Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Meningkatkan Literasi Keuangan Petani Desa Walahar Melalui Program Pemberdayaan Masyarakat Dwirayani, Dina; Umam, Khoerul
Jurnal Pintar Abdimas Vol 3 No 1 (2023): Volume 3 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertanian merupakan sumber mata pencaharian utama bagi mayoritas penduduk, khususnya di pedesaan,sektor pertanian memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia dan kontribusinya terhadap pengentasan kemiskinan, namun menghadapi tantangan seperti rendahnya literasi keuangan dan manajemen di kalangan petani kecil. Di Desa Walahar, sebagian besar petani memiliki lahan kurang dari 0,5 hektare dan tergolong dalam kategori sosial ekonomi D dan E, dengan pengeluaran bulanan di bawah Rp1,25 juta. Hal ini menegaskan pentingnya program peningkatan literasi keuangan guna mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkan literasi keuangan dan keterampilan manajemen keuangan petani. Metode pengabdian masyarakat yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, melalui wawancara mendalam dan survei komprehensif untuk mengevaluasi dampak program. Program ini bertujuan meningkatkan kemampuan pencatatan dan manajemen keuangan para petani, sehingga mereka dapat mengadopsi praktik pengelolaan yang lebih efisien. Hasil dari program ini menunjukkan bahwa peningkatan literasi keuangan di kalangan petani tidak hanya meningkatkan kemampuan mereka dalam mengelola keuangan, tetapi juga berpotensi mendukung keberlanjutan ekonomi dalam jangka panjang, baik di tingkat lokal maupun nasional.
Mendobrak stigma angka : perubahan persepsi guru dalam pembelajaran matematika dengan metode GASING Umam, Khoerul; Naswardi; Ahmad Said
Jurnal Penelitian dan Penilaian Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka bekerjasama dengan Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI).

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jppp.v7i2.19777

Abstract

Purpose: This study explores the extent to which GASING can contribute to a more creative quality of mathematics learning. Design Research: This study used a mixed-method approach to clarify quantitative data with qualitative data. Data analysis used descriptive data for quantitative data, while thematic analysis was used for qualitative data. The results show that teachers who have been trained and implemented the GASING method have a positive perspective on the quality of mathematics learning. Teachers view mathematics as no longer a matter of formulas and memorization, but rather a learning process structured around various activities that encourage students to be more active. The impact is evident in the increasingly enjoyable quality of mathematics learning because students are encouraged to move, sing, and learn mathematics simultaneously. This creates a fun and enjoyable mathematics learning experience.   Purpose : penelitian ini mengeksplorasi sejauhmana GASING dapat berkontribusi terhadap kualitas pembelajaran matematika yang lebih kreatif. Design Research. Penelitian ini menggunakan mixed-method yang untuk mengklarifikasi data kuantitatif dengan data kualitatif. Analisis Data penelitian menggunakan data deskriptif untuk kuantitatif sedangkan tematik analisis digunakan untuk menganalisis data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru – guru yang telah dilatih dan mengimplementasikan metode GASING memiliki perspektif yang positif terhadap kualitas pembelajaran matematika. Guru memandang matematika tidak lagi rumus dan hafalan melainkan suatu pembelajaran yang dibungkus dalam kerangka berbagai kegiatan yang mendorong siswa untuk lebih aktif. Dampaknya terlihat dari kualitas pembelajaran matematika yang semakin menyenangkan karena siswa diajak bergerak, bernyanyi dan belajar matematika dalam kerangka waktu yang sama. Hal ini menimbulkan suatu pengalaman pembelajaran matematika yang asik dan menyenangkan.
Leveraging GASING pedagogy and AI adoption to enhance problem-solving skills: The mediating roles of learning motivation and mathematical creativity Umam, Khoerul; Susandi, Ardi Dwi; Surya, Yohanes
Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 17 No 2 (2026): Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Islam Raden Intan Lampung, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ajpm.v17i2.29171

Abstract

Purpose: The rapid integration of Artificial Intelligence (AI) into mathematics education risks fostering "cognitive offloading," in which students passively rely on automated answers rather than developing critical reasoning. Despite this growing concern, prior studies have largely ignored how combining AI with structured, high-impact pedagogy might prevent this technological dependency. Addressing this gap, this study evaluates how integrating GASING pedagogy with AI tools enhances problem-solving proficiency. Specifically, it simplifies complex learning models to investigate how student motivation and mathematical creativity actively mediate the relationship between pedagogy, technology, and cognitive outcomes. Method: Employing an explanatory sequential mixed-methods design, quantitative data were collected from 120 secondary school students (Grade 8, ages 13-14) in Jakarta, Indonesia. The structural relationships were tested using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) via SmartPLS 4. This was followed by a focused qualitative thematic analysis of semi-structured interviews and observations to explain the mechanisms driving the statistical results. Findings: The results confirm a serial mediation model in which GASING Pedagogy positively influences Learning Motivation, which, in turn, enhances Mathematical Creativity. Furthermore, Mathematical Creativity was found to be a significant mediator between AI Adoption and Problem-Solving proficiency. Qualitatively, students perceive the synergy between GASING and AI as simplifying complex tasks and stimulating divergent thinking, positioning human creativity as a critical 'gatekeeper' for validating AI-generated outputs. Significance: This research shifts the discourse from AI dependency toward a distributed cognition framework. Theoretically, it establishes creativity as an essential mediator in digital mathematics pedagogy. In practice, it provides educators with a protocol for balancing automated tools with pedagogical scaffolding, cultivating adaptive problem-solvers capable of rigorous intellectual verification.
Analisis Persepsi Mahasiswa Perguruan Tinggi Cirebon terhadap Penerapan Core Tax Administration System (CTAS) untuk Meningkatkan Kepatuhan Perpajakan di Indonesia Umam, Khoerul; Galbini, Siti Ainun; Fertina, Fertina; Supriyadi, Agung
Jurnal Manajemen dan Penelitian Akuntansi (JUMPA) Vol 19 No 1 (2026): Januari-Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Cendekia Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58431/jumpa.v19i1.420

Abstract

Pajak merupakan salah satu bagian utama dari sumber penerimaan negara, yang dimana hasil perolehannya akan dipergunakan untuk menjalankan berbagai sektor di Indonesia. Lembaga yang berwenang merumuskan dan menjalankan perpajakan, menghadapi berbagai tantangan dalam proses peningkatan kepatuhan pajak. Pemerintah berupaya memperbaiki penerimaan pajak negara dengan mulai mengembangkan inovasi sistem perpajakan baru, yaitu Core Tax Administration System. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi mahasiswa perguruan tinggi Cirebon terhadap penerapan Core Tax Administration System (CTAS) guna meningkatkan kepatuhan perpajakan di Indonesia. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, menggunakan metode survei, dimana mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis sebagai populasi dan mahasiswa program studi akuntansi dan perbankan sebagai sempel. Teknik pengambilan sempel menggunakan Purposive Sampling. Instrumen penelitian merupakan kuesioner tertutup yang berfokus pada persepsi mahasiswa. Sumber data primer yang didapat sebanyak 92 mahasiswa dari program studi akuntansi dan perbankan, sedangkan data sekunder didapat dari referensi jurnal terkait penerapan Core Tax Administration System (CTAS) di Indonesia. Hasil penelitian penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa memiliki persepsi positif, namun beberapa mahasiswa masih terbatas dalam pemahaman Core Tax Administration System (CTAS). Implikasi penelitian menekankan perlunya solusi serta evaluasi oleh pihak terkait dalam mengatasi hambatan dan pendistribusian informasi Core Tax Administration System (CTAS).