Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

STUDI LITERATUR: ROBOTIC PROCESS AUTOMATION Fernando, Donny; Harsiti, Harsiti
Jurnal Sistem Informasi Vol 6 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/jsii.v6i1.1071

Abstract

Abstrak— Robotic Process Automation (RPA) adalah bentuk teknologi otomatisasi proses bisnis yang bekerja mengotomasikan interaksi dengan desktop GUI pengguna akhir. RPA akan meniru aktivitas manusia di dalam komputer dengan waktu yang jauh lebih cepat dan akurasi 100% tanpa "faktor manusia". Penelitian ini bertujuan untuk menyediakan sarana untuk memahami dan mendapatkan pemahaman tentang RPA. Dengan interaksi yang erat antara manusia dan robot, perusahaan akan dapat memberikan pelayanan yang lebih baik dan karyawan akan memiliki waktu lebih untuk mengerjakan yang lebih bernilai. Kata kunci— Robotic Process Automation, RPA, Software Robot.
Perancangan dan Pengembangan Aplikasi Mobile Berbasis Android untuk Sistem Pelaporan dan Penanganan Pengaduan Tindak Kekerasan terhadap Anak di Provinsi Banten (Studi Kasus: Komisi Nasional Perlindungan Anak Provinsi Banten) Sigit, Haris Triono; Irawan, Agus; Harsiti, Harsiti; Yosiyansyah, Ahmad Aldan
Jurnal Ilmiah Komputasi Vol. 24 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Komputasi : Vol. 24 No 1, Maret 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32409/jikstik.24.1.3765

Abstract

Komisi Nasional Perlindangan Anak Provinsi Banten adalah suatu lembaga Non Government Organization (NGO) yang membantu masyarakat dalam menangani pencegahan dan penanganan kasus kekerasan pada anak. Saat ini, kekerasan di lingkungan satuan pendidikan, baik dalam bentuk verbal, fisik, psikis, atau melalui serangan media siber, mengalami peningkatan yang signifikan. Kekerasan yang terjadi mencakup kekerasan fisik, psikis, perundungan, kekerasan seksual, diskriminasi, intoleransi, kebijakan yang berpotensi menimbulkan kekerasan, dan bentuk kekerasan lainnya. Berdasarkan hasil data pendampingan yang dilakukan oleh Komnas Perlindungan Anak Provinsi Banten hingga Oktober 2023 tercatat 72 kasus yang melibatkan anak-anak dalam berbagai bentuk pelanggaran terhadap hak-hak mereka[1]. Dengan melihat maraknya kasus kekerasan yang menimpa pada anak yang terjadi baik di lingkungan satuan pendidikan maupun di rumah, maka Komnas Perlindungan Anak Provinsi Banten perlu meningkatkan kolaborasi dan koordinasi dengan organisasi lain dalam rangka menangani tindak kekerasan yang terjadi. Oleh karenanya perlu dibangun aplikasi yang dapat membantu Komnas Perlindungan Anak Provinsi Banten dalam merespon laporan pengaduan tindak kekerasan pada anak, memonitoring tahapan penyelesaian kasus dan koordinasi dengan pihak terkait. Dengan dibangunnya aplikasi monitoring pengaduan tindak kekerasan pada anak diharapkan Komnas Perlindungan Anak Provinsi Banten dapat mengelola laporan pengaduan dan memudahkan koordinasi dengan pihak terkait sehingga proses penanganan tindak kekerasan pada anak dapat segera ditangani.
Gerakan Donasi Buku Dalam Upaya Membangun Budaya Literasi : Tahap 1 Rosalina, Vidila; Hikmatullah, Hikmatullah; Widiyanto, Wahyu Oktri; Fernando, Donny; Harsiti, Harsiti
Journal Pemberdayaan Masyarakat Indonesia Vol 1 No 2 (2019): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Indonesia (JPMI)
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PPKM) Universitas Prasetiya Mulya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.737 KB) | DOI: 10.21632/jpmi.1.2.420-424

