p-Index From 2021 - 2026
8.684
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal INSANIA Indonesian Journal of Conservation Khizanah al-Hikmah : Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan MetaKom : Jurnal Kajian Komunikasi Semantik : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Berkala Ilmu Perpustakaan dan Informasi Dharmakarya : Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat Jurnal Kajian Informasi & Perpustakaan Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (Indonesian Journal of Community Engagement) Buletin Perpustakaan Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Panggung Bibliotika : Jurnal Kajian Perpustakaan dan Informasi PROSIDING KOMUNIKASI JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Pustabiblia: Journal of Library and Information Science Nusantara Journal of Information and Library Studies (N-JILS) Khazanah: Jurnal Pengembangan Kearsipan Metahumaniora LINIMASA: JURNAL ILMU KOMUNIKASI Pantun: Jurnal Ilmiah Seni Budaya Jurnal Imam Bonjol : Kajian Ilmu Informasi dan Perpustakaan Info Bibliotheca: Jurnal perpustakaan dan ilmu Informasi Unilib: Jurnal Perpustakaan Jurnal Pewarta Indonesia LIBRIA: Library of UIN Ar-Raniry Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat Informatio: Journal of Library and Information Science ABDI PUSTAKA: Jurnal Perpustakaan dan Kearsipan JPUA: Jurnal Perpustakaan Universitas Airlangga: Media Informasi dan Komunikasi Kepustakawanan Literatify : Trends in Library Development LibTech : Library and Information Science Journal Baitul Ulum: jurnal Ilmu Perpustakaan Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia INSANIA : Jurnal Pemikiran Alternatif Kependidikan Jurnal Ilmiah Multidisiplin (JUKIM) Libraria: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Innovative: Journal Of Social Science Research Midang Philosophiamundi : Journal of Global Humanistic Studies Journal of Innovative and Creativity Pustabiblia: Journal of Library and Information Science Kabuyutan: Jurnal Kajian Iilmu Sosial dan Humaniora Berbasis Kearifan Lokal Panggung HUMANUS : Jurnal Sosiohumaniora Nusantara BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Al Maktabah Jurnal kajian Ilmu dan Perpustakaan
Claim Missing Document
Check
Articles

INOVASI PELAYANAN SIRKULASI OPEN LIBRARY TELKOM UNIVERSITY SAAT COVID-19 Anjani, Salsabila; Sukaesih, Sukaesih; Rukmana, Evi Nursanti; CMS, Samson
Nusantara Journal of Information and Library Studies (N-JILS) Vol. 4 No. 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi, Universitas Islam Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/n-jils.v4i1.1050

Abstract

Libraries in the face of the Covid-19 pandemic have limited library service activities. Telkom University Open Library as a university library makes various efforts and innovations during the pandemic to continue to provide services to its users. The purpose of this article is to find out how to innovate Telkom University Open Library circulation services during Covid-19. The research method uses a descriptive qualitative approach, through data collection techniques of observation, interviews, and literature review. Interviews were conducted virtually with the Head of Administration & Service for the Open Library Telkom University. The results of this study Open Library Telkom University has made innovations that help users to be able to access information sources both on-site and online. Circulation services at the Telkom University Open Library have been reopened, but still, apply the applicable health protocols. Innovations made include making reservations before coming directly to the place to avoid crowds. Then the provision of electronic book access services, borrowing and returning books through online transportation services, and paying late returns with a digital wallet. Finally, the innovations carried out by Telkom University's Open Library during the pandemic provide easy access to library materials for its users.Keyword: service innovation; Covid-19; Telkom University Open LibraryABSTRAKPerpustakaan dalam menghadapi pandemi Covid-19 membatasi kegiatan pelayanan perpustakaan. Open Library Telkom University sebagai perpustakaan perguruan tinggi melakukan berbagai upaya dan inovasi di masa pandemi untuk tetap memberikan pelayanan kepada pemustakanya. Tujuan artikel ini untuk mengetahui bagaimana inovasi pelayanan sirkulasi Open Library Telkom University saat Covid-19. Metode penelitian menggunakan deskriptif melalui pendekatan kualitatif, melalui teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan kajian literatur. Wawancara dilakukan secara virtual dengan Kepala Urusan Administrasi & Pelayanan Open Library Telkom University. Hasil dari penelitian ini Open Library Telkom University telah melakukan inovasi yang membantu pemustaka untuk dapat mengakses sumber informasi baik secara on-site maupun online. Pelayanan sirkulasi di tempat Open Library Telkom University sudah dibuka kembali, namun tetap dengan menerapkan protokol kesehatan yang berlaku. Inovasi yang dilakukan antara lain, melakukan reservasi sebelum datang langsung ke tempat demi menghindari terjadinya kerumunan. Kemudian disediakannya pelayanan akses buku elektronik, pelayanan peminjaman dan pengembalian buku melalui jasa transportasi online, dan pembayaran denda keterlambatan pengembalian dengan dompet digital. Akhir kata, inovasi yang dilakukan Open Library Telkom University di masa pandemi memberikan kemudahan akses bahan pustaka bagi pemustakanya.
PENERAPAN DOKUMENTASI PROSES DALAM PEREKAMAN WARISAN BUDAYA TAKBENDA: PENERAPAN DOKUMENTASI PROSES DALAM PEREKAMAN WARISAN BUDAYA TAKBENDA Kusnandar, Kusnandar; CMS, Samson
KABUYUTAN Vol 1 No 1 (2022): Kabuyutan, Maret 2022
Publisher : PT. RANESS MEDIA RANCAGE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61296/kabuyutan.v1i1.34

