Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Kinerja Paving Block Dengan Menggunakan Bahan Pengikat Asbuton Lawele (LGA) Nurhalizah, Siti; Chatima, Husnul; Hadi, Abd Karim; Utina, Toni; Alifuddin, Andi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 7 No. 1 (2025): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) Januari 2025
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/g7mmvj15

Abstract

Paving block merupakan salah satu jenis paving yang terbuat dari campuran agregat, air, dan bahan pengikat. Bahan pengikat yang umum digunakan untuk membuat paving block adalah semen. Namun, penggunaan semen sebagai bahan pengikat dapat menimbulkan masalah lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai hasil uji kuat tekan apakah memenuhi syarat dari campuran Asbuton lawele sebagai perekat pada paving block. Metode penelitian yang digunakan ialah metode eksperimen pada benda uji, mencakup Pasir dan Abu batu dengan bahan pengikat. Hasil untuk campuran Pasir LGA 40%, tinggi awal 8 cm berkurang menjadi 5,8 cm setelah pemadatan, menghasilkan penurunan tinggi (ΔL) sebesar 2,2 cm. Demikian pula, untuk Abu Batu LGA 40%, tinggi berkurang dari 8 cm menjadi 5,8 cm, dengan penurunan tinggi yang sama. Hasil menggunakan metode secara mekanis memiliki kekuatan tekan yang lebih tinggi dibandingkan dengan metode konvensional. Kesimpulan semakin tinggi persentase Asbuton Lawele, makin tinggi nilai kuat tekan paving block yang dihasilkan, serta Asbuton Lawele berperan meningkatkan kekuatan dan daya tahan paving block.
Perbandingan Karakteristik dan Durabilitas Campuran HRS-WC dengan Bahan Ikat Starbit E-55 dan Retona Blend E-55 Faransyah, Fariz; Asis, Ryan Rifaldi Saputra; Hadi, Abd Karim; Salim
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 7 No. 1 (2025): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) Januari 2025
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/qtks0333

Abstract

Aspal memiliki karakteristik yang berpengaruh terhadap kinerja campuran beraspal. Oleh karena itu diperlukan aspal dengan kualitas yang bagus sehingga nantinya akan dihasilkan campuran beraspal dengan kinerja yang baik, seperti aspal modifikasi Starbit E-55 dan Retona Blend E-55 yang memiliki keunggulan dibandingkan jenis aspal lainnya. Penelitian ini dilakukan pada lapisan HRS-WC bertujuan untuk mengetahui perbandingan karakteristik dan durabilitas pada aspal Starbit E-55 dan Retona Blend E-55. campuran Aspal Starbit E-55 memiliki karateristik marshall yang lebih baik dibandingkan campuran aspal Retona Blend E-55 dan Aspal Pen 60/70. Begitu pula Nilai Indeks Kekuatan Sisa pada Aspal Starbit E-55 lebih tinggi dibanding Aspal Retona Blend E-55 dan Aspal Pen 60/70 walaupun perbandingannya tidak terlalu signifikan. Nilai indeks kekuatan sisa dari masng-masing jenis aspal memberikan hasil yang memenuhi syarat yang telah di tentukan oleh Bina Marga 2018 yaitu ≥ 75%.
Pengaruh Variasi Suhu Pemadatan Campuran HRS-WC Menggunakan Serbuk Arang Kayu sebagai Filler Terhadap Nilai Kuat Tarik Tidak Langsung Adnan, Nabila; Khaerunnisa, Uswatun Hasanah; Hadi, Abd Karim
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 7 No. 2 (2025): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) April 2025
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/4p62qb07

Abstract

Campuran HRS-WC digunakan untuk lapis aus, karena mempunyai kelenturan yang nyaman untuk dilalui kendaraan. Melihat kondisi arang kayu yang memiliki senyawa mirip dengan aspal, diharapkan pencampuran arang kayu sebagai filler sebanyak 1%, 2% dan 3% dapat meningkatkan kinerja dari lapis HRS-WC. Selain itu kinerja perkerasan dipengaruhi oleh suhu pemadatan, dengan begitu pada suhu pemadatan variasi yang digunakan adalah 125˚, 135˚, 145˚, dan 155˚C. Tujuan penelitian untuk menganalisis pengaruh variasi suhu pemadatan terhadap nilai karakteristik dan kuat tarik tidak langsung dengan menggunakan arang kayu sebagai filler pada campuran HRS-WC. Metode penelitian yang dipakai yakni metode eksperimental kepada campuran HRS-WC yang telah divariasikan yang kemudian dilakukan pengujian marshall test dan indirect tensile strenght. Hasil penelitian dengan variasi penggunaan arang kayu terbaik terdapat pada variasi 2% dengan stabilitas 1648,84 Kg dan variasi suhu pemadatan terbaik dengan arang kayu 2% terdapat pada suhu 145˚ dengan nilai stabilitas 1749,72 Kg serta variasi terbaik pada pengujian indirect tensile strenght terdapat pada suhu pemadatan 145˚ dengan variasi arang kayu 2% yaitu 75623,11 kPa.
Analisis Variasi Gradasi Campuran Stone Matrix Asphalt (SMA) Terhadap Parameter Marshall dan Permeabilitas Wiranata; Adam, Muhammad; Hadi, Abd Karim; Badaron, St Fauziah; Salim
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 7 No. 2 (2025): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) April 2025
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/0mk2b451

