Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

A Ruppert’s framework: How do prospective teachers develop analogical reasoning in solving algebraic problems? Lailiyah, Siti; Kusaeri, Kusaeri; Retnowati, Endah; Erman, Erman
JRAMathEdu (Journal of Research and Advances in Mathematics Education) Volume 7 Issue 3 July 2022
Publisher : Lembaga Pengembangan Publikasi Ilmiah dan Buku Ajar, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jramathedu.v7i3.17527

Abstract

It is widely agreed that knowing how prospective teachers develop analogical reasoning in solving problems is essential. Problem solving is specific domain that requires particular ways of analogical reasoning skill. The purposes of this study was to reveal the development of analogical reasoning and strategies used bya porspective teachers. The research design used a qualitative method. As many as sixty nine mathematics prospective teachers were involved voluntarily to complete algebraic tasks and 12 of them were interviewed to investigate their analogical reasoning and solution strategies. The data analysis used Ruppert’s framework consisting of four components: structuring, mapping, applying, and verifying. It was found that the first three components were fully performed by the prospective teachers. However, the verifying stage was applied by prospective teachers in different ways. The dominant strategy used was a combined multiplication and addition. Their strategies varied according to the participants’ general ability. The more strategies employed in solving problems, the better their analogical reasoning is becomes. This implies that instructional designs that will be developed by prospective teachers may vary. Therefore, during their candidature, they should be provided with many solving strategies in problem-solving to develop students’ analogical reasoning.
Kajian Sistematik : Hubungan Kemampuan Berpikir Aljabar dan Resiliensi Matematis pada Pembelajaran Matematika Adjeng Alifiahaqsya, Retno; Sadieda, Lisanul Uswah; Lailiyah, Siti
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 1 (2025): Integrasi Matematika, Teknologi, dan Budaya dalam Pendidikan dan Aplikasi Terap
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/proximal.v8i1.5037

Abstract

This study aims to examine the relationship between algebraic thinking skills and mathematical resilience in mathematics learning using the Systematic Literature Review (SLR) method. This method is employed to analyze and synthesize findings from various relevant studies on these two aspects. A total of 20 articles meeting the inclusion criteria were reviewed, focusing on topics related to algebraic thinking skills and mathematical resilience in mathematics learning. The findings indicate a positive relationship between algebraic thinking skills and mathematical resilience, showing that students with strong algebraic skills are better equipped to face challenges in mathematics. These findings highlight the importance of effective algebra instruction in enhancing students' mental resilience when encountering difficulties in mathematics learning.
Profil Pemahaman Konsep Matematika dan Literasi Numerasi Guru Kelas Madrasah Ibtidaiyah berdasarkan Perspektif Gender dan Masa Kerja Lailiyah, Siti; Wida Yanti, Aning
Al-Khwarizmi : Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 13 No. 1 (2025): Al-Khwarizmi : Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/jpmipa.v13i1.5578

Abstract

Abstract: This study explores Madrasah Ibtidaiyah teachers' understanding of mathematical concepts and numeracy literacy based on gender and working period. Using a qualitative descriptive method, the study involved one male and two female teachers with less than 10 years of working period and one male and two female teachers with more than 10 years of working period. Data were collected through tests and interviews. Validated through methodological triangulation, and analyzed using data condensation, display, and conclusion. The results show that male teachers have a moderate level of understanding, while female teachers fall into the high category, indicating gender and working period differences in mathematical and numeracy literacy. Abstrak: Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan profil pemahaman konsep matematika dan literasi numerasi guru kelas Madrasah Ibtidaiyah berdasarkan gender dan masa kerja. Penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan subjek satu guru laki-laki dan dua guru perempuan untuk masa kerja kurang dari 10 tahun, dan satu guru laki-laki dan dua guru perempuan untuk masa kerja lebih dari 10 tahun. Pengumpulan data melalui tes pemahaman konsep matematika dan literasi numerasi serta wawancara. Triangulasi teknik digunakan untuk validasi data. Analisis data dilakukan melalui kondensasi data, penyajian, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan pemahaman konsep matematika dan literasi numerasi guru laki-laki berada pada kategori sedang, sedangkan guru perempuan berada pada kategori tinggi. Temuan ini mengindikasikan adanya perbedaan pemahaman matematika dan literasi numerasi berdasarkan gender dan masa kerja.
Implementasi Discovery Learning dalam Kurikulum Merdeka untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Aljabar Salsabila; Sadieda, Lisanul Uswah; Lailiyah, Siti
RAINSTEK: Jurnal Terapan Sains dan Teknologi Vol. 7 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jtst.v7i2.11620

