Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

PERADABAN PRA ISLAM DAN PENGARUHNYA TERHADAP PENDIDIKAN ISLAM DI INDONESIA Fajri, Ilal; Jamiat, Ahmad; Zalnur, Muhammad; Masyhudi, Fauza
Analysis Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/j.analysis.v2i2.1065

Abstract

Pengaruh peradaban pra-Islam memiliki peranan yang signifikan dalam perkembangan pendidikan Islam di Indonesia. Sikap terbuka, toleran, dan akomodatif umat Islam terhadap ide-ide dan peradaban luar, serta semangat mereka dalam mengejar ilmu pengetahuan dan pengembangan budaya akademik, turut membentuk jalannya pendidikan Islam. Pada periode awal, berbagai cabang ilmu, baik yang berkaitan dengan agama maupun ilmu umum, menjadi fokus studi dan pengembangan. Warisan budaya dan pemikiran dari peradaban sebelum kedatangan Islam memiliki andil dalam membentuk karakter pendidikan dan metode pengajaran yang ada di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode analisis isi (content analysis) untuk mengeksplorasi dampak peradaban pra-Islam terhadap pendidikan Islam di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan dan menganalisis peran peradaban pra-Islam dalam pembentukan pendidikan Islam di Indonesia.
The Design of the Problem Analysis-Based E-Teaching Materials for the Tahsin Al-Quran Course Masyhudi, Fauza; Zukdi, Ilpi; Frasandy, Rendy Nugraha; Alfurqan, Alfurqan; Khairat, Annisaul
Ta'dib Vol 27, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/jt.v27i2.13184

Abstract

This paper aims to produce a product designed based on problem analysis in learning The Tahsin Al-Quran course at the Madrasah Ibtidaiyah Teacher Education (PGMI) Study Program, Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, UIN Imam Bonjol Padang. This research is development research using the ADDIE model at the analysis and design stage. Data on The Tahsin Al-Quran lecture problems have been obtained from questionnaires, interviews and observations carried out at the problem analysis stage. This research reveals the important steps taken in designing e-teaching material product. This research has found the ways to design the problem analysis based e-teaching materials  to make it easier for the students to reach the goal of The Tahsin Al-Quran learning. 
Perkembangan Perkembangan Pusat Pendidikan Baitul Hikmah (House of Wisdom) terhadap Proses Renaisans di Eropa Saputra, Junifer; Zalnur, Muhammad; Masyhudi, Fauza
Journal of Multidisciplinary Inquiry in Science, Technology and Educational Research Vol. 2 No. 1 (2025): NOVEMBER 2024 - JANUARI 2025
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/mister.v2i1.2433

Abstract

Penelitian ini membahas tentang pusat pendidikan Baitul Hikmah yang didirikan pada abad ke-9 di Baghdad, yang menjadi salah satu pusat pendidikan dan pengetahuan terbesar dalam sejarah peradaban Islam, dan pengaruhnya terhadap Renaisans di Eropa. Pengetahuan yang disebarkan dari Baitul Hikmah menjadi dasar penting bagi Revolusi Sains dan Renaisans Eropa, khususnya di bidang matematika, astronomi, dan kedokteran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research), di mana data dikumpulkan dengan cara memahami dan mempelajari teori-teori dari berbagai literatur yang berkaitan dengan pusat pendidikan Baitul Hikmah dan pengaruhnya terhadap Renaisans Eropa. Dengan demikian, Baitul Hikmah tidak hanya memainkan peran penting dalam kemajuan pengetahuan di dunia Islam, tetapi juga menjadi katalisator utama bagi kebangkitan intelektual di Eropa. Warisan Baitul Hikmah mencerminkan pentingnya pertukaran lintas budaya dalam pengembangan pengetahuan global.
MERAWAT KEUTUHAN NKRI MELALUI PENANAMAN NILAI TA`DIB PADA ANAK DI TAMAN PENDIDIKAN ALQURAN Hidayat, Ajat; Zulmuqim; Masyhudi, Fauza
Al-Ittihad: Jurnal Pemikiran dan Hukum Islam Vol 10 No 1 (2024): June
Publisher : Sekolah Tinggi Islam Syariah (STIS) Al-Ittihad Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61817/ittihad.v10i1.129

