Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Hubungan Perilaku Pekerja Dengan Kecelakaan Kerja di Pabrik Indarung IV PT. Semen Padang Juniasih, Helmi; Is, Jun Musnadi; Putra, Onetusfifsi; Nursia, Lili Eky; Saputra, Firman Firdauz
Jurnal Berita Kesehatan Vol 17 No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jbk.v17i1.170

Abstract

Kecelakaan kerja dipengaruhi dengan perilaku selama bekerja. Pekerjaan di pabrik industri semen berpotensi menimbulkan kecelakaan kerja yang dapat mengakibatkan kerugian sehingga pekerjaan harus dilakukan secara hati-hati. Tujuan penelitian  ini adalah untuk mengetahui Hubungan Perilaku Pekerja dengan Kecelakaan Kerja di Pabrik Indarung IV PT. Semen Padang. Penelitian ini menggunakan metode  kuantitatif analitik dengan desain cross sectional. Besar sampel penelitian ini adalah 61 sampel.  Teknik pengambilan data memakai data primer yang diperoleh dari instrumen penelitian berupa kuesioner. Uji  statistik chi-square digunakan untuk pengolahan data dan di analisis dengan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya hubungan yang bermakna  antara pengetahuan dengan kecelakaan kerja dengan nilai p-value=0,000<0,05 dengan POR = 23,000, CI 95%  = (4,632-114,202), adanya hubungan yang bermakna antara sikap dengan kecelakaan kerja dengan nilai p-value=0,000<0,05 dengan POR = 11,083, CI 95% = (3,311-37,102) dan adanya hubungan yang bermakna antara tindakan penggunaan APD dengan kecelakaan kerja dengan nilai p-value=0,002<0,05 dengan POR = 6,333, CI 95% = (2,005-20,003). Simpulan penelitian ini adalah adanya hubungan yang signifikan antara perilaku pekerja dengan kecelakaan kerja di Pabrik Indarung IV PT. Semen Padang. Diharapkan kepada perusahaan untuk meningkatkan pengawasan terhadap penggunaan alat pelindung diri dan meningkatkan disiplin pekerja dalam menggunakan alat pelindung diri.
Gambaran Pelaksanaan Surveilans Demam Berdarah Dengue (DBD) di Puskesmas Meurebo Berbasis Pendekatan Sistem dan Atribut Surveilans Rimonda, Rubi; Saputra, Firman Firdauz; Paradhiba, Meutia; Artika, Aulia
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 11 No 2 (2024): Juli
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55500/jikr.v11i2.235

Abstract

Terjadi peningkatan kasus DBD di wilayah kerja Puskesmas Meurebo pada tahun 2023. Upaya yang dapat dilakukan untuk menurunkan insidens kasus DBD yaitu dengan melakukan kegiatan surveilans kasus dengan baik yang diikuti dengan manajemen pelaksanaan tindakan pencegahan dan pengendalian yang tepat sasaran. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi gambaran pelaksanaan surveilans DBD di Puskesmas Meurebo berbasis pendekatan sistem dan atribut surveilans. Penelitian menggunakan rancang bangun kualitatif dengan menggunakan metode phenomenology berbasis evaluasi sistem. Penelitian dilaksanakan di Puskesmas Meurebo sejak bulan mei-juni 2023. Informan terdiri dari 1 informan utama dan 2 informan pendukung. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terkait indikator sistem (input, proses dan output) dan atribut sistem. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa pelaksanaan sistem surveilans di Puskesmas Meurebo sudah cukup baik. Pada komponen input sudah berjalan cukup baik namun sumber daya manusia yang dimiliki belum sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan oleh kementrian dan memiliki double job dengan kegiatan bidang lain, selain itu pada bagian anggaran juga masih di anggap kurang. Atribut surveilans sudah cukup baik namun pada bagian kualitas data dikhawatirkan memiliki kualitas yang kurang baik karena data diolah secara manual dan belum tersedia aplikasi khusus. Upaya pengendalian yang dilakukan juga sudah cukup baik namun output belum optimal karena kurangnnya pemahaman masyarakat terkait DBD.
Pelatihan Petugas Rehabilitasi dalam Upaya Peningkatan Kemandirian ADL Instrumental ODGJ untuk Hidup Produktif Berbasis Rehabilitasi Sosial Vokasional Widiyawati, Wiwik; Suminar, Ervi; Saputra, Firman Firdauz
Idea Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 01 (2025)
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ipm.v5i01.330