Abstract

Untuk mengoptimalkan pendayagunaan pengetahuan, suatu organisasi atau perusahaan memiliki cara yakni salah satunya dengan menerapkan dokumentasi proses. Mengingat terdapat kesamaan prinsip pengelolaan pengetahuan dalam organisasi atau perusahaan dengan pengetahuan di masyarakat, maka tidak menutup kemungkinan dokumentasi proses dapat juga diterapkan dalam konteks perekaman Warisan Budaya TakBenda (WBTB). Oleh karena itu, melalui artikel ini, penulis bermaksud menyajikan gambaran umum dari dokumentasi proses dan penerapannya dalam perekaman WBTB berdasarkan beberapa pertanyaan berikut: apa yang dimaksud dengan Dokumentasi Proses; apa yang dimaksud dengan Perekaman Warisan Budaya TakBenda; serta, bagaimana penerapan Dokumentasi Proses dalam Perekaman Warisan Budaya TakBenda. Artikel ini disusun berdasarkan studi pustaka dari berbagai sumber yang berhubungan dengan topik Dokumentasi Proses. Adapun hasil dari penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Dokumentasi proses adalah suatu proses pendokumentasian pengetahuan tasit dan implisit terkait suatu pekerjaan; (2) Perekaman WBTB adalah perekaman pengetahuan faktual dan prosedural suatu karya budaya yang menghasilkan dokumen tutorial budaya (3) Penerapan Dokumentasi Proses dalam Perekaman WBTB dilakukan melalui beberapa tahapan, yakni: menentukan key informant; mengindentifikasi elemen-elemen karya budaya; memilih salah satu elemen karya budaya; menentukan aspek khusus dari elemen karya budaya; mencatat proses atau cara terkait dengan aspek elemen karya budaya; serta menyusun dokumen proses untuk pembuatan Dokumen Tutorial Budaya.
INVENTARISASI PENGETAHUAN LOKAL HAJAT LEMBUR MASYARAKAT TATAR KARANG: INVENTARISASI PENGETAHUAN LOKAL HAJAT LEMBUR MASYARAKAT TATAR KARANG CMS, Samson; Kusnandar, Kusnandar; Rukmana , Evi Nursanti
KABUYUTAN Vol 1 No 2 (2022): Kabuyutan, Juli 2022
Publisher : PT. RANESS MEDIA RANCAGE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61296/kabuyutan.v1i2.38

