Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Kebidanan

HUBUNGAN PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI SECARA DINI DENGAN KEJADIAN OBSTIPASI PADA BAYI 0-6 BULAN DI DESA MADU SARI TAHUN 2023 Iit, Katarina; Melyani, Melyani; Veronika Manalu, Maya
Jurnal_Kebidanan Vol. 13 No. 2 (2023): Jurnal Kebidanan Volume 13 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : STIKES Panca Bhakti Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33486/jurnalkebidanan.v13i2.237

Abstract

Latar belakang: Obstipasi merupakan keadaan tertimbunnya feses yang keras akibat adanyaobsturuksi pada saluran cerna dalam waktu lama. Obstipasi berpotensi menyebabkan kanker usus bagibayi. Salah satu penyebabnya ialah pemberian MP-ASI sejak dini, akibat ketidakmampuan sistempencernaan untuk mencerna pada bayi umur bawah 6 bulan. Tujuan Penelitian: untuk mengetahuihubungan pemberian makanan pendamping ASI secara dini dengan kejadian obstipasi pada bayi 0-6bulan di Desa Madu Sari Tahun 2023. Metode Penelitian: Menggunakan Jenis penelitian metodekuantitatif dengan desain analisis korelasi melalui pendekatan cross sectional. Populasi 30 orang,dengan sampel 30 responden yaitu ibu yang memilki bayi 0-6 bulan di Desa Madu Sari analisa datamenggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian: responden yang diberi MP ASI dini, hampir seluruhnyamengalami obstipasi yaitu 13 orang (81,3%). Dan responden yang tidak diberi MP ASI dini sebagianbesar tidak megalami obstipasi yaitu 10 orang (71,4%). P value 0,004 < 0,05 sehingga menyatakanbahwa ada hubungan antara pemberian makanan pendamping ASI secara dini dengan kejadianobstipasi di Desa Madu Sari Tahun 2023. Kesimpulan: berdasarkan hasil uji statistik diperoleh nilai Pvalue 0,004 < 0,05 sehingga menyatakan bahwa ada hubungan antara pemberian makananpendamping ASI secara dini dengan kejadian obstipasi di Desa Madu Sari Tahun 2023.Saran: Kepadabidan desa serta kader posyandu untuk dapat meningkatkan KIE kepada ibu post partum denganmemberikan bayinya ASI Eksklusif selama 6 bulan karena dapat mengurangi resiko obstipasi.
Utilization of Herbal Medicine and Boiled Water (Areca Catechu, Piper Betle and Garcinia Xanthochymus) To Accelerate Recovery During Early Puerperium Arriza, Nurul; Windiyati, Windiyati; Melyani, Melyani; Handayani, Luluk; Fortunata BE, Gloria; Erviana, Liza; Evi, Evi
Jurnal_Kebidanan Vol. 13 No. 2 (2023): Jurnal Kebidanan Volume 13 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : STIKES Panca Bhakti Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33486/jurnalkebidanan.v13i2.238

Abstract

Postnatal herbal medicine and boiled water are herbs are usually given to postpartum mothers to strengthen the body and speed up the recovery period of the uterus, speed up the cessation blood and healing perineal wounds. Method: Quasi Experimental research type Pretest-Posttest Nonequivalent Control Group Design. Held at PMB Nuripah Kubu Raya on 21-27 November 2023. Total sample was 34 respondents, the respondents were divided randomly into 2 groups, postpartum mothers in intervention group were given 1x1 multivitamin and postnatal healthy herbal medicine test ingredients at a dose of 1x1 suchet (25 grams) and Postpartum mothers in control group were given 1x1 multivitamin as a comparison, the research was carried out for 7 days. Results: The intervention group had an effect on changes in uterine involution based on anteroposterior diameter (p. 0.005), changes in uterine involution based on longitudinal length (p. 0.002), the amount of locheal discharge (p. 0.003), the smell of locheal discharge (p. 0.002), reducing the pain scale (p. 0.000) and perineal wound healing (0.003). Conclusion: Healthy postpartum herbal medicine and perineal wound fluid effective accelerating early puerperium period (uterine involution, lochea and perineal wounds) with the fastest start of action compared to the control group (multivitamin).
HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH DENGAN KADAR HEMOGLOBIN REMAJA PUTRI DI ASRAMA SEKOLAH TINGGI KESEHATAN PANCA BHAKTI PONTIANAK KUBU RAYA TAHUN 2023 Angel FS Turnip, Divyani; Alexander, Alexander; Lisnwati, Lisnwati; Melyani, Melyani
Jurnal_Kebidanan Vol. 14 No. 1 (2024): Jurnal Kebidanan Volume 14 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : STIKES Panca Bhakti Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33486/jurnalkebidanan.v14i1.261

