Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Gambaran dan Hubungan Kebiasaan Merokok dengan Pola Tidur pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas YARSI Angkatan 2017 – 2020 dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Muhammad Iyad Pabottingi; Yenni Zulhamidah; Amir Mahmud
Junior Medical Journal Vol 2, No 1 (2023)
Publisher : Junior Medical Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v2i1.3760

Abstract

Tidur dikatakan baik apabila memenuhi kualitas dan kuantitas sesuai dengan ketentuannya (Hidayat, 2008). Data menunjukkan 28,053 juta orang Indonesia memiliki gangguan tidur dengan didominasi remaja (Nugroho, 2016). Perubahan gaya hidup pada remaja merupakan penyebabnya, salah satunya merokok (Tartowo Wartonah, 2010). Nikotin dalam rokok merupakan zat yang berperan dalam gangguan tidur (Tartowo Wartonah, 2010, Ogden, 2000, dan Putra, 2013). Dalam agama Islam, beberapa kalangan ulama menjelaskan bahwasanya merokok hukumnya makruh, karena berdampak buruk bagi kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk melihat gambaran distribusi kebiasaan merokok dan kualitas tidur pada Mahasiswa/i Fakultas Kedokteran Universitas YARSI Angkatan 2017-2020, serta melihat apakah terdapat hubungan diantara keduanya. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan teknik pengambilan sampel menggunakan conviniance sampling. Digunakan metode slovin untuk menetapkan sampel minimal dengan hasil 279 orang. Didapatkan total 554 responden. Sebanyak 458 responden (82.7%) merupakan perokok pasif dan 444 responden (80.1%) memiliki kualitas tidur yang buruk. Serta tidak terdapat hubungan signifikan antara kebiasaan merokok dengan kualitas tidur pada  Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas YARSI Angkatan 2017-2020 p-value 0,986 (p 0,05).
Edukasi Pencegahan Penyakit Covid-19 Melalui Penyuluhan Etika Batuk dan Bersin, Serta Pemakaian Masker yang Benar di RPTRA Kelurahan Sumur Batu, Jakarta Pusat Rika Ferlianti; Yenni Zulhamidah; Syukrini Bahri
Info Abdi Cendekia Vol 4 No 2: Desember 2021
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.261 KB) | DOI: 10.33476/iac.v4i2.53

Abstract

Pada mekanisme pertahanan tubuh yang alami, batuk dan bersin merupakan refleks normal tubuh yang berfungsi untuk membersihkan lendir ataupun benda asing yang masuk ke saluran pernapasan. Berbagai jenis penyakit saluran pernapasan dapat menular lewat batuk maupun bersin, karena kuman dapat menyebar melalui droplet maupun rute airborne antara lain influenza, cacar air, campak, tuberkulosis, SARS, pertusis, Ebola, dan yang terbaru dan menjadi pandemi sampai saat ini adalah Covid-19. Covid-19 (Coronavirus Disease 2019) adalah penyakit yang dapat menyebabkan gangguan pernapasan dan radang paru. Penyakit ini disebabkan oleh infeksi Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2). Dan salah satu pencegahan yang dilakukan adalah menggunakan masker yang benar, selain mencuci tangan dan menjaga jarak. Kegiatan ini bertujuan menjelaskan etika batuk dan bersin, menggunakan dan melepas masker yang benar dan pengetahuan tentang penyakit Covid-19 kepada masyarakat di Kelurahan Sumur Batu. Metode yang dilakukan pada kegiatan ini adalah penyuluhan dan pemutaran video edukasi yang dilakukan secara daring melalui media Zoom dan TV Yarsi. Jumlah responden yang ikut adalah sebanyak 24 orang. Hasil kegiatan menunjukkan terjadi peningkatan 82% pada responden mengenai pengetahuan tentang etika batuk dan bersin, pemakaian dan pelepasan masker yang benar serta pengetahuan mengenai penyakit Covid 19 pada masyarakat di sekitar RPTRA Kelurahan Sumur Batu.
The Effect of Physical Activity agains the Telomere Length in the Leukocytes Cells of KONI Athletes Endang Purwaningsih; Titiek Djannatun; Etty Widayanti; Yulia Suciati; Yenni Zulhamidah
Biosaintifika: Journal of Biology & Biology Education Vol 9, No 2 (2017): August 2017
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Sciences, Semarang State University . Ro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/biosaintifika.v9i2.6207

