Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Ensiklopedia Tanaman Obat Berbasis Potensi Lokal di Kota Subulussalam sebagai Sumber Belajar Materi Plantae Solin, Raslina; Febriani, Husnarika; Rohani, Rohani
Mimbar Kampus: Jurnal Pendidikan dan Agama Islam Vol 23 No 1 (2024): Mimbar Kampus: Jurnal Pendidikan dan Agama Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah IAI Nasional Laa Roiba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/mk.v23i1.3871

Abstract

This study aims to determine the development of an encyclopedia of medicinal plants in the City of Subulussalam and the feasibility of an encyclopedia of medicinal plants in the City of Subulussalam as a source of learning material for class X plant diversity. The research method was used the Research and Development (R&D) research method with the Borg and gall development model which has been modified to 8 steps from 10 steps that should be, namely 1) Potential problems, 2) Data collection, 3) Product design, 4) Product validation, 5) Design revision, 6) Product validation, 7) Product revision, and 8) Final product with media feasibility conclusion. Based on the results of the validation analysis by material expert validators, media experts, and biology teacher, it is known that the results of material expert validation have a percentage of 97.22%, media expert validation has a percentage of 100%, and validation by biology teacher has a percentage of 98.21%, it can be concluded from the three validation results by biology lecturers and teacher that they can be categorized into very suitable criteria for use as a learning resource. In a field trial with a limited scope and a wider scope, it is known that the results of a limited scope trial have a percentage of 91%, and a wider field trial has a percentage of 96.67%, it shows that the encyclopedia of medicinal plants is very suitable to be used as a learning resource for participants educate. Keywords: Encyclopedia, Plantae, Local Potential.
Analisis Logam Berat Kadmium (Cd) dan Mangan (Mn) pada Ikan Lundu (Mystus nigriceps) di Sungai Asahan Tanjungbalai Riskiyah, Ainur; Febriani, Husnarika; Syukriah, Syukriah
BIO-CONS : Jurnal Biologi dan Konservasi Vol. 6 No. 1 (2024): BIO-CONS: Jurnal Biologi dan Konservasi
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/biocons.v6i1.1576

Abstract

Pencemaran akibat adanya aktivitas pembuangan sampah dan limbah oleh industri dan masyarakat di Sungai Asahan Tanjungbalai kemungkinan menyebabkan akumulasi cemaran logam berat pada perairan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis cemaran logam berat Kadmium (Cd) dan Mangan (Mn) pada air sungai dan daging ikan lundu (Mystus nigriceps) di Sungai Asahan Tanjungbalai. Penelitian ini menggunakan metode observasi eksploratif dengan pendekatan kuantitatif. Analisis air sungai dan daging ikan menggunakan Spektrofotometer Serapan Atom (SSA). Hasil pengujian ditemukan bahwa kandungan logam kadmium (Cd) air adalah < 0,002 mg/L dan pada daging ikan adalah < 0,03 mg/kg yang artinya masih berada di bawah ambang batas yang ditentukan. Sedangkan kandungan logam Mangan (Mn) air adalah > 0,01 mg/L dan daging ikan adalah > 0,3 mg/kg artinya sudah melebihi ambang batas yang ditentukan.
Pengaruh Pemberian Salep Ekstrak Serai (Cymbopogon nardus) terhadap Gambaran Histopatologi Kulit Luka Bakar pada Tikus Putih Jantan (Rattus norvegicus) Nabila, Jihan; Febriani, Husnarika; Syukriah, Syukriah
BIO-CONS : Jurnal Biologi dan Konservasi Vol. 6 No. 1 (2024): BIO-CONS: Jurnal Biologi dan Konservasi
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/biocons.v6i1.1726

