Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Physical characterization of coconut fiber (cocos nucifera) and melinjo peel fiber (gnetum gnemon) for potential armor applications Wahyu Kumala Sari; Muhamad Sofian; Yusniati Andini Putri; Raychanezka Whyatta Pembhayoun Maydjaller Camqliew
Priviet Social Sciences Journal Vol. 5 No. 9 (2025): September 2025
Publisher : Privietlab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55942/pssj.v5i9.1275

Abstract

This study aims to investigate the structural characteristics and mechanical properties of young coconut coir fiber (Cocos nucifera L.) and melinjo seed coat fiber (Gnetum gnemon) as potential raw materials for developing bio-based natural armor derived from local resources. A descriptive method with an experimental laboratory approach was employed, including morphological analysis using scanning electron microscopy (SEM) and tensile strength testing based on the ASTM D3379-02 standards. The results indicate that young coconut coir fibers possess a porous structure with a high lignin content that functions as an energy-absorbing layer, whereas melinjo fibers exhibit parallel fibril orientation and high cellulose content, contributing to tensile strength and structural stiffness. The combination of these two natural fibers demonstrates the potential of a lightweight, durable, and eco-friendly hybrid composite that mimics the protective mechanism of biological armor systems. These findings provide a scientific foundation for the development of protective materials based on local biomaterials and support sustainable innovation in defense material production.
INTENSI BERWIRAUSAHA MAHASISWA SETELAH MENGIKUTI MATA KULIAH KEWIRAUSAHAAN Dani Arisandi DN; Wahyu Kumala Sari; Ahmad Akbar Sanjaya
JEBIMAN : Jurnal Ekonomi, Bisnis, Managemen dan Akuntansi Vol. 1 No. 5 (2023): JEBIMAN: Jurnal Ekonomi, Bisnis, Manajemen dan Akuntansi
Publisher : CV. ADIBA AISHA AMIRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Entrepreneurship can be done by all people, including students. Cultivating an entrepreneurial spirit in students in tertiary institutions can be started by fostering a desire and interest in entrepreneurship in students. This study aims to see the interest in entrepreneurship of students who have taken Entrepreneurship courses. The research design used a cross sectional study. Respondents in this study were students in several study programs at the University of Muhammadiyah Papua and the Physics study program at Cenderawasih University. The sampling technique used was proportionate random sampling with a total of 63 people. The analytical method used is descriptive analysis. The results showed that as many as (87%) of respondents stated that they had the desire to run a business in the future. The business interests were grouped based on the distribution of the most desirable including businesses in the Culinary sector (33%), livestock sector (22%), livestock sector (22%) agriculture (16%), tourism (6%), trade (6%), property (4%), services (4%), fisheries (3%), agribusiness (3%) ), and in digital business ventures (1%). Future research is expected to be more aimed at observing behavior and studying more about other aspects related to individual characteristics that are considered to shape student entrepreneurial behavior. Studies of the factors that influence student entrepreneurship interest found in this study need to be studied more deeply, so that a more comprehensive understanding of entrepreneurship can be obtained in students, especially in the field of business they are interested in
Tranformasi Kearifan Lokal Kelapa (Cocos Nucifera) dan Daun Kelor (Moringa Oleifera) Menjadi Pangan Fungsional Sebagai Bentuk Kemandirian Pangan Ego Srivajawaty Sinaga; Baiq Amarwati Tartillah; Wahyu Kumala Sari; Dian Devita Sari; Nadwi Lestari; Rusniawati Rusniawati
Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/sipakaraya.v4i1.5429

