Claim Missing Document
Check
Articles

GAMBARAN KEMISKINAN DALAM NOVEL YORICK KARYA KIRANA KEJORA (PENDEKATAN SOSIOLOGI SASTRA IAN WATT) Wahyuni S, Atma Sri; Anshari, Anshari; Mahmudah, Mahmudah
Neologia: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1, No 1 (2020): February
Publisher : Fakultas Bahasa dan Sastra Indoensia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.028 KB) | DOI: 10.59562/neologia.v1i1.12361

Abstract

Descriptions of Poverty in Yorick's novel by Kirana Kejora. The purpose of this study is describe the author's social context, literature as a mirror of society, and literary social function contained in Kirana Kejora's Yorick novel. The approach used is Ian Watt's literary sociology approach. The design of this research is descriptive qualitative. Data collection by the technique of reading and recording objects to be studied. The results showed the author's social context creates literary works based on the reality that occurs around him between an author and a Yorick figure. The picture of poverty contained in Yorick's novel is Yorick's inability to attend school and Yorick's character who lives in an old hut with Encum's grandmother. The social function in Yorick's novel teaches the reader about the resilience of a young boy facing an economically disadvantaged life.
MITOLOGI NYANYIAN RAKYAT DALAM TRADISI RITUAL MADDUI MASYARAKAT KARAMPUANG KABUPATEN SINJAI TINJAUAN SEMIOTIKA ROLAND BARTHES Darwana, Siti; Anshari, Anshari; Faisal, Faisal
Neologia: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 3, No 1 (2022): February
Publisher : Fakultas Bahasa dan Sastra Indoensia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.029 KB) | DOI: 10.59562/neologia.v3i1.31588

Abstract

The purpose of this study was described the meaning of denotation, connotation and myths in folk songs in the Maddui ritual tradition of the Bugis Karampuang community based on Roland Barthe’s theory. This research is descriptive qualitative. Result of the study show, the connotative meaning can be related to the existence of  gods, natural rulers as well as the institutional structure or traditional leadership of Karampuang. The connotative meaning of Maddui poetry is a strategy on dealing with life by maintaining good relations between humans and god as well as relationships between humans and other humans and how humans relate to other nature. The mytology of Maddui poetry delivered ideology againts the existence and gods power.
Penggunaan Microsoft Power Point dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas V SD Inpres Malengkeri Bertingkat I: The Use of Microsoft Power Point in Indonesian Language Learning to Improve the Learning Outcomes of Grade V Students of SD Inpres Malengkeri Level I Khusnul Khotimah, Nurul; Anshari, Anshari; Nurhusna, Nurhusna
Journal Studies in Indonesian Language and Literature Vol. 1 No. 3 (2025): Journal Studies in Indonesian Language and Literature
Publisher : Journal Studies in Indonesian Language and Literature

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi penggunaan media pembelajaran Microsoft Powerpoint untuk meningkatkan hasil belajar pada pembelajaran Bahasa Indonesia kelas V SD Inpres Malengkeri Bertingkat I.Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus. Pada siklus I jumlah siswa yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) sebanyak 11 orang dari jumlah keseluruhan siswa yaitu 30 orang atau 36,67% yang tuntas belajarnya dengan rata-rata nilai 69,67 , selanjutnya pada siklus II terjadi peningkatan jumlah siswa yang tuntas yaitu 26 orang dari 30 orang siswa atau 86,67% yang tuntas dengan rata-rata hasil belajar naik menjadi 82,3 hal ini mengalami peningkatan presentase ketuntasan sebesar 18,13%. Hasil penelitian ini terlihat perbandingan nilai siklus I dan siklus II yaitu pada siklus I rata-rata nilai 69,67 dengan persentase ketuntasan 36,67% dan selanjutnya pada siklus II rata-rata nilai naik menjadi 82,3 dan persentase ketuntasan juga naik menjadi 86,67% jika dihitung dari nilai KKM 77 maka pada siklus II ini kenaikannya sebesar 18,13%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan media pembelajatan Microsoft Powerpoint dalam proses pembelajaran Bahasa Indonesia dapat meningkatkan minat dan motivasi belajar sehingga hasil belajar siswa kelas V SD Inpres Malengkeri Bertingkat I meningkat.
KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU BAHASA INDONESIA DI KECAMATAN DONRI-DONRI KABUPATEN SOPPENG Amriani, Rini; Anshari, Anshari; Usman, Usman
Manifestasi: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : Manifestasi: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kompetensi Pedagogik Guru Bahasa Indonesia di Kecamatan Donri-Donri Kabupaten Soppeng. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kompetensi pedagogik guru Bahasa Indonesia di Kecamatan Donri-Donri Kabupaten Soppeng. Jenis penelitian ini ialah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif, Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Donri-Donri Kabupaten Soppeng. Sumber data dalam penelitian ini ialah guru Bahasa Indonesia. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan pengamatan, wawancara dan angket terbuka. Instrumen penelitian ini terdiri dari peneliti dan instrument pendukung berupa pedoman observasi, wawancara dan panduan analisis data. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa guru memiliki pemahaman wawasan dan landasan kependidikan secara mendalam, guru mampu memahami karakteristik peserta didik dengan melakukan berbagai pendekatan, guru mampu mengembangkan kurikulum dan silabus yang akan digunakan sebelum mengajar, guru mampu merancang dan melaksanakan pembelajaran yang mendidik dengan melakukan berbagai metode, guru memanfaatkan teknologi yang disediakan dalam pembelajaran, guru melakukan evaluasi terhadap peserta didik dengan beberapa cara untuk melihat kemampuan peserta didik, guru mengembangkan peserta didik untuk mengaktualisasikan potensinya dengan memberikan dukungan dan arahan kepada peserta didik untuk mengembangkan minat dan bakat yang dimilikinya. Kata kunci: Kompetensi guru, pedagogik, guru bahasa Indonesia
Tindak Tutur Imperatif Dialog Talk Show TV One News Episode “Tindakan Asusila, Motif Pembunuhan Brigadir Joshua” Warda, Firda; Anshari, Anshari; Usman, Usman
Nuances of Indonesian Language Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : PPJB-SIP (Perkumpulan Pengelola Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pengajarannya).

