Claim Missing Document
Check
Articles

Perbaikan Standard Operating Procedure (sop) Sesuai Dengan Requirement Iso 9001:2008 Klausul 4.2.3 Dan Klausul 4.2.4 Pada Pt. Adetex Filament Menggunakan Metode Business Process Improvement Nurul Apriliani; Sri Widaningrum; Mira Rahayu
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Adetex Filament merupakan salah satu industri tekstil multi produk Indonesia yang telah mengaplikasikan sistem manajemen mutu ISO 9001:2008 pada tahun 2010 namun pada tahun 2013 penerapan ISO 9001:2008 terhenti disebabkan tim Management Representative yang berjalan secara fungsional tidak menjalankan tanggung jawab dan wewenangnya dengan baik sehingga adanya proses bisnis yang tidak berjalan sesuai yang mengakibatkan sistem pengelolaan yang belum efektif dan efisien serta menjadi kendala dalam menerapkan sesuai ISO 9001:2008 secara berkelanjutan. PT. Adetex Filament ingin menerapkan kembali ISO 9001:2008 sebagai acuan sistem manajemen mutu sehingga harus memperbaiki proses-proses bisnis yang belum efektif dan efisien agar berjalan dengan sesuai. Pada penelitian ini, difokuskan pada persyaratan ISO 9001:2008 klausul 4.2.3 mengenai pengendalian dokumen dan klausul 4.2.4 mengenai pengendalian catatan. Dalam penelitian ini dilakukan perbaikan proses bisnis pengendalian dokumen dan proses bisnis pengendalian catatan menggunakan metode Business Process Improvement (BPI) dengan analisis aktivitas (RVA, BVA, dan NVA) dan analisis streamlining agar proses bisnis menjadi efektif dan efisien. Hasil akhir yang didapatkan setelah analisis tersebut adalah perbaikan SOP pengendalian dokumen dan perbaikan SOP pengendalian catatan. Kata Kunci: ISO 9001:2008, SOP, Proses Bisnis, BPI
Identifikasi Dan Pengendalian Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (k3) Dengan Menggunakan Metode Hirarc Untuk Memenuhi Requirement Ohsas 18001 : 2007 (klausul 4.4.6) Di Pt. Beton Elemenindo Perkasa Irma Nurmawanti; Sri Widaningrum; Muhammad Iqbal
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PT. Beton Elemenindo Perkasa merupakan salah satu perusahaan manufaktur yang bergerak dalam pembuatan beton bangunan secara modern. Dalam melakukan kegiatan operasionalnya PT. Beton Elemenindo Perkasa didukung lebih dari 100 tenaga kerja yang berinteraksi secara langsung dengan mesinmesin dan peralatan kerja lainnya. Mesin-mesin berat dan peralatan kerja yang berbahaya memungkinkan timbulnya potensi bahaya dan risiko kecelakaan. Kecelakaan kerja yang terjadi di PT. Beton Elemenindo Perkasa sangat fluktuatif dengan jenis luka yang variatif. Tindakan pengendalian yang dilakukan perusahaan selama ini hanya menyediakan Alat Pelindung Diri (APD) tanpa didukung dengan sistem manajemen yang mendukung terkait keselamatan dan kesehatan kerja. Sehingga Sistem manajemen terkait keselamatan kerja sangat penting untuk diterapkan di PT. Beton Elemenindo Perkasa, oleh karena itu perusahaan perlu menerapkan Sistem Manajemen Kelesamatan dan Kesehatan Kerja. Adapun langkah awal dalam melakukan SMK3 adalah melakukan identifikasi kecelakaan kerja yang terjadi dan melakukan pengendaliaannya. Identifikasi yang dilakukan pada penelitian kali ini dengan metode HIRARC. HIRARC merupakan gabungan dari hazard identification, risk assessment dan risk control merupakan sebuah metode dalam mencegah atau meminimalisir kecelakaan kerja. Usulan yang akan diberikan peneliti akan memberikan usulan pengendalian kecelakaan kerja yang mengacu pada OHSAS 18001:2007 yang terintegrasi dengan Peraturan Pemerintah terkait SMK3. Kata kunci : HIRARC , hazard identification, risk assessment, risk control, OHSAS 18001:2007
