Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Investigasi Keterampilan Mengajar Calon Guru Matematika ditinjau dari Perspektif Gender Lailiyah, Siti
Al-Khwarizmi : Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 11 No. 2 (2023): Al-Khwarizmi : Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/jpmipa.v11i2.3775

Abstract

Abstract:Teaching skills must be mastered by the teacher so that learning is meaningful, efficient, and enjoyable. Teacher teaching skills between male and female teachers have a significant effect on learning achievement, learning motivation, and student curiosity in studying. The purpose of this study was to investigate the teaching skills of student-teacher candidates in (PLP/microteaching) in schools in terms of gender differences. This study uses a qualitative method with a case study approach. The subjects of this study were taken by 4 mathematics education students at UIN Surabaya who were conducting microteaching at private Islamic High School Sidoarjo, East Java, consisting of 2 female students and 2 male students. The research instruments were the Lesson Implementation Plan assessment supervision sheets and teaching practice observation sheets. Data analysis techniques consist of data collection, data reduction, data presentation and conclusions. The results of this study found that the category of teaching skills for two female students was in the very good category, while one male student was in the very good category and one student was in the good category.Abstrak:Keterampilan mengajar harus dikuasai oleh guru agar pembelajaran yang dilakukan bermakna, efektif dan menyenangkan. Keterampilan mengajar guru laki-laki dan perempuan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap prestasi belajar, motivasi belajar, dan rasa ingin tahu peserta didik dalam pembelajaran. Tujuan penelitian ini yaitu investigasi keterampilan mengajar mahasiswa calon guru dalam PLP (Pengenalan Lapangan Persekolahan) di sekolah ditinjau dari perspektif gender. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian ini diambil 4 subjek mahasiswa pendidikan matematika UIN Surabaya yang sedang melakukan microteaching di MA Swasta Sidoarjo Jawa Timur, yang terdiri 2 mahasiswa perempuan dan 2 mahasiswa laki-laki. Instrumen penelitian ini yaitu lembar supervisi penilaian Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan lembar observasi praktik mengajar. Teknik analisis data terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa kategori keterampilan mengajar dua mahasiswa perempuan berada di kategori sangat baik, satu mahasiswa laki-laki berada di kategori sangat baik dan satu mahasiswa berada di kategori baik.
Pengaruh Permainan Hompimpa terhadap Pemahaman Konsep Peluang dalam Pembelajaran Matematika Rey S, Shizukana Desurya; Lailiyah, Siti; Setyawati, Maunah
J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7, No 2 (2025): J-PiMat
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika STKIP Persada Khatu;istiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/j-pimat.v7i2.5481

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan permainan tradisional Hompimpa terhadap peningkatan pemahaman konsep peluang dalam pembelajaran matematika. Latar belakang penelitian ini berangkat dari rendahnya kemampuan siswa dalam memahami konsep peluang yang bersifat abstrak, serta masih dominannya metode pembelajaran konvensional yang kurang melibatkan pengalaman langsung siswa. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan desain one-group pretest-posttest, yang melibatkan 33 siswa kelas VIII-E SMP Negeri 2 Waru pada tahun ajaran 2024/2025. Instrumen yang digunakan berupa tes pilihan ganda berisi lima soal yang diberikan sebelum dan sesudah penerapan pembelajaran menggunakan permainan Hompimpa. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji normalitas Shapiro–Wilk dan uji-t berpasangan (paired sample t-test) melalui bantuan perangkat lunak SPSS versi 25. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada peluang pemahaman konsep, dengan rata-rata skor meningkat dari 0,6061 menjadi 0,7576 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Temuan ini membuktikan bahwa penerapan permainan Hompimpa efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep matematika. Selain itu, pembelajaran menjadi lebih interaktif, menyenangkan, dan bermakna. Oleh karena itu, permainan tradisional dapat dijadikan strategi pembelajaran yang relevan, kontekstual, dan berbasis budaya lokal untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di sekolah.Kata Kunci: Permainan Hompimpa, pemahaman konsep
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION (GI) TERINTEGRASI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA Auliyah, Arifah Himmatul; Setyawati, Maunah; Siti Lailiyah, Siti Lailiyah; Lubab, Ahmad
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 4 (2025): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v10i4.7364

