Claim Missing Document
Check
Articles

Evaluation of the Effectiveness of Vector Management Methods in Hospital X Batam City Herdianti; Sari, Novela; Husein, Al Hafez
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 2 (2024): Vol. 9 No. 2 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v9i2.1624

Abstract

According to the Ministry of Health, disease vector and pest management includes all actions or activities aimed at reducing the population of disease vectors and animals as low as possible so that their presence in an area no longer poses a risk of disease transmission. The purpose of this study is to determine the Input, Process, and Output aspects of evaluating the effectiveness of vector handling methods in Hospital X in Batam City. This study used qualitative methods through in-depth interviews and observations with a total of six informants, namely the Head of Subdivision of Public Facilities, Head of Public Facilities Affairs, Health & Safety Coordinator, Human Resources, Head of Finance, 3rd agent (CV. Bumi Resik). The results of this study indicate that vector handling in Hospital X has been quite effective, lack of awareness of Human Resources of the prohibition of leaving food scraps in the work room. It is necessary to collaborate with entomologists to get advice and vector handling strategies that are more effective and specific according to the conditions of Hospital X, apply strict sanctions for those who violate the prohibition of leaving food scraps in the work room, provide informative posters in the hospital area about simple procedures that can be done to support vector handling
Assessment of Knowledge, Attitude and Practice Regarding Biosafety among Laboratory Staff in a University HAMZAH, NURUL AINUN; Nik Mohd Razali, Nik Nur Fatin Athirah; Abdul Samad, Nurul Izzah; Mohd Amin, Nursuhaili; Yhaya, Mohd Firdaus; Hatta, Herdianti
Health Dynamics Vol 2, No 10 (2025): October 2025 (In progress)
Publisher : Knowledge Dynamics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Biosafety is crucial for protecting laboratory staff from infectious agents and hazardous biological materials. Inadequate knowledge of unsafe practices may increase the risk of laboratory-acquired infections and accidents. This study assessed the knowledge, attitude, and Practice (KAP) of biosafety and related factors among laboratory staff. Methods: A cross-sectional study was conducted among 150 laboratory staff recruited through stratified and random sampling. Data were collected using a validated, self-administered questionnaire that assessed knowledge, attitude, and practice related to biosafety. Descriptive analysis, one-way ANOVA, Pearson correlation and multiple linear regression were performed to examine differences and associations. Results: The findings revealed that laboratory staff demonstrated moderate knowledge (74.8%), good attitudes (95.5%), and good practices (93.7%) towards biosafety. Significant differences in knowledge [F (2,147) = 23.7, p < 0.001] and Practice [F(2,147) = 21.36, p < 0.001] were observed across schools. A moderate positive correlation was found between Practice and knowledge (r = 0.518, p < 0.01) and between Practice and attitude (r = 0.342, p < 0.01). Higher education was associated with better knowledge and attitudes, while longer years of employment were negatively associated with knowledge. No demographic factors significantly predicted practice. Conclusions: Laboratory staff demonstrated positive attitudes and good practices, but showed only moderate knowledge of biosafety. Regular training, continuous education, and standardised biosafety programs are crucial for enhancing knowledge and maintaining safe laboratory practices. This study provides essential evidence to strengthen biosafety training and policies in Malaysian universities, supporting safer laboratory environments and improved institutional preparedness.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KECELAKAAN KERJA PADA BAGIAN PRODUKSI Ulla Amalia, Rizqi; Sarbiah, Andi; Herdianti
Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (j-kis) Vol. 2 No. 02 (2021): Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (J-KIS) Volume 2 Nomor 2 September 2021
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibnu Sina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36352/j-kis.v2i02.497

Abstract

Kecelakaan lalu lintas dapat terjadi karena beberapa faktor yang saling berinteraksi yaitu faktor pengemudi (manusia), lalu lintas, jalan, kendaraan dan lingkungan. Faktor manusia (pengendara), dan lingkungan. Dalam hal Ini faktor manusia memiliki kontribusi terbesar pada kecelakaan sepeda motor. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif. Obyekpenelitian ini adalah PT Bintang Lima Imada Kota Batam Tahun 2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 39 responden ada 22 responden yang memiliki faktor manusia kurang, 25 respondeng memiliki faktor kendaraan kurang, 9 responden memiliki faktor lingkungan buruk, dan 24 responden pernah mengalami kejadian kecelakaan. Terdapat hasil yang signifikan antara faktor manusia terhadap kejadian kecelakaan dengan hasil p velue = 0,00. Terdapat hasil yang signifikan antara faktor kendaraan terhadap kejadian kecelakaan dengan hasil p velue = 0,002. Terdapat hasil yang signifikan antara faktor lingkungan terhadap kejadian kecelakaan dengan hasil p velue = 0,007. Disarankan bagi salesman karyawan PT Bintang Lima Imada untuk beristirahat apabila kondisi tubuh terlalu lelah, melakukan service kendaraan rutin minimal sebulan sekali, selalu focus saat berkendara, dan mematuhi peraturan lalu lintas.
Hubungan Sanitasi Dasar Rumah dan Kebiasaan Cuci Tangan Pakai Sabun dengan Kejadian Diare pada Balita di RW 011 Kelurahan Baloi Permai Kota Batam Tahun 2023 Awaldi, Doifi; Pramawati, Anita; Herdianti
Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (j-kis) Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Kesehatan Ibnu Sina
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibnu Sina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36352/j-kis.v5i1.676