Abstract

Telomeres are strands of non coding DNA at the ends of chromosomes that have the primary function to protect DNA from damage and maintain chromosomal stability. Physical exercise will increase the antioxidant activity can increase telomere proteins, lengthen telomeres and or protein networks associated with telomere so that the telomere remains long, or stopping telomere shortening. Telomere length was also associated with age. The purpose of the research was to determine telomere length of leukocyte cells in the KONI (Indonesian National Sports Committee) athletes in Jakarta. The research method is descriptive, by measuring telomere length using quantitative PCR on leukocyte cells. Samples are KONI athletes from several sports, including men and women athletes, with ages between 15-20 years. Used a control group (not athletes) is students of the Faculty of Medicine, University of YARSI. The results showed that there was no significant difference (p 0.05) between telomere length group of athletes with the control group in both sexes. Similarly, telomere length between athlete male with female athletes also showed no significant difference (p 0.05). It was concluded that physical exercise in athletes KONI at the age of 15- 20 years had no effect on telomere length in leukocytes. The results of this study provide information about the telomere length in Indonesian athletes at an early age.
Association between rs2787094 Genetic Variants in ADAM33 Gene and Asthma in Indonesian Population: Preliminary study Viyati, Kencono; Prayuni, Kinasih; Zulhamidah, Yenni; Razari, Intan; Yuliwulandari, Rika
Makara Journal of Health Research Vol. 27, No. 2
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Asthma is a multifactorial disease that encompasses a multitude of genetic and environmental factors. One such factor is the disintegrin and metalloprotein-33 (ADAM33) gene, which is correlated with asthma and bronchial hyperresponsiveness. Previous studies conducted on Asian populations have reported a significant association between rs2787094 polymorphism in the ADAM33 gene and asthma. Methods: Our study involved 153 Indonesian participants. TaqMan genotyping assay was used to analyze rs2787094 polymorphism in the ADAM33 gene. Results: No significant association was detected between the allele and genotype frequencies of rs2787094 and asthma in the case and control subjects (p = 1.00). The distribution of rs2787094 genotypes in healthy controls was CC (12.1%), CG (42.1%), and GG (45.8%). The genotype distribution in Indonesians was similar to East Asians in 1,000 genomes dataset. Conclusions: This is the first study to investigate the association between rs2787094 polymorphism in the ADAM33 gene and asthma in the Indonesian population and concluded that it is not associated. Future studies with larger sample sizes and more single nucleotide polymorphisms in the ADAM33 gene are needed to validate these results.
Detection of ADAM33 Gene Variants Using Sanger Sequencing Suwardji, Kencono Viyati; Prayuni, Kinasih; Andayani, Sri Hastuti; Zulhamidah, Yenni; Sofwan, Achmad; Muflihah, Lilah; Yunus, Ronike; Junaefi, Junaefi; Judasah, Ijun
Majalah Sainstekes Vol. 10 No. 2 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/ms.v10i2.3962

Abstract

Asma adalah penyakit pernafasan yang ditandai oleh obstruksi saluran napas yang disebabkan oleh peradangan bronkus akut dan kronis. Gen disintegrin and metalloprotease 33 (ADAM33) merupakan gen terkait kerentanan terhadap asma dan diketahui memiliki lebih dari 300 polimorfisme. Studi meta-analisis melaporkan bahwa rs2280091, rs2787094, rs511898, rs2280089 dan rs2280090 memiliki asosiasi kuat dengan asma pada populasi Asia. Penelitian pendahuluan ini mengumpulkan 10 partisipan dengan penyakit asma dan 10 partisipan sehat untuk mengidentifikasi alel dan genotipe dari masing-masing polimorfisme menggunakan metode amplifikasi dan sekuensing Sanger. Hasil sekuensing menunjukkan bahwa 60% dari sampel yang diuji memiliki genotipe heterozigot untuk rs2280090 dan rs228091 baik pada sampel kasus maupun kontrol. Varian SNP rs2280096 menunjukkan bahwa frekuensi alel homozigot wildtype sebesar 60% baik pada sampel kasus maupun kontrol. Penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk mengetahui apakah varian SNP tersebut memiliki aosisasi yang positif dengan penyakit asma.
Gambaran Pasien Long Covid - 19 dengan Gejala Gastrointestinal di RSPAD Gatot Soebroto dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Syahla, Afifah; zulhamidah, Yenni; Arsyad, Muhammad
Junior Medical Journal Vol. 2 No. 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v2i2.3021