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51817/nila.v6i1.993

Abstract

This research aims to (1) describe the imperative form of dialogue in the TV One News talk show episode "Immoral Actions, Motive for the Murder of Brigadier Joshua". (2) describe the meaning of the imperative in the TV One News talk show dialogue episode "immoral act as the motive for the murder of Brigadier Joshua.". The research method used is a qualitative approach, with a focus on data analysis in the form of words, phrases and imperative sentences contained in the talk show. The research results show two things, firstly, two forms of imperatives are identified, namely a structural imperative form and a non-structural imperative form. These two studies describe the nine meanings of imperatives, namely commands, requests, persilaa, requests for permission, prohibitions, hopes, suggestions, invitations and threats.
Problematika Guru dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia pada Kurikulum Merdeka di SMPN 13 Makassar Prasetiyo, Wisnu Aji; Anshari, Anshari; Usman, Usman
Nuances of Indonesian Language Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : PPJB-SIP (Perkumpulan Pengelola Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pengajarannya).

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51817/nila.v6i1.1018

Abstract

This research aims to examine the internal and external problems faced by teachers at SMPN 13 Makassar. Internal problems include challenges or obstacles that arise within teachers in carrying out their professional duties. Meanwhile, external problems include factors outside the teacher's control that influence performance, such as frequently changing educational policy interventions, and a lack of educational facilities and resources. The research method used is qualitative, involving in-depth interviews and participatory questionnaire. he research results show that internal problems often originate from within teachers who do not fully understand the implementation of the Independent Curriculum, have difficulty compiling teaching modules, are confused about choosing learning media for students, and have difficulty determining formative assessments. Meanwhile, external problems stem from a lack of ongoing training from institutions. Recommendations from this research include increasing training and professional development for teachers, improving educational facilities, and strengthening communication and collaboration between all stakeholders in education. It is hoped that this research can provide insight for policy makers in improving the quality of education at SMPN 13 Makassar. 
EXPLOITATION OF WOMEN IN THE NOVEL RE: BY MAMAN SUHERMAN: A MARXIST FEMINIST ANALYSIS Papilon, Anthonius Laru; Anshari, Anshari; Faisal, Faisal
JOURNAL OF HUMANITIES AND SOCIAL STUDIES Vol. 3 No. 03 (2025): AUGUST 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to reveal the form of exploitation of women and the impact of exploitation on the existence of women in the novel Re: Karya Maman Suherman. The method used in this study is a descriptive qualitative research method. The data collection technique in this study was reading the entire contents of the novel RE: karya Maman Suherman. The data analysis technique for this study was carried out by data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of this study found two aspects, the first form of exploitation which is divided into three forms of exploitation of women in the theory of Marxist feminism contained in the novel Re: Karya Maman Suherman, namely, the form of exploitation (1) commodification of women's bodies, (2) forms of economic limitations and limited choices, (3) power relations. Women are treated as commodities for economic gain, with their bodies used as valuable assets for the benefit of pimps and customers. Economic dependence and limited life choices increasingly imprison women in unfair conditions, where they only receive a small portion of the results of their work, while large profits are enjoyed by those who control them. Unequal power relations reinforce this system of exploitation, where physical violence, such as beatings and threats, are used to maintain dominance and prevent women from escaping the trap of the system.
INTERPRETASI SIMBOL DALAM NOVEL GUGUR BUNGA KEDATON KARYA WAHYU HARYONO (KAJIAN HERMENEUTIKA PAUL RICOEUR) Astriana, Astriana; Anshari, Anshari; Hajrah, Hajrah
Neologia: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6, No 2 (2025): August
Publisher : Fakultas Bahasa dan Sastra Indoensia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/neologia.v6i2.71260

