Articles
Perancangan Aplikasi Pengelolaan Pengaduan Masyarakat Pnpm Mandiri Perkotaan Di Provinsi Banten Dengan Metode Waterfall
Arrafi, Abdi;
Harsiti, Harsiti
ProTekInfo(Pengembangan Riset dan Observasi Teknik Informatika) Vol 1 (2014)
Publisher : Universitas Serang Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (915.531 KB)
PNPM Mandiri Perkotaan is a program that seeks substance in poverty reduction through community empowerment concept. Meanwhile, the implementation of a program can not be expected to always run perfectly. For any concerns and complaints from the public related to the implementation of PNPM Mandiri Perkotaan can quickly and appropriately handled. PNPM Mandiri Perkotaan equipped with Complaints Handling (PPM). Complaints management system is done currently perceived not able to meet expectations because the process is still carried out manually using by using common applications such as Microsoft Office Word and Microsoft Office Excel. Thus documenting the complaint has not been done in a fast, accurate, and complete as well as the existing system has not been able to effectively and efficiently in informing the constraints that exist in the field. This study aims to improve the quality of management of public complaints on PNPM Mandiri Perkotaan Banten province so as to resolve the issues related to the management of public reports with the complaints data processing system that is as simple, fast and complete. Steps taken to improve the quality of complaints management as mentioned above, is by way of computerized complaint management to be a readymade system. The designed system will be able to accommodate and manage complaints quickly and appropriately so as to provide information related to obstacles and problems that exist in the field and facilitate the making of a report in accordance with user needs. PPM Application Design using the waterfall method, a method that is able to create a quality system is maintained because the development is structured and supervised. On the other hand this model is a kind of document model is complete, so that the maintenance can be done easily. PPM application is capable of solving the problems associated with the management of public complaints on PNPM Mandiri Perkotaan Banten province to the optimization of complaint management in a fast, accurate, and complete
STUDI LITERATUR: ROBOTIC PROCESS AUTOMATION
Fernando, Donny;
Harsiti, Harsiti
Jurnal Sistem Informasi Vol 6, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Serang Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (118.476 KB)
|
DOI: 10.30656/jsii.v6i1.1071
Abstrak— Robotic Process Automation (RPA) adalah bentuk teknologi otomatisasi proses bisnis yang bekerja mengotomasikan interaksi dengan desktop GUI pengguna akhir. RPA akan meniru aktivitas manusia di dalam komputer dengan waktu yang jauh lebih cepat dan akurasi 100% tanpa "faktor manusia". Penelitian ini bertujuan untuk menyediakan sarana untuk memahami dan mendapatkan pemahaman tentang RPA. Dengan interaksi yang erat antara manusia dan robot, perusahaan akan dapat memberikan pelayanan yang lebih baik dan karyawan akan memiliki waktu lebih untuk mengerjakan yang lebih bernilai. Kata kunci— Robotic Process Automation, RPA, Software Robot.
Prediksi Jumlah Produksi Tempe Kopti Menggunakan Logika Fuzzy Metode Mamdani PRIMKOPTI Serang
Irawan, Andi;
Ajie, Ibrahim;
Island R., Firnando;
Harsiti, Harsiti
Journal of Machine Learning and Soft Computing Vol 1, No 2 (2019): Volume 1 Nomor 2, July 2019
Publisher : Universitas Serang Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (20.577 KB)
|
DOI: 10.30656/jlmsc.v1i2.1006
Capital is one of the problems faced by tempe producers, in each production, tempe producers issue capital that is erratic in order to influence. The level of production of tempeh it produces. In this study we will discuss how the application of fuzzy logic to the variable number of soybeans and the amount of yeast to predict the amount of tempe production. Data analysis was done by the mamdani method to find out the number of tempeh produced by craftsmen. The results of this study are in the form of three variables, namely 95 Kg of soybeans, 70 yeasts of spoonful and 487 pieces of tempe produced.
Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Smartphone dengan Menerapkan Metode Simple Additive Weighting (SAW)
Harsiti, Harsiti;
Aprianti, Henri
Jurnal Sistem Informasi Vol 4 (2017)
Publisher : Universitas Serang Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (593.398 KB)
|
DOI: 10.30656/jsii.v4i0.372
Abstrak - Perkembangan dan penjualan smartphone di pasaran semakin marak dan bersaing dengan segala macam fitur yang tersedia, sehingga konsumen sering kali dihadapkan pada permasalahan-permasalahan diantaranya kesulitan dalam pemilihan smartphone. Hal ini disebabkan bermunculan smartphone dengan kemampuan yang menarik, harga relatif murah dan fasilitas penunjang lainnya. Pemilihan smartphone dapat ditentukan berdasarkan kriteria yang telah ditentukan diantaranya harga, RAM, Memory Internal, Fasilita Kamera dan Ukuran Layar. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem pendukung keputusan pemilihan smartphone dengan menerapkan metode simple additive weighting (SAW), sehingga dapat memberikan solusi terhadap konsumen untuk memilih smartphone. Perancangan sistem pendukung keputusan pemilihan smartphone ini menggunakan pendekatan berorientasi kepada objek yaitu dengan menggunakan Unified Modelling Language (use case diagram, activity diagram, class diagram, sequence diagram dan collaboration diagram). Hasil dari penelitian ini adalah menghasilkan sebuah aplikasi sistem pendukung keputusan pemilihan smartphone yang dapat membantu konsumen melakukan pemilihan smartphone sesuai dengan keinginan dan kebutuhan berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. Kata kunci : Pemilihan Smartphone, Simple Additve Weighting (SAW), Kriteria.