Abstract

Kurikulum Merdeka menekankan pengembangan kompetensi dan kemandirian siswa, sehingga memerlukan model pembelajaran yang mampu mendorong pemahaman konsep secara mendalam. Salah satu pendekatan yang relevan adalah model Discovery Learning. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau dampak penerapan Discovery Learning terhadap kemampuan berpikir aljabar siswa dalam Kurikulum Merdeka. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan lima langkah sistematis: (1) merumuskan pertanyaan penelitian; (2) memetakan dan menelusuri artikel yang relevan; (3) menyeleksi artikel berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi; (4) menyajikan dan mengolah data; serta (5) menginterpretasikan temuan untuk menarik kesimpulan. Enam artikel jurnal nasional yang diterbitkan pada periode 2019–2024 dipilih dan dianalisis melalui pendekatan Systematic Literature Review. Hasil menunjukkan bahwa Discovery Learning berkontribusi positif terhadap peningkatan berpikir aljabar siswa. Beberapa artikel melaporkan adanya peningkatan capaian belajar secara signifikan, sementara artikel lainnya menyoroti efektivitas tahapan Discovery Learning dalam membangun konsep melalui proses eksplorasi secara mandiri. Model ini juga mendukung pembelajaran kolaboratif yang memperkuat nilai gotong royong dalam pengembangan profil pelajar Pancasila.
ANALISIS KEMAMPUAN SPASIAL DALAM MENYELESAIKAN MASALAH GEOMETRI DITINJAU DARI GAYA BELAJAR VARK Oktiana, Puja Erwinda; Yanti, Aning Wida; Lailiyah, Siti
PHI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 9, No 2 (2025): EDISI OKTOBER, 2025
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/phi.v9i2.549

Abstract

Salah satu keterampilan yang harus dipelajari selama pelajaran matematika adalah kemampuan spasial. Kemampuan ini membuat siswa lebih mudah memecahkan masalah geometri ruang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan bagaimana gaya belajar VARK (Visual, Aural, Read-Write, and Kinesthetic) mempengaruhi kemampuan siswa dalam memecahkan masalah geometri. Studi ini adalah jenis penelitian kualitatif yang menggunakan studi kasus. Sebanyak 12 siswa dipilih berdasarkan angket gaya belajar sebagai subjek penelitian. instrumen yang digunakan adalah lima soal geometri dan pedoman wawancara yang disesuaikan dengan indikator kemampuan spasial. Kondensasi, penyajian, dan penarikan kesimpulan adalah beberapa metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa gaya belajar visual, aural, read-write dan kinesthetic berturut-turut memenuhi sebanyak 3 komponen, 2 komponen, 1 komponen dan 4 komponen kemampuan spasial. Secara keseluruhan, temuan ini mengindikasikan bahwa gaya belajar visual dan kinesthetic cenderung paling mendukung pengembangan kemampuan spasial dalam konteks pemecahan masalah geometri.
Evaluasi Berpikir Kritis Siswa Madrasah Ibtidaiyah dalam Menyelesaikan Soal Hots Sejarah Ismawa, Yayuk; Abidah, Mafruhatul; Lailiyah, Siti
Madrasah Ibtidaiyah Education Journal Vol. 3 No. 1 (2025): October
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah STAI Senori Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63321/miej.v3i1.127

Abstract

This study aims to describe the critical thinking skills of elementary school students in solving problem-based questions. Higher Order Thinking Skills (HOTS) in the History subject of the Indonesian Proclamation material. This study employs a qualitative approach with a descriptive design, involving three subjects from grade VI at MI At-Tanwir Bojonegoro, who were selected using a purposive sampling technique based on categories of high, medium, and low critical thinking skills. Data were obtained through tests, interviews, and documentation, and then analyzed through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion. The results of the study indicate that students with high critical thinking skills can fulfill all critical thinking indicators, such as interpretation, analysis, evaluation, and inference; students with medium abilities only fulfill some of the indicators; while students with low abilities have not demonstrated optimal critical thinking skills. These findings indicate that the application of HOTS questions in history learning in Madrasah Ibtidaiyah needs to be improved so that all students can develop critical thinking skills evenly.
Pengaruh Media Ular Tangga Berbasis Genially terhadap Minat dan Hasil Belajar Matematika Wadud, Ahmad Jauharul; Lailiyah, Siti
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 1 (2024): January - March 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v4i1.1579

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi pada rendahnya minat dan hasil belajar siswa. Indikasinya adalah siswa merasa jenuh, kurang terlibat aktif dalam pembelajaran, tidak tertarik dengan penjelasan guru yang masih menggunakan media konvensional serta hasil belajar siswa yang masih dibawah standar KKM. Salah satu faktor yang mempengaruhi minat dan hasil belajar siswa adalah media yang digunakan. Penelitian ini memanfaatkan media ular tangga berbasis teknologi berupa aplikasi genially. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh penggunaan media ular tangga berbasis genially terhadap minat dan hasil belajar matematika siswa kelas IV di MI Hidayatussibyan Lamongan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan tipe Quasi Eksperimental. Desain yang digunakan adalah Nonequivalent Control Group Design yaitu dengan kelas eksperimen dan kelas kontrol. Peneliti menggunakan teknik sampling jenuh yaitu seluruh siswa kelas IV A (eksperimen) dan IV B (Kontrol) yang masing-masing berjumlahh 20 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa angket minat belajar dan soal tes matematika. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai T-Hitung > T-Tabel yakni 1,528 > 0,320 untuk minat belajar matematika dan 3,803 > 0,320 untuk hasil belajar matematika siswa. Hal ini berarti bahwa terdapat perbedaan minat belajar dan hasil belajar siswa setelah diterapkannya media pembelajaran ular tangga berbasis genially pada pembelajaran matematika kelas IV di MI Hidayatussibyan Lamongan.
Proses Penalaran Abduktif Dalam Menyelesaikan Masalah Aljabar Zahroh, Alfiatuz; Sadieda, Lisanul Uswah; Lailiyah, Siti; Bahasa Indonesia, Bahasa Indonesia
Jurnal PEKA (Pendidikan Matematika) Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal PEKA (Pendidikan Matematika)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37150/jp.v8i2.3247