Abstract

This study aims to interpet cultural symbols in the novel Gugur Bunga Kedaton by Wahyu Haryono using Paul Ricoeur’s hermeneutic approach, which involves three step: understanding symbols, interpreting their meaning, and reflecting on their significance. This qualitative descriptive research analysis data in the form of words, phrases, or clauses found in the novel. Data collection was conducted using reading and note-taking method. The data analysis technique involved data reduction, data presentation, and verification or conclusion drawing. The result indicate that cultural symbols reflect human activities, including ideas, action and artifacts such as kanuragan, semedi, Sanghyang Kamahayanikan, wahyu keprabon, sowan, kungkum, sirep Megananda, and serat geguritan. these symbols represent the cultural life of the Majapahit and Demak Kingdom in the 15th-16th centuries, while also revealing hidden meanings within their social and cultural context.
Kajian Sosiologi Sastra Novel Karya Mahfud Ikhwan dan Relevansinya Terhadap Pembelajaran Sastra Nur Fajriani R; Anshari, Anshari; Juanda, Juanda
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3007

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan (1) konteks sosial pengarang, (2) cermin masyarakat, (3) fungsi sosial sastra dalam novel Dawuk dan Anwar Tohari Mencari Mati karya Mahfud Ikhwan. Data dalam penelitian ini adalah data tulis, yaitu kutipan-kutipan (berupa kata, frasa, maupun kalimat) yang menunjukkan konteks sosial pengarang, cermin masyarakat dan fungsi sosial sastra dalam Novel Dawuk dan Anwar Tohari Mencari Mati. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini mencakup tiga langkah kegiatan yaitu teknik baca, teknik catat dan teknik interpretasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini mencakup empat langkah yaitu identifikasi, klasifikasi, pengkategorian dan mendeskripsikan hasil penelitian dengan menggunakan kajian sosiologi sastra Ian Watt. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam novel ditemukan data mengenai konteks sosial pengarang dalam novel Dawuk dan Anwar Tohari Mencari Mati karya Mahfud Ikhwan, yaitu mengungkapkan bahwa latar belakang pengarang sebagai penulis dan lulusan sastra Indonesia mempengaruhi penceritaan dalam novel, gambaran masyarakat yang tercermin dalam yaitu realitas buruh migran di Malaysia, kesenjangan sosial hingga kearifan lokal, selanjutnya fungsi sosial dalam novel Dawuk dan Anwar Tohari Mencari Mati karya Mahfud Ikhwan, yaitu sebagai penghibur sekaligus perombak masyarakat yang mengamalkan nilai-nilai religiusitas dan nilai moral serta memiliki relevansi dengan pembelajaran sastra di perguruan tinggi, tepatnya pada mata kuliah sosiologi sastra.
Analisis Faktor Determinan Kemampuan Literasi Membaca: Studi Kasus di SMA Negeri 5 Makassar Hera Fasirah; Anshari, Anshari; Juanda, Juanda
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i2.3490

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi motivasi, lingkungan keluarga, dan bahan bacaan terhadap kemampuan literasi membaca siswa. Penelitian di SMA Negeri 5 Makassar tahun 2024 dengan sampel 208 siswa kelas XI. Data dari instrumen kuesioner dan tes. Hasil penelitian bahwa motivasi membaca berdampak pada kemampuan literasi membaca siswa, demikian pula dengan lingkungan keluarga dan bahan bacaan. Selain itu, ada pengaruh gabungan antara motivasi membaca dan lingkungan keluarga, dan antara lingkungan keluarga dengan bahan bacaan terhadap kemampuan literasi membaca. Selain itu, motivasi membaca, lingkungan keluarga, dan bahan bacaan berdampak terhadap kemampuan literasi membaca siswa. Kontribusi penelitian ini kepada pemerintah dan guru untuk memberdayakan lingkungan keluarga sebagai sumber motivasi dan pembiasaan literasi. Penelitian ke depan adalah aspek penggunaan smarphone dalam literasi membaca.