Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : PEDAGOGY

KONGRUENSI SEGIEMPAT (Dikaji Berdasarkan Kongruensi Segitiga) Saila, Nurul
PEDAGOGY Vol 2 No 1 (2015): JURNAL PEDAGOGY VOL.2 NO.1 JANUARI 2015
Publisher : PEDAGOGY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kongruensi segiempat masih mengacu pada definisi kongruensi poligon. Segiempat dapat dibentuk dari dua segitiga dengan sebuah sisi sekutu (diagonal). Untuk menunjukkan dua segitiga kongruen, terdapat dua postulat dan satu teorema yang bisa digunakanyaitu (1) postulat sisi-sudutsisi, (2) postulat sudut-sisi-sudut dan (3) Teorema sisi-sisi-sisi. Kajian teori ini bertujuan untuk merumuskan teorema yang dapat digunakan untuk menunjukkan segiempat-segiempat kongruen.  Dari kajian ini disimpulkan bahwa dua segiempat kongruen jika terdapat suatu korespondensi diantara titik-titik puncaknya sedemikian sehingga: (1) tiga sisi dan dua sudut yang diapit oleh sisi-sisi itu dari segiempat pertama kongruen dengan bagian-bagian yang berkorespondensi dari segiempat kedua. (2) dua sisi yang bersisian dan diagonal yg ditarik dari titik potong kedua sisi itu, dua sudut yang diapit oleh sisi-sisi itu dari segiempat pertama kongruen dengan bagian-bagian yang berkorespondensi dari segiempat kedua. (3) dua sisi yang berhadapan dan diagonal serta sudut-sudut yang dibentuk oleh diagonal dengan sisi-sisi itu dari segiempat pertama kongruen dengan bagian-bagian yang berkorespondensi dari segiempat kedua.(4) dua sudut yang berhadapan dan diagonal serta sudut-sudut yang dibentuk oleh diagonal dan terletak pada sisi yang sama dari diagonal segiempat pertama kongruen dengan bagian-bagian yang berkorespondensi dari segiempat kedua.(5) keempat sisi dan satu diagonal segiempat pertama kongruen dengan bagian-bagian yang berkorespondensi dari segiempat kedua. 
METODE ELIMINASI DAN SUBSTITUSI DALAM MENYELESAIKAN SISTEM PERSAMAAN KUARDRATIK IRISAN KERUCUT Saila, Nurul
PEDAGOGY Vol 1 No 1 (2014): JURNAL PEDAGOGY VOL.1 NO.1 JANUARI 2014
Publisher : PEDAGOGY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode eliminasi dan metode substitusi adalah metode-metode yang biasa digunakan untuk menyelesaikan suatu sistem persamaan linier. Menyelesaikan system persamaan linier dengan dua variable x dan y dengan metode substitusi adalah dengan mengubah suatu persamaan dalam system menjadi x = (dalam y) atau y = (dalam x) kemudian mensubstitusikannya pada persamaan yang lain. Sedangkan menyelesaikan system persamaan linier dengan dua variable x dan y dengan metode eliminasi adalah dengan mengeliminir satu variable untuk mendapatkan nilai variable kedua, kemudian mensubstitusikan nilai variable yang didapat ke salah satu persamaan dalam system untuk mendapatkan nilai variable yang lain. Sistem persamaan kuadratik irisan kerucut adalah sistem persamaan yang memuat persamaan kuadratik irisan kerucut yang banyaknya berhingga. Persamaan Kuadratik irisan Kerucut adalah persamaan kurva yang merupakan hasil perpotongan antara sebuah bidang dengan kerucut. Persamaan Kuadratik Irisan Kerucut merupakan persamaan kuadrat dengan dua variable x dan y, yaitu: , dimana A, B, C, D, E, FR dan A, B, C tidak sama dengan nol pada waktu yang sama. Menyelesaikan system persamaan kuadratik irisan kerucut dengan metode substitusi adalah dengan mengubah suatu persamaan dalam system menjadi x = (dalam y) atau y = (dalam x) kemudian mensubstitusikannya pada persamaan yang lain. Sedangkan menyelesaikan system persamaan kuadratik dengan metode eliminasi adalah dengan mengeliminir satu suku yang mengandung x atau y atau xy atau x2 atau y2 kemudian mengubah persamaan kuadratik atau persamaan linier yang didapat menjadi x = (dalam y) atau y = (dalam x) dan mensubstitusikannya pada salah satu persamaan dalam system