Abstract

Serai merupakan tanaman yang mengandung senyawa aktif fenol yang memiliki peran sebagai antioksidan, dan serai memiliki kandungan zat bioaktif seperti flavonoid, alkaloid, saponin, dan tanin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh salep ekstrak serai terhadap histologi dan ketebalan epitel kulit pada luka bakar. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 24 ekor tikus dibagi menjadi 6 kelompok perlakuan. Kontrol normal tanpa luka bakar, kontrol positif diberikan bioplacenton, kontrol negatif diberikan vaselin album, kelompok perlakuan 1 diberikan pengobatan salep 5%, perlakuan 2 diberikan pengobatan salep 10%, dan perlakuan 3 diberikan pengobatan salep 15%. Tahapan dalam penelitian meliputi skrining fitokimia, pengujian salep, perhitungan skor sel fibroblas, dan pengukuran ketebalan epitel. Preparat histologi dibuat menggunakan metode parafin dengan pewarnaan Hematoksilin-Eosin. Analisis data menggunakan one way ANOVA dan dilanjutkan dengan uji Duncan. Pada Hasil Salep Ekstrak Serai dengan dosis 15% sangat berpengaruh terhadap skor sel fibroblas dengan nilai 14,75. Dosis salep 15% juga sangat berpengaruh terhadap ketebalan epitel dengan hasil 546,75 dalam penyembuhan luka bakar.
Pengaruh Pakan Tambahan Tepung Kepala Udang dan Tepung Kacang Hijau (Vigna radiata, L.) terhadap Kandungan Protein dan Bobot Ikan Patin (Pangasius hypophthalmus) Sahputra, Bagus; Febriani, Husnarika; Tambunan, Efrida Pima Sari
BIO-CONS : Jurnal Biologi dan Konservasi Vol. 6 No. 1 (2024): BIO-CONS: Jurnal Biologi dan Konservasi
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/biocons.v6i1.1810

Abstract

Tepung kepala udang merupakan limbah kepala udang yang memiliki nilai protein yang cukup tinggi sehingga dapat digunakan untuk dijadikan bahan dasar pada pakan ternak, termasuk pakan ikan dan merupakan salah satu unsur dalam pakan yang masih jarang digunakan. Tepung kacang hijau merupakan hasil olahan setengah jadi dari kacang hijau yang memiliki kandungan protein yang cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pakan tambahan tepung kepala udang dan tepung kacang hijau (Vigna radiata L) terhadap kandungan protein dan bobot ikan patin (Pangasius hypophthalmus). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 20 ikan patin dibagi menjadi 4 kelompok perlakuan, antara lain: P0= 100% pakan komersil; P1= 75% pakan komersil 20% tepung kepala udang, dan 5% tepung kacang hijau; P2= 50% pakan komersil, 40% tepung kepala udang, dan 10% tepung kacang hijau; P3= 25% pakan komersil, 60% tepung kepala udang, dan 15% tepung kacang hijau. Parameter yang diukur adalah kandungan protein dan bobot pada ikan patin. Analisis data menggunakan one way ANOVA dan dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil yang didapatkan dalam penambahan pakan tambahan tepung kepala udang dan tepung kacang hijau berpengaruh terhadap kandungan protein ikan patin dengan nilai p=0.000. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan pakan tambahan tepung kepala udang dan tepung kacang hijau berpengaruh terhadap bobot ikan patin dengan nilai p=0.000. Pakan yang paling optimal dalam meningkatkan kandungan protein dan bobot badan ikan patin adalah pada kelompok P3.
Pengaruh Ekstrak Daun Samarinda (Carissa carandas Linn) Terhadap Histopatologi Hepar Tikus Putih (Rattus norvegicus L) Hiperkolesterolemia Lestari, Sri Murni Ayu; Febriani, Husnarika; Rahmadina, Rahmadina
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.8179