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengetahuan lokal tentang tradisi Hajat Lembur di Tatar Karang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif serta disusun berdasarkan struktur inventarisasi budaya Kemendikbud. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa: 1) Secara historis, Hajat Lembur di Tatar Karang merupakan warisan sistem adat yang sudah ada sebelum tahun 1860 serta erat kaitannya dengan komunikasi kebencanaan; 2) Secara konseptual, Hajat Lembur merupakan: (a) pesan kewaspadaan terhadap pontensi ancaman bencana di wilayah Tatar Karang, baik bencana alam, nonalam maupun sosial; (b) aktivitas yang memiliki struktur, ritus, ruang dan waktu yang sudah baku dan dilaksanakan setiap bulan Muharram antara tanggal 1 s.d 10 pada sore hari; (c) aktivitas yang menggunakan simbol-simbol ritus baku; (d) aktualisasi nilai-nilai Sadrasa Kamanusaan; (e) aktivitas regenerasi melalui transfer pengetahuan. 3) Secara faktual, Hajat Lembur yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah mengalami perubahan pada struktur, ritus, ruang dan waktu sehingga menimbulkan ketegangan di masyarakat. Oleh karena itu, sejak 2017 berdasarkan dorongan dari pihak adat, Hajat Lembur kembali digelar sesuai dengan ketentuan adat yang berlaku. 4) Strategi pelestarian tradisi Hajat Lembur: (a) terdapat tujuh faktor penting dalam pelestarian budaya; (b) melestarikan Hajat Lembur menurut guru/maestro budaya: kembalikan Hajat Lembur sesuai tradisinya; lakukan penelitian supaya pesannya dipahami semua pihak; gunakan semua media termasuk media sosial untuk publikasi. Simpulan: inventarisasi budaya merupakan salah satu hal penting untuk menumbuhkan kesadaran bangsa dalam melestarikan warisan budaya benda maupun takbenda.
Inventarisasi Sumber Informasi Dokumenter dan Non-Dokumenter untuk Dokumentasi Budaya Kusnandar; CMS, Samson; Rukmana , Evi Nursanti
KABUYUTAN Vol 1 No 3 (2022): Kabuyutan, November 2022
Publisher : PT. RANESS MEDIA RANCAGE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61296/kabuyutan.v1i3.74

Abstract

Sebagai ahli informasi, pustakawan dan arsiparis dapat berkontribusi dalam kegiatan dokumentasi budaya dengan cara memilih serta menyediakan sumber-sumber informasi dokumenter dan non-dokumenter yang kredibel terkait dengan suatu karya budaya. Melalui artikel ini, penulis bermaksud menyajikan tentang inventarisasi sumber informasi dokumenter dan non-dokumenter dengan penyajiannya mengacu pada beberapa pertanyaan berikut: Apa yang dimaksud dengan sumber informasi dokumenter dan non-dokumenter untuk dokumentasi budaya?; Bagaimana inventarisasi sumber informasi dokumenter untuk dokumentasi budaya?; dan Bagaimana inventarisasi sumber informasi non-dokumenter untuk dokumentasi budaya? Artikel ini disusun berdasarkan studi pustaka dari berbagai sumber bertema sumber informasi dokumenter dan non-dokumener. Adapun hasil studi pustaka tersebut adalah sebagai berikut: (1) Sumber informasi dokumenter merupakan sumber informasi tentang suatu karya budaya yang sudah tertuang dalam media rekaman. Sementara itu, sumber informasi non-dokumenter adalah sumber informasi tentang suatu karya budaya yang belum terekam dan diperoleh secara langsung dari sumber perorangan, kelompok atau pun lembaga. (2) Inventarisasi sumber informasi dokumenter dapat berupa Bibliografi Beranotasi dari sumber informasi primer dan sekunder. Pemilihan sumber informasi dokumenter yang kredibel menggunakan prinsip CRAAP (Currency, Relevance, Authority, Accuracy, and Purpose). (3) Inventarisasi sumber informasi non-dokumenter dapat berbentuk Profil Ahli Budaya dan Profil Lembaga Budaya. Selain itu, dapat juga menggunakan prinsip dan teknik Pemetaaan Budaya untuk menyusun profil sumber informasi non-dokumenter seraya menandai lokasi geografis dari sumber informasi tersebut di dalam sebuah peta bumi. Dalam menentukan kredibilitas sumber informasi non-dokumenter, perlu memperhatikan beberapa hal yaitu: (1) daftar karya tulis dari seorang Ahli/Pelaku Budaya Formal; (2) intesitas enkulturasi, sumber enkulturasi, motivasi enkulturasi, serta rekognisi dan otoritas sosial dari seorang Ahli/Pelaku Budaya Non-formal; (3) adanya kejelasan tujuan dan masa eksistensi yang cukup lama dari Lembaga Budaya Non-pemerintah. Sementara itu, Lembaga Budaya Pemerintah lazimnya memilki krebilitas yang tinggi sebagai sumber informasi mengingat adanya tuntutan akuntabilitas dan kinerja yang baik dalam pelayanan publik.
PENGEMBANGAN FIKOM KNOWLEDGE HERITAGE SEBAGAI PUSAT WARISAN ORGANISASIONAL DAN PENGETAHUAN FIKOM UNPAD: PENGEMBANGAN FIKOM KNOWLEDGE HERITAGE SEBAGAI PUSAT WARISAN ORGANISASIONAL DAN PENGETAHUAN FIKOM UNPAD Kusnandar, Kusnandar; CMS, Samson; Rukmana, Evi Nursanti
KABUYUTAN Vol 3 No 2 (2024): Kabuyutan, Juli 2024
Publisher : PT. RANESS MEDIA RANCAGE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61296/kabuyutan.v3i2.256