Abstract

Latar Belakang: Long COVID adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan adanya berbagai gejala yang berlanjut bahkan berminggu-minggu atau berbulan-bulan setelah tertular infeksi SARS-CoV-2 terlepas dari status virusnya. long COVID juga disebut sebagai sindrom pasca-COVID. Gangguan pada gastrointestinal ialah suatu kelainan atau penyakit pada saluran makanan/pencernaan. Kebanyakan manusia merasa hebat semua bisa dilakukan semua hal bisa dikendalikan dengan menggunakan teknologi. Namun begitu Allah SWT menurunkan musibah berupa virus yang menular dan mematikan, manusia baru sadar bahwa mereka sebenarnya tidak ada artinya dibandingkan kekuasaan dan kekuatan Allah SWT. Mungkin inilah salah satu hikmah datangnya pandemi, yaitu mengingatkan kita semua sebagai manusia bahwa kita ini makhluk yang lemah dan serba terbatas sehingga tidak sepatutnya menyombongkan diri dan melupakan dari beribadah kepada Allah SWT.Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pasien long COVID-19 Dengan Gejala Gastrointestinal di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto.Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian yang bersifat deskriptif dengan metode retrospektif. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien long COVID-19 di Rumah Sakit Gatot Soebroto tahun 2021 dengan gejala gastrointestinal. Analisis data dilakukan dengan analisis univariat.Hasil: Dari data rekam medis pasien yang mengalami COVID-19 yang mempunyai gejala gastrointestinal berjumlah 142 pasien, dan yang berlanjut menjadi long COVID-19 dengan gejala nyeri di perut 2 orang , diare 3 orang , mual 5 orang, muntah 4 orang , gastritis tidak ada ,tukak lambung tidak ada.Kesimpulan: Gambaran usia dan jenis kelamin pasien long COVID-19 di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto yaitu lebih banyak pasien berjenis kelamin perempuan berjumlah 10 orang dan untuk usia paling banyak direntang usia 20-30 tahun dan usia 51- 60 tahun.
Hubungan Indeks Massa Tubuh (Imt) Dengan Indikasi Osteoarthritis Lutut Terhadap Guru Sekolah Di Kabupaten Bogor Lafifa, Lafifa; Yenni Zulhamidah; Muhammad Arsyad
Junior Medical Journal Vol. 2 No. 3 (2023): November 2023
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v2i3.3967

Abstract

Osteoarthritis (OA) adalah penyakit sendi degenerative yang menyerang lutut. Guru merupakan perkerjaan yang menghabiskan kurang lebih 2 (dua) jam dalam setiap harinya dengan posisi berdiri dan duduk saat sedang melakukan kegiatan mengajar. Melalui aktivitas tersebut, dapat memicu keluhan yang berada di sistem muskuloskeletal khususnya osteoarthritis lutut. Indeks massa tubuh ialah bagian dari faktor resiko timbulnya Osteoarthritis Lutut, maka dari itu tujuan dilaksanakannya riset ini yakni guna menganalisis hubungan indeks massa tubuh dengan nyeri Osteoarthritis lutut guru sekolah di Kabupaten Bogor dan mengetahui tingakatan nyeri osteoarthritis lutut pada guru di Kabupaten Bogor yang terdiagnosis ostheoarthritis lutut. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dikerjakan secara observasional analitik yang dilaksanakan menggunakan cara mengukur berat badan serta tinggi badan responden, lalu pengisian kuesioner yang memenuhi kriteria Altman dengan total sampel 92 orang. Pada penelitian ini didapatkan sebanyak 10,9% responden terindikasi Osteoartritis lutut dengan kategori Indeks massa tubuhnya obesitas yang memiliki derajat Osteoartritis lutut ringan. Analisis uji Korelasi Spearman terhadap indeks massa tubuh dengan Osteoartritis lutut didapatkan nilai p sejumlah 0,055 dan nilai koefisien korelasi (r) juga sebesar -0,2. Lalu untuk tingkatan nyeri diperoleh nilai p sejumlah 0,285, selain itu, nilai koefisien korelasi (r) juga sebesar 0,285. Kesimpulan penelitian ini adalah tak ditemukannya korelasi diantara Indeks Massa Tubuh dengan Osteoartritis lutut serta indeks massa tubuh dengan tingkatan nyeri kejadian Osteoartritis lutut pada kelompok responden.  
Hubungan Hubungan Pola Asuh Orang Tua dan Tipe Kepribadian Terhadap Perilaku Bullying pada Mahasiswa/I Universitas YARSI dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Dharmawan, Ryan; Zulhamidah, Yenni; Arsyad, Muhammad
Junior Medical Journal Vol. 2 No. 8 (2024): April 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v2i8.4234

