Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Peran Sekolah Tahfiz Al-Quran dan Hadis dalam Pembentukan Karakter Islami Dikalangan Remaja Siregar, Idris; Amin, Muhammad Nasrul
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Al-Qur’an adalah kitab suci umat muslim yang Dimana adalah Al-Qur’an adalah sumber hukum bagi umat muslim, dengan Al-Qur’an manusia bisa mengetahui kemana arah dan tujuan dalam kehidupan dunia dan akhirat, dalam Al-Qur’an terdapat banyak-banyak hukum, sejarah para nabi dan banyak membahas tentang masalah-masalah kehidupan, oleh karena itu menghafal Al-Qur’an adalah suatu hal yang sangat mulia, dalam penelitian ini berfokus kepada peran sekolah tahfidz dalam pembentukan karakter Islami dikalangan remaja, apakah sekolah tahfiz membantu kalangan remaja untuk membentuk karakter Islami, dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian Metode penelitian yang digunakan oleh penulis adalah metode kualitatif pada Metode penelitian kepustakaan (Library Research), yaitu sumber data yang dikumpulkan dari buku-buku, jurnal ilmiah dan lain-lain yang berkaitan dengan topik penelitian, baik data primer maupun sekunder. Dari pembahasan yang telah dikaji dalam artikel ini maka dapat disimpulkan bahwa peran sekolah tahfidz untuk pembentukan karaktek Islami klangan remaja sangat-sangat bagus dan sangat berguna untuk kehidupan dunia akhirat, menjadi penghafal qur’an tidaklah mudah jika tidak dibarengi niat, guru dan lingkungan yang bagus, dengan sekolah di sekolah tahfiz maka remaja akan mendapatkan teman-teman yang satu tujuan, guru-guru yang pandai dibidangnya dan lingkungan yang bagus.
PARADIGMA BARU HADIS: TELAAH PEMIKIRAN M. SYUHUDI ISMAIL Siregar, Idris
SHAHIH (Jurnal Ilmu Kewahyuan) Vol 3, No 2 (2020): SHAHIH (Jurnal ilmu Kewahyuan) Jul-Des 2020
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51900/shh.v3i2.8905

Abstract

Hadith in Islamic law is the second source after the Qur'an, so important is the position of the hadith so that the hadith also serves as al-Bayan to the law contained in the Qur'an. The textual understanding of classical hadith resulted in the law that was born at that time irrelevant to today's era. To get a correct understanding of the hadiths, the scholars understand the hadiths so that they can answer the challenges of the times. Textual understanding of hadith is not sufficient and irrelevant, so understanding hadith must be contextualized, namely by using social science, anthropology, history and culture. One of the Indonesian hadith scholars M. Syuhudi Ismail, as in his book Textual and Contextual Hadith of the Prophet: A Study of Ma'ani al-Hadith on Universal, Temporal and Local Islamic Teachings. M. Syuhudi Ismail in his book gives an offer in understanding the content of the hadith, namely looking at the shape of the eyes of the hadith and its scope, looking at the background, looking at the content of the hadith, and seeing the clues of hadith that are contradictory. So by looking at these factors then the hadith will be able to answer all the problems that occur in this contemporary era.
Pernikahan Online Di Masa Pendemi, Solusi Atau Pilihan? Siregar, Idris; Yusuf, Muhammad; Husni, Khoirurrijal
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.12481

Abstract

Pandemi COVID-19 telah mengubah berbagai aspek kehidupan sehari-hari, termasuk institusi pernikahan. Upacara pernikahan tradisional yang biasanya melibatkan kerumunan besar sangat terpengaruh oleh langkah-langkah jaga jarak sosial dan pembatasan acara publik. Sebagai respons, upacara pernikahan online muncul sebagai alternatif, menimbulkan pertanyaan tentang kelayakan dan penerimaannya. Studi ini mengeksplorasi konsep pernikahan online selama pandemi, meneliti apakah pernikahan tersebut berfungsi sebagai solusi yang diperlukan untuk keadaan yang belum pernah terjadi sebelumnya atau hanya sebagai pilihan yang nyaman. Dengan menganalisis kerangka hukum, persepsi masyarakat, dan pengalaman pribadi, penelitian ini bertujuan untuk memahami implikasi dan prospek masa depan dari pernikahan virtual. Temuan menunjukkan bahwa meskipun pernikahan online menyediakan solusi pragmatis terhadap keterbatasan yang diberlakukan oleh pandemi, pernikahan ini juga mencerminkan pergeseran yang lebih luas menuju digitalisasi dalam praktik pribadi dan sosial.
Adab komunikasi dan kehormatan dalam interaksi gender tinjauan tafsir Al-Misbah surah Al-Qasas ayat 23-25 Nasution, Maisyarah; Monang, Sori; Siregar, Idris
JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol. 9 No. 1 (2024): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia)
Publisher : IICET (Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/30034559000

Abstract

Pada dasarnya manusia sering digambarkan sebagai makhluk sosial yang artinya saling membutuhkan bantuan orang lain. setiap umat Islam harus mendahulukan adab dalam bersosialisasi agar tercipta keharmonisasian dalam kehidupan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran adab Dari sudut pandang tafsir Al-Misbah, penelitian ini menyelidiki peran adab komunikasi dalam menjaga kehormatan antara laki-laki dan perempuan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi pustaka. Dengan analisis System Literature Riview, dengan menyeleksi setiap literatur, kemudian mengidentifikasi dan membuat kesimpulan yang tepat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bersikap sopan, menjaga pandangan, dan menggunakan bahasa yang sopan dan tidak menyinggung adalah ciri-ciri komunikasi yang baik. Tafsir Al-Misbah menekankan betapa pentingnya nilai-nilai ini dalam hubungan antara laki-laki dan perempuan untuk menjaga kehormatan dan martabat masing-masing. Ayat ini menawarkan praktik komunikasi yang relevan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
AL-QUR’AN DAN HADIS SEBAGAI MASDAR AWAL siregar, idris
Ibn Abbas : Jurnal Ilmu Alquran dan Tafsir VOL 5, NO 2 (2022): OKTOBER-MARET
Publisher : Magister Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir UINSU Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51900/ias.v5i2.15212

Abstract

AbstrakIslam mempunyai hukum yang wajib dipatuhi oleh pemeluknya. Sumber hukum dalam Islam merupakan al- Qur’ an serta Hadis, kalam Allah serta As- Sunnah Nabi yang ialah landasan utama dalam ajaran Islam. Uraian terhadap kedua sumber hukum tersebut berarti sebab keduanya tidak bisa dipisahkan satu sama lain, ada keterkaitan antara keduanya dalam menarangkan hukum yang berlaku dalam Islam. Hingga telah selayaknya menguasai kedua sumber hukum itu jadi perihal yang utama, bila terjalin kesalahan uraian diantara keduanya hingga hendak mengganggu keberadaan sumber hukum tersebut. Dengan menguasai 2 sumber hukum ialah al- Quran serta Hadis, hingga hendak memperoleh petunjuk hukum yang cocok dengan tuntunan syariat serta sunnah nabi Muhammad. Tulisan ini menguraikan eksistensi antara kedua sumber hukum Islam tersebut dalam pelaksanaannya dalam warga yang majemuk, dengan memakai tata cara tematik.Kata Kunci: Alqu’an, Hadis, As-Sunnah, Hukum dan Islam.