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan atas dasar adanya fenomena terkait dengan kebutuhan pihak manajemen Fikom Unpad untuk mengembangkan konsep pengelolaan koleksi hibah Dr. Ronny Adhikarya yang diberikan melalui Perpustakaan Fikom Unpad. Hibah tersebut berkaitan dengan koleksi pribadi Dr. Ronny Adhikarya dapat dikategorikan sebagai Documentary Heritage yang memiliki nilai penting bagi perkembangan ilmu komunikasi. Sebagai Documentary Heritage koleksi hibah Dr. Ronny Adhikarya perlu dikelola dengan baik guna mendukung program Memory of the World dari UNESCO. Adapun fokus dari penelitian ini meliputi: (1) konsep pengelolaan koleksi khusus di Perpustakaan Fikom Unpad; (2) kriteria koleksi khusus di Perpustakaan Fikom Unpad; serta (3) skema pengelolaan koleksi khusus di Perpustakaan Fikom Unpad. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Participatory Action Research (PAR) dengan teknik pengambilan data menggunakan teknik wawancara informal, diskusi, observasi, serta studi dokumen. Partisipan penelitian ini adalah pada Pimpinan Fakultas, Pustakawan, Arsiparis, Dosen, Mahasiswa, dan Alumni Fikom Unpad. Penelitian ini telah mengembangkan beberapa rumusan terkait dengan Pengelolaan Koleksi Khusus Perpustakaan Fikom Unpad sebagai berikut: (1) “Fikom Knowledge Heritage” sebagai istilah yang digunakan untuk Koleksi Khusus Perpustakaan Fikom Unpad; (2) Kriteria koleksi "Fikom Knowledge Heritage" adalah karya intelektual individual dan organisasional Fikom Unpad yang memilki nilai-nilai sejarah dan keilmuan pada bidang Ilmu Komunikasi; serta (3) Pengelolaan "Fikom Knowledge Heritage" dirumuskan sebagai bentuk pengelolaan kolaboratif yang melibatkan para pemangku kepentingan dan pihak-pihak lain sebagai mitra pengelola.
INVENTARISASI GOLOK TATAR KARANG UPAYA HIMPUN MEMORI KOLETIF BANGSA CMS, Samson; Bajari, Atwar; Sugiana, Dadang; Mohammad Adnan4, Hamedi Bin
KABUYUTAN Vol 4 No 3 (2025): Kabuyutan, Nopember 2025
Publisher : PT. RANESS MEDIA RANCAGE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61296/kabuyutan.v4i3.400