Abstract

Wealth in the form of cultural, racial, national, and religious diversity owned by the Unitary State of the Republic of Indonesia is sunnatullah. The diversity of the Indonesian people is like a double-edged sword, one side can be an asset to advance the nation for the better and on the other hand, it can lead to conflict in the Indonesian nation. This study aims to identify the inculcation of ta`dib values ​​in children in the teaching and learning process at the Baitul Amal Mosque TPA Padang City. This research uses exploratory mixed methods designs. The first stage of qualitative data was taken by interviewing six informants who were determined using a purposive sampling technique. Then the interview data were analyzed thematically by collecting data using qualitative techniques according to Miles and Huberman, namely by collecting data, reducing data, presenting data, and drawing conclusions. The second stage of quantitative data was taken using a questionnaire to the parents of 15 TPA students. The entire data were analyzed descriptively using the quantitative analysis application of IBM SPSS Statistics 24. The two stages indicated that there were at least seven ta`dib values ​​in learning at the Baitul Amal Mosque TPA, Padang City. The seven values ​​are adil, toleransi, dinamis, alawiyah, tahadhdhur, musawah, and shura. The results of this study also prove that the ta`dib value instilled in the TPA students is an effective effort in maintaining the unity and integrity of the Unitary State of the Republic of Indonesia.
PENGARUH MOVING CLASS DAN KREATIVITAS BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN FIKIH DI KELAS VIII MADRASAH TSANAWIYAH DARUSSALAM SIMPANG LIMUN KAB. LABUHANBATU SELATAN Fairuz, Ahmad; Hidayati; Masyhudi, Fauza; Sepriyanti, Nana; Asril, Zainal
Tadris : Jurnal Penelitian dan Pemikiran Pendidikan Islam Vol 19 No 1 (2025): Tadris: Jurnal penelitian dan pemikiran pendidikan islam
Publisher : Program Studi PAI, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51675/jt.v19i1.1042

Abstract

Ahmad Fairuz Batubara. 2024. The Influence of Moving Class and Learning Creativity on Student Learning Outcomes in Jurisprudence Subjects in Class VIII Madrasah Tsanawiyah Darussalam Simpang Limun Labuhanbatu Selatan. Thesis. Postgraduate Islamic Religious Education Masters Study Program, Imam Bonjol State Islamic University, Padang. This research is motivated by the gap between theory and practice in the field. It was explained that theory, moving classes and student learning creativity influence student achievement and learning outcomes, however, the reality in the field is that moving classes and student learning creativity have not had an influence on student learning outcomes. This research aims to describe: 1) the influence of moving class on learning outcomes, 2) the influence of learning creativity on learning outcomes, 3) the influence of moving class and learning creativity together on student learning outcomes. This research uses a quantitative descriptive correlational type method.The respondents in this research were class VIII students at MTs Darussalam Simpang Limun. The research sample was taken as a whole from the existing population of 81 people. The research instrument uses a questionnaire with a Likert scale model. Data were analyzed using descriptive statistics, simple regression and multiple regression. The research findings show that: (1) There is a positive and significant influence between moving class on learning outcomes with an achievement of 30.6%, (2) There is a positive and significant influence between learning creativity on learning outcomes with an achievement of 18.5%, (3) ) There is a positive and significant influence between moving classes and learning creativity on student learning outcomes with an achievement of 30.5%. Based on this explanation, it can be interpreted that the high and low learning outcomes of students are determined by the high and low levels of each moving class variable and learning creativity. Therefore, to improve learning outcomes, moving classes and high learning creativity are needed. Recommendations in the research refer to other variables that have an influence on student learning outcomes. This research only describes the influence of moving class variables and learning creativity on student learning outcomes at MTs Darussalam Simpang Limun, Torgamba District, South Labuhanbatu Regency
PENDIDIKAN ISLAM BERBASIS SPIRITUAL DI SURAU PASEBAN Sa'adah, Nailus; Kosim, Muhammad; Masyhudi, Fauza
Kompetensi : Jurnal Pendidikan dan Humaniora Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UNIBA Vol 18 No 1 (2025): Kompetensi
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/kompetensi.v18i1.364

