Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Perancangan Taman Budaya Banglipuran, Melikan, Rongkop, Gunungkidul Bawono, Septiono Eko; Patria, Rizaldi; Pristyawati, Tantin
Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil (MoDuluS) Vol 5 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/modulus.v5i1.4300

Abstract

Kawasan Kalurahan Melikan termasuk dalam kawasan Pegunungan Sewu. Kawasan ini termasuk dalam kawasan lindung nasional dan menjadi bagian dari Global Geopark Network UNESCO sejak 2015. Sebagaimana kawasan karst lainnya, kawasan ini memiliki potensi sumber daya alam, sumber daya manusia, dan sosial ekonomi budaya. Penelitian ini memetakan seluruh potesi tersebut menjadi dasar dalam perancangan Kawasan Taman Budaya Banglipuran yang merupakan fokus pengembangan kawasan Kalurahan Melikan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah action research yang dilaksanakan dalam tiga tahap. Tahap penelitian meliputi pemetaan, perencanaan dan pengembangan. Pemetaan digital menggunakan Quantum GIS. Perencanaan dilaksanakan dengan FGD. Dan pengembangan meliputi perncangan kawasan dengan visual 3D. Penelitian ini bertujuan membantu masyarakat dalam membangun kawasan Banglipuran dengan menghasilkan desain serta rancangan kawasan.
Desain Tempat Pembuangan Sampah Kawasan Pantai di Pantai Krakal, Gunungkidul Ranivan, Imam Asri; Abdur Rasyid, Aban; Winda Setyaningsih, Afriana; Putri Rahayu, Anggita; Fatin Hasanah, Azizah; Nur Evita Sari, Dela; Safitri, Dian; setiawan, Feri; Asnan Alfaru, Irvansyah; Winarni, Isti; Sulistyaningrum, Laela; Renaldi Febriansyah, Muhammad; Ajeng Wulandari, Putri; Dwi Pamungkas, Revangga; Putro Pamungkas, Tri; Eko Bawono, Septiono; Patria, Rizaldi
Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil (MoDuluS) Vol 5 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/modulus.v5i2.4314

Abstract

This program aims to reduce the waste population in the Krakal Beach area. Because there are many piles of garbage and the beach ecosystem has begun to be disturbed which has resulted in polluted sea water, beach sand becomes dirty, and piles of garbage emit odors so that the air is also polluted. The sample from this activity program consisted of photos/images taken directly from Krakal Beach, surveys and interviews from the local community and the local Pokdarwis chairperson. The data obtained was processed using a quantitative survey method to calculate and calculate the volume of waste so that it can estimate the required size of Temporary Disposal Sites to be built to accommodate this waste. It is hoped that this program can have a positive impact on the Krakal Beach ecosystem and provide comfort for visitors for the cleanliness created.
Edukasi Pemanfaatan PLTS sebagai Sumber Energi Ramah Lingkungan bagi Masyarakat di Sidoharjo, Gunungkidul: Pengabdian Widayati, Endang; Eko Bawono, Septiono; Indriyaningsih, Dyah; Setyowati Rahayu, Suparni; Kristiyana, Samuel; Saputra, Hadi; Sholeh, Muhammad
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3455

Abstract

The potential for solar energy in the Gunungkidul region, particularly in the Sidoharjo subdistrict, Gunungkidul, is abundant. The use of solar energy as an alternative energy source still needs to be continuously promoted. Public understanding of the use of solar energy to generate clean and sustainable electricity is still limited. The educational program is designed to provide knowledge about the use of solar energy as electricity. The objectives of the activities include increasing public literacy about Solar Power Plants (PLTS) that can be used as alternative energy. This activity focuses on delivering material on the basic principles of PLTS, its advantages as green energy that does not produce carbon emissions, and its economic benefits in saving long-term electricity costs. The methods used are participatory in nature, including socialization, workshops, and component demonstrations, which are tailored to the local context of Sidoharjo. The expected benefits and impacts of this program include the community's understanding of PLTS technology and the realization of public awareness of the importance of renewable energy. This program also aims to empower the community with practical knowledge so that they can take the initiative in utilizing solar energy.
PEMANFAATAN TEKNOLOGI PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA SEBAGAI UPAYA MENDUKUNG EKOWISATA DI DESA TERBAH, GUNUNGKIDUL Limpat Wibowo Aji; Syafriyudin Syafriyudin; Joko Waluyo; Suparmi Setyowati Rahayu; Muhammad Sholeh; Endang Widayati; Dyah Indriyaningsih Septeri; Septiono Eko Bawono
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.37561