Abstract

Globalisasi dan persaingan antarbangsa menghadirkan ancaman terhadap identitas budaya lokal. UNESCO merekomendasikan inventarisasi dan dokumentasi Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) sebagai langkah preventif. Penelitian ini bertujuan untuk mendokumentasikan Golok Tatar Karang sebagai upaya menghimpun memori kolektif bangsa dan mencegah kepunahan pengetahuan tradisional. Penelitian menggunakan paradigma konstruktivis dengan pendekatan kualitatif dan metode dokumentasi budaya, berfokus pada sumber informasi non-dokumenter. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan lima informan kunci serta observasi lapangan di Desa Sidangkerta, Tasikmalaya. Hasil penelitian mengungkapkan: (1) profil empu golok dari generasi Puh Janam (1920-an) hingga penerusnya Ki Awa; (2) filosofi hidup masyarakat Tatar Karang yang tercermin dalam peribahasa tentang golok, menekankan nilai penghormatan, kejujuran, dan pengendalian diri; (3) klasifikasi dan ragam golok berdasarkan fungsi (Sapopoé dan Pasrén) serta bentuk visual (Bodasan, Beureuman, Papaés); dan (4) kondisi faktual di mana produksi golok Walahiran asli telah terputus sejak 1940-an, dengan upaya pewarisan pengetahuan kini dilakukan secara parsial dan terencana oleh Ki Awa. Simpulan penelitian menegaskan bahwa golok bukan hanya alat fisik, melainkan simbol identitas yang mengandung kearifan lokal mendalam. Pendokumentasian ini mengonversi pengetahu-an tacit menjadi eksplisit, sehingga dapat berfungsi sebagai sumber belajar dan dasar perencanaan pelestarian yang konkret bagi masyarakat dan pemangku kebijakan.
Analisis bibliometrik tren penelitian strategi pemasaran perpustakaan tahun 2005 – 2025 Nurcahyani, Desi; Erwina, Wina; CMS, Samson
Libraria: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 14 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : FPPTI Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66162/lib.v14i2.465

Abstract

This study aims to analyze the development of research on library marketing strategies from 2004 to 2024 using a bibliometric approach. A quantitative descriptive bibliometric method was employed, with data retrieved from the Scopus database using the keywords "marketing strategy" and "library", resulting in a total of 250 documents. The data were analyzed and visualized using Biblioshiny and VOSviewer. The findings reveal significant fluctuations in publication trends over the past two decades, with notable peaks in 2013 and 2019, and sharp declines in 2020 and 2024. The average citations per year have shown an upward trend since 2022, reaching a peak of 2.2 in 2024. Emerald Emerging Markets Case Studies emerged as the most prolific journal, publishing 102 documents. Quoquab F was identified as the most productive author, with five publications and a fractionalized score of 1.67. The most influential publication, with 55 citations, was authored by Gül Bayraktaroğlu and Özge Özgen, titled “Integrating the Kano model, AHP and planning matrix: QFD application in library services.” Keyword analysis revealed frequent use of terms such as “marketing,” “library marketing,” “strategic marketing,” and “digital marketing,” reflecting the central focus of the research landscape. Institutionally and geographically, Universiti Teknologi Malaysia led in publication output with 14 articles, while the United States and India were identified as the most significant contributing countries. Keywords: bibliometric analysis; marketing strategy; library.
Kebijakan/Regulasi yang Dilakukan oleh Petugas Museum Geologi Bandung Farida, Ismi Anjar; Ute Lies Siti Khadijah; CMS, Samson; Lutfi Khoerunnisa
Buletin Perpustakaan Vol. 6 No. 1 (2023): Buletin Perpustakaan Volume 6 Nomor 1, Mei 2023
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Segala bentuk peninggalan manusia di masa lalu yang memiliki nilai sejarah harus dapat dilindungi dan dilestarikan dengan baik. Hal ini dilakukan agar dapat terus diingat dan menjadi pembelajaran di masa yang akan mendatang. Kegiatan yang dapat dilakukan yaitu melakukan tindakan preservasi maupun konservasi terhadap suatu objek yang memiliki nilai sejarah. Metode penelitian yang digunakan yaitu observasi secara langsung ke museum Geologi Bandung dan melakukan wawancara dengan petugas museum. Diperlukan pula studi literatur yang berisikan dukungan serta menjawab beberapa pertanyaan yang ada pada penelitian ini. Hasil dari penelitian ini yaitu terdapat beberapa koleksi tersedia di museum geologi yang digolongkan ke dalam Sejarah Kehidupan, Geologi Indonesia, dan Geologi untuk Kehidupan Manusia. Tindakan perlindungan koleksi yang dilakukan yaitu melakukan pembersihan seluruh koleksi secara berkala dan pengaturan suhu ruangan. Dapat disimpulkan bahwa tindakan preservasi merupakan hal yang sangat penting dilakukan untuk melindungi maupun melestarikan peninggalan sejarah. Dengan tujuan untuk dapat menjaga nilai yang terkandung di dalam koleksi.
Reproduksi Folklor dan Permainan Rakyat sebagai Bahan Pembelajaran Pengetahuan Lokal di Perpustakaan Evi Nursanti Rukmana; Kusnandar Kusnandar; Yunus Winoto; Samson CMS
AL Maktabah Vol 8, No 2 (2023): DESEMBER
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/mkt.v8i2.2656