Perbaikan Standard Operating Procedure (sop) Di Pt. Dmc Berdasarkan Requirement Prosedur Pengendalian Produk Tidak Sesuai (klausul 8.3) Iso 9001:2008 Menggunakan Metode Business Process Improvement Annisa Husna Alif; Sri Widaningrum; Muhammad Iqbal
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PT. DMC merupakan perusahaan multi nasional yang bergerak di bidang industri tekstil yang berfokus pada produksi benang. PT. DMC dalam kebijakan mutunya bertekad menjadi perusahaan tekstil terbaik, salah satu upaya perusahaan untuk mewujudkan tujuan tersebut adalah dengan menyatakan komitmennya untuk menerapkan Sistem Manajemen Mutu yang sesuai dengan persyaratan ISO 9001:2008. Dalam proses realisasi dan pendistribusian produk, diperlukan adanya suatu prosedur standar yang dapat mengatur pengendalian produk yang tidak sesuai agar produk tersebut tidak tersebar ke pelanggan dan pihak lain. Perusahaan telah memiliki dan menjalankan SOP untuk mengendalikan produk yang tidak sesuai, namun prosedur tersebut masih belum sesuai dengan persyaratan ISO 9001:2008. Dalam penelitian ini penulis melakukan perancangan SOP Klausul 8.3 ISO 9001:2008 untuk memperbaiki SOP eksisting perusahaan. Data yang digunakan adalah SOP eksisting perusahaan dan requirement ISO 9001:2008 Klausul 8.3. Data tersebut digunakan untuk melakukan pengolahan data dengan mengidentifikasi gap antara persyaratan ISO 9001:2008 dengan kondisi prosedur eksisting. Setelah itu dilakukan analisis aktivitas dan streamlining menggunakan metode BPI. Kemudian dilakukan analisis, desain dan verifikasi hingga didapatkan SOP usulan yang sesuai dengan requirement ISO 9001:2008. Rancangan yang diusulkan dalam penelitian ini adalah proses bisnis dan SOP Pengendalian Produk Tidak Sesuai yang sudah sesuai dengan requirement ISO 9001:2008. Kata Kunci : SOP (Standard Operating Procedure), ISO 9001:2008, BPI (Business Process Improvement) Abstract
Analisis Dan Perbaikan Proses Bisnis Kritis Direktorat Early And Primary Education Telkom Foundation Untuk Memenuhi Requirement Iso 9001:2008 (klausul 8.2.3 Dan 8.5.2) Menggunakan Metode Business Process Improvement Chandra Alamsyah; Sri Widaningrum; Atya Nur Aisha
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telkom Foundation merupakan suatu yayasan yang bergerak dibidang pendidikan yang sudah menerapkan sistem manajemen mutu berdasarkan standar ISO 9001:2008. Standar ISO 9001:2008 memiliki persyaratan untuk proses bisnis yang terdokumentasi. Namun khususnya proses bisnis di Direktorat Early and Primary Education yang merupakan bagian dari Telkom Foundation terdapat proses bisnis existing yang belum efektif sehingga perlu diperbaiki dahulu sebelum merancang SOP. Perbaikan proses bisnis berpedoman kepada standar ISO 9001:2008. Data yang digunakan untuk perbaikan proses bisnis adalah data proses bisnis existing Direktorat Early and Primary Education, proses bisnis kritis dan standar ISO 9001:2008. Perbaikan proses bisnis dimulai dari menentukan proses bisnis kritis menggunakan metode management selection approach dengan memperhatikan tingkat kepentingan proses bisnis. Setelah itu proses bisnis kritis yang terpilih akan diperbaiki menggunakan metode Business Process Improvement. Tahap selanjutnya adalah proses analisis aktivitas untuk memperbaiki aktivitas yang belum efektif, selanjutnya dilakukan proses streamlining untuk meningkatkan keefektifan. Hasil dari proses analisis aktivitas dan streamlining menjadi dasar untuk perancangan SOP usulan. Perancangan SOP usulan proses bisnis kritis dirancang berdasarkan standar ISO 9001:2008. SOP usulan pada penelitian ini adalah SOP Tindakan Perbaikan Early and Primary Education Telkom Foundation. Kata Kunci:  ISO 9001:2008, Standard Operating Procdure, Business Process Improvement, Proses Bisnis, Proses Bisnis Kritis
