Eka Dian Aprilia
Department Of Psychology, Universitas Syiah Kuala, Aceh, Indonesia

Published : 36 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Ecopsy

Hubungan antara hardiness dengan burnout pada perawat rawat inap di rumah sakit 'X' Aceh Eka Dian Aprilia; Dewi Yulianti
Jurnal Ecopsy Vol 4, No 3 (2017): JURNAL ECOPSY
Publisher : Psychology Study Program, Faculty of Medicine, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.531 KB) | DOI: 10.20527/ecopsy.v4i3.4296

Abstract

ABSTRAKPerawat rawat inap merupakan perawat yang bekerja di unit pelayanan rawat inap dan memiliki interaksi yang lebih intens dengan pasien dalam menjalankan tugas keperawatan, sehingga rentan mengalami stres yang berpotensi meningkatkan terjadinya burnout. Salah satu faktor yang dapat menurunkan burnout adalah hardiness. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara hardiness dengan burnout pada perawat rawat inap di Rumah Sakit ‘X’ Aceh. Subjek penelitian ini adalah perawat rawat inap di Rumah Sakit ‘X’ Aceh yang berjumlah 114 orang. Metode pengumpulan data menggunakan skala hardiness sebanyak 20 aitem dan skala burnout sebanyak 27 aitem. Analisis data menggunakan teknik korelasi Pearson dengan koefisien korelasi r=-0,560 dan p = 0,00 (p<0,01). Hasil penelitian menunjukkan terdapat korelasi negatif signifikan antara hardiness dengan burnout pada perawat rawat inap di Rumah Sakit ‘X’ Aceh. Artinya semakin tinggi hardiness, maka semakin rendah burnout dan sebaliknya semakin rendah hardiness, maka semakin tinggi burnout pada perawat rawat inap di Rumah Sakit ‘X’ Aceh.Kata kunci: Hardiness, Burnout, Perawat Rawat Inap  ABSTRACTInpatient nurse is nurse who work in unit inpatient care and having the interaction that more intense with patients in performing their duties nursing, so that vulnerable suffered the stress that potentially increase burnout. One factor that can reduce the tendency of burnout is hardiness. This research aims to understand the relationship between hardiness and burnout among nurses inpatient care in mental hospital Aceh. The subject of this research is nurse hospitalization in hospital ‘X’ Aceh which consist of 114 people. Methods of the data collection used a hardiness scale which consisted of 20 items and the burnout scale which consisted of 27 items. Analysis of the data used Pearson technique with correlation coefficient r=-0,560 and p=0,00 (p<0,01). The result showed there was a negative significant correlation between hardiness and burnout among nurses inpatient care in hospital ‘X’ Aceh. it means that, the higher hardiness, the lower of burnout, and instead the lower hardiness, the higher of burnout among nurses inpatient care in a hospital ‘X’ Aceh. Keywords: hardiness, burnout, inpatient nurse
Gaya hidup hedonisme dan impulse buying pada mahasiswa Eka Dian Aprilia; Ryan Mahfudzi
Jurnal Ecopsy Vol 7, No 2 (2020): JURNAL ECOPSY
Publisher : Psychology Study Program, Faculty of Medicine, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ecopsy.v7i2.7390

Abstract

Impulse buying adalah pembelian tidak rasional dan diasosiasikan dengan pembelian yang cepat dan tidak direncanakan, diikuti oleh adanya konflik pikiran serta dorongan emosional. Salah satu faktor yang dapat memengaruhi impulse buying adalah gaya hidup hedonisme. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan gaya hidup hedonisme dengan impulse buying pada mahasiswa di Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan kriteria sampel laki-laki dan perempuan, berusia 18 hingga 21 tahun, dan berkuliah di Banda Aceh. Teknik pengambilan sampel menggunakan kuota sampling. Analisis data menggunakan teknik korelasi Pearson yang menunjukkan nilai signifikansi (p)= 0,00 (p<0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara gaya hidup hedonisme dan impulse buying pada mahasiswa di Banda Aceh. Hal ini mengindikasikan semakin tinggi gaya hidup hedonisme maka semakin tinggi pula impulse buying ataupun sebaliknya.