Abstract

Folklor dan permainan tradisional merupakan budaya tak benda Indonesia yang akan hilang sehingga harus dideminasikan kepada pengguna melalui perpustakaan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana reproduksi folklor dan permainan tradisional dalam konsep GLAM melalui film animasi dan video games. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur. Berdasarkan hasil penelitian, reproduksi folklor dalam film animasi terdiri dari pengembangan, produksi, post-production, dan tahap uji coba. Kegiatan pengembangan adalah mengumpulkan ide. Kegiatan produksi terdiri dari modeling dan texturing, rigging, tracking camera, pencahayaan, dan pengaturan kamera. Post-production terdiri dari komposisi dan pengeditan video, rendering, dan video code composition determination. Uji coba film animasi penting dilakukan untuk mengetahui hasil film animasi yang ditayangkan, pemahaman konten cerita, pesan cerita, tampilan animasi, dubbing, dan kelayakan distribusi film animasi. Pembuatan video games terdiri dari proses produksi, hasil repoduksi, dan uji coba. Kegiatan produksi antara lain konsep dalam seni, pembuatan sprite sheet animation, desain lingkungan, pengembangan permainan, interface design, dan pemilihan audio. Hasil produksi video games dianalisis sebagai uji coba produk untuk mengetahui keefektifan video games kepada pengguna. Pustakawan dapat mengumpulkan folklor dan permainan rakyat dan membuatkan film animasi dan video games. Film animasi dan video games sebagai koleksi digital perpustakaan. Perpustakaan dapat mereproduksi folklor dan permainan tradisional ke dalam desain yang menarik melalui kolaborasi antara pustakawan, filologi, sarjana ilmu komputer, sarjana komunikasi visual, dan musikus. Pustakawan dapat menerapkan reproduksi folklor dan permainan rakyat dalam membuat media pembelajarn bagi pemustaka.
Penerapan metode read aloud & think aloud dalam peningkatan keterampilan membaca siswa pada Guru SD di Kabupaten Sumedang Evi Nursanti Rukmana Rukmana; Kusnandar; Samson CMS; Rida Fatimah Zakiyatul Huda; Wawan Kusmana; Rangga; Enjang Herawan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3739

