Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Implementasi Kurikulum Merdeka melalui Program Madrasah Ramah Anak untuk Meningkatkan Literasi Siswa pada Madrasah di Kabupaten Lombok Timur Hulaimi, Ahmad
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 11 No 1 (2024): Maret
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i1.2462

Abstract

Perubahan kurikulum di Indonesia sering dimaknai dengan perubahan kekuasaan melalui Kementerian pendidikan yang berbeda-beda yang berimplikasi membuat kebijakan yang berbeda-beda pula. Hal ini terjadi karena belum optimalnya satuan pendidikan melaksanakan kurikulum tertentu untuk dioperasionalkannya. Di satu sisi perubahan kurikulum merupakan suatu keniscayaan disebabkan perubahan dan tantangan zaman yang berbeda-beda. Oleh sebab itu kurikulum merupakan jawaban dari tantangan dan perubahan zaman tersebut, maka dari itu sangat wajar jika kurikulum memang harus selalu berubah sebagai suatu respon. Oleh sebab itu perubahan kurikulum tidak hanya pada aspek teoritis tetapi juga implementasi dan implikasi kurikulum tersebut harus mampu mengubah dan meningkatkan program-program dalam satuan pendidikan tersebut, salah satunya adalah program Madrasah Ramah Anak. Program ini sebagai bentuk implementasi kurikulum merdeka untuk meningkatkan literasi anak dengan cara membentuk iklim dan budaya madrasah yang menyebabkan anak senang dan betah berada di lingkungan madrasah. Dalam konteks pendidikan madrasah di kabupaten Lombok Timur, implementasi kurikulum merdeka melalui program Madrasah Ramah Anak akan memberikan pemahaman mendalam tentang sejauh mana kurikulum ini telah berhasil mencapai tujuan pendidikan literasi. Dengan demikian, hasil evaluasi dapat memberikan landasan untuk perbaikan lebih lanjut, memastikan bahwa pendidikan di madrasah dapat memberikan pendidikan berkualitas yang sesuai dengan visi kurikulum merdeka.
Implementasi Penggunaan Modul Ajar Pada Pembelajaran Berdisferensiasi dalam Upaya Peningkatan Literasi Siswa di Madrasah Hulaimi, Ahmad; Hadi Saputra, Heri; Halimatuzzuhrotulaini, Baiq
Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial Vol. 22 No. 1 (2024): Pendidikan Islam dan Isu-isu Sosial
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah IAI Hamzanwadi NW Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/tadib.v22i1.1551

Abstract

Kondisi literasi di kabupaten Lombok Timur masih cukup memprihatinkan jika dibandingkan dengan tingkat literasi secara nasional hal tersebut bisa kita lihat dari beberapa hasil raport pendidikan secara nasional, tetapi pada tataran kedaerahan tingkat literasi kabupaten Lombok Timur mengalami peningkatan walaupun agak lambat, hal ini disebabkan karena berbagai faktor, baik internal sekolah itu sendiri maupun faktor eksternal. Penelitian ini mencoba melihat dalam implementasi kurikulum merdeka penggunaan modul ajar diharapkan mampu meningkatkan literasi siswa di Madrasah Ibtidaiyah di kabupaten Lombok Timur melalui kegiatan pembelajaran berdisferensiasi. Prinsip pembelajaran tersebut menekankan tingkat kemampuan siswa dan gaya belajarnya yang keduanya dapat diketahui melalui asessmen. Oleh sebab itu pembelajaran dan asessmen merupakan langkah satu kesatuan yang dilakukan oleh guru-guru untuk melihat tingkat kemampuan siswa yang berbeda-beda yang lantas diimplementasikan ke dalam pembelajaran berdisferensiasi yang selanjutnya proses pembelajarannya disusun menggunakan modul ajar agar sesuai dengan prinsip-prinsip pembelajaran berdisferensiasi. Hal ini dapat kita lihat pada Madrasah Ibtidaiyah di Kabupaten Lombok Timur yang sudah mengimplementasikan modul ajar pada pembelajaran berdisferensiasi.
Studi Efektifitas Metode ABaBta Dalam Pembelajaran Literasi Siswa Kelas Rendah MI Lombok Timur Hulaimi, Ahmad
BADA'A: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : Fakultas Tarbiah Institut Agama Islam (IAI) Hamzanwadi Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/badaa.v4i1.581