Abstract

Masyarakat suatu bangsa memiliki hubungan yang vertikal terhadap kualitas bangsa. Tingginya minat membaca buku seseorang berpengaruh terhadap wawasan, mental, dan prilaku seseorang. Bangsa Indonesia adalah bangsa dengan tingkat literasi yang masih rendah padahal sudah 70 tahun sejak Indonesia menjadi negara merdeka. Ada banyak faktor kenapa literasi masyarakat Indonesia memilki persentase yang rendah. Permasalahan ini harus segera mendapatkan perhatian serius bukan hanya dari pemerintah tapi dari kita semua. Bagaimana wacana mengenai minat baca menjadi terlaksana untuk semua kalangan masyarakat ketika kita masih memiliki keterbatasan jumlah buku yang dibaca ?. Maka gerakan donasi buku ini adalah dalam upaya membangun budaya literasi dan semangat literasi di Indonesia dan di Banten khususnya. Ketika budaya literasi menjadi sebuah budaya di Indonesia maka bukanlah mustahil bangsa kita akan menjadi bangsa yang maju.
Efektivitas Sistem Pakar dalam Mengurangi Risiko Kecanduan Gadget dan Promosi Gaya Hidup Sehat di Desa Tegal Wangi, Pandeglang Susilawati, Susilawati; Fikriyani, Devi Nurul; Harsiti, Harsiti; Yunita, Irma; Suhendi, Dadi; Triyadi, Riyan; Hidayat, Taufik; Rahman, Abdul; Ikmal, Muhammad; Akbar, Mohammad Ghiyats Sayyid; Apriliyani, Femi; Nurlela, Nurlela; Sari, Nurlinda; Zulfah, Maria; Nabila, Intan Okta; Alida, Ravi; Alawiyah, Siti; Elmira, Via; Sari, Suci Prihatini Noer mala; Afini, Dewi; Marsita, Yuni
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 10 No 3 (2025): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/jppm.v10i3.1488

Abstract

Isu kecanduan gadget telah menjadi perhatian serius di era dgital, terutama di Desa Tegal Wangi, Kabupaten Pandeglang, yang memerlukan langkah-langkah penanganan yang tepat. Pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini dilaksanakan untuk mengatasi masalah tersebut dengan tujuan utama mengurangi risiko kecanduan gadget dan meningkatkan kesadaran tentang gaya hidup sehat. PKM ini mengimplementasikan Sistem Pakar (SIPIKAT) sebagai alat bantu edukasi. Metodologi yang diterapkan meliputi sosialisasi dan asesmen awal melalui diskusi kelompok terfokus (FGD), pelatihan penggunaan SIPIKAT, seminar, serta lokakarya untuk pengembangan konten edukasi digital dan pendampingan orang tua. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman masyarakat mengenai penggunaan gadget yang bijak. Selain itu, SIPIKAT terbukti efektif sebagai alat deteksi dini dan edukasi. Singkatnya, PKM ini berhasil menciptakan fondasi lingkungan digital yang lebih sehat dan berkelanjutan di Desa Tegal Wangi. The issue of gadget addiction has become a serious concern in the digital era, especially in Tegal Wangi Village, Pandeglang Regency, requiring appropriate interventions. This community service (PKM) was implemented to address this issue, with the primary goal of reducing the risk of gadget addiction and raising awareness of a healthy lifestyle. This PKM implemented an Expert System (SIPIKAT) as an educational tool. The methodology applied included initial outreach and assessment through focus group discussions (FGDs), training on SIPIKAT usage, seminars, and workshops for developing digital educational content and mentoring parents. The results of the activity showed a significant increase in community understanding regarding wise gadget use. Furthermore, SIPIKAT proved effective as an early detection and educational tool. In short, this PKM successfully created the foundation for a healthier and more sustainable digital environment in Tegal Wangi Village.
Transformasi Digital di Pesantren: Kolaborasi Pengabdian Masyarakat Menuju Pesantren Cerdas Rudianto, Rudianto; Munawaroh, Munawaroh; Laksana, April; Kenedi, Kenedi; Ardiyansah, Ardiyansah; Pramitasari, Anisa; Aziza, Pretty Failasufa; Setyawati, Kiki; Ningsih, Sari; Yani, Indri; Rozikin, Imam; Denardo, Denardo; Kusumawardani, Anisa; Pramono, Abdul Chatim; Krahara, Yuwan Ditra; Harsiti, Harsiti; Irawan, Agus; Hilman, Mohamad; Fernando, Iqbal; Fatoni, Ahmad
WINDRADI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): January - June
Publisher : P3M FIA UNKRIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61332/windradi.v3i1.323

Abstract

Community service represents one of the fundamental contributions of academics to social development, particularly in the educational sector. This article elaborates on the implementation of a community engagement program entitled Towards Smart Pesantren through Digital Transformation, conducted on May 28, 2025, at SMA Bi’rul Ulum Cisait, Serang, Banten. The initiative emerged from an inter-university collaboration aimed at enhancing the digital capacities of santri (Islamic boarding school students) to better prepare them for the challenges of the digital age. The program focused on training in graphic design, public speaking, an introduction to artificial intelligence (AI), and human resource development (HRD) in the digital context. Methods employed in the program included lectures, interactive discussions, and hands-on practice, allowing participants to gain both theoretical understanding and practical skills. The participatory approach fostered active engagement and created an enriching learning environment. Evaluation results indicated a high level of enthusiasm among the participants and a marked improvement in their grasp of fundamental digital competencies. This program exemplifies the strategic potential of inter-institutional academic collaboration in supporting the digital transformation of pesantren-based education in Indonesia. It is expected that the initiative can serve as a replicable and sustainable model for future community service efforts in similar educational contexts, particularly in promoting 21st-century skills.