Abstract

Untuk mengetahui penerapan metode read aloud & think aloud dalam peningkatan keterampilan membaca siswa pada Guru SD di Kabupaten Sumedang melalui analisis penerapan, tantangan, dan peluang read aloud & think aloud di sekolah. Metode penelitian menggunakan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan read aloud & think aloud di SD Bendungan II, SDN Gudang Kopi II, SD Negeri Tanjungsari II, SDN Pasirsari 03, SD Negeri Padasuka I, dan SDN Sukamaju menerapkan read aloud dan think aloud sebelum pembelajaran dimulai dan penerapan di mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Bahasa Sunda. Tantangan yang dihadapi saat pelaksanaan read aloud & think aloud yakni terbatasnya bahan bacaan, terbatasnya waktu membaca nyaring, dan ruangan kelas yang masih belum kondusif. Adapun peluang dalam penerapan read aloud dan think aloud ini antara lain membaca dan berpikir nyaring dapat memudahkan belajar pada sebuah mata pelajaran, menjalin kedekatan guru dan siswa, strategi melihat pembaca potensial pada siswa, dan strategi melihat minat dan bakat siswa. Penerapan read aloud & think aloud sudah berjalan namun belum maksimal dikarenakan beberapa tantangan yang ada, misalnya belum efektifnya perpustakaan sekolah.  
Co-Authors -, Sukaesih - ., Sukaesih Abdillah, Zilki Tsani Afrina Nabila Azhari Agus Rusmana Agustini Damayanti, Ninis Ajri Rhaysa Maulina Al-Banjari, M. Husin Alwi Alfiana Alya Zahra Tiaranisa Andi Kamila Ariani Andita, Shafa Shafina Putri Andri Yanto Andri Yanto Anggun Rismawanti Anggy Endrawan Anggy Endrawan, Anggy Anjani, Salsabila Apriani, Wulan Aqila Ramadhiani Asep Saeful Rohman Asep Saeful Rohman Atwar Bajari Baban Banita Budi Sujatmiko Chrisna Adhi Pranoto D, Ninis Agustini Dadang Sugiana Damaris, Betarum Denanty, Sheila Alysia Deri Hediana Priyadi Elnovani Lusiana Enjang Herawan Evi Nursabti Rukmana Evi Nursanti R Evi Nursanti Rukmana Evi Nursanti Rukmana Evi Nursanti Rukmana Evi Nursanti Rukmana Evi Nursanti Rukmana Rukmana Evi Nursanti Rukmana, Evi Nursanti Evi Rosyani Dewi Evi Rosyani Dewi Fachriani, Laila Nur Farida, Ismi Anjar Fitri Perdana, Fitri Ginna Megawati Helen Nur Fauziyah Herlina Agustin Husin M. Al-Banjari Ilham Gemiharto Insanu, Teguh Muhamad Khaerunnisa, Lutfi Khoerunnisa, Lutfi Kusnandar Kusnandar Kusnandar Kusnandar Kusnandar kusnandar kusnandar Kusnandar, Kusnandar Lutfi Khoerunnisa Lutfi Khoerunnisa Lutfi Khoerunnisa Lutfi Khoerunnisa Maula Siti Sarah Mohammad Adnan4, Hamedi Bin Muhammad Ilham Muhammad Zulfi Mutiara Susanti Solehat Mutiara, Lulu N Rinaju Purnomowulan Nadia Nur Azizah Neneng Komariah Neneng Komariah Ninis Agustini d Ninis Agustini Damayani Noormarina Indraswari Novani, Laeli Nurcahyani, Desi Nurhidayah, Arina Nurmaya Prahatmaja Nurmaya Prahatmaja Nurmustafha, Nida Nurul Oktavia Okta Wismandanu Osama Muhammad Fikri Pawit M Yusup Pawit Muhammad Yusup Pawit Yusup Prijana Prijana Putri Abduh, Yunnisa Nabila Putri Martina Nursinta Putri, Salsa Amalia Putri, Sukma Kurnia Rangga Rani Bunga Angelina Rasus Budhyono Rasyid Jauhari Rida Fatimah Zakiyatul Huda Rifki Rizkia Malik Rukmana , Evi Nursanti Rully Khairul Anwar Safanawati, Siti Kartika Saleha Rodiah Salma Fatya Azzahra Salsa Amalia Putri Salsabila Anjani Sarah, Maula Siti Sari Usih Natari Saskia Dwi Indriani Siti Kartika Safanawati Sri Hastuti, Tuti Sukaesih Sukaesih - Sukaesih - Sukaesih Sukaesih Sukaesih Sukaesih Sukaesih Sukaesih Sukaesih Sukaesih, Sukaesih Sukaesih, - Sukoco , Iwan Susi Machdalena Syifa Ayu Salsabilla Syihabuddin, Anan Rafid Teguh Muhamad Insanu Tri Gumilar Triandra, Muhammad Alfito Trianing Tyas Anggaeni Trisna Gumilar Trisna Gumilar Trisna Gumilar Ute Lies Siti Khadijah Vanamamalai, Ratnamala Wawan Kusmana Wina Erwina Windyani Aprilia Yoshua Gilang Pratama Yunus Winoto Yunus Winoto Zahra Fahira Iskandar