Sistem Pendukung Keputusan Pemberian Kredit Mikro Utama Pada Pt.Bank Bjb Kcp Cikande Dengan Metode Simple Additive Weighting (SAW)
Harsiti, Harsiti;
Roikotuljanah, Roikotuljanah
Jurnal Sistem Informasi Vol 1 (2014)
Publisher : Universitas Serang Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (355.075 KB)
|
DOI: 10.30656/jsii.v1i0.77
Sistem Pendukung Keputusan pemberian Kredit Mikro Utama Pada Bank bjb KCP Cikande merupakan suatu sistem interaktif yang mendukung keputusan dalam proses pengambilan keputusan melalui alternatif ? alternatif yang diperoleh dari hasil pengolahan data, informasi dan rancangan model. Metode Simple Additive Weighting (SAW) sering juga dikenal dengan istilah metode penjumlahan terbobot. Konsep dasar metode Simple Additive Weighting (SAW) adalah mencari penjumlahan terbobot dari rating kinerja pada setiap alternatif pada semua atribut. Metode Simple Additive Weighting (SAW) membutuhkan proses normalisasi matriks keputusan. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah sistem pendukung keputusan pemberian kredit mikro utama pada PT.Bank bjb KCP Ciknade dengan menggunakan metode SAW. Sistem Pendukung Keputusan Pemberian Kredit Mikro Utama ini dapat menilai calon nasabah sesuai kriteria nasabah yang penilaiannya bersumber dari Bank bjb.
Implementasi Metode Ishihara pada Tes Buta Warna (Colour Deficiency) di Klinik Amanda-Anyer
Efrianty, Fenny Nur;
Harsiti, Harsiti;
Nurhadiyan, M. Thoha
Jurnal Sistem Informasi Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Serang Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (253.125 KB)
|
DOI: 10.30656/jsii.v5i2.778
Abstrak - Buta Warna adalah suatu keadaan dimana seseorang tidak dapat membedakan warna tertentu yang bisa dibedakan oleh orang dengan mata normal. Seseorang yang menderita buta warna dapat disebabkan oleh kelainan sejak lahir atau akibat penggunaan obat-obatan yang berlebihan. Buta warna umumnya diderita oleh laki-laki, sedangkan wanita hanyalah sebagai gen pembawa atau resesif. Metode Ishihara adalah metode yang digunakan untuk mendeteksi gangguan persepsi warna, berupa tabel warna khusus berupa lembaran pseudoisokromatik (plate) yang disusun oleh titik-titik dengan kepadatan warna berbeda yang dapat dilihat dengan mata normal, tapi tidak bisa dilihat oleh mata yang mengalami defisiensi sebagian warna. Implementasi Metode Ishihara Pada Tes Buta Warna (Colour Deficiency). Penelitian ini dilakukan d Klinik Amanda-Anyer, salah satu klinik yang mengimplementasikan aplikasi tes buta warna sehingga klinik tidak memperlukan lagi buku-buku ishihara untuk proses pengetesan tes buta warna dan dapat melakukan tes buta warna dengan efektif tanpa rekayasa dan hasil yang sesuai, tepat dan cepat. Aplikasi ini dibangun dan dirancang dengan menggunakan metode watterfall dan diagram UML (Unified Modeling Language). Bahasa pemrograman yang digunakan dalam pengembangan aplikasi ini adalah Vb.Net10, dengan database SQLServer2008. Berdasarkan hasil dari pengujian dan penilaian sistem yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa Implementasi Metode Ishihara pada Tes Buta Warna (Colour Deficiency) dapat membantu Pihak Klinik Amanda-Anyer dalam melakukan proses pengetesan buta warna bagi masyarakat yang membutuhkan keterangan hasil buta warna dengan hasil yang cepat dan akurat.Kata Kunci : Metode Ishihara, Tes Buta Warna (Colour Deficiency), klinik Amanda-Anyer.