Abstract

Volume 14 Nomor 1 Mei 2024Jurnal Kebidanan-ISSN 2252-812196HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH DENGAN KADAR HEMOGLOBIN REMAJAPUTRI DI ASRAMA SEKOLAH TINGGI KESEHATAN PANCA BHAKTIPONTIANAK KUBU RAYA TAHUN 2023Divyani Angel Fs. Turnip, Alexander, Lisnwati, MelyaniProgram Studi D III Kebidanan, STIKES Panca Bhakti Pontianakemail korespondensi : divyaniturnip@gmail.comABSTRAKAnemia masih menjadi masalah kesehatan yan sering terjadi di dunia, khususnya di negaraberkembang, seperti Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan adanya data Riset Kesehatan Dasar terjadikenaikan kasus anemia remaja putri sekitar 37.1 % naik menjadi 48.9 %. Berdasarkan studi pendahuluandi Asrama Sekolah Tinggi Kesehatan Panca Bhakti Pontianak Kubu Raya didapatkan 4 dari 10 remajaputri mengalami kadar hemoglobin tidak normal.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan indeks massa tubuh dengan kadarhemoglobin remaja putri di asrama Sekolah Tinggi Kebidanan Panca Bhakti Pontianak Kubu RayaTahun 2023.Jenis penelitian ini mengunakan analisis korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Populasidalam penelitian ini berjumlah 31 remaja putri, sampel yang digunakan sampel jenuh. Pengumpulandata mengunakan data primer dilakukan secara observasi dengan analisis univariat dan bivariat (Chi-square).Hasil penelitian terhadap 31 remaja putri diperoleh sebagian besar responden yaitu 20 remajaputri (64,5%) memiliki indeks massa tubuh normal. Dan Kadar hemoglobin diperoleh sebagian besarresponden yaitu 23 remaja putri (74,2%) normal. Setelah dilakukan analisis dengan mengunakan SPSS( uji Chi-Square) dengan taraf signifikan (a 0,05) didapati hasil dengan p-value 1,000 0,05.Kesimpulan bahwa tidak ada hubungan antara indeks massa tubuh dengan kadar hemoglobin padaremaja putri di Asrama Sekolah Tinggi Kesehatan Panca Bhakti Pontianak Kubu Raya Tahun 2023.Saran diharapkan para remaja di asrama Sekolah Tinggi Kesehatan Panca Bhakti Pontianak Kubu Rayadapat memperhatikan aktivitasnya dan memahami tentang pentingnya gizi seimbang bagi remaja
HUBUNGAN ANTARA RIWAYAT IMUNISASI, PENYAKIT INFEKSI DENGAN STATUS GIZI PADA BALITA DI DESA MEGA TIMUR Melyani, Melyani; Iit, Katarina; Yuliana, Yuliana; Andini, Noviarita
Jurnal_Kebidanan Vol. 15 No. 2 (2025): Jurnal Kebidanan Volume 15 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : STIKES Panca Bhakti Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33486/jurnalkebidanan.v15i2.380

Abstract

Latar Belakang Masalah gizi pada balita merupakan salah satu isu kesehatan utama yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk imunisasi dan penyakit infeksi. Di Desa Mega Timur, cakupan imunisasi dasar lengkap menunjukkan penurunan dari 83% (2022) menjadi hanya 19,2% pada tahun 2025. Dalam kurun waktu yang sama, angka kejadian penyakit infeksi seperti ISPA dan diare tetap tinggi, bersamaan dengan meningkatnya kasus gizi kurang dan stunting pada balita. Tujuan Penelitian untuk mengetahui hubungan antara riwayat imunisasi dan penyakit infeksi dengan status gizi pada balita di Desa Mega Timur tahun 2025. Penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan pendekatan cross sectional. Lokasi penelitian ini di dilakukan Polindes Desa Mega Timur 2025. Populasi berjumlah 552 balita danSampel berjumlah 42 Responden, teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan teknik analisis data menggunakan chi square. Hasil Penelitian menunjukan sebagian dari reponden 59,5% balita memiliki status gizi kurang, sebagian dari responden 50% balita memiliki riwayat imunisasi tidak lengkap, dan sebagian dari responden 50% pernah mengalami penyakit infeksi. Hasil uji bivariat menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara riwayat imunisasi dengan status gizi (p value = 0,757), namun terdapat hubungan yang signifikan antara penyakit infeksi dengan status gizi (p value = 0,012). Kesimpulan Penyakit infeksi memiliki pengaruh signifikan terhadap status gizi balita, sementara riwayat imunisasi tidak menunjukkan hubungan yang bermakna.