Abstract

ODGJ kehilangan fungsi ADL baik dasar maupun instrumental. Rehabilitasi sosial vokasional yang dilakukan belum cukup untuk mengembalikan kemampuan ADL instrumental ODGJ, hal ini disebabkan karena belum optimalnya variasi bentuk keterampilan yang ditawarkan rumah yang berdampak belum optimalnya kemampuan pasien pasca rehabilitasi. Dengan demikian tim memutuskan untuk melaksanakan kegiatan pelatihan kepada petugas rehabilitasi di Rumah Sakit Jiwa Menur untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan terkait jenis pelatihan yang dapat diberikan pada kegiatan rehabilitasi sosial vokasional. Pelaksanaan pengabdian dilaksanakan di Rumah Sakit Jiwa Menur pada bulan Juni – Agustus 2024. Pelaksanaan pelatihan dilaksanakan dalam 3 tahap kegiatan yaitu Focus Group Discussion (FGD), pelatihan hidroponik dan pelatihan batik ecoprint. Evaluasi pelaksanaan dilaksanakan dalam 3 tahap yaitu evaluasi struktural, evaluasi proses dan evaluasi hasil. Hasil evaluasi pada kegiatan FGD terkait struktural sudah sangat baik dimana koordinasi telah dilakukan antara tim pelaksana dan mitra, evaluasi proses juga sudah cukup baik dimana kehadiran mencapai 90%, evaluasi hasil juga sudah cukup baik dengan pelaksanaan sosialisasi yang berjalan sangat baik dan ditetapkannya rincian pelaksanaan kegiatan. Pelaksanaan pelatihan tahap 1 (hidroponik) dan tahap 2 (batik ecoprint) juga berjalan dengan baik dimana hasil evaluasi struktural menunjukkan kegiatan berjalan dengan koordinasi yang baik, evaluasi proses juga menunjukkan hasil yang cukup baik dengan partisipasi peserta >80%, evaluasi hasil menunjukakn bahwa pelatihan berjalan efektif dengan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta pada kedua pelatihan. Namun meski seluruh evaluasi pelaksanaan kegiatan menunjukkan hasil yang baik perlu dilakukan evaluasi berkala terhadap implementasi hasil pelatihan kepada pasien ODGJ di ruang rehabilitasi sehingga pelaksanaan rehabilitasi vokasional terhadap pasien berjalan optimal
Rattan Species Inventory in Rawa Singkil Region of Conservation Forest Management Unit Area Syam, Nasrianti; Siregar, Mawaddah Putri Arisma; Kusumawardani, Eva Flourentina; Harahap, Laila Apriani Hasanah; Fadilah, Mardi; Saputra, Firman Firdauz; Siahaan, Perry Boy Chandra
JURNAL PEMBELAJARAN DAN BIOLOGI NUKLEUS Vol 9, No 3: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus November 2023
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpbn.v9i3.4357