Abstract

Diare adalah buang air besar yang dapat terjadi tiga kali atau lebih dalam sehari dengan frekuensi cair. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sanitasi dasar rumah dan kebiasaan cuci tangan pakai sabun dengan kejadian diare pada balita di RW 011 Kelurahan Baloi Permai Kota Batam tahun 2023. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah semua ibu yang memiliki balita di RW 011 Kelurahan Baloi Permai Kota Batam yang berjumlah 38 sampel. Teknik sampling yang digunakan yaitu Purposive Sampling. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa adanya hubungan antara kondisi sarana penyediaan air bersih dengan kejadian diare pada balita (p value = 0,027), kondisi bangunan jamban dengan kejadian diare pada balita (p value = 0,050), kondisi tempat sampah rumah tangga dengan kejadian diare pada balita (p value = 0,011), kondisi Saluran Pembuangan Air Limbah (SPAL) dengan kejadian diare pada balita (p value = 0,005), kebiasaan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) dengan kejadian diare pada balita (p value = 0,024).
SANITASI LINGKUNGAN DAN PERILAKU IBU MEMICU KEJADIAN STUNTING BALITA DI KELURAHAN TANJUNG UMA TAHUN 2023 Martha, Elsusi; Herdianti; novelasari; fitri, lennisa
Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (j-kis) Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Kesehatan Ibnu Sina
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibnu Sina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36352/j-kis.v5i1.765

Abstract

Stunting adalah suatu keadaan diamana tinggi atau panjang badan anak dibandingkan dengan usianya mereka dibawah -2 SD (Standar Deviasi). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahuai hubungan sanitasi lingkungan, pengetahuan dan sikap ibu terhadap kejadian stunting balita usia 2-5 tahun di Kelurahan Lubuk Baja Kota Batam Tahun 2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pendekatan cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki anak berumur 2-5 tahun. Hasil analisis uji chi-square menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara sanitasi lingkungan dengn kejadian stunting pada balita (p- value = 0,022), tidak terdapat hubungan pengetahuan ibu dengan kejadian stunting (p-value = 0,0292), dan tidak terdapat hubungan sikap ibu dengan kejadian stunting (p-value = 1.000)
Co-Authors Abdul Samad, Nurul Izzah Adinda, Atik Afifah Anwar Akbar, Muhammand Al Hafez Husein Alfajri, Ilham Alfiyyah, Nurul Anastasia, Amanda Puspita Annisa, Sarah Anwar, Afifah Arnanda, Riyansyah Ashari Ashari Astuti, Wistiani Awaldi, Doifi Azizah, Regina Nur Bahzomi Fuadi Chinta Yolanda Sari Dinilhaq, Fauzal Elsusi Martha Elvina, Rodiana Entianopa, Entianopa Erick Irawadi Alwi Febriyanto Karyatibrata Feriani, Pipit Firdaus Yustisia Sembiring Firdaus Yustisia Sembiring fitri, lennisa Fitriyani Umar Gusnawati Sulaeman Hajizah, Wardah Hamdani Hamzah, Nurul Ainun Hariansyah, Fitra Dwi Hatta, Andi Muhammad Iqra Rezky Helen Mefriani Herman Ice Irawati Izma Fahria Kafit, M lilis nurhayati Listiawaty, Renny Lydia Erfina Martha, Elsusi Maryana, Tatik Mega Gemala Mohd Amin, Nursuhaili Mohd Firdaus Yhaya, Mohd Firdaus Muhammad Farhan Nadya Indah Sari Nasir, Haidawati Nik Mohd Razali, Nik Nur Fatin Athirah Novela Sari Novelasari Novendra Hidayat Noviyanti Nur Jading, Rasmin Nurfadilla, Muhammad Izra Nurul, Sarah Fila Oktarizal, Hengky Pramawati, Anita Priyambada, Galih Regina Nur Azizah Roni Saputra Roni Saputra, Roni Sa&#039;diah Erlina Sarbiah, Andi Sari, Nadya Indah Sari, Novela Sembiring, Firdaus Yustisi Sembiring, Firdaus Yustisia Siburian, Roliana Sugianto, Ardi Abimanyu Sugiarto Sugiarto Sukri, Ahmad Sulaeman, Gusnawati Suroso Suroso Suroso suroso Taufik Fitriyanto Taufik Fitriyanto Ulla Amalia, Rizqi Umar, Fitriyani Utami, Fathia Wianida Vika Adasari Yulita Wiwin Trioktoriana Zahara Gema Gatra