Perancangan Dokumen Mutu Untuk Memenuhi Requirement Pt. Showa Indonesia Mfg. Dan Iso 9001:2008 (klausul 4.2.3, 6.2.2, Dan 7.4.3) Di Cv. Gradient Berdasarkan Metode Business Process Improvement Ryan Rachmadian; Sri Widaningrum; Marina Yustiana Lubis
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak CV. Gradient adalah perusahaan penghasil spare part untuk kendaraan bermotor khusunya sepeda motor. Perusahaan ini bekerja sama dengan salah satu perusahaan besar yaitu PT. Showa Indonesia yang notabene sebagai perusahaan yang diakui secara internasional dalam komponen otomotif, terutama dalam pembuatan peredam kejut, sistem kemudi dan line up produk lainnya. Penelitian ini berawal dari adanya kegiatan audit yang dilakukan oleh PT. Showa Indonesia dengan tujuan untuk menjaga kualitas produk yang dihasilkan oleh CV. Gradient. Kegiatan audit ini menghasilkan data hasil audit yang menjadi landasan awal adanya penelitian ini. Pada penelitian ini dilakukan analisa awal mengenai data hasil audit CV. Gradient. Dari hasil analisa menyimpulkan bahwa CV. Gradient secara keseluruhan dinilai belum memenuhi requirement PT. Showa Indonesia. Oleh karena itu, perlu dilakukan perbaikan menggunakan business process improvement agar sesuai dengan requirement PT. Showa Indonesia dan ISO 9001:2008. Tindak lanjut yang diambil pada penelitian ini berupa perbaikan pada control item tertentu dengan cara membuat dokumen mutu. Hasil dari penelitian ini adalah (i) SOP Pengendalian Dokumen berdasarkan ISO 9001:2008 klausul 4.2.3, (ii) SOP Penyusunan dan Pelaksanaan Matrikulasi Karyawan berdasarkan ISO 9001:2008 klausul 6.2.2, dan (iii) Instruksi Kerja Kedatangan dan Pemeriksaan Bahan Baku di CV. Gradient berdasarkan ISO 9001:2008 klausul 7.4.3. Kata kunci: BPI, Requirement PT. Showa Indonesia, ISO 9001:2008, SOP, IK
Perancangan Standard Operating Procedure Iso 17025: 2008 Pada Laboratorium Proses Manufaktur Telkom University Berdasarkan Klausul 4.3 Dengan Metode Benchmarking Farli Erigga Putra; Sri Widaningrum; Muhammad Iqbal
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ISO 17025: 2008 merupakan standar untuk Laboratorium kalibrasi atau Laboratorium uji. Laboratorium Proses Manufaktur adalah Laboratorium yang paling mendekati dalam hal kalibrasi atau pengujian. Dan Laboratorium Proses Manufaktur menjadi Lab yang dipilih karena notabene Lab tersebut berada di bawah Fakultas Rekayasa Industri. Ketika Laboratorium Proses Manufaktur telah tersertifikasi, maka Laboratorium lainnya akan dapat mengikuti pedoman yang ada guna mewujudkan rencana strategis Universitas Telkom. Peneliti memilih metode benchmarking sebagai pedoman, karena metode tersebut dinilai paling cocok dalam membuat Laboratorium Proses Manufaktur tersertifikasi ISO 17025: 2008. Dengan melakukan proses benchmark kepada mitra Laboratorium serupa, maka akan mendapatkan informasi yang lebih mendalam mengenai perancangan ISO 17025: 2008 yang akan disesuaikan dan dilakukan perancangan pada Laboratorium Proses Manufaktur. Kata Kunci : ISO 17025: 2008, Benchmarking, Laboratorium, Proses Manufaktur, Universitas Telkom.