Abstract

Rawa Singkil region of Conservation Forest Management Area (KPHK) is a sanctuary for fauna teeming with an abundance of plant species. The species diversity is predominantly constituted of rattan and other non-timber forest products. This investigation seeks to compile a list of the various species of rattan found in the Rawa Singkil KPHK region. Therefore, this study was carried out in the Rawa Singkil region of KPHK were located in the Aceh Singkil Regency of Aceh Province, Indonesia. Spanning an area of 82,374 ha, this territory comprises nearly fifty percent peat ecosystem. A survey is utilized as the research strategy, with data acquisition conducted via sampling techniques. Moreover, the acquired data were subjected to descriptive analysis on the basis of morphological attributes, encompassing the following morphological characteristics: 1) the stem (including characteristics such as height, diameter, color, internode length, and thorn shape); 2) the leaf, including its length, ocrea, leaf count, leaf color, and leaf surface; 3) knee (color and outline of the knee); 4) thorn; (spine color, length of longest spines, position of spines, and length of shortest spines). Eight species of rattan were discovered in this region, i.e Plectocomia elongata Mart., Daemonorops mattanensis Becc, Daemonorops melanochaetes, Korthalsia echinometra Becc, and Calamus ornatus Blume
K3 RISK ANALYSIS IN PESTICIDE USE LOCAL AND TRANSMIGRATION VEGETABLE FARMERS IN PURWODADI VILLAGE, KUALA PESISIR DISTRICT, NAGAN RAYA REGENCY Ladani; Jun Musnadi; Firman Firdauz Saputra; Dian Fera; Rismawati
MEDALION JOURNAL: Medical Research, Nursing, Health and Midwife Participation Vol. 5 No. 4 (2024): December
Publisher : PT. Radja Intercontinental Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59733/medalion.v5i4.145

Abstract

Pesticides are chemical compounds used in controlling plant pests. The use of pesticides not in accordance with the threshold value can cause health risks for farmers. This study aims to analyze the phenomenon of pesticide use patterns, the risk of Occupational Diseases (PAK) due to pesticide exposure, and the pattern of use of Personal Protective Equipment (PPE) in local farmers and transmigration farmers in Purwodadi village. The approach used in this study is a qualitative method with a phenomology design, in-depth interview data collection techniques, participatory observation and documentation, with interview guidelines starting from the pattern of pesticide use that will explore the types of pesticides and how to use them, then explore the symptoms of diseases caused by pesticides in farmers and the use of PPE, by exploring experiences and reasons for using PPE. The results of this study indicate that local farmers are better at managing the dose and time of pesticide spraying than transmigration farmers, who often use excessive doses due to lack of knowledge. The risk of PAK in local and transmigration farmers is at risk of cardiovascular disease, COPD, cancer and dermatitis with symptoms felt by farmers, although local farmers tend to know the risks of pesticide exposure, and transmigration farmers consider only factors of work fatigue and age. The use of PPE among farmers is still low, especially among transmigration farmers due to economic factors and discomfort.
EDUKASI BAHAYA ROKOK SEJAK DINI PADA SISWA SEKOLAH DASAR di SDN PEULANTEU KECAMATN BUBON KABUPATEN ACEH BARAT Kusumawardani, Eva; Syam, Nasrianti; Paradhiba, Meutia; Harahap, Laila Apriani Hasanah; Ernawati; Rimonda, Rubi; Fadillah, Mardi; Putra, Onetusfifsi; Saputra, Firman Firdauz; Siahaan, Perry Boy Chandra
Jurnal Masyarakat Berdikari dan Berkarya (Mardika) Vol 2 No 3 (2024): Jurnal Masyarakat Berdikari dan Berkarya (MARDIKA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/mardika.v2i3.10668

Abstract

The prevalence of smoking among school-aged adolescents, specifically those aged 10–18 years, increased according to the 2018 Basic Health Research (Riskesdas) report. Youth smoking remains a serious public health issue despite various prevention and reduction efforts implemented in many countries, including Indonesia. The aim of educating sixth-grade students at SDN Peulanteu about the dangers of smoking was to enhance their knowledge regarding the risks of smoking for both active and passive smokers. The method used in this community service activity was health education, which included lectures and discussions. The material was delivered by lecturers and students from Teuku Umar University using media such as PowerPoint presentations and leaflets. Additionally, question-and-answer sessions and ice-breaking activities were conducted to increase interaction with participants. This community service activity successfully improved students' understanding of the health risks associated with smoking. The educational sessions fostered enthusiasm among students in grasping the presented material. It is recommended that health workers and educators continue to conduct regular awareness campaigns on the dangers of smoking to strengthen students' understanding. Furthermore, developing more engaging and interactive educational materials, such as digital media or educational games, is suggested to capture students' attention effectively.
Uji Diagnostik Tes Cepat Molekuler Dalam Mendeteksi Bakteri Mycobacterium Tuberculosis Pada Pasien Tb Paru di RSUP H. Adam Malik Medan Tahun 2024 Siahaan, Perry Boy Chandra; Firdauz, Firman; Fadillah, Mardi
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 2, No 11 (2024): December
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.14899709