Intelligent Software for Classification of Regional Inequality in Banten Province Using the Williamson Index
Hidayat, Tubagus Rachmat;
Harsiti, Harsiti;
Muttaqin, Zaenal;
Lauryn, Maya Selvia
Journal of Machine Learning and Soft Computing Vol 1, No 1 (2019): Volume 1, Nomor 1, Maret 2019
Publisher : Universitas Serang Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (20.68 KB)
|
DOI: 10.30656/jlmsc.v1i1.1672
The process of development in some areas occur quickly, but several areas experienced a very slow process. In this case, the local government has some problems in the process of implementing of local development, whether in policy making or proposing a strategy for local development, as well as improving the environment in order to support the development of their region's economy. Banten Province is a province located at the west of Java. The administrative conditions which is directly bordered with Jakarta as a capital city and West Java province makes Banten province become the most strategic regions. Based on economic growth data of Banten Province in 2010 - 2015, it can be seen that economic growth of Banten Province is increasing positively in five years. Although the growth of economic development in Banten province tend to be positive, it can be seen significantly that there is still a level of development that has an index of inequality in some districts or cites in Banten. In the process of identification the inequality level among the districts in Banten province, the government usually analyze the case by using manual calculations to determine the policy that should be taken in addressing the inequality that occur in those districts. This process takes quite a long time to take the policy in structuring regional areas. In determining the area of inequality, the government requires Gross Regional Domestic Product (GRDP) data and the data of the population which can be calculated by using several inequality area methods. The method that often used is the Shift Share, Index Gain, Williamson Index and Klassen Typology. In some cases, Williamson index is often used in calculating the inequality between regions or territories. Several studies that had used Williamason index in identifying inequality development usually used the data analysis without particular tools such as software. It complicates the process of inequality analysis if the amount of the data is quite big. Therefore, this study aims to develop the software as a supporting tool for the identification of inequality development using Williamson index. The application is based-website to make it easier for the identification process.
Sistem Pendukung Keputusan Pemberian Kredit Mikro Utama Pada Pt.Bank Bjb Kcp Cikande Dengan Metode Simple Additive Weighting (SAW)
Harsiti, Harsiti;
Roikotuljanah, Roikotuljanah
Jurnal Sistem Informasi Vol 1 (2014)
Publisher : Universitas Serang Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (355.075 KB)
|
DOI: 10.30656/jsii.v1i0.77
Sistem Pendukung Keputusan pemberian Kredit Mikro Utama Pada Bank bjb KCP Cikande merupakan suatu sistem interaktif yang mendukung keputusan dalam proses pengambilan keputusan melalui alternatif – alternatif yang diperoleh dari hasil pengolahan data, informasi dan rancangan model. Metode Simple Additive Weighting (SAW) sering juga dikenal dengan istilah metode penjumlahan terbobot. Konsep dasar metode Simple Additive Weighting (SAW) adalah mencari penjumlahan terbobot dari rating kinerja pada setiap alternatif pada semua atribut. Metode Simple Additive Weighting (SAW) membutuhkan proses normalisasi matriks keputusan. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah sistem pendukung keputusan pemberian kredit mikro utama pada PT.Bank bjb KCP Ciknade dengan menggunakan metode SAW. Sistem Pendukung Keputusan Pemberian Kredit Mikro Utama ini dapat menilai calon nasabah sesuai kriteria nasabah yang penilaiannya bersumber dari Bank bjb.
Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Smartphone dengan Menerapkan Metode Simple Additive Weighting (SAW)
Harsiti, Harsiti;
Aprianti, Henri
Jurnal Sistem Informasi Vol 4 (2017)
Publisher : Universitas Serang Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (593.398 KB)
|
DOI: 10.30656/jsii.v4i0.372
Abstrak - Perkembangan dan penjualan smartphone di pasaran semakin marak dan bersaing dengan segala macam fitur yang tersedia, sehingga konsumen sering kali dihadapkan pada permasalahan-permasalahan diantaranya kesulitan dalam pemilihan smartphone. Hal ini disebabkan bermunculan smartphone dengan kemampuan yang menarik, harga relatif murah dan fasilitas penunjang lainnya. Pemilihan smartphone dapat ditentukan berdasarkan kriteria yang telah ditentukan diantaranya harga, RAM, Memory Internal, Fasilita Kamera dan Ukuran Layar. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem pendukung keputusan pemilihan smartphone dengan menerapkan metode simple additive weighting (SAW), sehingga dapat memberikan solusi terhadap konsumen untuk memilih smartphone. Perancangan sistem pendukung keputusan pemilihan smartphone ini menggunakan pendekatan berorientasi kepada objek yaitu dengan menggunakan Unified Modelling Language (use case diagram, activity diagram, class diagram, sequence diagram dan collaboration diagram). Hasil dari penelitian ini adalah menghasilkan sebuah aplikasi sistem pendukung keputusan pemilihan smartphone yang dapat membantu konsumen melakukan pemilihan smartphone sesuai dengan keinginan dan kebutuhan berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. Kata kunci : Pemilihan Smartphone, Simple Additve Weighting (SAW), Kriteria.