Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Community Services Journal (CSJ)

Pengelolaan Desa Wisata Di Desa Adat Kiadan Plaga Badung Bali Berbasis Desa Adat (Perspektif Hukum Kepariwisataan) I Wayan Wesna Astara (Scopus ID: 57211467012); I Made Mardika; Ni Made Ayu Suardani Singapurwa
Community Service Journal (CSJ) Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1027.179 KB)

Abstract

Pengelolaan Desa wisata berbasis Desa adat di Bali menjadi penguatan desa adat dalam mengelola sumber daya alam, sumber daya budaya dan potensi desa adat dapat memberikan manfaat kepada masyarakat lokal di Bali. Pulau Bali, memiliki potensi kebudayaan yaitu manusianya, adat, kesenian dan alamnya. Pariwisata budaya di tingkat desa (dinas) Pelaga dan/atau desa adat Kiadan merupakan implementasi dari Peraturan Bupati Badung nomor 47 tahun 2010 tentang desa wisata. Pengabdian KKN-PPM ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat adat dalam mengelola desa wisata berbasis Desa adat. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah kualitatif dengan pengamatan partisipan, wawancara semi structural, dan introspeksi (Mikkelen, 2011). Bentuk analisis yang digunakan adalah analisis dan interpretasi kritis atas bahan sumber. Hasil pengabdian ini adalah dalam pengelolaan desa wisata upaya yang dilakukan adalah penyuratan perarem dan/atau perjanjian desa adat Kiadan dengan pihak-pihak yang berkepentingan dalam pengelolaan desa wisata. Peranan Desa Adat dan Desa Dinas, Pemerintah Daerah Kabupaten Badung untuk memprioritaskan program pemerdayaan desa adat. Pengelolaan Desa Wisata berbasis desa adat, dengan memberikan seperangkat alat kerja seperti Laptop dan printer yang dilengkapi Web ekowisata Desa Kiadan Plaga. Bidang ekonomi kreatif yaitu ada produk kopi “IJO BANG” KIADAN yang ramah lingkungan, kemudian dibuatkan perbaikan pengemasan Produk. Dalam hukum kepariwisataan, implementasi Peraturan Bupati Nomor 47 tahun 2010 tentang desa wisata masih perlu ada pengembangan dari pemerintah, masyarakat lokal, dan bekerjasama dengan pihak-pihak swasta dengan pola kerjasama saling menguntungkan. Selain itu, Sumber daya manusia yang kreatif dan inovatif diperlukan dalam pengelolaan Desa wisata.
Pengemasan dan Strategi Pemasaran Produk Pangan di Desa Sulangai A.A. Made Semariyani; I Wayan Sudiarta; I Nyoman Rudianta; I Putu Candra; I Gede Pasek Mangku; Luh Suriati; Ni Made Ayu Suardani Singapurwa
Community Service Journal (CSJ) Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (918.415 KB)