Abstract

Pembelajaran adalah aktivitas di kelas yang dilakukan oleh guru dengan peserta didik sehingga menimbulkan interaksi baik antara guru, peserta didik, sumber belajar dan lingkungan yang ada, sehingga peserta didik tidak hanya menjadi obyek tapi aktor, begitu juga denga guru tidak hanya satu-satunya sumber belajar, tapi lebih kepada penunjuk, pengarah dan pendidik. Pembelajaran tersebut akan efektif apabila disertai dengan penguasaan metode pembelajaran yang baik bagi guru. Ada pepatah pendidikan yang sering kita dengar, yakni : Materi pembelajaran adalah sesuatu yang penting, tetapi metode pembelajaran jauh lebih penting dari pada materi pembelajaran; Metode pembelajaran adalah sesuatu yang penting, tetapi guru jauh lebih penting dari pada metode pembelajaran; Guru adalah sesuatu yang penting, tetapi jiwa guru jauh lebih penting dari seorang guru itu sendiri. Pernyataan tersebut menunjukkan urgensinya metode dalam pembelajaran, begitu juga dengan gurunya karena core learning ada pada guru itu sendiri, tapi jika guru kurang menguasai metode pembelajaran, maka bisa dipastikan pembelajaran tersebut akan monoton dan menyebabkan siswa akan bosan dalam belajar. Metode ABaBta merupakan metode yang dipergunakan oleh guru dalam pembelajaran anak didik di tingkat dasar MI/SD. ABaBta singkatan dari (Amati, Dengar, Baca, dan Ceritakan) adalah akronim dari konsep pembelajaran yang ada dalam pendidikan pondok pesantren di Lombok Timur yakni Adabte (bahasa sasak : perilaku kita). Makna inilah yang menginspirasi terbentuknya metode ABaBta yang akan digunakan dalam pembelajaran literasi di Madrasah Ibtidaiyah yang ada di Kabupaten Lombok Timur. Dalam beberapa studi pendahuluan ditemukan tingkat literasi dasar di Madrasah Ibtidaiyah di Kabupaten Lombok Timur masih tinggi yang mencakup literasi baca-tulis khususnya di kelas rendah yakni kelas 1 s/d 3, hal ini menjadi problem pendidikan karena baca-tulis saja sudah bermasalah apalagi pada tingkatan selanjutnya. Persoalan tersebut disebabkan banyak faktor salah satunya adalah pendekatan dan penggunaan metode dalam pembelajaran yang belum efektif diterapkna oleh guru. Dalam studi ini peneliti ingin menggali dan melihat bagaimana studi efektifitas metode ABaBta dalam pembelajaran literasi siswa kelas rendah MI Lombok Timur.
Pengaruh Gender Dan Motivasi Terhadap Kemampuan Literasi Dasar Yang Inklusif Pada Siswa Madrasah Ibtidaiyah Di Kabupaten Lombok Timur Siti Nurul Fitriani; Hulaimi, Ahmad
BADA'A: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Tarbiah Institut Agama Islam (IAI) Hamzanwadi Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/badaa.v5i1.928

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh yang positif dan signifikan antara: a) gender dan kemampuan literasi dasar membaca siswa, b) motivasi dengan kemampuan literasi dasar membaca siswa, c) gender dan motivasi secara bersama-sama dengan kemampuan literasi dasar membaca siswa. Penelitian ini merupakan peneliatian ex post facto dengan analisis korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa Madrasah Ibtidaiyah kelas III di 5 Kecamatan Kabupaten Lombok Timur sedangkan sampel penelitiannya dilakukan di masing-masing 1 MI di tiap kecamatan yaitu siswa Kelas Rendah MI Hamzanwadi No. 01 Pancor (Kecamatan Selong), MI NW Korleko (Kecamatan Labuhan Haji), MI 2 Boro’ Tumbuh (Kecamatan Suralaga), MI NW Sukamulia (Kecamatan Sukamulia), dan di MI Yadinu 4 Masbagik (Kecamatan Masbagik). Sampel total berjumlah 136 siswa yang terdiri dari 71 siswa laki-laki dan 65 siswa perempuan. Instrumen penelitian yang digunakan adalah dokumentasi tes literasi dasar membaca siswa, angket untuk motivasi, dan data pribadi siswa untuk gender. Uji validitas dihitung dengan Korelasi Pearson Product Moment, serta Reliabilitas dihitung dengan teknik konsistensi internal Alpha Croanbach dengan bantuan aplikasi SPSS Version 25. Analisis data akan dimulai dengan melakukan uji asumsi klasik yaitu uji multikolinieritas, autokorelasi heteroskedastisitas, dan uji normalitas. Selanjutnya akan dilakukan uji hubungan antar variabel dengan menggunakan korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: a) Ada pengaruh positif dan signifikan (p = 0,000 < 0,05) gender terhadap kemampuan literasi dasar membaca siswa kelas III MI di Kabupaten Lombok Timur; 2) Ada pengaruh positif dan signifikan (p = 0,000 < 0,05) motivasi terhadap kemampuan literasi dasar membaca siswa kelas III MI di Kabupaten Lombok Timur; dan 3) Ada pengaruh yang positif dan signifikan (p = 0,000 < 0,05) antara motivasi dan gender terhadap kemampuan literasi dara membaca siswa kelas III MI di Kabupaten Lombok Timur. Kata Kunci : Gender, Motivasi, Kemampuan Literasi Dasar Membaca
Pemahaman Masyarakat Terhadap Keputusan Menjadi Nasabah Di Lembaga Keuangan Syariah (Studi Kasus Di Bmt Al-Hidayah Kotaraja Kecamatan Sikur) Sanwani; Muhammad Wildan; Ahmad Hulaimi
REFORM : Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya Vol. 6 No. 03 (2023): REFORM : Jurnal Pendidikan, Sosial, & Budaya
Publisher : YAYASAN HAMJAH DIHA bekerjasama dengan PENA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70004/reform.v6i03.100

