Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Meningkatkan Literasi Keuangan Petani Desa Walahar Melalui Program Pemberdayaan Masyarakat Dwirayani, Dina; Umam, Khoerul
Jurnal Pintar Abdimas Vol 3 No 1 (2023): Volume 3 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertanian merupakan sumber mata pencaharian utama bagi mayoritas penduduk, khususnya di pedesaan,sektor pertanian memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia dan kontribusinya terhadap pengentasan kemiskinan, namun menghadapi tantangan seperti rendahnya literasi keuangan dan manajemen di kalangan petani kecil. Di Desa Walahar, sebagian besar petani memiliki lahan kurang dari 0,5 hektare dan tergolong dalam kategori sosial ekonomi D dan E, dengan pengeluaran bulanan di bawah Rp1,25 juta. Hal ini menegaskan pentingnya program peningkatan literasi keuangan guna mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkan literasi keuangan dan keterampilan manajemen keuangan petani. Metode pengabdian masyarakat yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, melalui wawancara mendalam dan survei komprehensif untuk mengevaluasi dampak program. Program ini bertujuan meningkatkan kemampuan pencatatan dan manajemen keuangan para petani, sehingga mereka dapat mengadopsi praktik pengelolaan yang lebih efisien. Hasil dari program ini menunjukkan bahwa peningkatan literasi keuangan di kalangan petani tidak hanya meningkatkan kemampuan mereka dalam mengelola keuangan, tetapi juga berpotensi mendukung keberlanjutan ekonomi dalam jangka panjang, baik di tingkat lokal maupun nasional.
Mendobrak stigma angka : perubahan persepsi guru dalam pembelajaran matematika dengan metode GASING Umam, Khoerul; Naswardi; Ahmad Said
Jurnal Penelitian dan Penilaian Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka bekerjasama dengan Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI).

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jppp.v7i2.19777

Abstract

Purpose: This study explores the extent to which GASING can contribute to a more creative quality of mathematics learning. Design Research: This study used a mixed-method approach to clarify quantitative data with qualitative data. Data analysis used descriptive data for quantitative data, while thematic analysis was used for qualitative data. The results show that teachers who have been trained and implemented the GASING method have a positive perspective on the quality of mathematics learning. Teachers view mathematics as no longer a matter of formulas and memorization, but rather a learning process structured around various activities that encourage students to be more active. The impact is evident in the increasingly enjoyable quality of mathematics learning because students are encouraged to move, sing, and learn mathematics simultaneously. This creates a fun and enjoyable mathematics learning experience.   Purpose : penelitian ini mengeksplorasi sejauhmana GASING dapat berkontribusi terhadap kualitas pembelajaran matematika yang lebih kreatif. Design Research. Penelitian ini menggunakan mixed-method yang untuk mengklarifikasi data kuantitatif dengan data kualitatif. Analisis Data penelitian menggunakan data deskriptif untuk kuantitatif sedangkan tematik analisis digunakan untuk menganalisis data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru – guru yang telah dilatih dan mengimplementasikan metode GASING memiliki perspektif yang positif terhadap kualitas pembelajaran matematika. Guru memandang matematika tidak lagi rumus dan hafalan melainkan suatu pembelajaran yang dibungkus dalam kerangka berbagai kegiatan yang mendorong siswa untuk lebih aktif. Dampaknya terlihat dari kualitas pembelajaran matematika yang semakin menyenangkan karena siswa diajak bergerak, bernyanyi dan belajar matematika dalam kerangka waktu yang sama. Hal ini menimbulkan suatu pengalaman pembelajaran matematika yang asik dan menyenangkan.