Claim Missing Document
Check
Articles

THE EFFECTIVENESS OF PICTURE BOOKS ON STUDENTS’ NARRATIVE TEXT WRITING SKILLS Cahyadi, Riyandi Agil; Darajat, Ageung; Sari, Dian Shinta
Journal of English Language Teaching and Education (JELTE) Vol. 6 No. 1 (2025): JELTE
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/mczyga03

Abstract

Abstract This study aimed to examine whether there was a difference in students’ narrative text writing performance before and after the implementation of Picture Books as a teaching medium, and to explore the extent of that difference among tenth-grade students of TKJ 3 at SMKN 1 Nanga Pinoh during the 2025/2026 academic year. The research employed a quantitative method using a pre-experimental one-group pre-test and post-test design. The results showed that the standard deviation of the pre-test was 5.26, slightly higher than the post-test, which was 5.25. A paired sample t-test revealed a statistically significant difference between the pre-test and post-test scores (t-obtained = 7.317; p < 0.05). Additionally, the effect size calculated using Cohen’s d was 1.29, indicating a strong magnitude of difference. While the findings suggest a potential association between the use of Picture Books and improved narrative writing performance, they should be interpreted with caution due to the absence of a control group. The results are indicative, not conclusive, regarding instructional effectiveness.   Keyword: Picture Books, Writing Skills, Narrative Text,Pre-Experimental Research
Pelatihan Peningkatan Keterampilan Bahasa Inggris bagi Pemandu Wisata Kawasan Agro Wisata Rekadana Kabupaten Kubu Raya: Pelatihan Bahasa Inggris bagi Pemandu Wisata Dian Shinta Sari
BEGAWE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): BEGAWE: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Desember 2023
Publisher : Lembaga Berugak Baca

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62667/begawe.v1i2.31

Abstract

Tujuan dari Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakta (PKM) yang dilaksanakan di Kabupaten Kubu Raya, Desa Jeruju Besar kawasan agro wisata Rekadana Kalimantan Barat untuk meningkatkan dan mengoptimalkan kemampuan yang dimiliki oleh para pemandu wisata dalam berkomunikasi dalam bahasa Inggris dengan wisatawan asing di daerah tersebut. Pelatihan ini melibatkan para pemandu wisata dan pelaku wisata di kawasan tersebut yang berjumlah 20 orang. Para peserta tersebut belum memiliki keterampilan Bahasa Inggris yang memadai dan kurangnya jumlah pemandu wisata yang dapat berbicara Bahasa Inggris. Metode dalam kegiatan ini menggunakan metode ceramah, diskusi kelompok, demonstrasi, presentasi personal, dan bermain peran serta tanya jawab. Setelah mengikuti kegiatan ini, ada peningkatan kemampuan dan kepercayaan diri dalam berintereaksi menggunakan bahasa Inggris aktif dari para pemandu wisata tersebut. Hal ini ditunjukkan dari hasil peningkatan yang di dapat dari nilai post test dengan nilai rata-rata 77,5. Dari hasil tersebut membuktikan bahwa para pemandu wisata dapat memaksimalkan potensi dan kemampuan mereka untuk berbicara memakai bahasa Inggris.
PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS DENGAN MEDIA FLASHCARD PADA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SEKOLAH LUAR BIASA PONTIANAK Dian Shinta Sari; Aunurrahman; Sahrawi; Maliqul Hafis
BEGAWE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2024): BEGAWE: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Desember 2024
Publisher : Lembaga Berugak Baca

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak berkebutuhan khusus menghadapi tantangan dalam pembelajaran Bahasa Inggris, terutama dalam penguasaan kosakata. Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kosakata siswa di Sekolah Luar Biasa Pontianak dengan menggunakan media flashcard. Pendekatan ini dirancang untuk memberikan pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan kebutuhan siswa. Kegiatan dilaksanakan melalui tiga tahapan utama: persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Persiapan mencakup penyusunan flashcard interaktif yang disesuaikan dengan kemampuan siswa. Tahap pelaksanaan melibatkan aktivitas pembelajaran berbasis visual dan audio untuk meningkatkan comprehension, spelling, meaning, dan pronunciation. Evaluasi dilakukan dengan mengukur kemajuan siswa melalui tes kosakata dan observasi langsung. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman kosakata siswa dari 58% sebelum kegiatan menjadi 83% setelah kegiatan. Media flashcard juga meningkatkan antusiasme dan partisipasi siswa selama proses pembelajaran. Umpan balik dari guru menyatakan bahwa media ini membantu siswa memahami materi dengan lebih baik. Kesimpulannya, program ini menunjukkan bahwa media flashcard merupakan solusi efektif untuk mendukung pembelajaran inklusif, terutama bagi anak berkebutuhan khusus.
Implementasi Canva dalam Pembelajaran Bahasa Inggris di Sekolah Menengah Atas Sungai Kakap Kubu Raya Sari, Dian Shinta; Astuti, Desi Sri; Suparjan, Suparjan
Journal of Education Research Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i2.938