Abstract

Pemahaman perempuan muda mengenai kewirausahaan serta pemanfaatan sumber daya lokal, khususnya kelapa dan daun kelor, di Papua. Kedua komoditas ini tersedia melimpah, tetapi belum banyak dikembangkan menjadi produk bernilai tambah. Oleh sebab itu, kegiatan difokuskan pada peningkatan kapasitas anggota Nasyiatul Aisyiyah (NA) melalui seminar kewirausahaan, penyampaian materi Good Manufacturing Practices (GMP) dan produk halal, serta pelatihan praktik pembuatan pangan fungsional berbasis kelapa dan kelor, seperti kue pancong, wingko babat, cookies kelapa, dan kue akar kelapa. Metode yang diterapkan berupa pendidikan masyarakat, pelatihan partisipatif, dan difusi ipteks sehingga peserta tidak hanya memperoleh teori tetapi juga keterampilan teknis. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dalam aspek sosial kemasyarakatan dan manajerial, yang berdampak pada tumbuhnya kesadaran kewirausahaan, penguatan industri kreatif lokal, serta peran aktif perempuan dalam mendukung kemandirian pangan. Program ini juga selaras dengan Asta Cita nasional, terutama dalam mendorong terciptanya lapangan kerja berkualitas, pengembangan kewirausahaan, serta peningkatan kualitas SDM. Lebih jauh, kegiatan ini turut berkontribusi terhadap pencapaian SDGs, khususnya kesetaraan gender (SDG 5) dan pengentasan kemiskinan (SDG 1). Dengan demikian, pengabdian ini tidak hanya memberi manfaat individual, tetapi juga memperkokoh fondasi sosial-ekonomi berbasis potensi lokal Papua.
STUDI PERKEMBANGAN AGRIBISNIS KELAPA DENGAN PENDEKATAN BMC Dani Arisandi DN; Anita Apriani; Wahyu Kumala Sari; Daud Enumbi
Jurnal Agribisnis Indonesia Vol. 12 No. 1 (2024): Juni 2024 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jai.2024.12.1.15-26

Abstract

Distrik Muara Tami Perbatasan RI-PNG merupakan wilayah yang berada di kota Jayapura provinsi Papua. Komoditi unggulan wilayah ini adalah kelapa, studi lebih lanjut terkait perkembangan agribisnis dan turunan dari buah kelapa perlu dilakukan agar dapat dipetakan pengembangan industri yang tepat terkait komoditi ini kedepannya. Tujuan riset ini adalah untuk menggali pengembangan industri agribisnis kelapa dengan menggunakan bagan sub sistem agribisnis dari hulu sampai hilir dan disajikan dengan pendekatan BMC. Hasil penelitian menghasilkan daftar produk ikutan pohon kelapa potensial untuk dikembangkan kedepannya terutama daftar produk turunan dari buah kelapa yang terdiri dari aneka olahan daging buah, air buah, sabut, serta tempurung batok, kelapa. Saran kedepan adalah pengembangan sektor agribisnis kelapa dengan upaya diversifikasi pemanfaatan kelapa dengan pengembangan industri turunan kelapa dengan program dan kegiatan pengembangan agroindustri kelapa terpadu. Penelitian selanjutnya diharapkan lebih ditujukan untuk mengamati strategi pengembangan agribisnis kelapa pada bagian pohon kelapa yang paling potensial baik secara manfaat maupun nilai ekonomisnya.
WORKSHOP FOTOGRAFI PRODUK UNTUK MENINGKATKAN MINAT BERWIRAUSAHA SISWA SMA MUHAMMADIYAH JAYAPURA: (Product Photography Workshop to Enhance Students’ Entrepreneurial Interest at Muhammadiyah Jayapura Senior High School) Dani Arisandi DN; Wahyu Kumala Sari
JBMP: Jurnal Bhakti Muhammadiyah Papua Vol. 1 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67618/xcy0xv72

Abstract

This community engagement program aims to enhance the understanding and skills of students at SMA Muhammadiyah Jayapura in product photography as foundational competencies to support entrepreneurial interest in the digital era. Product photography plays a crucial role in modern marketing because it significantly influences perceived quality, visual appeal, and consumer purchasing decisions. The training was conducted through three main stages: planning, implementation, and evaluation. The instructional methods included lectures, interactive discussions, and hands-on practice using smartphone-based photography techniques. The results indicate a high level of enthusiasm among participants, demonstrated through active involvement in discussions and strong engagement during practical sessions. Students successfully developed their understanding of lighting, composition, multi-angle product shooting techniques, as well as the use of smartphone camera features and basic editing applications. Based on the evaluation, the program effectively stimulated students’ visual creativity and improved their practical skills in product photography. It is recommended that similar activities be continued through follow-up mentoring and integration into school entrepreneurship programs.
PENGUATAN KEPEMIMPINAN PEREMPUAN MUDA BERBASIS KADERISASI IDEOLOGIS MELALUI PELATIHAN INSTRUKTUR NASYIATUL AISYIYAH (LINA) DI PAPUA: Strengthening Young Women’s Leadership Based on Ideological Cadre Development through the Nasyiatul Aisyiyah Instructor Training (LINA) Program in Papua Wahyu Kumala Sari; Rusniawati; Muhamad Sofian; Siti Rohmatin Fitriani; Sulasih; Mafatial Q Ulinuha; Imam Alfian kadir
JBMP: Jurnal Bhakti Muhammadiyah Papua Vol. 1 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67618/4xmjwg72