Abstract

Stone Matrix Asphalt (SMA) adalah suatu campuran beton aspal panas yang memilki gradasi terbuka dengan kandungan agregat kasar lebih dominan. Tujuan Penelitian ini Untuk menganalisa Variasi Gradasi Campuran Stone Matrix Asphalt (SMA) terhadap karateristik marshall dan Permeabilitas. Metode yang akan digunakan dalam penelitian ini ialah metode eksperimen. Dari Hasil Pengujian marshall Gradasi atas (65 % Kasar) menghasilkan nilai stabilitas, yang lebih tinggi dari gradasi ideal (70 % Kasar) dan gradasi bawah (75% Kasar). Dengan nilai Stabilitas tertinggi 805,67 kg sedangkan gradasi bawah memiliki nilai VIM lebih tinggi dibandingkan gradasi atas (65% Kasar) dan gradasi ideal (70 % Kasar) dengan nilai VIM tertinggi 7.16%.Dari Hasil koefisien permeabilitas gradasi bawah 0.2794, gradasi ideal 0.2515 dan gradasi atas 0.2398. dari ketiga variasi gradasi di dapatkan bahwa gradasi bawah (75% Kasar) memiliki koefisien permeabilitas yang tinggi Daripada Gradasi atas (65 % Kasar) dan Gradasi Ideal (70 % Kasar).
Perbandingan Perencanaan Struktur Beton Bertulang dan Struktur Baja Komposit pada Daerah Rawan Gempa Ahkar, Rahmat; Rais, Febrisaldi; Hadi, Abd. Karim; Fadhil, Arsyad; Zaifuddin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 2 No. 1 (2020): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) Januari 2020
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/3n2jvb28

Abstract

Kekuatan dalam sistem struktur adalah bagian terpenting dalam bangunan. Salah satu penyebab kerusakan dan kehancuran struktur bangunan adalah terjadinya gempa bumi dengan kekuatan tertentu yang tidak diperhitungkan sebelumnya oleh perencana. Dalam perencanaan struktur bahan konstruksi merupakan komponen utama dalam membangun suatu struktur sehingga dapat terpenuhinya rancangan struktur yang sesuai. Sehinngga tujuan dari penulisan ini untuk mengetahui pentingnya evaluasi faktor gempa terhadap perencanaan stuktur gedung di Indonesia serta mengetahui kelebihan dan kekurangan dengan menggunakan struktur beton bertulang dan struktur komposit pada perencanaan bangunan dan juga mengetahui besar output gaya dalam dari masing-masing permodelan. Dalam perbandingan analisa permodelan ini menggunakan aplikasi ETABS dan data yang digunakan yaitu data gempa daerah Palu yang masuk didalam zona gempa 4 serta data-data pendukung lainnya dari Standar Nasional Indonesia. Metode yang digunakan dalam analisa ini yaitu analisa dimensi struktur, analisa gempa terhadap perencanaan struktur, output gaya-gaya dalam yang bekerja pada penampang struktur, analisa penulangan dan analisa beban yang dipikul oleh pondasi. Menurut hasil analisa yang dilakukan diketahui bahwa bahwa gaya aksial terbesar pada struktur beton bertulang terletak pada titik join yaitu sebesar 467,4 Ton sedangkan pada struktur Baja Komposit terletak pada titik join yaitu sebesar 190,8 Ton.
Kontribusi Steel Fiber (Serat Baja) Terhadap Sifat-Sifat Mekanik Beton Suardi, Sudirman; Reskiana, Alma; Hadi, Abd.Karim; Supardi, Sudarman; Syarif BP., Muh.
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 2 No. 2 (2020): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) April 2020
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/nz4f0944

