Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Analisis Kimia Telur Ikan Tuna Mata Besar (Thunnus obesus) dari Berbagai Tingkat Kematangan Gonad Tri Widayati Putri; Nurulhikmah Kamaruddin; Zul Khairiyah
Jurnal Riset Diwa Bahari (JRDB) Volume 3, Issue 1, 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Institut Teknologi dan Bisnis Maritim Balik Diwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63249/jrdb.v3i1.39

Abstract

Bigeye tuna (Thunnus obesus) is a type of large pelagic fish belonging to the Scombriade family that can spawn repeatedly during the spawning season. Bigeye tuna eggs have several phases of gonad maturity, including gonad maturity level IV and gonad maturity level V. This study aims to determine the chemical composition and mineral composition of bigeye tuna eggs (Thunnus obesus) from two levels of gonad maturity, namely gonad maturity level IV and gonad maturity level V. The parameters analyzed were water content, ash content, protein content, fat content, iron and zinc with three repetitions for each parameter. This study was conducted from June to August 2024. Sampling was carried out at two different locations with samples in the form of bigeye tuna eggs (Thunnus obesus). The results of the study showed that bigeye tuna eggs from gonad maturity level IV had a water content of 69.94%, ash content of 4.04%, protein content of 20.43%, fat content of 0.94%, iron content of 34.42% and zinc content of 142.58%. While the gonad maturity level V had a water content of 72.01%, ash content of 3.22%, protein content of 19.82%, fat content of 1.55%, iron content of 14.83% and zinc content of 172.50%. Based on the statistical results, it showed that bigeye tuna eggs had significant differences (significantly different) in water content, ash content, protein, fat, iron and zinc at two gonad maturity levels IV and gonad maturity level V.
Karakteristik Mekanik Selulosa Dari Rumput Laut Kappaphycus alvarezii di Kabupaten Takalar Tri Widayati Putri; Reski Ardini Yusra; Awaluddin Awaluddin
Jurnal Riset Diwa Bahari (JRDB) Volume 3, Issue 1, 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Institut Teknologi dan Bisnis Maritim Balik Diwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63249/jrdb.v3i1.71

Abstract

Kandungan selulosa dan karakteristik mekanik selulosa dalam menentukan kelayakan rumput laut sebagai bahan baku biomaterial ramah lingkungan, selain sifat fisikokimia selulosa diperlukan untuk menunjang pemanfaatan limbah rumput laut secara optimal. Sehubungan dengan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kadar dan karakteristik mekanik selulosa dari rumput laut Kappaphycus alvarezii yang berasal dari Kabupaten Takalar. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan September hingga Januari 2025 di Makassar, dengan menggunakan pendekatan deskriptif melalui metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar selulosa meningkat dari 12,31% pada sampel mentah menjadi 20,04% setelah proses ekstraksi. Analisis FTIR mengidentifikasi gugus fungsi khas selulosa seperti –OH, C=O, dan C–O–C, sementara SEM menunjukkan perubahan morfologi menjadi lebih berpori dan homogen setelah perlakuan kimia. Temuan ini mengindikasikan bahwa Kappaphycus alvarezii berpotensi tinggi sebagai sumber bahan selulosa yang dapat dikembangkan untuk keperluan bioplastik atau biomaterial lainnya.