Abstract

Hiperkolesterolemia  adalah gangguan metabolisme yang disebabkan oleh peningkatan kadar kolesterol dalam darah. Samarinda (Carissa carandas Linn) merupakan tanaman herbal yang sering dimanfaatkan masyarakat sebagai obat tradisional karena memiliki senyawa aktif flavonoid yang berguna sebagai antioksidan dalam menetralkan dan melindungi jaringan dari kerusakan akibat radikal bebas serta mampu mengatasi kerusakan sel akibat pengingkatan kadar kolesterol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak daun samarinda terhadap histopatologi hepar tikus putih hiperkolesterolemia. Penelitian ini bersifat eksperimen dengan menggunakan tikus sebagai hewan coba yang dibagi menjadi 6 kelompok dengan 4 ulangan yaitu: kontrol normal, kontrol negatif, kontrol simvastatin, P1 : 750 mg/kg BB, P2 : 1000 mg/kg BB dan P3 : 1.250 mg/kg BB. Pembuatan preparat histologi hepar tikus menggunakan metode paraffin dengan pewarnaan hematoksilin-eosisn (HE). Analisis data menggunakan ANOVA one-way dan uji Duncan. Hasil data skoring histopatologi berupa  kerusakan sel hepar pada SPSS 23 didapatkan adanya perbedaan yang signifikan (P 0,05). Kesimpulan dari penilitian ini yaitu ekstrak daun samarinda (Carissa carandas Linn) berpengaruh dalam perbaikan histopatologi hepar tikus putih (Rattus norvegicus L).
IDENTIFIKASI JENIS-JENIS TELUR CACING PARASIT PADA FESES SAPI DI DESA KLAMBIR V KECAMATAN HAMPARAN PERAK KABUPATEN DELI SERDANG PROVINSI SUMATERA UTARA Nasution, Putri Aminah; Febriani, Husnarika; Syukriah, Syukriah
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.7338

Abstract

ABSTRAKSalah satu penyebab  penyakit bagi peternak adalah  yang diakibatkan oleh telur cacing parasit. Telur cacing menyerang jaringan lambung ternak sapi dan cacing dapat juga tumbuh pada jaringan lain misalnya paru-paru, hati, otak dan limpa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menegetahui berbagai macam jenis-jenis telur cacing parasit, tingkat serangan telur cacing parasit, tingkat prevalensi, tingkat intensitas parasit pada feses sapi di Desa Klambir V Kecamatan Hamparan Perak kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara. Sampel feses sapi yang digunakan berjumlah 80 sampel. Pengambilan sampel dilakukan secara acak dan feses yang diambil sebanyak ± 10 gram setiap ekor sapi. Metode identifikasi dengan menggunakan metode sedimentasi dan Mc Master. Menghitung analisis data menggunakan rumus prevalensi dan intensitas serangan parasit. Hasil penelitian jenis telur cacing yang ditemukan Haemonchus contortus, Echinostoma sp., Paramphistomum sp. Fasciola sp. Tingkat serangan parasit telur cacing  yang paling tinggi dilihat pada telur cacing parasit Paramphistomum sp. sebanyak 1.207 butir/gram memiliki kategori ringan. Tingkat prevalensi pada pola ekstensif Haemonchus contortus 30%, Echinostoma sp. 15%, Paramphistomum sp. 100%, Fasciola sp. 100% sedangkan pada pola Pemeliharaan intensif yaitu Haemochus contortus 22,5%, Echinostoma sp. 7,5%, Paramphistomum sp. 100% dan Fasciola sp. 100%. Tingkat intensitas serangan telur cacing tertinggi terdapat pada Paramphistomum sp. yaitu sebesar 30,17 kategori sedang, sedangkan nilai terendah telur cacing Echinostoma sp. yaitu 1,3 dengan kategori sedang. Kesimpulannya adalah Sapi yang dipelihara secara pola ekstensif memiliki resiko serangan parasit yang lebih tinggi dibandingkan secara pola intensif. Kata kunci : Sapi, Feses, Telur cacing parasit
PENGARUH PAKAN TAMBAHAN AMPAS TAHU DAN TEPUNG KACANG HIJAU (Vigna radiata, L.) TERHADAP MORFOMETRIK DAN BOBOT AYAM BROILER (Gallus domesticus) Aldyan, M Ardhi; Febriani, Husnarika
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.8447