Perbaikan Standar Operating Prosedure (sop) Proses Produksi Pt. Adetex Filament 1 (pt. Af I) Menggunakan Metode Bussiness Process Improvement (bpi) Nadya Rachma Asalia; Sri Widaningrum; Murni Dwi Astuti
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Adetex Filament 1 merupakan salah satu perusahaan yang memproduksi kain garmen di Indonesia. Permasalahan yang sering terjadi adalah terutama saat sample ditolak oleh pelanggan yaitu kesalahan gambar desain kain (tracing) dan kesalahan warna kain (strike off). Kesalahan ini berdampak pada waktu proses yang panjang dan kualitas produk yang dihasilkan. Permasalahan ini menyebabkan perlunya perbaikan pada proses produksi di PT. AF 1 Banjaran Bandung. Tahap perbaikan (improvement) yang dilakukan pada proses produksi PT. AF 1 dengan mengumpulkan data yang diperlukan, kemudian dari data tersebut dilakukan pemetaan proses produksi eksisting, selanjutnya diperlukan identifikasi value added pada proses produksi menggunakan streamlining. Streamlining akan menjadi target dalam melakukan perbaikan menggunakan metode Business Process Improvement (BPI). Dari hasil penelitian didapatkan bahwa efisiensi proses bisnis tracing mengalami peningkatan sebesar 4,07% dan proses bisnis strike off memiliki peningkatan sebesar 5,93%. Proses bisnis proses produksi usulan akan menjadi pedoman dalam merancang Standard Operating Procedure (SOP) pada proses produksi. Rancangan SOP diharapkan dapat mengurangi waktu siklus dan kesalahan-kesalahan yang terjadi pada proses produksi di proses produksi PT. Adetex Filament 1. Kata kunci: Business Process Improvement (BPI), Proses Bisnis, Streamlining, Processing Time, Standard Operating Procedure (SOP)
Analisis Dan Perbaikan Proses Bisnis Kritis Direktorat Primary & Secondary Education Telkom Foundation Untuk Memenuhi Requirement Iso 9001:2008 Menggunakan Metode Business Process Improvement Fakhrurrozi Fakhrurrozi; Sri Widaningrum; Atya Nur Aisha
eProceedings of Engineering Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telkom Foundation merupakan sebuah yayasan yang diprakarsai oleh PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (PT Telkom). Telkom Foundation telah menerapkan sistem manajemen mutu berupa ISO 9001:2008 untuk menjamin kualitas layanan yang diberikan kepada masyarakat di bidang pendidikan. Namun dalam keadaan di lapangan sekarang, Telkom Foundation memiliki masalah yang diakibatkan oleh berubahnya struktur organisasi perusahaan. Perubahan ini menyebabkan beberapa aspek dari proses bisnis yang ada tidak berjalan sesuai dengan seharusnya. Direktorat Primary & Secondary Education Telkom Foundation merupakan salah satu direktorat yang memiliki beberapa proses bisnis dianggap kritis karena akan berpengaruh pada proses bisnis lainnya dan juga mutu pada implementasinya.Penelitian ini difokuskan pada proses bisnis kritis di Direktorat Primary & Secondary Education Telkom Foundation dengan Standar ISO 9001:2008. Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu proses bisnis eksisting, standar ISO 9001:2008, dan kuesioner proses bisnis kritis. Perbaikan proses bisnis dimulai dari menentukan proses bisnis kritis dengan metode management selection approach dan melihat tingkat kepentingan proses bisnis. Setelah proses bisnis kritis terpilih, selanjutnya dilakukan perbaikan dengan metode BPI (Business Process Improvement). Pada tahap selanjutnya dilakukan analisis aktivitas guna memperbaiki aktivitas yang belum efektif menjadi efektif dengan proses streamlining. Hasil dari analisis aktivitas dan streamlining akan menjadi dasar atau pedoman untuk melakukan usulan perbaikan pada proses bisnis kritis. Pembuatan proses bisnis usulan berdasarkan standar ISO 9001:2008. Dilihat dari analisis gap dan hasil wawancara dengan pemilik proses, ditemukan proses bisnis eksisting penyusunan RKA & RKM Pendidikan Menengah tidak efektif dikarenakan adanya perubahan struktur organisasi di Direktorat Primary & Secondary Education Telkom Foundation. Oleh karena itu, dibuatlah usulan proses bisnis penyusunan RKA & RKM Pendidikan dasar dan menengah berdasarkan strukur organisasi baru. Kata Kunci : ISO 9001:2008, Business Process Improvement, Proses Bisnis, Standard Operating Procedure
Identifikasi Dan Pengendalian K3 Menggunakan Hirarc Untuk Memenuhi Requirement Ohsas 18001:2007 Terkait Klausul 4.4.2 Dan 4.4.3 Pada Pt. Beton Elemenindo Perkasa Hani Novita Tresnasari; Sri Widaningrum; Muhammad Iqbal
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PT. Beton Elemenindo Perkasa merupakan perusahaan yang memproduksi berbagai macam beton seperti keperluan dinding, lantai, pagar dan yang lainnya. Perusahaan ini telah berupaya menerapkan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) seadanya dengan menyediakan APD (alat pelindung diri) tanpa adanya sistem manajemen yang mendukung. Maka dari itu, masih terdapat kecelakaan kerja yang terjadi pada perusahaan ini. Pada penelitian ini akan dirancang prosedur untuk mengurangi kecelakaan kerja yang terjadi pada PT. Beton Elemenindo Perkasa berdasarkan integrasi requirement OHSAS 18001:2007 dengan Peraturan Pemerintah No 50 Tahun 2012. Perancangan ini merupakan hasil dari HIRARC, yakni sebuah metode dimana seluruh aktivitas pada perusahaan diidentifikasi potensi bahayanya, dinilai seberapa besar dampak bahayanya untuk kemudian ditentukan bagaimana pengendaliannya. Hasil dari pengendalian yang diperlukan akan disesuaikan dengan integrasi requirement OHSAS 18001:2007 dan Peraturan Pemerintah No 50 Tahun 2012, sebagai pemenuhan requirement OHSAS 18001:2007 bahwa perusahaan wajib menerapkan dan membuat prosedur terkait sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja. Hal ini dilakuakan setelah melakukan analisis terhadap aktivitas yang memiliki potensi bahaya yang tinggi serta requirement nya. Tahap selanjutnya akan dilakukan tahap verifikasi terlebih dahulu kepada pihak perusahaan apakah prosedur tersebut sesuai dan mampu menekan jumlah kecelakaan kerja. Hasil dari penelitian ini berupa perancangan prosedur terkait komunikasi, partisipasi dan konsultasi serta pemasangan rambu peringatan keselamatan. Kata Kunci: HIRARC, OHSAS 18001:2007, K3, Kecelakaan Kerja, Prosedur
Perancangan Sop Pengendalian Informasi Terdokumentasi Berdasarkan Integrasi Iso 9001:2015 Klausul 7.5 Dan Iso 14001:2015 Klausul 7.5 Dengan Mempertimbangkan Risiko Menggunakan Metode Business Process Improvement Di Cv. Xyz Risya Yuthika; Sri Widaningrum; Heriyono Lalu
eProceedings of Engineering Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