Abstract

Tuberculosis is an infectious disease caused by bacteria from the Mycobacterium group, namely Mycobacterium tuberculosis, which attacks the lungs. WHO recommends the use of Molecular Rapid Tests as an initial examination for the diagnosis of Tuberculosis in patients with Pulmonary TB. Molecular Rapid Test examination is a molecular examination with Nucleic Acid Amplification Technology (NAAT) technology that can diagnose TB and resistance to Rifampicin in less than 2 hours. This study aims to determine the diagnostic test of molecular rapid tests in detecting M. tuberculosis bacteria in TB patients at H. Adam Malik Hospital Medan. This research was conducted at the Microbiology Laboratory of H. Adam Malik Hospital Medan in June - August 2024, starting from literature search to writing research reports. The population in this study were all sputum patients with suspected pulmonary tuberculosis at H. Adam Malik Hospital Medan. The sampling technique is Total Sampling where the number of samples is equal to the number of pupulations, namely 108 patients in 2024. The results of the Molecular Rapid Test research obtained 105 people had positive results found Mycobacterium tuberculosis bacteria. Based on the percentage of the results of the Molecular Rapid Test, 105 people had positive results found Mycobacterium tuberculosis bacteria and 3 people had no Mycobacterium tuberculosis bacteria found. From these data, it can be seen that the sensitivity value of the Molecular Rapid Test tool is 97,2%. The conclusion of this study is that the molecular rapid test in detecting Mycobacterium tuberculosis bacteria can be used as a screening to diagnose TB disease.
A Model for the Incidence of Phone Addiction in University Students at Sub-urban Areas Saputra, Firman Firdauz; Widiyawati, Wiwik; Paradhiba, Meutia; Harahap, Laila Apriani Hasanah; Kusumawardani, Eva Flourentina; Ssekalembe, Geofrey
An Idea Health Journal Vol 5 No 02 (2025)
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ihj.v5i02.482

Abstract

Indonesia is the fourth country worldwide regarding smartphone use, reaching 100 million users. The use of cell phones has a negative effect called phone addiction, which can lead to further health problems, both physical and non- physical health problems. This study aimed to model the incidence of phone addiction in students in suburban areas. The population of this study were students of Muhammadiyah University Gresik who were 17 years old, had a smartphone, used a smartphone for> 2 years, and had internet access. Data was collected online from March - April 2020 with 101 respondents. Samples were selected using simple random sampling. The condition of phone addiction was measured using the Smartphone Addiction Scale Short Version (SAS-SV) questionnaire. Analysis was carried out using Pearson chi-square and multiple logistic regression. The results of the bivariable analysis obtained variables associated with the onset of phone addiction, namely age, last education, residence, location of residence, and faculty of origin of respondents. The results of the multivariable analysis that was carried out obtained several significant variables, namely the age of the respondent (0.09; aPR 0.393) and the duration of daily cellphone use (0.05; 1.543). Students are a population with a high risk of developing phone addiction. One of the most critical factors for the onset of phone addiction is the high duration of cell phone use. Preventive measures need to be taken to reduce and prevent the onset of phone addiction in students before it causes further health problems.
ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN MOTIVASI IBU DALAM PELAKSANAAN PROGRAM BIAS (BULAN IMUNISASI ANAK SEKOLAH) DI SDN 2 BABAHROT Riva, Ulya Ira; Anwar, Sufyan; Siahaan, Peirry Boy Chandra; Saputra, Firman Firdaus; Nursia, Lili Eky
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.40766