Abstract

Pendidikan Islam berbasis spiritual memiliki peran penting dalam pengembangan kepribadian yang beriman. Surau Paseban, sebagai salah satu lembaga pendidikan Islam tradisional di Kota Padang. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Menganalisis Sejarah Surau Paseban 2) Menganalisis Biografi singkat Syeh Paseban, 3) Fungsi surau paseban pada zaman dahulu dan sekarang dan 4) Pola Pendidikan Islam Berbasis Spiritual. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, penelitian ini menggali data melalui wawancara dengan pengurus surau dan jamaah, serta menggunakan data dari hasil observasi dengan memperhatikan lingkungan surau paseban. dan dokumentasi serta kajian arsip. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan di Surau Paseban menekankan pada integrasi antara nilai-nilai Islam dan pengembangan spiritual melalui kegiatan-kegiatan keagamaan, seperti dzikir tasawuf, pengajian, melaksanakan ibadah wajib dan sunnah. Pendidikan Islam berbasis spiritual di Surau Paseban memberikan kontribusi positif terhadap pembentukan pribadi yang seimbang antara intelektualitas dan spiritualitas, yang diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang dalam kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat.
Masjid sebagai Pusat Pendidikan Islam di Solok Selatan: Analisis Sejarah dan Perkembangan Masjid 60 Kurang Aso Jihana, Nabilah; Kosim, Muhammad; Masyhudi, Fauza
Kompetensi : Jurnal Pendidikan dan Humaniora Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UNIBA Vol 18 No 1 (2025): Kompetensi
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/kompetensi.v18i1.366

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk membahas Masjid sebagai pusat pendidikan Islam di Solok Selatan, dengan fokus pembahasannya sejarah dan perkembangan Masjid  60 kurang aso. Masjid ini berperan signifikan dalam mengembangkan pendidikan agama Islam di Solok Selatan, khususnya di Nagari Pasir Talang, Kecamatan Sungai Pagu. Melalui pendekatan sejarah, artikel ini mengungkapkan bagaimana Masjid ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah saja, melainkan sebagai lembaga pendidikan yang mengajarkan nilai-nilai Islam kepada masyarakat setempat. Metode yang digunakan yaitu metode penelitian kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi atau penelaah dokumen. Hasil penelitian ini penulis peroleh menunjukkan bahwa masjid 60 kurang aso sebagai bukti peninggalan sejarah pendidikan Islam di Solok Selatan. Masjid 60 kurang aso dibangun pada abad 17 M. salah satu penggagas masjid 60 kurang aso yaitu syekh maulana sofi.  Praktik pendidikan Islam yang dilaksanakan dalam masjid 60 kurang aso yaitu tarekat naqsyabandiyah, ajaran tarekat ini dikenal dengan kegiatan suluk. Fungsi masjid 60 kurang aso pada masa sekarang ini tetap sebagai tempat ibadah, MDA dan Pengajian ibu-ibu, tempat sentra adat, pusat sumber belajar bagi seluruh pelajar dan mahasiswa, dan tempat wisata religi.
Pengembangan Modul Pembelajaran Akidah Akhlak Berbasis Model Experiential Learning Pada Kelas X Di Madrasah Aliyah Najmi, Hayatun; Remiswal, Remiswal; Masyhudi, Fauza
AL-USWAH: Jurnal Riset dan Kajian Pendidikan Agama Islam Vol 8, No 1 (2025): JANUARI-JUNI 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/au.v8i1.37890

Abstract

This study aims to analyze the ideas of Islamic education thought by K.H. Ahmad Dahlan, a great cleric who made significant contributions to the Islamic education system in Indonesia in the early 20th century, focusing on his efforts to overcome the educational gap caused by Dutch colonialism and reform traditional education to be more relevant to the challenges of the times. In this study Using qualitative descriptive methods and literature studies, this study found that K.H. Ahmad Dahlan initiated the concept of integrating religious knowledge and general knowledge, established schools that combined the two fields (such as Madrasah Ibtidaiyah Diniyah in 1911), and modernized learning methods that were useful for creating a "cleric-intellect" who was faithful and steadfast, knowledgeable, and physically and mentally strong. In conclusion, K.H. Ahmad Dahlan's thoughts on the integration of knowledge, modernization, and character education remain very relevant in facing the challenges of contemporary Islamic education, such as globalization and technological developments, to form a generation that is intelligent, moral, and globally competitive.
Improving Creativity and Learning Outcomes Through LearningJigsaw on the Islamic Cultural History Subject Azmiyah, Azmiyah; Rehani, Rehani; Masyhudi, Fauza; Harmonedi, Harmonedi; Trinova, Zulvia; Batubara, Juliana; Illahi, Rilci Kurnia
Ahlussunnah: Journal of Islamic Education Vol. 4 No. 1 (2025): April
Publisher : STIT Ahlussunnah Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58485/jie.v4i1.326