CV. XYZ merupakan salah satu industri manufaktur khususnya bidang otomotif yang menghasilkan produk berupa spare part, mould, press tool, jig & fixture, repair, dll. Khususnya untuk sepeda motor. Pada saat ini CV. XYZ sudah menerapkan Sistem Manajemen Mutu (SMM) berbasis ISO 9001:2008 dan Sistem Manajemen Lingkungan (SML) berbasis ISO 14001:2004 memiliki manual mutu, SOP, kebijakan lainnya untuk memenuhi requirement ISO 9001:2008 ISO 14001:2015. Pada penelitian ini akan dilakukan integrasi requirement versi terbaru yaitu ISO 9001:2015 dan ISO 14001:2015 dengan mempertimbangkan risiko, dan akan menghasilkan dokumentasi sistem manajemen terintegrasi. Perancangan Strandrd Operating Procedure (SOP) integrasi ISO 9001:2015 dan ISO 14001:2015 dilakukan dengan mengidentifikasi requirement ISO 9001:2015 dan requirement ISO 14001:2015. Setelah mendapatkan requirement integrasi kedua standar, kemudian dilakukan perbandingan dengan proses bisnis existing sehingga menghasilkan gap dan aktivitas baru berdasarkan requirement integrasi. Kemudian dilakukan risk assessment yaitu identifikasi, analisis, evaluasi risiko serta penerapan treatment risiko. Risk assessment dilakukan untuk memperhatikan risk based thingking yang akan menghasilkan risk register. Hasil gap dan risk register tersebut akan menjadi inputan dalam perancangan SOP. Perancangan SOP dibuat menggunakan metode Business Process Improvement. Penelitian ini difokuskan pada perancangan SOP berdasarkan klausul 7.5 yaitu proses pengendalian informasi terdokumentasi. Hasil penelitian yang diperoleh untuk memenuhi integrasi requirement ISO 9001:2015 dan ISO 14001:2015 di CV. XYZ meliputi rancangan SOP pengendalian informasi terdokumentasi. Kata Kunci: SOP, ISO 9001:2015, ISO14001:2015, Pengendalian Informasi Terdokumentasi, BPI.
Co-Authors Abdi , Luthfi Moulya Abdi, Luthfi Moulya Amalia, Rifa Amalia, Sheila Angelyca H, Yohana Anggun Kertadela Puspitasari Annisa Husna Alif Asih Aulia Putri Asih Aulia Putri Atya Nur Aisha Aulia Yogi Fachlivan Aulia, Shafaa Budi Ayudita Oktafiani Benny Yanuarsih Benny Yanuarsih, Benny Cahyadi, Dea Arya Dita Chandra Alamsyah Cut Rima Asyifa Elvira A, Celline Isabel Faisal Fathurrahman Fakhrurrozi Fakhrurrozi Farli Erigga Putra Febrina Indri Rumondang Febrina Indri Rumondang, Febrina Indri Firstian Rizky, Raihan Zhafranu Hani Novita Tresnasari Heriyono Lalu Ida Ayu Made Cahyanti Puspa Ilma Mufidah Irma Nurmawanti Kartika Salsabilla Wulandari Kartika Salsabilla Wulandari Klarissa , Rafa Deal Marina Yustiana Lubis Medianti Arifia Dewi Meita Ratna Sari Sagala Meldi Rendra Mira Rahayu Mugni Rifki Muhammad Iqbal Muhammad Rivai Murfid, Nurjihan Aqilah Murni Dwi Astuti Mutiah Rositasari Nadya Rachma Asalia Naila Farhana Naila Farhana, Naila Nanda Marhandhika Putri Ni Putu Tiara Santi Riyani Novalino Novalino Novalino Novalino, Novalino Nugrahaini S., Yunita Nurul Apriliani Nusaibah Nusaibah Osama, Dito Parawansyah, Canda Putra Pratya Poeri Suryadhini Prayoga, Faris Aditya Puteri, Anisa Riska Putri, Anastasya Mahendra Ramadhan , Muhamad Rafi Ramadhani, Alfian Rara Niken Ramadhany Risya Yuthika Rizki Eka Ridani Romyah Bighoiri Romy Rositha , Veminia Rositha, Veminia Ryan Gamas Agromega Ryan Rachmadian Saalino , Irene Datu Safitri, Regina Nisrina Aulia Salma , Sheila Amelia Shafira Amanda Umar Sheila Amalia Salma Shifa Khairunnisa Shifa Khairunnisa, Shifa Susanto , Hadi Sutari, Wiyono Syahrastani Ayasa Tulusiani Widjanarko Utami Wulandari Widiana, Adrian Wahyu Widjanarko, Tulusiani Willy Pratisna Wiyono Sutari Wulandari, Kartika Salsabilla Yunita Nugrahaini Safrudin Yunita Putri Gita Mulyandari