Abstract

Program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) merupakan intervensi kesehatan masyarakat yang bertujuan meningkatkan cakupan imunisasi pada anak usia sekolah guna mendukung pencegahan penyakit menular secara berkelanjutan. Keberhasilan program ini sangat bergantung pada motivasi ibu dalam memastikan anaknya mendapatkan imunisasi sesuai jadwal yang telah ditentukan. Berbagai faktor, seperti tingkat pendidikan, pengetahuan, dan sikap ibu, dapat memengaruhi tingkat motivasi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan motivasi ibu dalam pelaksanaan Program BIAS di SDN 2 Babahrot. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif analitik dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 106 ibu, dengan sampel sebanyak 84 ibu yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan Analisis Univariat serta Bivariat untuk menguji hubungan antara tingkat pendidikan, pengetahuan, dan sikap ibu dengan motivasi mereka. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara tingkat pendidikan dengan motivasi ibu dalam pelaksanaan Program BIAS (p-value: 0,012 < 0,05). Selain itu, tingkat pengetahuan dan sikap ibu juga memiliki hubungan signifikan dengan motivasi (p-value: 0,000 < 0,05). Sebanyak 52,4% responden memiliki motivasi yang baik, sedangkan 47,6% kurang termotivasi. Pengetahuan dan sikap positif ibu berperan penting dalam meningkatkan motivasi terhadap imunisasi. Oleh karena itu, edukasi yang lebih intensif serta sosialisasi yang efektif diperlukan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi ibu dalam Program BIAS guna mendukung kesehatan anak-anak mereka secara optimal.
PENGOLAHAN SAMPAH PLASTIK MENJADI KERAJINAN EKONOMIS DI SEKOLA DASAR (SD) NEGERI 10 MEULABOH Saputra, Firman Firdauz; Kiswanto; Wintah; Fanany, Irzal; Syam, Nasrianti; Rimonda, Rubi; Duana, Maiza; Paradhiba, Meutia; Siahaan, Perry Boy Chandra; Fadillah, Mardi; Kusumawardani, Eva Flourentina; Putra, Onetusfifsi
Jurnal Masyarakat Berdikari dan Berkarya (Mardika) Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Masyarakat Berdikari dan Berkarya (MARDIKA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/mardika.v3i1.11654

Abstract

Peningkatan manusia dan aktifitas manusia menimbulkan permasalahan sampah yang semakin kompleks, dimana sampah tersebut dapat berdampak kepada kehidupan manusia termasuk kesehatan. Oleh karena itu pengelolaan sampah yang baik perlu diajarkan sejak dini. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan edukasi kepada siswa tentang pentingnya pengelolaan sampah dan dampaknya terhadap lingkungan serta mengajarkan siswa tentang cara mengolah sampah plastik menjadi bentuk kerajinan. Kegiatan pengabdian dilaksanakan di SD Negeri 10 Meulaboh dengan sasaran kegiatan yaitu siswa kelas 6 sejumlah 22 siswa. Metode pelaksanaan kegiatan dilaksanakan dalam 2 tahap kegiatan yaitu penyuluhan kesehatan dan pelatihan pembuatan kerajinan dari sampah plastik. Media yang digunakan berupa slide powerpoint dan juga petunjuk teknis pelatihan. Evaluasi kegiatan dilaksanakan melalui evaluasi struktur, proses, dan hasil. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilaksanakan oleh tim FIK-UTU telah berjalan dengan sangat baik dengan luaran yang cukup optimal yaitu kemampuan siswa dalam mengelola sampah menjadi kerajinan yang memiliki nilai ekonomis. Untuk terus meningkatkan kemampuan siswa dan membentuk perilaku siswa tentang pengelolaan sampah maka sekolah dapat terus melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap perilaku siswa serta memberikan penguatan.