Abstract

Limbah industri produksi tahu sudah tidak dimanfaatkan kecuali digunakan sebagai pakan ternak. Masyarakat sering menyebut limbah tahu sebagai ampas tahu. Limbah ini digunakan sebagai pakan ternak karena mengandung lemak dan protein yang tinggi. Selain ampas tahu, tepung kacang hijau juga dimanfaatkan sebagai makan ternak karena mengandung protein tinggi. Tepung kacang hijau merupakan hasil produk setengah jadi kacang hijau. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pakan tambahan ampas tahu dan tepung kacang hijau (Vigna radiata) terhadap morfometrik dan bobot ayam broiler (Gallus domesticus). Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan 20 ayam broiler dibagi menjadi 4 kelompok perlakuan. P0= 100% pakan komersil. P1= 90% pakan komersil, 5% ampas tahu, dan 5% tepung kacang hijau. P2= 80% pakan komersil, 10% ampas tahu, dan 10% tepung kacang hijau. P3= 70% pakan komersil, 15% ampas tahu, dan 15% tepung kacang hijau. Parameter yang diukur penimbangan bobot dan pengukuran morfometrik yaitu panjang kaki, paha, dada, sayap, dan maksilla. Analisis data menggunakan one way ANOVA dan dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil yang didapatkan dalam penambahan pakan tambahan ampas tahu dan tepung kacang hijau berpengaruh terhadap morfometrik dengan nilai p=0.000. Hasil yang didapatkan dalam penambahan pakan tambahan ampas tahu dan tepung kacang hijau berpengaruh terhadap bobot badan dengan nilai p=0.000. Pakan yang paling optimal dalam pertumbuhan morfometrik dan bobot badan adalah pada kelompok P2.
Perbandingan Hasil Belajar Biologi Siswa Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Division (STAD) dan Tipe Make A Match Pada Materi Pokok Ekosistem di MAN Dolok Masihul Sari, Puspita; Febriani, Husnarika; Khairuna, Khairuna
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.8048

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar biologi siswa ketika diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) dan Make a Match di kelas X MAN Dolok Masihul. Populasi siswa kelas X MAN Dolok Masihul. Ada dua kelompok sampel yaitu siswa kelas X MIPA1 (eksperimen) dan kelas X MIPA2 (kontrol). Teknik atau cara yang di pakai untuk menarik serta menyatukan data yaitu pengamatan dan ujian (tes) tertulis. Teknik analisis memakai uji hipotesis. Penelitian merangkum hasil diantaranya adanya perbandingan hasil nilai belajar biologi murid yang memakai model STAD dan MAM pada topik utama ekosistem di MAN Serdang Bedagai dilihat dari hasil belajar menggunakan tipe STAD diperoleh sebesar 75 dengan persentase 13%, sedangkan untuk Make A Match hasil yang diperoleh sebesar 68,83 dengan persentase 5,83%. Terdapat perbandingan hasil belajar biologi siswa yang menggunakan model STAD dan model MAM pada pokok bahasan ekosistem di MAN Serdang Bedagai dilihat dari hasil uji hipotesis thitung = 1,867 dan ttabel = 1,672 yang artinya thitung    ttabel sehingga Ho nya ditolak sedangkan untuk Ha diterima. This research aims to determine students' biology learning outcomes when the Student Teams Achievement Division (STAD) and Make a Match type cooperative learning models are applied in class X MAN Dolok Masihul. Population of class X MAN Dolok Stillul students. There are two sample groups, namely students of class X MIPA1 (experiment) and class X MIPA2 (control). The techniques or methods used to collect and combine data are observation and written tests. The analysis technique uses hypothesis testing. The research summarizes the results, including a comparison of the results of students' biology learning scores using the STAD and MAM models on the main topic of ecosystems at MAN Serdang Bedagai, seen from the results of learning using the STAD type which was obtained at 75 with a percentage of 13%, while for Make A Match the results obtained were 68 .83 with a percentage of 5.83%. There is a comparison of the biology learning outcomes of students who use the STAD model and the MAM model on the subject of ecosystems at MAN Serdang Bedagai seen from the results of the hypothesis test tcount = 1.867 and ttable = 1.672, which means tcount ttable so that Ho is rejected while Ha is accepted.
Isolasi Dan Identifikasi Bakteri Resisten Merkuri Dari Air Sungai Sekitar Pertambangan Emas Batang Toru Sumatera Utara Damanik, Novita; Febriani, Husnarika; Mayasari, Ulfayani
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.7979