Abstract

The Nasyiatul Aisyiyah (LINA) Instructor Training program in Papua was designed to strengthen young women's leadership based on ideological cadre development within the context of the Nasyiatul Aisyiyah organization, which is rooted in Muhammadiyah values. This intervention addresses the challenges of limited ideologically and pedagogically competent instructors and disparities in access to cadre development resources. The approach used was intensive training using participatory action research methods, involving dialogic lectures, focus group discussions, critical reflection, and microteaching. The training focused on Muhammadiyah and NA ideology, the cadre development system, instructional facilitation, and training ethics. The results demonstrated an increased capacity of prospective young female instructors in understanding ideology, the cadre development system, and facilitation skills. The main output was the formation of 24 prospective instructors ready to support cadre regeneration in Papua and the establishment of a strategic follow-up plan, the Nasyiatul Aisyiyah Instructor School (SINISA). This activity demonstrated the practical significance of strengthening the ideological cadre development system in eastern Indonesia.
PELATIHAN JELAJAH DAN SURVIVAL BERBASIS PENDIDIKAN KARAKTER UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN DAN KEPEMIMPINAN KADER HIZBUL WATHAN SMA MUHAMMADIYAH JAYAPURA: (Character Education-Based Exploration and Survival Training to Enhance the Independence and Leadership of Hizbul Wathan Cadets at Muhammadiyah Senior High School Jayapura) Dani Arisandi DN; Wahyu Kumala Sari; Muhammad Sofian; Nasnaulhaq; Suroto
JBMP: Jurnal Bhakti Muhammadiyah Papua Vol. 1 No. 2 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67618/g2pr4v97

Abstract

Pembinaan karakter generasi muda menjadi salah satu tantangan dalam dunia pendidikan, terutama dalam menghadapi perkembangan teknologi, perubahan sosial, dan menurunnya aktivitas pembelajaran berbasis pengalaman di alam terbuka. Hizbul Wathan sebagai gerakan kepanduan Muhammadiyah memiliki peran strategis dalam membentuk karakter peserta didik melalui pendidikan kepanduan yang menekankan nilai-nilai kepemimpinan, kemandirian, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan dasar, serta karakter kader Hizbul Wathan melalui pelatihan jelajah dan survival berbasis pendidikan karakter. Kegiatan dilaksanakan pada Bulan  Mei 2026 di SMA Muhammadiyah Jayapura dan Pantai Cemara Paloong Beach dengan sasaran kader Hizbul Wathan. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, demonstrasi, simulasi, diskusi, dan praktik lapangan menggunakan pendekatan Experiential Learning dan Outdoor Education. Materi pelatihan mencakup konsep dasar survival, prinsip STOP (Stop, Think, Observe, Plan), prioritas bertahan hidup, penggunaan peralatan dasar, navigasi darat, dan etika beraktivitas di alam terbuka. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai prinsip-prinsip survival, kemampuan dasar navigasi, kerja sama tim, kepemimpinan, kedisiplinan, serta kepedulian terhadap keselamatan dan lingkungan. Pelatihan ini membuktikan bahwa pendidikan luar ruang berbasis pengalaman efektif dalam memperkuat pembentukan karakter kader Hizbul Wathan sekaligus menjadi model pembinaan kepanduan yang dapat diterapkan di sekolah-sekolah Muhammadiyah.
AKSI BERSIH LAUT PARTISIPATIF OLEH KADER MUHAMMADIYAH SEBAGAI UPAYA PENGURANGAN SAMPAH LAUT DI KOTA JAYAPURA: Participatory Coastal Cleanup by Muhammadiyah Volunteers as an Effort to Reduce Marine Debris in Jayapura City Wahyu Kumala Sari; Desvita Astari Djamion; Atira Maddu; Endang Sridyah Handayani; Linda Ishak; Ahmad Juaidi; Dani Arisadi DN; Rusniawati
JBMP: Jurnal Bhakti Muhammadiyah Papua Vol. 1 No. 2 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67618/jbmp.v1i2.60

