Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Penentuan Harga Pokok Produksi Produk Bubur Ayam dengan Metode Variable Costing Umam, Khoerul; Halisa, Siti Nur; Nurfitria, Nurfitria; Renaldi, Natashia; Saputra, Jennifer Villya; Surachman, Ade Elza
Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasekon.v5i2.4869

Abstract

Di Indonesia, bisnis kuliner Usaha Mikro Kecil Menengah semakin maju. Namun, para pelaku usaha masih banyak mengalami kendala, diantaranya adalah dalam menghitung harga pokok produksi. Pengabdian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara langsung dengan usaha bubur ayam Pak Maman. Hasil analisis menunjukkan jumlah biaya produksi Usaha Mikro Kecil dan Menengah Bubur Ayam Pak Maman dalam jangka waktu satu bulan adalah Rp10.200.000,00, dengan HPP per porsi sebesar Rp. 4.533,3. Harga jual produk per porsinya adalah Rp. 10.000, menghasilkan margin keuntungan 120,6%. Metode Variable Costing membantu Usaha Pak Maman dalam menetapkan harga jual yang kompetitif dan meningkatkan efisiensi operasional.
Meningkatkan Literasi Keuangan Petani Desa Walahar Melalui Program Pemberdayaan Masyarakat Dwirayani, Dina; Umam, Khoerul
Jurnal Pintar Abdimas Vol 3 No 1 (2023): Volume 3 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertanian merupakan sumber mata pencaharian utama bagi mayoritas penduduk, khususnya di pedesaan,sektor pertanian memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia dan kontribusinya terhadap pengentasan kemiskinan, namun menghadapi tantangan seperti rendahnya literasi keuangan dan manajemen di kalangan petani kecil. Di Desa Walahar, sebagian besar petani memiliki lahan kurang dari 0,5 hektare dan tergolong dalam kategori sosial ekonomi D dan E, dengan pengeluaran bulanan di bawah Rp1,25 juta. Hal ini menegaskan pentingnya program peningkatan literasi keuangan guna mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkan literasi keuangan dan keterampilan manajemen keuangan petani. Metode pengabdian masyarakat yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, melalui wawancara mendalam dan survei komprehensif untuk mengevaluasi dampak program. Program ini bertujuan meningkatkan kemampuan pencatatan dan manajemen keuangan para petani, sehingga mereka dapat mengadopsi praktik pengelolaan yang lebih efisien. Hasil dari program ini menunjukkan bahwa peningkatan literasi keuangan di kalangan petani tidak hanya meningkatkan kemampuan mereka dalam mengelola keuangan, tetapi juga berpotensi mendukung keberlanjutan ekonomi dalam jangka panjang, baik di tingkat lokal maupun nasional.