Abstract

 Pembelajaran matematika umunya dipandang sebagai salah satu  bidang pelajaran yang tidak mudah dan abstrak di kalangan peserta didik. Sebagai upaya untuk menanggulangi hal tersebut sehingga dibutuhkan model pembelajaran yang mampu meningkatkan hasil belajar melalui keterlibatan aktif dari peserta didik. Oleh karena itu, model pembelajaran yang mengintegrasikan aspek kolaboratif dan diferensiasi menjadi penting diterapkan guna meningkatkan hasil belajar. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengkaji pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (GI) yang terintegrasi dengan pembelajaran berdiferensiasi terhadap hasil belajar matematika peserta didik kelas VII di MTs Taswirul Afkar Surabaya. Pembelajaran diferensiasi yang diterapkan dalam penelitian ini merupakan diferensiasi dalam aspek proses. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen kuantitatif dan menggunakan desain penelitian One Group Pretest-Posttest. Pengumpulan data didapatkan dari hasil pretest dan posttest berupa soal esai, selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan Uji Normalitas Shapiro-Wilk, Uji Homogenitas Levene Test, dan Uji Sample Paired T-Test. Hasil dari analisis data tersebut menunjukkan bahwa penerapan model Group Investigation (GI) yang dikombinasikan dengan pembelajaran berdiferensiasi mampu meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan. Secara umum, siswa menunjukkan perubahan positif dalam proses belajar mereka seperti meningkatnya motivasi, keaktifan dalam proses pembelajaran dan rasa percaya diri selama mengikuti proses pembelajaran. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan model GI yang terintegrasi dengan pembelajaran berdiferensiasi memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan hasil belajar matematika siswa.
PROSES MATEMATISASI VERTIKAL DAN HORIZONTAL SISWA DALAM PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SPLTV DITINJAU DARI PERSPEKTIF GENDER Hidayah, Nadiyah Lailatul; Lailiyah, Siti; Setyawati, Maunah; Kiswanto, Heri
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 4 (2025): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v10i4.7458

Abstract

Pemecahan masalah dalam matematika memiliki peran penting. Kemampuan pemecahan masalah dipengaruhi oleh beberapa faktor diantara salah satunya yaitu gender. Kemampuan penting yang menjadi inti dari pemecahan masalah yaitu proses matematisasi. Proses matematisasi terbagi menjadi dua yaitu matematisasi horizontal dan matematisasi vertikal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses matematisasi siswa vertikal dan horizontal dalam pemecahan masalah matematika SPLTV berdasarkan perspektif gender. Jenis penelitian digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek diambil dari siswa kelas X MAU dan MBI yang diberikan tes kemampuan pemecahan masalah matematika. Kemudian melalui tes kemampuan pemecahan masalah matematika diperoleh dua siswa laki-laki dan dua siswa perempuan untuk melakukan tes proses matematisasi. Analisis data dilakukan secara kualitatif dengan mengolah hasil tes, wawancara, dan observasi. Data direduksi, dikategorikan berdasarkan jenis matematisasi dan gender, kemudian disajikan dalam bentuk deskriptif naratif untuk menggambarkan proses matematisasi siswa dalam pemecahan masalah SPLTV. Selanjutnya dilakukan penarikan kesimpulan untuk menentukan karakteristik matematisasi horizontal dan vertikal siswa serta makna temuan penelitian. Siswa laki-laki dan siswa perempuan memenuhi semua indikator dari proses matematisasi horizontal, sedangkan dalam indikator proses matematisasi vertikal siswa laki-laki hanya memenuhi satu indikator dan siswa perempuan memenuhi dua indikator.