Abstract

Sampah laut (marine debris) merupakan salah satu permasalahan lingkungan yang terus meningkat di wilayah pesisir Indonesia, termasuk Kota Jayapura. Dominasi sampah plastik sekali pakai yang berasal dari aktivitas masyarakat maupun terbawa arus laut berpotensi menurunkan kualitas lingkungan, mengganggu ekosistem pesisir, serta mengancam keberlanjutan sumber daya laut. Sebagai gerakan dakwah Islam berkemajuan, Muhammadiyah bersama Organisasi Otonom (Ortom) memiliki komitmen dalam pelestarian lingkungan sebagai bagian dari implementasi dakwah kemanusiaan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan pesisir melalui Aksi Bersih Laut Partisipatif yang menjadi bagian dari rangkaian Milad ke-109 'Aisyiyah Pimpinan Wilayah Papua bertema "Memperkokoh Dakwah Kemanusiaan untuk Mewujudkan Kedamaian." Kegiatan dilaksanakan pada 9 Mei 2026 di kawasan perairan antara Dermaga dan Pulau Kosong, Kota Jayapura, menggunakan pendekatan Participatory Action yang meliputi identifikasi isu, perencanaan aksi, pengorganisasian komunitas, pelaksanaan aksi, dan evaluasi. Kegiatan melibatkan unsur Persyarikatan Muhammadiyah, seluruh Organisasi Otonom Muhammadiyah, serta mitra eksternal, yaitu Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Papua. Hasil kegiatan menunjukkan tingginya partisipasi peserta dalam aksi pembersihan kawasan pesisir, meningkatnya kepedulian terhadap pelestarian lingkungan, serta terbangunnya kolaborasi lintas organisasi dalam pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat. Sekitar tiga kantong sampah anorganik berhasil dikumpulkan, dengan jenis sampah yang paling dominan berupa plastik pembungkus makanan, botol plastik, gelas plastik, dan kantong plastik. Pendekatan learning by doing yang diterapkan selama kegiatan memberikan pengalaman langsung kepada peserta dalam memahami permasalahan sampah laut sekaligus memperkuat kesadaran ekologis, semangat gotong royong, dan implementasi dakwah kemanusiaan Muhammadiyah-'Aisyiyah. Kegiatan ini menunjukkan bahwa kolaborasi multipihak dan pendekatan partisipatif efektif mendukung pelestarian lingkungan pesisir serta berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals).
Co-Authors Adrianto Minti Ahmad Akbar Sanjaya Ahmad Juaidi Ahmad Rezaldi Maulana Amirudin, Muhammad Subhan Angelita, Anastasya Anita Apriani Anita Apriani Anou, Kezia Noviani Arifin Arifin Atira Maddu Ayu Shabrina Baiq Amarwati Tartillah Bambang Mardi Sentosa Benny Abraham Bungasalu Caecilia Bintang Girik Allo Camqliew, Raychanezka Whyatta Pembhayoun Maydjaller Dani Arisadi DN Dani Arisandi Daud Enumbi Desvita Astari Djamion Dian Devita Sari Ellina Rienovita Endang Sridyah Handayani Eva Papilaya Eva Papilaya Febri Listianingrum Flin C. C. Radjabaycolle Hamzah, Hardi Hardi Hamzah Hardi Hamzah Hersiyati Palayukan Ibrahim Arifin Imam Alfian kadir Inayati, Dian Ismail Maswatu Khaeriah Dahlan Khaeriah Dahlan Khaeriah Dahlan Khoirul Anwar Lestari, Nadwi Linda Ishak Mafatial Q Ulinuha Maria Elisabeth Tambui Yokit Martina Bunga' May Tree Simamora Mia Aina Midah Nurhidayah Muhamad Sofian Muhamad Sofian Muhammad Sofian Nadwi Lestari Nalince Naomi Paraibabo Nasnaulhaq Noper Tulak Papriani, Nada Pertiwi Putri, Yusniati Andini Rachmat Pambudi Rahman Rahman Rahman Rahman Rahman Ratna Winandi Asmarantaka Ratnawati Ratnawati Raychanezka Whyatta Pembhayoun Maydjaller Camqliew Ririn Hariyani Rivaldo Titto Ulrich Silalahi Rosalia Indarti Rumwaropen, Emma Lien Rusniawati Rusniawati Rusniawati Rusniawati Rusniawati, Rusniawati S, Ego Srivajawaty Samuel Heluka Sanjaya, Achmad Akbar Santosa, Tomi Apra Sari, Dian Devita Simbiak, Esther Talita Siti Rohmatin Fitriani Sofian, Muhamad Sopacua, Venty Sri Mastuti Steven Y.Y. Mantiri Sulasih Suroto Susilowati, Rachmadani Octalia Sutarman, Tatang Tabuni, Wani Tartillah, Baiq Amarwati Tatang Sutarman Udin Ramazakir Umi Nurjanah Weya, Tekison Wibowo, Danang Novianto Yanuarius Itlay Yunita Wulandari Yusniati Andini Putri