Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

THE EFFECT OF FRACTURE HANDLING SIMULATION THROUGH TV TUBE STREAMING ON STUDENT PREPAREDNESS IN HANDLING FRACTURES AT HIGH SCHOOL AL ISLAM 1 SURAKARTA Saputro, Sutiyo Dani; Afni, Anissa Cindy Nurul; Suroso, Heri; Saelan, Saelan; Kusumaningrum, Bintari Ratih
SYNTHESIS Global Health Journal Volume 1, Issue 1, 2023
Publisher : SYNTIFIC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.514 KB) | DOI: 10.61543/syn.v1i1.12

Abstract

Background. Injuries from accidents in the school environment generally occur in the musculoskeletal system and must be treated quickly and appropriately. Injury will cause bleeding, bone deformity or disability and even death. Splint dressing relief can be performed by any trained layperson. One of the lay people trained at school is a student who has received basic emergency education. Improving fracture treatment in students can be done by online simulation using Streaming Tv Tube. The purpose of this study was to determine the effect of fracture handling simulation through TV Tube streaming on student preparedness in handling fractures Research Method. This type of research is a quantitative study using a Quasi-Experimental research design with a pre-post-test without control by providing a TV Tube streaming simulation intervention in one group without a comparison. The research sample was 43 students of SMA Al Islam 1 Surakarta. Data analysis was performed using the Wilcoxon test Findings. The results of the Wilcoxon test showed a p-value of 0.000 so there was an effect of simulation on handling fractures through streaming TV tube on students' preparedness in handling fractures. Conclusion. There is a difference in students' preparedness in providing treatment for fractures before and after being given a fracture handling simulation intervention via TV Tube streaming. Before being given the intervention, it was shown that almost all respondents had almost ready preparedness, whereas after being given the intervention, most of the respondents had ready preparedness.
Analisis Keandalan Mesin Welding Pallet Berbasis Reliability Centered Maintenance (RCM) dan FMEA Lemadi, Gayuh; Suroso, Heri; Prasetio, Dian Eko Adi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5262

Abstract

Mesin Welding Pallet merupakan salah satu fasilitas produksi utama dalam proses pembuatan pallet plastik yang telah beroperasi dalam jangka waktu relatif panjang sehingga berpotensi mengalami penurunan kinerja akibat keausan komponen. Kondisi tersebut berdampak langsung pada penurunan produktivitas, meningkatnya jumlah produk cacat, serta bertambahnya waktu henti produksi (downtime) yang dapat mengganggu kelancaran proses manufaktur. Hingga saat ini, perusahaan belum memiliki pemetaan yang terstruktur mengenai komponen kritis mesin, tingkat keandalan masing-masing komponen, serta mode kegagalan utama yang menjadi penyebab terjadinya breakdown. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi komponen kritis pada Mesin Welding Pallet, menganalisis tingkat keandalan mesin dan komponennya, mengevaluasi mode kegagalan yang berpotensi terjadi, serta merumuskan kebijakan perawatan yang optimal menggunakan pendekatan Reliability Centered Maintenance (RCM). Metode penelitian yang digunakan meliputi analisis diagram Pareto untuk menentukan komponen dominan penyebab kerusakan, Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) untuk mengevaluasi risiko kegagalan berdasarkan tingkat keparahan, frekuensi kejadian, dan kemampuan deteksi, serta perhitungan keandalan komponen dan sistem berdasarkan data historis kerusakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komponen kritis mesin meliputi sensor fiber optic, silinder pneumatik dozing, selang pneumatik, dan selang hidrolik dengan nilai keandalan masing-masing sebesar 3,6%, 3,0%, 2,9%, dan 2,7%. Berdasarkan hasil analisis FMEA dan pendekatan RCM, sensor fiber optic direkomendasikan menggunakan strategi perawatan berbasis waktu (Time Directed), sedangkan silinder pneumatik dozing, selang pneumatik, dan selang hidrolik direkomendasikan menggunakan strategi perawatan berbasis kondisi (Condition Directed). Penerapan kebijakan perawatan berbasis RCM diharapkan mampu meningkatkan keandalan mesin, menurunkan frekuensi breakdown, mengurangi downtime, serta mendukung efisiensi dan keberlanjutan proses produksi pallet plastik.