Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Pengaruh Permainan Hompimpa terhadap Pemahaman Konsep Peluang dalam Pembelajaran Matematika Rey S, Shizukana Desurya; Lailiyah, Siti; Setyawati, Maunah
J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7, No 2 (2025): J-PiMat
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika STKIP Persada Khatu;istiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/j-pimat.v7i2.5481

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan permainan tradisional Hompimpa terhadap peningkatan pemahaman konsep peluang dalam pembelajaran matematika. Latar belakang penelitian ini berangkat dari rendahnya kemampuan siswa dalam memahami konsep peluang yang bersifat abstrak, serta masih dominannya metode pembelajaran konvensional yang kurang melibatkan pengalaman langsung siswa. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan desain one-group pretest-posttest, yang melibatkan 33 siswa kelas VIII-E SMP Negeri 2 Waru pada tahun ajaran 2024/2025. Instrumen yang digunakan berupa tes pilihan ganda berisi lima soal yang diberikan sebelum dan sesudah penerapan pembelajaran menggunakan permainan Hompimpa. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji normalitas Shapiro–Wilk dan uji-t berpasangan (paired sample t-test) melalui bantuan perangkat lunak SPSS versi 25. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada peluang pemahaman konsep, dengan rata-rata skor meningkat dari 0,6061 menjadi 0,7576 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Temuan ini membuktikan bahwa penerapan permainan Hompimpa efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep matematika. Selain itu, pembelajaran menjadi lebih interaktif, menyenangkan, dan bermakna. Oleh karena itu, permainan tradisional dapat dijadikan strategi pembelajaran yang relevan, kontekstual, dan berbasis budaya lokal untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di sekolah.Kata Kunci: Permainan Hompimpa, pemahaman konsep
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION (GI) TERINTEGRASI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA Auliyah, Arifah Himmatul; Setyawati, Maunah; Siti Lailiyah, Siti Lailiyah; Lubab, Ahmad
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 4 (2025): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v10i4.7364

Abstract

 Pembelajaran matematika umunya dipandang sebagai salah satu  bidang pelajaran yang tidak mudah dan abstrak di kalangan peserta didik. Sebagai upaya untuk menanggulangi hal tersebut sehingga dibutuhkan model pembelajaran yang mampu meningkatkan hasil belajar melalui keterlibatan aktif dari peserta didik. Oleh karena itu, model pembelajaran yang mengintegrasikan aspek kolaboratif dan diferensiasi menjadi penting diterapkan guna meningkatkan hasil belajar. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengkaji pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (GI) yang terintegrasi dengan pembelajaran berdiferensiasi terhadap hasil belajar matematika peserta didik kelas VII di MTs Taswirul Afkar Surabaya. Pembelajaran diferensiasi yang diterapkan dalam penelitian ini merupakan diferensiasi dalam aspek proses. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen kuantitatif dan menggunakan desain penelitian One Group Pretest-Posttest. Pengumpulan data didapatkan dari hasil pretest dan posttest berupa soal esai, selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan Uji Normalitas Shapiro-Wilk, Uji Homogenitas Levene Test, dan Uji Sample Paired T-Test. Hasil dari analisis data tersebut menunjukkan bahwa penerapan model Group Investigation (GI) yang dikombinasikan dengan pembelajaran berdiferensiasi mampu meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan. Secara umum, siswa menunjukkan perubahan positif dalam proses belajar mereka seperti meningkatnya motivasi, keaktifan dalam proses pembelajaran dan rasa percaya diri selama mengikuti proses pembelajaran. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan model GI yang terintegrasi dengan pembelajaran berdiferensiasi memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan hasil belajar matematika siswa.
PROSES MATEMATISASI VERTIKAL DAN HORIZONTAL SISWA DALAM PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SPLTV DITINJAU DARI PERSPEKTIF GENDER Hidayah, Nadiyah Lailatul; Lailiyah, Siti; Setyawati, Maunah; Kiswanto, Heri
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 4 (2025): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v10i4.7458

