,231 deti, 2). Kinerja persimpangan bersinyal Jl. Khairil Anwar – Jl. Pramuka yaitu menghasilkan nilai D (arus tidak stabil).
Analisis Peningkatan Kapasitas Ruas Jalan Durian Patah Hitu Pulau Ambon Payapo, Asba; Pelu, Laila Fitria; Badaron, St. Fauziah; Salim, Abdul Kadir; Alkam, Rani Bastari
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 2 No. 1 (2020): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) Januari 2020
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/1dde2q80

Abstract

Seperti pada kota-kota besar lainnya di Indonesia, Kota Ambon tidak terlepas dari permasalahan transportasi tepatnya pada ruas jalan Durian Patah Hitu di Pulau Ambon. Semakin meningkatnya jumlah arus lalu lintas tidak sebanding dengan kapasitas yang dapat ditampung ruas jalan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik arus lalu lintas dan menganalisis peningkatan kapasitas di ruas jalan Durian Patah Hitu Pulau Ambon. Pengumpulan data dilakukan dengan cara survei lapangan dengan data yang diperoleh yaitu volume lalu lintas, lebar jalan, dan jumlah lajur. Hasil survei kemudian diolah dengan menggunakan pedoman MKJI 1997 sehingga didapatkan kapasitas ruas jalan, derajat kejenuhan, kecepatan dan tingkat pelayanan. Pada jalan Durian Patah Hitu di Pulau Ambon kondisi eksisting, memiliki arus lalulintas 1148 smp/ jam, derajat kejenuhan sebesar 0,62, kecepatan pada jam puncak yaitu 27 km/jam, sedangkan untuk kecepatan arus bebas kendaraan ringan yaitu 43,766 km/jam dengan kategori tingkat pelayanan C. Setelah ditingkatkan menurut klasifikasi fungsi jalan arus lalulintas yaitu 958 smp/jam, derajat kejenuhan yaitu 0,36, kecepatan arus bebas kendaraan ringan yaitu 50,149 km/jam dengan kategori tingkat pelayanan B. Adapun untuk analisis kapasitas diperoleh nilai kondisi eksisting yaitu 1148 smp/jam sedangkan setelah ditingkatkan menurut klasifikasi fungsi jalan menjadi 2672,92 smp/jam yang artinya terjadi peningkatan sebesar 68,99%.
Studi Evaluasi Kinerja Operasional Terminal Simbuang Kota Mamuju Sulawesi Barat Taqwim, Ahsanul; Taufiq, Muhammad; Salim, Abdul Kadir; Syarkawi, Mukhtar Thahir; Alkam, Rani Bastari
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 2 No. 2 (2020): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) April 2020
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/ds5mbd26

Abstract

Kemacetan pada jalan yang ada di kota besar Indonesia salah satunya disebabkan oleh pertumbuhan penggunaan kendaraan yang mengakibatkan transportasi menjadi tidak efektif. Untuk membuat sistem transportasi menjadi baik dibutuhkan media untuk bertemunya antara penumpang/konsumen dan penyedia jasa transportasi/produsen yaitu terminal. Di Kota Mamuju terdapat beberapa masalah sehingga terminal belum optimal kinerjanya sehingga dibutuhkan evaluasi kinerja operasional melalui peraturan yang diatur lebih lanjut dengan Peraturan Direktur Jendral Perhubungan Darat tentang pedoman teknis kriteria penetapan kelas terminal penumpang tipe A. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi terminal apakah sudah memenuhi standar yang sudah ditetapkan atau belum. Kinerja Terminal Simbuang saat ini kurang optimal berdasarkan identifikasi yang berkaitan dengan evaluasi kondisi eksisting terminal dan evaluasi kondisi angkutan umum. Terminal Simbuang memenuhi beberapa kriteria berdasarkan peraturan Menteri Perhubungan RI Nomor PM 132 tahun 2015. Tetapi, masih perlu perbaikan/perawatan fasilitas pelayanan secara berkala dan penambahan fasilitas pelayanan yang belum ada, perlu memberlakukan tarif karcis sebagaimana yang telah di tentukan. Hasil analisis yang dilakukan, ada beberapa cara dapat dilakukan agar kinerja Terminal bisa optimal.
Pengaruh Pemberlakuan Sistem Satu Arah terhadap Kinerja Ruas Jalan Andi Tonro Gowa Muhammad, Afandi; Arisandi, Eric Dwi; Salim, Abdul Kadir; Massara, Asma; Alkam, Rani Bastari
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 3 No. 1 (2021): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) Januari 2021
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/680j4a55

Abstract

Kompleksitas kemacetan lalu lintas di Indonesia semakin mengkhawatirkan sebagai permasalahan turunan seiring dengan peningkatan jumlah penduduk yang tercermin dari volume lalu lintas yang semakin padat namun tidak diiringi dengan laju penambahan prasarana jalan. Berbagai upaya manajemen lalu lintas dilakukan untuk meminimalisir dampak dari kemacetan lalu lintas seperti yang diterapkan oleh Pemerintah Kabupaten Gowa yang memberlakukan sistem satu arah di Ruas Jalan Andi Tonro Gowa. Atas penerapan strategi manajemen tersebut, peneliti melakukan analisis tingkat kinerja Jalan Andi Tonro Gowa serta membandingkan kinerja ruas jalan pra dan pasca pemberlakuan sistem satu arah. Dari hasil penelitian, didapatkan bebarapa parameter karakteristik dan kinerja lalu lintas yang berubah secara signifikan diantaranya: data volume lalu lintas sebelum satu arah yaitu 1326 smp/jam dan setelah satu arah sebesar 1333,8 smp/jam, nilai kapasitas berubah dari 2512,22 smp/jam menjadi 3148,794 smp/jam, nilai derajat kejenuhan sebelum satu arah sebesar 0,53 yang menurun hingga 0,41 setelah pemberlakuan sistem satu arah. Perubahan ini berhasil meningkatkan indeks tingkat pelayanan di ruas jalan Andi Tonro Gowa dimana sebelum diberlakukannya sistem satu arah masih berada dalam kategori C yang kemudian meningkat menjadi kategori B setelah diberlakukannya sistem satu arah.