Abstract

Bahan ajar yang kurang relevan dengan kebutuhan peserta didik dapat mempengaruhi efektivitas belajar, sehingga perlu pengembangan bahan ajar sesuai perkembangan teknologi untuk mencapai tujuan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kelayakan bahan ajar e-book berbasis scientific approach, menganalisis efektivitas, dan kepraktisan respon peserta didik terhadap bahan ajar e-book. Jenis penelitian ini yaitu penelitian pengembangan (Research & Development) dengan model 4D dari Thiagarajan yang meliputi define, design, develop, dan disseminate. Instrumen validitas produk diperoleh dari ahli materi, ahli bahasa, dan ahli grafis. Penelitian memperlihatkan (1) kelayakan pengembangan e-book “sangat layak” berdasarkan hasil rata-rata penilaian dari validator sebesar 90,33% yaitu validitas materi sebesar 97%, validitas bahasa sebesar 83%, dan validitas grafis sebesar 91%. (2) efektivitas bahan ajar e-book menunjukan rata-rata respon belajar kelas eksperimen sebesar 93,71% yang sebelumnya sebesar 90,33%, (3) bahan ajar e-book dinilai praktis karena mampu mempermudah peserta didik dan mendukung KBM berdasarkan hasil penelitian respon peserta didik sebesar 93,53% dengan kriteria “sangat praktis” dari sebelumnya 93,13%. Berdasarkan hasil persentase bahan ajar e-book berbasis scientific approach efektif dan dinyatakan “sangat layak”sebagai sumber belajar peserta didik.
PELATIHAN TENTANG HAND SKILL DAN PENINGKATAN KREATIVITAS MASYARAKAT DENGAN MEMANFAATKAN POTENSI-POTENSI KEDAERAHAN DI DESA PEMENANG BARAT KECAMATAN PEMENANG KABUPATEN LOMBOK UTARA PROPINSI NUSA TENGGARA BARAT Muhibuddin Abdul Aziz, H. Hudatullah; Hulaimi, Ahmad
Al-Madani: Jurnal Pengabdian Pada MAsyarakat Vol 1 No 2 (2022): Desember: Al-Madani (Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat)
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.147 KB) | DOI: 10.37216/al-madani.v1i2.785