Abstract

Pemecahan masalah dalam matematika memiliki peran penting. Kemampuan pemecahan masalah dipengaruhi oleh beberapa faktor diantara salah satunya yaitu gender. Kemampuan penting yang menjadi inti dari pemecahan masalah yaitu proses matematisasi. Proses matematisasi terbagi menjadi dua yaitu matematisasi horizontal dan matematisasi vertikal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses matematisasi siswa vertikal dan horizontal dalam pemecahan masalah matematika SPLTV berdasarkan perspektif gender. Jenis penelitian digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek diambil dari siswa kelas X MAU dan MBI yang diberikan tes kemampuan pemecahan masalah matematika. Kemudian melalui tes kemampuan pemecahan masalah matematika diperoleh dua siswa laki-laki dan dua siswa perempuan untuk melakukan tes proses matematisasi. Analisis data dilakukan secara kualitatif dengan mengolah hasil tes, wawancara, dan observasi. Data direduksi, dikategorikan berdasarkan jenis matematisasi dan gender, kemudian disajikan dalam bentuk deskriptif naratif untuk menggambarkan proses matematisasi siswa dalam pemecahan masalah SPLTV. Selanjutnya dilakukan penarikan kesimpulan untuk menentukan karakteristik matematisasi horizontal dan vertikal siswa serta makna temuan penelitian. Siswa laki-laki dan siswa perempuan memenuhi semua indikator dari proses matematisasi horizontal, sedangkan dalam indikator proses matematisasi vertikal siswa laki-laki hanya memenuhi satu indikator dan siswa perempuan memenuhi dua indikator.
WEBSITE DEVELOPMENT USING A STEM APPROACH TO SIMPLE AIRCRAFT MATERIAL TO IMPROVE STUDENTS' CREATIVE THINKING SKILLS Rahayu, Destiana; Khoiri, Ahmad; Lailiyah, Siti
JRFES (Jurnal Riset Fisika Edukasi dan Sains) Vol 12, No 1 (2025): Jurnal Riset Fisika Edukasi dan Sains
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/jrfes.2025.v12i1.9870

Abstract

This study aims to develop website-based learning media with a STEM approach on simple aircraft material to improve junior high school students' creative thinking skills. The method used is Research and Development (R&D) with the ADDIE model. Data were collected through observation, interviews, questionnaires, and tests in the form of pretests and posttests. Instruments include validation sheets, practicality questionnaires, and creative thinking tests. The validation results showed a score of 89% by material experts and 96% by media experts with a very valid category. Practicality by teachers was 80% with a practical category and students were 89% with a very practical category. The t-test showed a result of -22.681 (t <α, α = 0.05), and an n-gain of 0.6437 (moderate category). These results indicate that website-based media with a STEM approach is valid, practical, and effective in improving students' creative thinking skills.
Analisis Evaluasi Model Quantum Learning Dalam Pembelajaran Anak Inklusi Di Madrasah Ibtidaiyah: Evaluation Analysis of the Quantum Learning Model in Inclusive Education at Madrasah Ibtidaiyah Sholihah, Maidatus; Lailiyah, Siti
Attadrib: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 8 No. 3 (2025): Islamic Primary Education based on Islamic values
Publisher : Institut Agama Islam Daruttaqwa Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54069/attadrib.v8i3.1042