Abstract

There is a tendency for students to receive information passively, low interest in reading, student conditions, and learning approaches.expositorywhich emphasizes verbal delivery of material, resulting in low student learning outcomes in Islamic Cultural History (SKI) learning at MTsN 2 Padang Pariaman. This study aims to determine: 1) changes in learning creativity in the control and experimental classes, 2) improvements in learning outcomes in the control and experimental classes before and after learning with direct learning models and cooperative learning types.jigsaw, 3) a better learning model between cooperative learning models and the type of learning modeljigsawand direct learning models. This study used a quantitative approach with an experimental research method. Data collection techniques included tests, questionnaires, and observations of eighth-grade students at MTsN 2 Padang Pariaman. The analysis results showed that: 1) there was a change in student learning creativity in the class with cooperative learning typejigsaw,2) there is an increase in class learning outcomes with cooperative learning typejigsaw, 3) cooperative learning model typejigsawbetter than direct learning in SKI subjects. The results of this study provide strong empirical evidence for SKI teachers, and teachers of other subjects in general, to integrate the cooperative learning model type.jigsawinto their teaching practice. This model offers an innovative alternative, creating a more interactive and student-centered learning environment, even though the learning modeljigsaw also has limitations.
Nilai-Nilai Pendidikan Islam di Zaman Nabi Muhammad dan Relevansinya dengan Zaman Sekarang Padila, Cisia; Amanah, Tegu Reski; Safni, Pela; Zulmuqim, Zulmuqim; Masyhudi, Fauza
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.12386

Abstract

Pendidikan Islam pada zaman Nabi tidak hanya mengajarkan aspek keagamaan, tetapi juga melibatkan nilai-nilai moral, sosial, dan etika yang memainkan peran sentral dalam membentuk karakter umat Islam. Pendidikan Islam pada masa Nabi Muhammad menekankan pada pentingnya pengetahuan, keadilan, kesederhanaan, dan etika dalam setiap aspek kehidupan. Artikel ini mencoba menghubungkan nilai-nilai tersebut dengan tantangan dan tuntutan zaman modern, di mana teknologi dan globalisasi memainkan peran penting dalam membentuk dinamika masyarakat. Salah satu aspek utama yang dijelaskan dalam artikel ini adalah nilai-nilai moral, seperti kejujuran, amanah, dan kasih sayang yang dipegang teguh oleh Nabi Muhammad dan dianggap sebagai landasan utama dalam membentuk karakter seorang Muslim. Artikel ini juga menyoroti relevansi nilai-nilai sosial Islam, seperti persaudaraan, kepedulian sosial, dan pengentasan kemiskinan, dalam mengatasi tantangan sosial yang dihadapi oleh masyarakat modern. Pentingnya pendidikan dalam Islam dan metode pengajaran yang digunakan oleh Nabi Muhammad juga menjadi fokus pembahasan. Artikel ini mencoba menganalisis bagaimana model pendidikan Islam pada masa Nabi dapat diadaptasi dan diterapkan dalam sistem pendidikan kontemporer untuk menghasilkan individu yang berakhlak dan berkualitas. Dengan merenungkan kembali nilai-nilai pendidikan Islam di zaman Nabi Muhammad, artikel ini berusaha menawarkan perspektif yang dapat menginspirasi pengembangan model pendidikan yang sesuai dengan nilai-nilai Islam dalam rangka mencapai kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di zaman sekarang. Artikel ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis library research yang menekankan pada analisis mendalam dan deskriptif mengenai topik yang dibahas.