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah terkait dengan pesatnya kemajuan teknologi khususnya dalam konteks pendidikan. Dalam perkembangan teknologi pendidikan, media yang interaktif dan bervariasi seperti Canva menjadi relevan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan bagaimana Canva digunakan dalam pembelajaran bahasa Inggris. Metode penelitian yang diterapkan adalah deskriptif kualitatif, dimana pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan penyebaran kuesioner. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas XI SMAN Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya. Analisis data menggunakan pendekatan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penerapan Canva dalam pembelajaran bahasa Inggris di kelas XI SMAN Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya berlangsung menarik, interaktif, dan menumbuhkan keterlibatan aktif siswa dan guru sehingga menghasilkan lingkungan belajar yang kondusif. Kesimpulannya, penerapan Canva dalam pembelajaran bahasa Inggris mendapat respon positif dari siswa dan dinilai berhasil mendukung proses pembelajaran.
Improving students’ vocabulary learning using finding word games: a classroom action research Totti, Christian; Kurniawati, Tri; Darajat, Ageung; Wathoni, Hamzani
Journal of English Language Proficiency Vol. 1 No. 1 (2024): Journal of English Language Proficiency (JELAP)
Publisher : Mell Baou Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jelap.v1i1.3872

Abstract

This study aimed to enhance eighth-grade students' vocabulary acquisition using Finding Word Games, employing a Classroom Action Research approach. Data was collected using observation sheets and vocabulary tests and analyzed with content analysis and measurement techniques. The study was conducted with 20 students (11 male and 9 female) in Class VIII C at SMP Santa Monika, Kubu Raya, West Kalimantan. In the first cycle, the average vocabulary test score was 65.4, with a 10% completion rate, and the highest score was 78. By the second cycle, the average score improved to 77.1, with an 80% completion rate, and a peak score of 85. This represented an 11.7-point increase in average scores and a 70% improvement in completion rates between cycles. Findings suggest that the integration of Finding Word Games as an instructional tool can significantly improve students' vocabulary learning, offering an engaging and effective method for vocabulary instruction.
Penerapan Metode Brainstorming untuk Meningkatkan Kreativitas Mahasiswa pada Mata Kuliah Entrepreneurship Elly syahadati; Ageung Darajat
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 15 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : Universitas PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v15i1.11002

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat kreativitas mahasiswa sebelum dan sesudah diterapkannya metode Brainstorming pada mata kuliah Entrepreneurship serta mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kreativitas mahasiswa dalam pembelajaran Entrepreneurship. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan planning, acting, observing, dan reflecting. Subjek penelitian adalah mahasiswa semester 6 Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas PGRI Pontianak sebanyak 24 mahasiswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes kreativitas, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Brainstorming dapat meningkatkan kreativitas mahasiswa. Hal tersebut terlihat dari peningkatan rata-rata nilai kreativitas mahasiswa pada pra siklus sebesar 61,25 menjadi 73,50 pada siklus I dan meningkat kembali menjadi 82,42 pada siklus II. Selain itu, mahasiswa menjadi lebih aktif, percaya diri, dan mampu menghasilkan ide-ide kreatif dalam pembelajaran Entrepreneurship. Dengan demikian, metode Brainstorming efektif digunakan untuk meningkatkan kreativitas mahasiswa pada mata kuliah Entrepreneurship.
The Role of Technology in English Classrooms: Exploring Teachers’ and Students' Perspective Resti Resti; Aser Yodika; Dian Shinta Sari; Maliqul Hafis; Nofry Cristina; Nurul Hafizah; Oktapia Maharani; Oktavianus Kampoan; Patricia Dela Natali; Paulus Kindi; Pito Pabayo Putra; Ridho Firmansyah; Sania Gusmiarni; Abang Ismail
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : Universitas PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v12i2.10071

Abstract

This study aims to explore the role of technology in English language learning based on the perspectives of teachers and students at SMA Negeri 2 Selakau. The research approach used is descriptive qualitative with data triangulation techniques through classroom observation, semi-structured interviews, and documentation. The results showed that teachers used various technological tools such as PowerPoint, learning videos, interactive applications (Kahoot, Quizizz), and digital dictionaries to increase students' engagement and understanding. Students show higher interest and motivation when learning using technology, especially through audio-visual media and video-based assignments. However, some challenges were also found, such as limited infrastructure, low digital literacy, and technical glitches during learning. Teachers' and students' perspectives generally indicate that technology has great potential in improving the effectiveness of English language learning, but it needs to be supported by adequate training and facilities. This research makes a contextual contribution to the understanding of technology integration in language education in rural Indonesia. In conclusion, the integration of technology in English classrooms, while beneficial and motivating for both teachers and students, requires adequate support, training, and infrastructure to ensure its sustainable and effective implementation in rural educational contexts.
The Effectiveness of Vocabulary Mastery through the Quizlet Platform Yusipa Sofia Aswinda; Ageung Darajat; Finny Anita
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 14 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : Universitas PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v14i2.10595