Abstract

Pemberdayaan masyarakat memprioritaskan partisipasi masyarakat dalam proses pengambilan keputusan sekaligus mengembangkan kontrol publik atas implementasi dari keputusan-keputusan publik. Dengan demikian, dalam pemberdayaan masyarakat ditekankan adanya keutamaan politik. Politik dalam rangka pemberdayaan masyarakat ini merupakan transformasi politik ke dalam tindakan nyata, khususnya demokrasi hadir dalam hidup sehari-hari. Melalui penerapan demokrasi musyawarah mufakat setiap warga desa berkesempatan untuk berpartisipasi dalam pembangunan sesuai konteks hidupnya masing-masing. Dengan demikian, demokrasi memberi ruang bagi anggota masyarakat dalam melindungi dan memperjuangkan kepentingan mereka. Pemberdayaan memang sebuah proses.  kemampuan akses kesejahteraan, dan kemampuan kultur serta politis. Ketiga aspek tersebut dikaitkan dengan empat dimensi kekuasaan, yaitu: ‘kekuasaan di dalam’ (power within), ‘kekuasaan untuk’ (power to), ‘kekuasaan atas’ (power over) dan ‘kekuasaan dengan (power with). Dalam kontek ilmiah hal ini disebut Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang dilakukan di Desa pemenang Barat Kecamatan Pemenang Kabupaten Lombok Utara. Lokasi pengabdian tersebut merupakan sebuah wilayah yang posisinya dekat dengan pantai, sehingga tidak jarang penduduknya bermata pencaharian nelayan di samping banyak juga yang bermata pencaharian lainnya. Problem yang menghinggapi masyarakat tersebut adalah kurangnya kreatifitas masyarakat dalam mengembangkan potensi-pontensi yang dimilikinya, hal ini terjadi karena beberapa masalah. Pengabdian inilah diharapkan membawa program-program pemberdayaan masyarakat sehungga mereka mampu meningkatkan taraf kesejahterannya.
Persepsi Guru Pendidikan Agama Islam Terhadap Kebijakan Kurikulum Merdeka: : Studi Fenomenologi Di Sekolah Dan Madrasah Hulaimi, Ahmad; Maimun; Winengan; Lubna
Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial Vol. 23 No. 1 (2025): Pendidikan Islam dan Isu-isu Sosial
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah IAI Hamzanwadi NW Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/tadib.v23i1.2251

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami secara mendalam persepsi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) terhadap implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah dan madrasah. Dengan menggunakan pendekatan fenomenologi, penelitian ini mengeksplorasi pengalaman subjektif para guru PAI, serta memaknai bagaimana mereka memahami, merasakan, dan merespons perubahan kurikulum yang signifikan ini. Melalui pengumpulan data kualitatif, penelitian ini tidak hanya mengidentifikasi tantangan dan peluang yang dihadapi oleh guru, tetapi juga menggali makna yang lebih dalam dari pengalaman mereka dalam konteks pendidikan yang sedang bertransformasi. Melalui analisis mendalam terhadap pengalaman para guru PAI, penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi mereka terhadap Kurikulum Merdeka sangat dipengaruhi oleh konteks sekolah dan madrasah masing-masing. Faktor-faktor seperti dukungan manajemen, pelatihan yang tersedia, serta budaya sekolah berperan penting dalam menentukan keberhasilan implementasi kurikulum. Oleh karena itu, penting bagi pemangku kepentingan di bidang pendidikan untuk memperhatikan aspek-aspek ini dalam merancang kebijakan dan program yang mendukung guru dalam proses pengajaran. Jadi, penelitian ini memberikan wawasan yang berharga mengenai persepsi guru PAI terhadap implementasi Kurikulum Merdeka. Meskipun terdapat tantangan yang signifikan, banyak guru yang melihat perubahan ini sebagai peluang untuk meningkatkan kualitas pengajaran mereka. Dengan dukungan yang tepat dan kolaborasi yang efektif, diharapkan implementasi Kurikulum Merdeka dapat memberikan dampak positif terhadap pembelajaran siswa di sekolah dan madrasah. Penelitian ini menekankan perlunya pendekatan yang holistik dan inklusif dalam mengimplementasikan kebijakan kurikulum, serta pentingnya mendengarkan suara para guru sebagai ujung tombak pendidikan.
Evaluasi Program Madrasah Ramah Anak Dalam Kurikulum Merdeka Pada Madrasah Ibtidaiyah Di Nusa Tenggara Barat Siti Nurul Fitriani; Ahmad Hulaimi; Muh. Samsul Anwar
BADA'A: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 7 No. 2 (2025): Badaa: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Fakultas Tarbiah Institut Agama Islam (IAI) Hamzanwadi Pancor Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/badaa.v7i2.2359

