Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

The Influence of Visionary Leadership and Compensation on Achievement Motivation and Its Impact on Lecturer Performance (Case Study of A Private Islamic Religious College In Metro Lampung City) Supriani, Yuli; Wahidin, Unang; Nursobah, Asep; Syamsul Arifin, Bambang; Mahmud, Mahmud
International Journal of Education and Digital Learning (IJEDL) Vol. 2 No. 4 (2024): International Journal of Education and Digital Learning (IJEDL)
Publisher : Lafadz Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47353/ijedl.v2i4.119

Abstract

This research was motivated by the low performance of lecturers at Private Islamic Religious Universities in Metro City, Lampung, with indicators of minimal scientific publications, lack of interest in community service activities, and lack of commitment to research. These problems include ineffective visionary leadership, an inadequate compensation system, and lecturers' achievement motivation that is not aligned with their main duties. This research aims to determine the effect of visionary leadership and compensation on the performance of lecturers with achievement motivation as an intervening variable at Private Islamic Religious Universities in Metro Lampung City. This research uses a quantitative approach with path analysis techniques and uses survey methods. The research results show: First, visionary leadership has a positive and significant effect on achievement motivation. Second, compensation has a positive and significant effect on achievement motivation. Third, visionary leadership has a positive and significant effect on lecturer performance. Fourth, compensation has a positive and significant effect on lecturer performance. Fifth, achievement motivation has a positive and significant effect on lecturer performance. Sixth, visionary leadership is positive and significant for lecturer performance through achievement motivation. Seventh, compensation has a positive and significant effect on lecturer performance through achievement motivation.
UPAYA MUDARRIS AL-QUR’AN DALAM MEMBENTUK SANTRI BERKARAKTER DISIPLIN PADA KELAS VII PONDOK PESANTREN AL-UZLAH KECAMATAN PACET KABUPATEN CIANJUR Mujamil, Nur Muhammad Sofiyulloh; Wahidin, Unang; Priyatna, Muhamad
Cendikia Muda Islam: Jurnal Ilmiah Vol. 5 No. 02 (2025): Cendikia Muda Islam: Jurnal Ilmiah
Publisher : STAI Al-Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/cendikia.v5i02.9592

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh menurunnya karakter dan kebiasaan disiplin dikalangan para santri. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk mendeskripsikan Upaya mudarris Al-Qur’an dalam membentuk santri yang berkarakter disiplin. (2) untuk mengetahui faktor-faktor pendukung upaya mudarris Al-Qur’an dalam membentuk santri berkarakter disiplin. (3) untuk mengetahui faktor-faktor penghambat upaya mudarris Al-Qur’an dalam membentuk santri berkarakter disiplin. (4) untuk mengetahui solusi terhadap faktor-faktor penghambat upaya mudarris Al-Qur’an dalam membentuk santri berkarakter disiplin. Jenis penelitian yang digunakan peneliti adalah penelitian kualitatif. Hasil penelitiannya yaitu sebagai berikut: Pertama, upaya mudarris Al-Qur’an dalam membentuk santri berkarakter disiplin pada kelas VII Pondok Pesantren Al-Uzlah yaitu: (a) memberikan saran dan nasihat; (b) memberikan teguran; (c) membuat peraturan kedisiplinan; (d) memantau kegiatan santri; (e) membuat perjanjian dengan wali santri. Kedua, faktor pendukungnya adalah (a) kebijakan peraturan; (b) Tata tertib pesantren; (c) Dekat pantauan mudarris; dan (d) sarana yang memadai. Ketiga, faktor penghambatnya adalah (a) tidak tertempelnya peraturan pesantren disetiap tempat; (b) pengaruh lingkungan masyarakt; dan (c) tidak ada pengganti mudarris ketika berhalangan hadir. Keempat, solusi terhadap faktor penghambat adalah (a) menempelkan peraturan dan tat tertib pesantren disetiap tempat; (b) mudarris mengingatkan pentingnya berkarakter disiplin; dan (c) menyamakan jadwal kegiatan santri.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN MEMBACA AL-QUR'AN UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR AGAMA ISLAM PADA SANTRI DI PONDOK PENYANTUNAN YATAMASAKIN TAHUN AJARAN 2020/2021 Hendrawan, Hendrawan; Wahidin, Unang; Maulida, Ali
Cendikia Muda Islam: Jurnal Ilmiah Vol. 5 No. 02 (2025): Cendikia Muda Islam: Jurnal Ilmiah
Publisher : STAI Al-Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/cendikia.v5i02.9600

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh banyaknya anak dhuafa dan yatim yang kurang memerhatikan tentang pentingnya pendidikan anak meraih prestasi khususnya di bidang Al-Qur’an. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan motivasi anak muslim di Pondok Penyantunan Yatamasakin Bogor dalam belajar agama. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara informan kunci, observasi, dan dokumentasi. Sebaliknya, metode analisis data yang digunakan adalah deskriptif interpretatif. Hasil dari penelitian ini adalah: Pertama, memberikan gambaran umum keadaan pondok. Kedua, peran guru memotivasi santri. ketiga, faktor-faktor pendukung yaitu motivasi internal yang berpengaruh terhadap santri, manajemen waktu yang tepat, menerapkan nilai Adab terhadap Al-Qur’an, mengulang-ulang membaca Al-Qur’an, lingkungan yang sejuk dan nyaman. Keempat, faktor penghambat antara lain: Kemampuan yang berbeda-beda, pengaruh teman, rasa jenuh, Kelima, solusinya antara lain: menambah belajar, memberikan motivasi dan membangun kesadaran diri.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN HAFALAN AL-QUR’AN SANTRI DI PONDOK PESANTREN ALAM TAHFIZ AL-FATIH TAJUR HALANG KABUPATEN BOGOR Ariansyah, Arif; Wahidin, Unang; Wartono, Wartono
Cendikia Muda Islam: Jurnal Ilmiah Vol. 5 No. 02 (2025): Cendikia Muda Islam: Jurnal Ilmiah
Publisher : STAI Al-Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/cendikia.v5i02.9606