Abstract

This study aimed to examine the effectiveness of Quizlet in improving students’ vocabulary mastery at SMPN 03 Entikong. A quantitative approach with a pre-experimental one-group pre-test and post-test design was employed. The participants were twenty-six eighth-grade students selected through cluster random sampling. A vocabulary test consisting of spelling, usage, and meaning aspects was used as the research instrument. The data were analyzed using SPSS version 27, including descriptive statistics, Shapiro-Wilk normality test, paired sample t-test, and effect size analysis. The findings revealed that students’ vocabulary performance improved after the implementation of Quizlet. The mean score increased from 50.08 in the pre-test to 62.22 in the post-test, with a mean difference of 12.14. The normality test showed that the data were normally distributed. The paired sample t-test indicated a statistically significant difference between the two tests (t = 3.885, p < 0.001). Furthermore, the effect size value of 0.76 demonstrated that Quizlet had a strong practical impact on students’ learning outcomes. Improvements were observed in all vocabulary aspects, although usage remained the most challenging. In conclusion, Quizlet is an effective supplementary tool for enhancing students’ vocabulary mastery. Its interactive features support students’ motivation, engagement, and independent learning in English classrooms.  
A DESCRIPTIVE STUDY ON THE INTEGRATION OF TECHNOLOGY AND CONTEXTUAL LEARNING IN SUPPORTING STUDENTS’ WRITING SKILLS Mahendra, Josua; Dian Shinta Sari; Desi Sri Astuti
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 Nomor 03, September 2026 Completed
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.62309

Abstract

This study aimed to describe the integration oftechnology within the Contextual Teaching andLearning (CTL) approach in teaching descriptivewriting and its contribution to students’ writing skills ata senior high school in Sintang Regency, WestKalimantan. Despite the growing use of technology inEFL classrooms, limited studies have explored itsintegration within CTL-based writing instruction inIndonesian secondary schools. This study employed aqualitative descriptive design involving one Englishteacher and five eleventh-grade students selectedthrough purposive sampling. Data were collectedthrough classroom observation and document analysisand analyzed using thematic analysis. The findingsrevealed that technology was integrated via ChatGPT, Padlet, and Google Docs to support brainstorming, collaboration, drafting, revision, and feedback. Theintegration promoted CTL implementation andcontributed to improvements in students’ content,organization, grammar, vocabulary, and mechanics.The study concludes that purposeful technologyintegration within a CTL framework creates a moreinteractive and meaningful learning environment thatsupports students’ writing development.
IMPLEMENTASI INTEGRASI TEKNOLOGI DAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL DALAM PEMBELAJARAN MENYIMAK BAHASA INGGRIS Agustin, Helen; Sari, Dian Shinta; Astuti, Desi Sri
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 Nomer 03, September 2026 Publication
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.63974

Abstract

The rapid development of digital technology has transformed English language teaching, particularly listening instruction. Although various digital technologies have been integrated into classroom practices, the implementation of technology integration and contextual learning to promote students’ participation and classroom interaction in listening instruction requires further investigation. Therefore, this study aimed to describe the implementation of technology integration and contextual learning in English listening instruction. This study employed a descriptive qualitative research design. The research was conducted at a private senior high school in Pontianak involving one English teacher and 17 Grade XI students. Five students were purposively selected for semi-structured interviews. Data were collected through classroom observations, semi-structured interviews, and document analysis. The credibility of the findings was enhanced through data triangulation by comparing information obtained from multiple data sources. The data were analyzed using Braun and Clarke’s thematic analysis. The findings revealed that technology integration was implemented through the use of YouTube, Quizizz, audio recordings, smartphones, and other digital media during listening instruction. Contextual learning was reflected in authentic listening activities related to students’ daily experiences, encouraging active participation through classroom discussions, responses to teachers’ questions, completion of listening tasks, and peer collaboration. However, several challenges were identified, including unstable internet connections, limited technological facilities, and difficulties in understanding native-speaker pronunciation. The study concludes that integrating technology with contextual learning creates a more interactive, meaningful, and engaging listening learning environment while providing practical insights for English teachers in designing technology-supported listening instruction.