Abstract

Kegiatan PKM Pengemasan dan Strategi Pemasaran Produk Pangan dilaksanakan di Desa Sulangai, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung. Pelatihan diberikan pada Ibu-ibu PKK Desa Sulangai. Tujuan yang ingin dicapai yaitu untuk memberikan teknologi pengemasan dan strategi pemasaran produk pangan yang telah diproduksi oleh ibu-ibu PKK desa Sulangai (jamu kunyit, jamu sirih, Virgin Coconut Oil (VCO), manisan tomat, minyak tandusan, jajanan tradisional dan lain-lain). Pada saat pelatihan diberikan pengetahuan mengenai kewirausahaan, managemen usaha, sanitasi dan higiene proses produksi, pengemasan, dan pemasaran, sehingga peserta pelatihan mampu mengelola usaha yang dibuat dengan baik. Metode yang dilakukan dalam pelaksanaan pelatihan ini adalah dengan metoda wawancara, tatap muka, penyuluhan dan praktek secara langsung. Kegiatan dilakukan bertahap yaitu: Pertama, diadakan penyuluhan mengenai teknologi pengemasan produk pangan, dan penyuluhan Kewirausahaan, managemen usaha dan pemasaran. Kedua, dilakukan pelatihan/ praktek langsung mengemas hasil olahan pangan khususnya VCO, dilakukan beberapa kali evaluasi sampai peserta pelatihan benar-benar menguasai teknologi tersebut dan peserta pelatihan mampu untuk mengemas produk dan memasarkan produk secara mandiri. Hasil dari kegiatan ini adalah 1) Peserta pelatihan telah mengikuti pelatihan dengan semangat dan disiplin terlihat dari daftar kehadirannya. 2) Pelatihan untuk pengemasan dan pemasaran produk pangan dapat dilaksanakan dengan baik dan peserta pelatihan mampu mengemas dan memasarkan produk tersebut dengan baik. 3) Target luaran dari kegiatan PKM Pelatihan Pengemasan dan pemasaran produk pangan ini telah diberikan kepada peserta didik.
Pemberdayaan Masyarakat Untuk Menerapkan Kesehatan Lingkungan Di Masa Pandemi COVID-19 dan Promosi Potensi Wisata di Desa Bamo, Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur Anak Agung Gede Indraningrat; Tanjung Subrata; Ni Made Ayu Suardani Singapurwa
Community Service Journal (CSJ) Vol. 3 No. 2 (2021)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1043.084 KB)