Abstract

Beton merupakan komponen utama dalam struktur bangunan yang berfungsi sebagai penyokong beban sebagai struktur utama pada bangunan infrastruktur yang masih banyak digunakan di berbagai wilayah. Beton mempunyai kuat tekan yang tinggi namun memiliki kuat tarik yang rendah. Kelemahan ini dapat diatasi, salah satunya dengan menggunakan serat baja sebagai bahan tambah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh penambahan serat baja terhadap sifat mekanik beton. Penelitian eksperimental telah dilakukan pada laboratorium struktur dan bahan. Benda uji kuat tekan dan kuat terik belah menggunakan silinder dengan diameter 15 cm dan tinggi 30 cm. Sedangkan benda uji untuk kuat lentur menggunakan balok dengan ukura 15 cm x 15 cm x 60cm. Jenis serat baja yang digunkan dalam penelitian adalah serat baja tipe Dramix 3D. Persentase penambahan serat yang digunakan adalah 1%, 3%, 5%, dan 7%. Beton diuji setelah umur 28 hari. Hasil Pengujian menujukkan bahwa penambahan serat baja dengan berbagai persentase dapat meningkatkan kuat tekan, kuat tarik belah, dan kuat lentur beton. Peningkatan terbesar terjadi pada persentase 5% yang mengalami peningkatan kuat tekan sebesar 9,293%, kuat tarik belah sebesar 21,429%, dan kuat lentur sebesar 14,595%. Kontribusi serat baja dapat menaikkan kuat tekan dan kuat tarik pada beton.
Pengaruh Abu Cangkang Telur Sebagai Bahan Subtitusi Parsial Semen Terhadap Sifat Mekanik Beton Khaerul; Adriansyah, Muhammad; Hadi, Abd. Karim; Fadhil, Arsyad; Maruddin, Mukti
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 3 No. 1 (2021): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) Januari 2021
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/rz3mjx29

Abstract

Semakin tingginya kebutuhan akan pembangunan di Indonesia, menekan biaya infrastruktur dengan inovasi pemanfaatan material alternatif harus menjadi solusi jangka panjang. Menjadi nilai tambahan jika material konstruksi alternatif yang dimanfaatkan adalah limbah buangan. Salah satu limbah yang potensial dimanfaatkan yaitu limbah cangkang telur yang potensial dicobakan sebagai material subtitusi semen pada campuran beton. Penelitian ini bertujuan untuk menguji kuat tekan dan kuat tarik belah pada beton yang berisi abu cangkang telur sebagai material subtitusi parsial semen sehingga dapat diketahui kadar abu cangkang yang optimum. Pada penelitian ini dibuat beton dengan bahan baku abu cangkang telur yang dikombinasikan dengan material penyusun beton pada umumnya. Secara parsial, abu cangkang telur menggantikan berat semen dengan kadar 0%, 4%, 8%, dan 12% dari total berat semen. Dari hasil pengujian umur 28 hari kuat tekan yang dihasilkan nilai kuat beton setiap kadar abu cangkang secara berurutan yaitu 30.48 MPa; 33.69 MPa; 35.59 MPa; dan 29.44 MPa. Kuat tarik belah yang dihasilkan pada umur 28 hari untuk setiap kadar abu cangkang secara berurutan yaitu sebesar 3.26 MPa; 3.82 MPa, 4.10 MPa, dan 3.40 MPa. Artinya penggunaan abu cangkang telur sebanyak 8% dari berat total semen yang menghasilkan kuat tekan 35.116 Mpa dan tarik belah maksimum 4.043 Mpa yang menjadikan variasi abu 8% sebagai kadar optimum.
Limbah Plastik sebagai Subtitusi Agregat Kasar untuk Beton Ringan Auliya, Nurul Hikmah; Ahila, Nurzam; Hadi , Abd. Karim; Fadhil, Arsyad; BP., Muh. Syarif
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 4 No. 1 (2022): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) Januari 2022
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/m2009288