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat (PkM) yang dilakukan di dusun Sumilir desa Terbah Gunungkidul bertujuan untuk menerapkan teknologi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebagai sumber energi alternatif. PLTS ini diterapkan pada area wisata dan sebagai upaya untuk mendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan di Desa Terbah, Gunungkidul. Desa Tebah memiliki potensi wisata alam yang memerlukan peningkatan infrastruktur energi untuk mendukung kenyamanan pengunjung. Program ini melibatkan pelatihan dan pendampingan kepada masyarakat dalam instalasi dan pemeliharaan sistem PLTS, serta edukasi tentang manfaat energi terbarukan dalam mendukung ekowisata. Metode pelaksanaan mencakup sosialisasi, penerapan teknologi dan pendampingan. Kegiatan sosialisasi bertujuan untuk mengevaluasi kebutuhan energi di titik-titik strategis wisata dan kegiatan penerapan teknologi berupa instalasi PLTS di lokasi fasilitas umum, dan pendampingan diberikan untuk memastikan pengelola wisata dapat melakukan perawatan PLTS. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan PLTS memberikan manfaat ekonomi melalui penghematan biaya energi, serta memperkuat citra desa sebagai destinasi wisata ramah lingkungan. Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi percontohan bagi desa lain di sekitar Gunungkidul dalam mengadopsi teknologi energi terbarukan sebagai upaya mendukung keberlanjutan pariwisata dan pemberdayaan masyarakat lokal.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PEMETAAN DAN OPTIMALIASI POTENSI DESA WISATA SEGAJIH LIVE IN EDUCATION KULON PROGO Yoga Yoga Sahria; Septiono Eko Bawono
Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol 6 No 3 (2023): Juni
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/jpm.v6i3.3228

Abstract

Desa Wisata (Desa Wisata) Segajih is located in Hargotirto, Kulon Progo, Yogyakarta, Indonesia. The village is known for its stunning natural beauty, such as green hills, waterfalls, rivers, and vast rice fields. In addition, in Segajih Tourism Village there are also several homestays / inns and serve regional specialties. Segajih Tourism Village carries the concept of "Live in Education," where tourists can experience an educational experience that includes the process of batik making, ant sugar making, painting, playing gamelan, and other activities. However, there is a problem in Desa Wisata Segajih Tourism Village, which is not optimal in identifying tourism potential and mapping that provides information to visitors about the relative location of tourism potential. Community service methods carried out include observation, counseling, FGD (Focus Group Discussion), discussion, training, and mentoring. The purpose of this community service is to empower the community in mapping and optimizing the potential of Desa Wisata Segajih to be more advanced and prosperous for the village community. The results of this PKM are producing a map of the potential of Segajih tourism village and its surroundings, besides that this PKM also produces the identification of potentials, problems and solutions.
Destilasi Minyak Atsiri di Kawasan Hutan Giring, Paliyan, Gunungkidul Septiono Eko Bawono; Rosalia Widhiastuti SL Rosa; Anwarudin Hisyam; Tri Putro Pamungkas
Jurnal Ilmiah Padma Sri Kreshna Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Padma Sri Kreshna
Publisher : Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/psk.v7i2.2175

Abstract

Abstract — The production of citronella in the Giring forest area involves Women’s Farmer Groups (KWT) and Forest Farmer Groups (KTH), who cultivate the plant in large quantities. Through an experimental approach, a simple essential oil distillation unit was constructed, followed by a production trial. The trial resulted in the extraction of crude essential oil with economic value. This activity has provided direct benefits to KWT and KTH by enhancing their knowledge and skills in processing citronella into essential oil, while also creating new opportunities to increase income and improve the local community’s economy. Keywords — production of citronella, Women’s Farmer Groups (KWT), Forest Farmer Groups (KTH), crude essential oil, community’s economy.
Pola Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Dalam Pengembangan Desa Wisata Kabupaten Gunungkidul CWD Purbaningrum; Septiono Eko Bawono; Lutfiana Ayu Riskiyanti Karim; Nella Chantika Nurcahyani; Elga Rohana Nia Santika; Aldi Surya Ramadhan
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2023): September 2023
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v1i2.185

Abstract

Pariwisata merupakan salah satu sektor yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi suatu Negara. Pariwisata telah terbukti dapat mendorong pertumbuhan perekonomian melalui peluang investasi, peluang kerja, peluang berusaha dan pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pola pemberdayaan masyarakat dalam pengembangan desa wisata di Kabupaten Gunungkidul. Metode yang digunakan dalam penelitian ini termasuk penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif adalah penelitian yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola pemberdayaan masyarakat dalam pengembangan desa wisata di Kabupaten Gunungkidul dilakukan mulai dari penyadaran masyarakat, pengkapasitasan melalui pelatihan dan pendayaan untuk mencapai masyarakat yang berdaya dan desa wisata yang berkelanjutan