Abstract

The acceleration of inclusive education requires learning models and evaluation systems that are fair, adaptive, and responsive to students’ diverse needs, particularly children with special needs in Madrasah Ibtidaiyah (MI). Although Quantum Learning (QL) is widely recognized as a multisensory, learner-centered instructional model, existing studies have primarily focused on learning effectiveness while paying limited attention to adaptive, individualized evaluation in inclusive settings. This study aims to examine the characteristics of Quantum Learning in inclusive MI classrooms and to formulate an adaptive evaluation framework aligned with inclusive education principles and 21st-century learning demands. Using a literature review design with a conceptual content analysis approach, this study synthesizes reference books and reputable journal articles indexed in Scopus and SINTA, focusing on Quantum Learning, IEP-based inclusive assessment, differentiated assessment, and the Deep Learning paradigm. The findings reveal that while QL demonstrates strong pedagogical relevance for inclusive classrooms, it lacks a structured adaptive evaluation framework. Accordingly, this study proposes a Quantum Learning Adaptive Evaluation Framework that integrates QL pedagogy, inclusive assessment principles, and Deep Learning–based evaluation, emphasizing deep understanding and concept transfer. This framework highlights the importance of embedding evaluation within instructional design to enhance the quality of inclusive learning in MI.
Development of Project-Based Mathematics Learning Materials Integrating East Javanese Ethnomathematics to Improve Fourth-Grade Students' Geometry Learning Outcomes Nasrudin, Muhammad; Mukhlis, Nurul Awaliyah; Lailiyah, Siti; Syaifudin, Mokhamad; Maulana Fahrudin, Tresna
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8, No 2 (2025): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sunan Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jpmk.v8i2.33612

Abstract

Many elementary students still struggle to connect mathematical concepts to real-life contexts, particularly in geometry, due to traditional teaching practices that rely on rote memorization rather than conceptual understanding. This study addresses these issues by developing project-based learning materials enriched with ethnomathematical content drawn from East Javanese culture to enhance fourth-grade students’ understanding of plane geometry. The research utilized the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) within a one-group pretest–posttest design involving 26 fourth-grade students from MI Unggulan Roudlotul Ulum, Sidoarjo. Data were collected through observations, interviews, questionnaires, tests, and documentation. Results indicated that the developed materials aligned well with curriculum requirements and student learning needs, incorporating cultural elements such as traditional games and crafts into project activities. Feasibility evaluations from content experts (92%), design experts (94%), and practitioners (90%) confirmed that the materials were highly valid and practical. The paired-sample t-test (p < 0.05) demonstrated significant improvements in learning outcomes, while qualitative feedback showed strong engagement, increased confidence, and cultural appreciation. These findings suggest that integrating ethnomathematics into project-based instruction can strengthen contextual learning, foster cultural awareness, and improve conceptual understanding in elementary mathematics education. Salah satu permasalahan yang sering muncul di sekolah dasar adalah kesulitan siswa dalam memahami dan mengaitkan konsep geometri bangun datar dengan pengalaman sehari-hari. Hal ini disebabkan oleh pendekatan pembelajaran yang masih berfokus pada hafalan rumus dan latihan mekanis, bukan pada pemahaman konseptual yang bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar berbasis proyek (Project-Based Learning) yang dipadukan dengan muatan etnomatematika khas Jawa Timur untuk meningkatkan pemahaman konsep dan hasil belajar matematika siswa kelas IV pada materi bangun datar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) dan desain one-group pretest–posttest yang melibatkan 26 siswa MI Unggulan Roudlotul Ulum Sidoarjo. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan telah sesuai dengan kebutuhan belajar siswa serta capaian pembelajaran yang berlaku. Integrasi unsur budaya lokal seperti permainan tradisional engklek, pola batik, dan bentuk makanan khas daerah menjadikan pembelajaran lebih kontekstual dan menarik. Penilaian kelayakan oleh ahli materi, desain, dan praktisi menunjukkan kategori “sangat valid” sehingga bahan ajar layak digunakan dalam pembelajaran. Analisis uji-t berpasangan menunjukkan peningkatan hasil belajar siswa yang signifikan secara statistik (p < 0,05). Selain itu, siswa menunjukkan minat, keterlibatan, dan apresiasi tinggi terhadap budaya lokal selama proses pembelajaran. Temuan ini mengindikasikan bahwa integrasi etnomatematika dalam pembelajaran berbasis proyek dapat menjadi strategi efektif untuk memperkuat pembelajaran kontekstual, meningkatkan hasil belajar, serta menumbuhkan kesadaran budaya dan karakter siswa sejak dini.