Abstract

Perkmbangan konstruksi di Indonesia mengalami peningkatan yang cukup besar. Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, bahan penyusun beton juga ikut berubah. Salah satu contohnya yaitu dengan menggunakan bahan pengganti agregat kasar berupa plastik HDPE (High Density Polyethylene) dalam beton. Maka dari itu penulis mengkajinya dalam suatu tugas akhir berjudul Limbah Plastik sebagai Subtitusi Agregat Kasar untuk Beton Ringan. Metode mix design yang digunakan adalah SNI (Standar Nasional Indonesia) dengan menentukan sifat-sifat mekanik dari beton yaitu kuat tekan dan kuat tarik belah beton. Persentase penggunaan sebagian agregat dari limbah plastik, yaitu 0%; 2,5%; 5%; 7,5%; 10%, terhadap volume beton. Dimana mutu beton ringan dengan nilai (f’c) adalah sebesar 17 Mpa. Dari hasil pengujian pada kuat tekan dengan variasi plastik 0% dengan nilai rata-rata sebesar 17,14 MPa. Nilai kuat tekan yang tertinggi pada variasi agregat plastik 5% dengan nilai rata-rata sebesar 19,12 MPa. Dari hasil pengujian pada nilai kuat tarik belah yang terendah pada variasi agregat plastik 0% dengan nilai rata-rata 3,02 MPa. Dan nilai kuat tarik belah agregat plastik yang tertinggi ditentukan pada variasi agregat plastik 7,5% dengan nilai sebesar 4,80 MPa.
Pengaruh Penambahan Serbuk Kayu Terhadap Sifat Mekanik Beton Hasbi; Ramadanti , Andi Adriani; Hadi, Abd. Karim; Idrus, Yasnawi; Fadhil, Arsyad
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 4 No. 2 (2022): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) April 2022
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/0fwrpy03

Abstract

Serbuk kayu adalah serbuk yang diperoleh dari sisa pengolahan kayu. Limbah bersifat organik seperti serbuk kayu dapat dijumpai pada industri pengrajin atau pengolahan kayu untuk pembuatan perabot yang saat ini pemanfaatannya belum optimal. Timbulnya dampak negatif pada lingkungan bisa terjadi jika hanya membiarkan serbuk kayu membusuk, dibakar, atau ditumpuk sehingga penanggulangannya perlu dipertimbangkan dengan baik. Oleh karena itu penelitian ini merupakan salah satu upaya dalam menanggulangi permasalahan tersebut dengan menggunakan bahan tambah dari serbuk kayu pada campuran beton. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh serbuk kayu sebagai bahan tambah terhadap sifat mekanik beton yaitu kuat tekan dan kuat tarik belah. Penelitian ini dilakukan di dalam laboratorium dengan mutu beton rencana (f’c) 17 MPa serta variasi serbuk kayu yang digunakan yaitu 0%, 10%, 20%, 30%, dan 40%. Hasil pengujian kuat tekan beton tertinggi terjadi pada variasi serbuk kayu 20% sebesar 19,17 MPa pada umur 28 hari, untuk hasil pengujian kuat tarik belah beton tertinggi terjadi pada variasi serbuk kayu 30% sebesar 4,79 MPa pada umur 28 hari. Berdasarkan penelitian ini, ketika penambahan serbuk kayu melebihi 20% akan menyebabkan nilai kuat tekan turun, begitu juga dengan nilai kuat tarik belah akan turun jika penambahan serbuk kayu melebihi 30%.
Analisis Faktor Fungsi Pengendalian pada Proyek Pembangunan Infrastruktur Program KOTAKU di Pulau Barrang Lompo Claudya, Nadya Lindy; Hadi, Abd Karim; Musa, Ratna
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5962

Abstract

Pembangunan proyek infrastruktur di pulau Barang Lompo menjadi salah satu lokasi pembangunan disebabkan oleh letak pulau yang cukup jauh dari kota makassar,  sehingga memiliki masalah yang cukup rumit dari segi waktu pelaksanaan penyelesaian proyek pembangunan infrastruktur TPS3 R dan ARSINUM Program KOTAKU di Pulau Barrang Lompo yang tidak menggunakan jasa kontraktor melainkan di Kelola oleh KSM (Kelompok Swadaya Masyarakat).  Tujuan dari penelitian ini untuk Menganalisis dan mengetauhi faktor-faktor  fungsi pengendalian yang sangat mempengaruhi dan paling dominan pada kegiatan pelaksanaan infrastruktur dan mempengaruhi Produktivitas Tenaga kerja di pulau Barrang Lompo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dan kualitatif, yaitu menganalisis factor-faktor yang mempengaruhi fungsi pengendalian dan produktivitas tenaga kerja dengan cara observasi langsung dilapangan dan penyebaran kuisioner kepada responden. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan bahwa factor-faktor yang sangat berpengaruh terhadap fungsi pengendalian dan produktivitas tenaga kerja rata-rata pada variabel manajerial yang memiliki nilai korelasi  0,40-0,599 ,kemudian factor Bahan material yang memiliki nilai korelasi 0,20-0,399  dan Karakteristik Tempat yang memiliki nilai korelasi 0,00-0,199 dari hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa variable manajerial sangnat mempengaruhi tenaga kerja yang ada dilalokasi proyek ARSINUM dan TPS3R dan sangat berpengaruh terhadap fungsi pengendalian yang ada dilapangan.dilapangan.