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi implementasi program Madrasah Ramah Anak (MRA) di beberapa Madrasah Ibtidaiyah di NTB menggunakan model evaluasi Countenance Stake. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang dianalisis dalam aspek kebijakan, fasilitas pendukung, sumber daya manusia, implementasi kebijakan, partisipasi siswa, dan hasil program. Proses wawancara dilakukan dengan kepala madrasah, guru, siswa, dan pengawas di MIN 1 Lombok Tengah, MI Hamzanwadi 1 Pancor, MIN 1 Sumbawa, MIN 2 Sumbawa, MIN 3 Sumbawa, dan MIN 4 Sumbawa. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kebijakan MRA telah disosialisasikan, namun pelatihan untuk guru masih minim dan sebagian besar inisiatif berasal dari guru sendiri. Guru secara aktif menerapkan prinsip ramah anak melalui pembelajaran berdiferensiasi dan pendekatan inklusif, meskipun pelaksanaan belum sepenuhnya sistematis. Fasilitas pendukung seperti toilet bersih dan ruang bermain tersedia, namun belum optimal. Partisipasi siswa dalam kegiatan seperti literasi Al-Qur'an dan doa bersama cukup aktif. Dampak program terlihat pada penurunan kasus bullying, peningkatan kenyamanan siswa, dan penguatan hubungan sosial. Kendala utama mencakup keterbatasan pelatihan, pemahaman orang tua yang bervariasi, dan kurangnya dukungan fasilitas,dan penerimaan siswa berkebutuhan khusus. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan pelatihan guru, optimalisasi fasilitas pendukung, dan penguatan kolaborasi antara madrasah dan masyarakat untuk meningkatkan keberhasilan program.
THE ROLE OF ENTREPRENEURSHIP IN INCREASING THE INTEREST OF ISLAMIC ECONOMICS STUDENTS IN LOCAL FOOD PROCESSING PRODUCTS INDEPENDENT INNOVATION Nur Aini; Ahmad Hulaimi; Suci Canda Ati; Veni Edrian; Gina Elfida
JURNAL ILMIAH EDUNOMIKA Vol. 9 No. 2 (2025): EDUNOMIKA
Publisher : ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jie.v9i2.17048

Abstract

The research entitled the role of entrepreneurship in increasing the interest of Islamic economics students in local food products based on independent innovation, aims to analyze the role of entrepreneurship in increasing the interest of Islamic Economics students in local food products based on independent innovation. The location of the research in terms of theoretical learning was carried out in the area of ​​the University of Muhammadiyah Mataram Campus and its surroundings, including the Taman Udayana area as the center of student entrepreneurial activities. The method used is a descriptive qualitative approach with data collection techniques through observation, in-depth interviews, and documentation of students who are active in Student Activities in terms of entrepreneurship with students who collaborate with mothers who already have local food product brands. The results of the study show that the application of entrepreneurial values ​​such as innovation, creativity, and courage to take risks, significantly contribute to growing student interest in business. Bazaar activities, business training, and involvement in business incubator programs on campus also encourage the emergence of local food-based business ideas such as processed corn, cassava, and palm water or sweet palm wine. In addition, understanding the principles of Islamic economics provides an ethical foundation in their business practices. This study concludes that entrepreneurship plays an important role in shaping students' independent mindset and encouraging the development of sustainable and competitive local food products. Keywords: Entrepreneurship, Interest, Students, Products, Food
Membangun Strategi Pengembangan Wisata Kuliner Halal di Mepet Sawah Tempos: Perspektif Stakeholder: Developing a Halal Culinary Tourism Development Strategy in Mepet Sawah Tempos: A Stakeholder Perspective Dewi, Novi Yanti Sandra; Hulaimi, Ahmad; Abdillah, Muhammad Zaki; Aqodiah; Said, Khaeruddin
Economic and Education Journal (Ecoducation) Vol. 7 No. 2 (2025): Economic and Education Journal (Ecoducation)
Publisher : Pendidikan Ekonomi, Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/ecoducation.v7i2.1673

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan wisata kuliner halal di Mepet Sawah Tempos Kabupaten Lombok Barat berdasarkan perspektif stakeholder. Seiring dengan meningkatnya permintaan wisata kuliner halal, penelitian ini berupaya mengidentifikasi potensi, faktor pendukung dan penghambat, serta peran stakeholder dalam mengembangkan sektor wisata kuliner halal secara berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus, dimana data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, studi dokumentasi, dan Focus Group Discussion (FGD) dengan berbagai stakeholder, yaitu pelaku usaha kuliner, pengelola wisata, pemerintah desa, tokoh masyarakat, akademisi, dan wisatawan atau konsumen. Teknik analisis data dilakukan secara tematik untuk mengidentifikasi pola temuan dan strategi pengembangan yang dapat diimplementasikan. Penelitian ini menghasilkan model strategi pengembangan wisata kuliner halal berbasis stakeholder engagement, integrasi prinsip ekonomi syariah, pemanfaatan potensi lokal, dan optimalisasi pemasaran digital. Model ini diharapkan dapat memperkuat daya saing wisata halal di kawasan pedesaan serta memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi syariah yang inklusif dan berkelanjutan.