Abstract

This article aims to describe the abductive reasoning process in solving algebra. In this research, the literature study method was used. Based on the results of studies that have been conducted, abductive reasoning helps students make creative and flexible guesses, especially when the solution is not clear at the start. By applying abductive reasoning to solve algebra problems, students are directed to recognize abductive problems, identify various solutions then select the best solution, and assimilate. The solution found must be re-evaluated because there is no guarantee that the solution obtained from the abductive reasoning process is correct.
PHET and PBL: Do They Work Well Together in Improving Mathematical Critical Thinking and Problem Solving Ability? Kusaeri, Kusaeri; Lailiyah, Siti; Indayati, Tatik
Jurnal Pendidikan Progresif Vol 12, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Progresif
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Does Problem-Based Learning Integrated into PHET Improve Mathematical Critical Thinking and Problem Solving Ability? Objectives: This research aims to examine the effectiveness of the use of PBL combined with PHET rather than PBL about mathematical critical thinking and problem-solving ability. Methods: This research employed an experimental approach involved a sample of 63 students of grade VIII’s favorite MTs in Sidoarjo Regency, East Java, divided into 2 classes (PBL class combined with PHET and regular PBL class). The data were analyzed with descriptive statistics combined with Mann-Whitney’s statistical test. Findings: This research finds out that  there is no difference in the influence of the intervention on the application of PBL combined with PHET with the usual PBL group in developing students' mathematical problem-solving ability, and there are differences in the influence of interventions on the implementation of PHET integrated PBL and the application of ordinary PBL in developing students' mathematical critical thinking ability. Conclusion: Based on findings, the importance of providing adequate computer facilities for students when they want to implement website-based learning media such as PHET. Keywords: PHET, PBL, problem solving, critical thinking, and mathematics.DOI: http://dx.doi.org/10.23960/jpp.v12.i2.202215
Investigasi Keterampilan Mengajar Calon Guru Matematika ditinjau dari Perspektif Gender Lailiyah, Siti
Al-Khwarizmi : Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 11 No. 2 (2023): Al-Khwarizmi : Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/jpmipa.v11i2.3775

Abstract

Abstract:Teaching skills must be mastered by the teacher so that learning is meaningful, efficient, and enjoyable. Teacher teaching skills between male and female teachers have a significant effect on learning achievement, learning motivation, and student curiosity in studying. The purpose of this study was to investigate the teaching skills of student-teacher candidates in (PLP/microteaching) in schools in terms of gender differences. This study uses a qualitative method with a case study approach. The subjects of this study were taken by 4 mathematics education students at UIN Surabaya who were conducting microteaching at private Islamic High School Sidoarjo, East Java, consisting of 2 female students and 2 male students. The research instruments were the Lesson Implementation Plan assessment supervision sheets and teaching practice observation sheets. Data analysis techniques consist of data collection, data reduction, data presentation and conclusions. The results of this study found that the category of teaching skills for two female students was in the very good category, while one male student was in the very good category and one student was in the good category.Abstrak:Keterampilan mengajar harus dikuasai oleh guru agar pembelajaran yang dilakukan bermakna, efektif dan menyenangkan. Keterampilan mengajar guru laki-laki dan perempuan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap prestasi belajar, motivasi belajar, dan rasa ingin tahu peserta didik dalam pembelajaran. Tujuan penelitian ini yaitu investigasi keterampilan mengajar mahasiswa calon guru dalam PLP (Pengenalan Lapangan Persekolahan) di sekolah ditinjau dari perspektif gender. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian ini diambil 4 subjek mahasiswa pendidikan matematika UIN Surabaya yang sedang melakukan microteaching di MA Swasta Sidoarjo Jawa Timur, yang terdiri 2 mahasiswa perempuan dan 2 mahasiswa laki-laki. Instrumen penelitian ini yaitu lembar supervisi penilaian Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan lembar observasi praktik mengajar. Teknik analisis data terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa kategori keterampilan mengajar dua mahasiswa perempuan berada di kategori sangat baik, satu mahasiswa laki-laki berada di kategori sangat baik dan satu mahasiswa berada di kategori baik.