Abstract

Bullying menjadi permasalahan utama yang sering terjadi di bidang Pendidikan yang kasusnya menembus 2473 kasus. Hal ini disebabkan salah satunya adalah pola asuh orang tua dan tipe kepribadian. Salah satu cara pengasuhan yang tepat yaitu sesuai dengan ajaran islam, dimana anak akan tumbuh dengan kepribadian yang sempurna, berakhlakul karimah dan terhindar dari perilaku bullying. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dan tipe kepribadian terhadap perilaku bullying pada mahasiswa/I universitas YARSI. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 4012 orang yang berasal dari FK, FKG, FH, FTI, FPsi dan FEB Universitas YARSI. Sampel yang didapatkan yaitu berjumlah 350 orang menggunakan metode estimasi proporsi. Pengumpulan data menggunakan Adolescent Peer Relation Instrument, Parenting Style Dimensions Questionnaire dan International Personality Item Pool. Hasil uji spearman correlation didapatkan p-value sebesar 0,000, maka dari itu untuk terdapat hubungan pola asuh orang tua dengan perilaku bullying. Lalu hasil penelitian ini didapatkan pula p-value sebesar 0,879, maka dari itu tidak terdapat hubungan tipe kepribadian dengan perilaku bullying Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan pola asuh orang tua dengan perilaku bullying dan tidak adanya hubungan tipe kepribadian dengan perilaku bullying. Menurut pandangan Islam Bullying merupakan dampak dari cara pengasuhan yang menyimpang dari agama, dengan kata lain cara pengasuhan yang tidak tepat dapat membuat anak memiliki kepribadian yang cenderung akan melakukan perilaku bullying.
Hubungan Aktivitas Olahraga Terhadap Low Back Pain pada Guru di Kabupaten Bogor dan Tinjaunnya dalam Pandangan Islam Zakia; Zulhamidah, Yenni; M. Zen, Irwandi
Junior Medical Journal Vol. 2 No. 12 (2024): August 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v2i12.4332

Abstract

Low Back Pain merupakan gangguan muskuloskeletal yang diakibatkan oleh aktivitas tubuh yang kurang baik. Terdapat banyak faktor yang dapat menyebabkan Low Back Pain, salah satunya faktor indivudi yang berkaitan dengan kerja, usia, lama kerja, jenis kelamin, posisi kerja, dan lain-lain. Salah satu pekerjaan yang berisko terkena Low Back Pain yaitu Guru karena tuntutan fisik dari pekerjaan sehari-hari, yang meliputi berjam-jam berdiri, duduk, membungkuk, dan postur tubuh yang tidak nyaman. Guru yang mempunyai kebiasaan aktivitas olahraga kurang baik berpotensi mengalami keluhan Low Back Pain dan akan dipeparah oleh faktor lain. Islam menganjurkan umatnya untuk berolahraga agar sehat dan kuat seperti disalah satu hadist Rasulullah SAW bersabda: “Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih Allah cintai dar ipada mukmin yang lemah. Dan pada masing-masingnya terdapat kebaikan. Bersemangatlah terhadap perkara-perkara yang bermanfaat bagimu, dan mohonlah pertolongan kepada Allah, dan janganlah engkau bersikap lemah.” (HR. Muslim). Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif korelasional dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi yang digunakan yaitu Guru yang mengajar di Kabupaten Bogor. Menilai aktivitas olahraga dan menilai kejadian Low Back Pain dengan memberikan kuesioner lalu dibedakan menjadi beberapa kategori. Data Analisa dilakukan dengan uji statistik Chi Square. Hasil uji Analisa bivariat didapatkan P value 0,032 (P<0,05) yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna pada aktivitas olahraga terhadap Low Back Pain Pada Guru di Kabupaten Bogor. Kesimpulannya terdapat hubungan yang bermakna anatar hubungan aktivitas olahraga terhadap Low Back Pain Pada Guru di Kabupaten Bogor.
Hubungan Status Gizi Terhadap Low Back Pain pada Guru di Kabupaten Bogor dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam adilah, muja; Zulhamidah, Yenni; Zen, Irwandi
Junior Medical Journal Vol. 3 No. 2 (2024): October 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v3i2.4335

Abstract

Pendahuluan: Low Back Pain merupakan nyeri yang terlokalisasi antara batas costae dan lipatan gluteus inferior, yang dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti usia, jenis kelamin, indeks massa tubuh, kebiasaan merokok dan kurang olahraga. Indeks massa tubuh dengan kategori obesitas lebih cenderung mengalami Low Back Pain dibandingkan dengan indeks massa tubuh normal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara status gizi terhadap Low Back Pain pada guru. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Jenis penelitian ini yaitu analitik korelasi. Populasi dan sampel penelitian ini yaitu guru SDIT Putra Pakuan, SMP Putra Pakuan, SMK Putra Pakuan, SDN 1 Cijujung, dan SMPN Sukaraja yang berjumlah 92 orang. Sampel menggunakan teknik simpe random sampling. Instrumen pengumpulan data yaitu dengan menggunakan kuesioner, microtoise, dan timbangan berat badan. Metode pengujian yang digunakan yaitu uji validitas dan uji reliabilitas menggunakan aplikasi SPSS. Teknik analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukan bahwa responden dengan kategori Low Back Pain lebih sedikit dengan responden yang tidak memiliki Low Back Pain. Mayoritas responden berada dalam kategori obesitas. Kesimpulan: Tidak terdapat adanya hubungan yang bermakna antara status gizi terhadap Low Back Pain pada guru. Islam senantiasa mengajarkan untuk selalu menjaga kesehatan agar terhindar dari berbagai macam penyakit.