Abstract

Telah dilakukan investigasi isolasi dan identifikasi bakteri resisten merkuri yang ditemukan dalam air sungai di dekat tambang emas Batang Toru di Sumatera Utara. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bakteri resisten merkuri di sungai dekat Tambang Emas Batang Toru di Sumatera Utara, mengkarakterisasi morfologi dan sifat bakteri resisten merkuri yang diisolasi dari aliran sungai di sana, dan menilai kapasitas bakteri yang diisolasi dari aliran sungai di dekat Tambang Emas Batang Toru di Sumatera Utara untuk mengurangi merkuri. Sampel di ambil dari aliran limbah Pertambangan Emas Batang Toru dan dari aliran air sungai yang terkena buangan limbah dari Pertambangan Emas Batang Toru. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret sampai bulan Agustus di Laboratorium Mikrobiologi Universitas Sumatera Utara Medan. Penelitian ini dilakukan dengan eksperimen laboratorium dengan pengujian pengamatan morfologi penelitian dianalisis secara deskriptip. Hasil dari penelitian ini diperoleh 5 isolat bakteri sebagai bakteri resisten merkuri, dengan kode isolat Sp1, Sp2, Sp3, Sp4 dan Sp5. Hasil dari pengujian daya reduksi merkuri menggunakan alat Atonomic Absorption Spektrophotometer (AAS) ialah isolate dengan kode Sp1 menurunkan kadar merkuri sebesar 53%, Sp2 menurunkan kadar merkuri sebesar 60%, Sp3 menurunkan kadar merkuri sebesar 46%, Sp4 mereduksi merkuri sebesar 50% dan Sp5 menurunkan kadar merkuri sebsar 67%. Semua isolat bakteri dapat mereduksi mereduksi merkuri dan isolat bakteri resisten merkuri ini dapat digunakan sebagai agen bioremediasi.
UJI AKTIVITAS ANTIDIABETES EKSTRAK DAUN PACAR AIR (Impatiens balsamina L.) TERHADAP GINJAL TIKUS WISTAR (Rattus novergicus L.) YANG DIINDUKSI ALOKSAN Fadillah, Nurul Maurito; Febriani, Husnarika; syukriah, Syukriah
BIOPENDIX: Jurnal Biologi, Pendidikan dan Terapan Vol 11 No 1 (2024): Biopendix: Jurnal Biologi, Pendidikan & Terapan
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Unpatti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/biopendixvol11issue1page110-120

Abstract

Background: Diabetes mellitus is a serious, "chronic" condition that occurs when there is an increase in a person's blood sugar levels because the body is unable to produce enough insulin hormones/cannot effectively use the insulin produced. A lack of insulin, or the inability of cells to respond to it, causes high blood glucose levels (hyperglycemia), which causes clinical indicators of diabetes. Methods: This research is an experimental study using a completely randomized design. Twenty-four male white rats were divided into 6 groups consisting of normal controls (KN) who received no treatment, negative controls (K-) who were injected with alloxan at a dose of 150 mg/kg BW, positive controls (K+) who were injected with alloxan at a dose of 150 mg/kg BW. kg BW and glibenclamide at a dose of 0.09 mg/200 g BW, Treatment 1 (P1) was injected with alloxan at a dose of 150 mg/kg BW and ethanol extract of water henna leaves at a dose of 450 mg/KG BW, Treatment 2 (P2) was injected with alloxan with a dose of 150 mg/kg BW and ethanol extract of water henna leaves with a dose of 500 mg/KG BW, Treatment 3 (P3) was injected with alloxan at a dose of 150 mg/kg BW and ethanol extract of water henna leaves with a dose of 550 mg/KG BW. Mice blood glucose levels were measured on days 0 (after alloxan induction), 3, 7, and 14. Before the measurements, the mice were fasted for 8 hours. Results: Research shows that administration of water henna leaf extract has a significant effect in reducing urea and creatinine levels, as well as improving kidney morphology. However, it could not prevent the alloxan-induced increase in kidney weight in white mice. Conclusion: Administration of henna leaf extract (Impatiens balsamina L.) at a dose of 500 mg/kg BW had a significant effect on reducing urea and creatinine levels in white rats induced by alloxan. Administration of water henna leaf extract (Impatiens balsamina L.) at a dose of 450 mg/kg BW had a significant effect in improving kidney morphology in alloxan-induced white rats, whereas the organ index of water henna leaf extract could not prevent the increase in kidney weight in white mice induced alloxan