Abstract

Pentingnya Al-Qur’an sebagai wahyu Ilahi yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW melalui malaikat Jibril dikaji dalam penelitian ini. Langkah pertama untuk memahami sepenuhnya pelajaran Al-Qur'an adalah dengan mengingat kata-katanya. Penekanan utama penelitian adalah bagaimana Pondok Pesantren Alam Tahfiz Al-Fatih Tajur Halang Kabupaten Bogor melaksanakan hafalan Al-Qur’an. Metodologi kualitatif deskriptif digunakan dalam penelitian ini untuk mengumpulkan data dengan cara pencatatan dokumen, wawancara subjek, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan target minimal hafalan adalah 15 juz dalam 3 tahun, dapat disesuaikan dengan kesepakatan. Pembelajaran hafalan Al-Qur'an rutin dilaksanakan setelah shalat subuh, ashar, dan isya dengan persiapan, setoran hafalan, dan evaluasi. Faktor-faktor yang mempengaruhi proses hafalan meliputi santri, guru, orangtua, lingkungan pesantren, dan faktor eksternal. Kesimpulannya, implementasi pembelajaran hafalan Al-Qur'an di Pondok Pesantren Alam Tahfiz Al-Fatih Tajur Halang, Kabupaten Bogor, telah berjalan baik dalam perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan metode pengajaran.
Transformasi Penafsiran Al-Qur'an di Era Digital: Antara Tradisi dan Inovasi Herman, Herman; Wahidin, Unang; Mailana, Agus; Priyatna, Muhamad
An-Nahdloh: Journal of Education and Islamic Studies Vol. 1 No. 3 (2026): May 2026
Publisher : An-Nahdloh: Journal of Education and Islamic Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58788/jeis.v1i3.151

Abstract

The transformation of Qur'an interpretation in the digital age has significantly changed the landscape of Islamic knowledge, where access to interpretation is no longer limited to classical literature and formal institutions, but rather extends through digital platforms such as apps, social media, and artificial intelligence. This study aims to analyze the dynamics of the transformation of Qur'an interpretation in the digital era by highlighting the tension and synergy between traditional approaches and contemporary innovations. The methods used are a descriptive qualitative approach through literature studies, digital observation of various popular platforms, and content analysis to understand the influence of technology on users' religious understanding. The results of the study show that digitalization has a positive impact in the form of democratization of knowledge and the expansion of the accessibility of Islamic literature that is more practical and inclusive for a wide audience. However, this phenomenon also presents serious challenges in the form of a shift of religious authority from sanad-based legitimacy to algorithmic validation, the risk of simplification of meaning, and the potential spread of invalid interpretations. Evaluation of automated systems (AI) even shows a low consistency limitation compared to the decisions of scholars. This study concludes the importance of harmonious integration between authentic traditional methods and modern technology, as well as the need to strengthen Islamic digital literacy and the active role of religious institutions to maintain the authenticity of interpretation in cyberspace.   Keywords: Tafsir Al-Qur'an, Digital Era, Islamic Tradition, Innovation, Islamic Literacy.
PENGARUH PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL TERHADAP KREATIVITAS SISWA KELAS XII DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI Nabilah, Siti Wardah; Wahidin, Unang; Maulida, Ali
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v6i3.10901

Abstract

The use of social media in learning has become increasingly dominant among high school students, including in Islamic Religious Education (PAI) and Character Education subjects. This study aims to analyze the influence of social media utilization on the creativity of twelfth-grade students in PAI and Character Education learning at SMAN 5 Kota Bogor. The study employed a quantitative approach with a correlational design. The population consisted of 302 students, while 76 students were selected as samples using simple random sampling techniques. Data were collected through a four-point Likert scale questionnaire that had been tested for validity and reliability. Data analysis was conducted using simple linear regression assisted by SPSS through normality, linearity, heteroscedasticity, t-test, and coefficient of determination tests. The findings revealed that social media utilization had a positive and significant effect on students’ creativity, with a regression coefficient of 0.719 and a significance value of 0.000 < 0.05. The Adjusted R Square value of 0.645 indicates that social media utilization contributed 64.5% to students’ creativity. WhatsApp and YouTube were the most frequently used platforms in learning activities. The findings confirm that directed use of social media can support the development of students’ creativity in PAI and Character Education learning in the digital era. ABSTRAK Pemanfaatan media sosial dalam pembelajaran menjadi fenomena yang semakin dominan di kalangan siswa sekolah menengah, termasuk pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Budi Pekerti. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pemanfaatan media sosial terhadap kreativitas siswa kelas XII dalam pembelajaran PAI dan Budi Pekerti di SMAN 5 Kota Bogor. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian berjumlah 302 siswa, sedangkan sampel sebanyak 76 siswa ditentukan menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui angket skala Likert empat poin yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear sederhana berbantuan SPSS melalui uji normalitas, linearitas, heteroskedastisitas, uji t, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan media sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kreativitas siswa dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,719 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,645 menunjukkan bahwa pemanfaatan media sosial memberikan kontribusi sebesar 64,5% terhadap kreativitas siswa. Platform yang paling banyak digunakan dalam pembelajaran adalah WhatsApp dan YouTube. Temuan penelitian menegaskan bahwa pemanfaatan media sosial secara terarah dapat mendukung pengembangan kreativitas siswa dalam pembelajaran PAI dan Budi Pekerti di era digital.