Abstract

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Warmadewa (Unwar) tahun 2021 berlangsung di tengah merebaknya pandemi COVID-19. Sehingga dengan mempertimbangkan efektivitas dan faktor keamanan, pelaksanaan KKN-PPM dilakukan dengan kombinasi metode daring dan luring dibawah supervisi dari dosen pembimbing KKN yang ditunjuk oleh Unwar. Kelompok 85 adalah salah satu kelompok KKN-PPM Unwar dan telah melangsungkan program kerja selama 1 bulan terhitung sejak 22 April hingga 22 Mei 2021 di Desa Bamo, Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Kelompok 85 beranggotakan 28 mahasiswa Unwar yang berasal dari berbagai disiplin ilmu yang meliputi administrasi negara, ilmu hukum, sastra inggris, pertanian, peternakan, dan ekonomi akuntansi. Pemilihan Desa Bamo sebagai lokasi KKN-PPM sesuai dengan kesepakatan kelompok 85 dimana sebanyak enam mahasiswa melakukan KKN secara luring di desa ini sedangkan anggota sisanya mendukung lewat metode daring. Hasil komunikasi dengan mitra mengerucut pada permasalahan kesehatan lingkungan di Desa Bamo selama masa pandemi COVID-19 yaitu kurangnya jumlah tempat sampah dan perlunya partisipasi warga untuk menjaga kebersihan lingkungan. Dari segi pendidikan, mitra juga mengharapkan adanya bantuan pembuatan majalah dinding sekolah. Sedangkan dari sisi ekonomi, mitra mengharapkan bantuan dalam hal promosi potensi pariwisata desa Bamo. Hasil pelaksanaan KKN-PPM oleh kelompok 85 selama 1 bulan menunjukkan kontribusi mahasiswa Unwar dalam mengatasi permasalahan yang dihadapi mitra. Hal ini dibuktikan dengan pelaksanaan program kerja kelompok 85 yang meliputi pembuatan majalah dinding untuk siswa SD, pemberian tempat sampah pada tempat ibadah di lingkungan desa Bamo, dan promosi potensi wisata desa Bamo secara gencar lewat media sosial seperti Instagram dan facebook.
Co-Authors A. A. Made Semariyani A.A Made Semariyani A.A. Made Semariyani A.A.Made Semariyani Agata Viani Aida Firdaus Muhamad Nurul Azmi Anak Agung Ayu Kanaka Mutiara Laksmi Anak Agung Diah Apriyanti Anak Agung Gede Indraningrat Anak Agung Made Semariyani Andriani, Agung Sagung Putri Risa Andriani, Anak Agung Sagung Putri Risa Arandini, Putu Chiana Adi Azmi, Aida Firdaus Muhamad Nurul Chelsia Wihelmina Edam Chindrawato, A.A. Sagung Manik Dalima, Yasniana Dalima DellaX’ma Nandari DellaX’Ma Nandari DellaX’ma Nandari Djelantik, Sang Ayu Made Agung Prasetiawati Edam, Chelsia Wihelmina Ela Tara Wini Bira Firdaus Muhammad Nurul Azmi, Aida Fransiska Sisilia Bheni Giman, Hermanus Gusti Agus Maha Putra Sanjaya Hazim Bin Ahmad Nazari, Muhamad Hermanus Giman I A.A Made Semariyani I Dewa Ayu Ketut Yunantariningsih I Dewa Ayu Ketut Yunantariningsih I Gede Pasek Mangku I Gede Sutapa, I Gede I Gusti Agung Ayu Sucitra Ekaryani I Gusti Agus Maha Putra Sanjaya I Gusti Bagus Udayana I Ketut Agung Sudewa I Made Griya Adi Parta I Made Mardika I Nengah Suaria I Nyoman Rudianta I Nyoman Rudianta I Nyoman Rudianta I Nyoman Rudianta I Nyoman Rudianta I Nyoman Rudianta I Nyoman Rudianta I Putu Candra I Putu Candra I Putu Candra I Putu Candra I Putu Candra I Putu Candra I Putu Candra I Putu Candra I Putu Candra I Putu Candra, I Putu I Wayan Sudiarta I Wayan Sudiarta I Wayan Sudiarta I Wayan Sudiarta I Wayan Sudiarta I Wayan Sudiarta I Wayan Sudiarta I Wayan Sudiarta I Wayan Wesna Astara (Scopus ID: 57211467012) Ignasius Edward Ileng Jiwantara, Gusti Ngurah Oka Komang Nita Wedaningsih Komang Nita Wedaningsih Laksmi, A.A. Ayu Kanaka Mutiara Lamun @ Jailani, Fadhilah Luh Kade Datrini Luh Suariani Luh Suariani Luh Suariani, Luh Luh Suriati Manikam, Raseetha Vani Siva Maria Intan Claudia Yatub Maria Reinaldis Jebaut Subin Mariam Lupita Kant Mulia, I Komang Oki Budi Naratama, I Putu Ngurah Ni Komang Alit Astiari Ni Komang Armaeni Ni Luh Putu Putri Setianingsih Ni Made Ayu Gemuh Rasa Astiti Ni Made Darmadi Ni Made Darmadi Ni Made Darmadi Ni Made Yudiastari, Ni Made Ni Putu Anom Sulistiawati, Ni Putu Anom Ni Putu Bella Trisna Dewi Ni Putu Bella Trisna Dewi Ni Putu Chiana Adi Arandini Ni Wayan Eka Manik Astini Ni Wayan Nursini Ni Wayan Yulia Andriani Parta, I Made Griya Adi Pranamya, I Agus Kerta Putri, , Ni Kadek Sintya Pradnyani Putu Chiana Adi Arandini Putu Diah Wahyuni Rama, Kade Nusde Sari Raseetha Vani Siva Manikam Rudianta, , I Nyoman Rudianta, I Nyoman Sahrial Hafids Saloko, Sartijo Sang Ayu Made Agung Prasetiawati Djelantik SAPUTRA, ARYA Satrijo Saloko SATRIYAS ILYAS Semariyani, A.A.Made Setianingsih, Ni Luh Putu Putri Sofia nggoweng Sofia nggoweng Subin, Maria Reinaldis Jebaut Sudewa, I Ketut Agung Sudewa, Ketut Agung Sudiarta, Wayan Tanjung Subrata Utami, Cahyaning Rini Viani, Agata Wibawa, Putu Rizky Ari Yasa Winduyasa, I Wayan Yasa, I Wayan Sweca Yohanes Lewa Yohanes Parlindungan Situmeang Yulianus Jordi Ziku Yunantariningsih, I Dewa Ayu Ketut Ziku, Yulianus Jordi