Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

PERAN DAN RAGAM JENIS BAHAN AJAR (CETAK DAN NON CETAK) YANG RELEVAN DALAM PEMBELAJARAN IPAS DI SEKOLAH DASAR Lintang Nur Azizah; Tiara Aulia Mufidha; Dimas Raskian Aji; Hermawan Wahyu Setiadi
Jurnal IKA PGSD (Ikatan Alumni PGSD) UNARS Vol 16 No 2 (2025): Edisi Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pgsdunars.v16i2.7523

Abstract

Penelitian ini akan menjelaskan informasi tentang pentingnya peran dan ragam jenis bahan ajar (cetak dan non cetak) yang relevan dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial dalam tingkat pendidikan dasar, khususnya di tingkat sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur (library research) yang bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif teori, konsep, serta hasil penelitian. Metode ini dilakukan dengan menelusuri, membaca, dan menganalisis berbagai sumber pustaka yang relevan, seperti buku, artikel ilmiah, jurnal nasional terakreditasi,prosiding, serta dokumen pendidikan yang mendukung fokus penelitian. kelas, dokumentasi, jurnal akademik, buku, artikel, dan laporan penelitian yang relevan. Hasil temuan dari penelitian menunjukkan bahwa ragam jenis bahan ajar cetak dan non cetak, faktor pendukung dan tantangan yangmempengaruhi implementasi bahan ajar cetak dan non cetak, dampak positif dari implementasi bahan ajar cetak dan non cetak, dan Implementasi bahan ajar yang diintegrasikan antara cetak dan non cetak pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial di sekolah dasar. Tujuan dari penelitian inimemberikan keilmuan dan pemahaman yang mendalam tentang peran dan ragam jenis bahan ajar (cetak dan non cetak) yang relevan dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial.
INTEGRASI INTERAKTIF FLAT PANEL DAN SMART TV DALAM PENGGUNAAN PLATFORM INTERAKTIF (WORDWALL, LIVEWORKSHEETS, KAHOOT) DALAM PENGEMBANGAN BAHAN AJAR DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN PARTISIPASI BELAJAR SISWA Hanin Dewi Septiyaningtiyas; Suci Handhayani; Bayu Putra Winata; Hermawan Wahyu Setiadi
Jurnal IKA PGSD (Ikatan Alumni PGSD) UNARS Vol 16 No 2 (2025): Edisi Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pgsdunars.v16i2.7524

Abstract

Penelitian ini menganalisis efektivitas dan dampak penerapan berbagai teknologi digital interaktif dalam proses pembelajaran di Sekolah Dasar (SD)/Madrasah Ibtidaiyah (MI) melalui kajian komprehensif terhadap berbagai artikel penelitian. Fokus utama kajian meliputi adopsi teknologi layar interaktif, seperti Smart TV dan Interactive Flat Panel Display (IFPD), serta pemanfaatan platform pembelajaran digital, termasuk Wordwall, Liveworksheet, dan Kahoot. Berbagai studi pendukung (seperti Penelitian Tindakan Kelas dan studi literatur) menginvestigasi peningkatan partisipasi siswa, motivasi belajar, dan hasil belajar. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan teknologi layar interaktif dinilai sangat menarik dan positif oleh siswa, serta efektif dalam meningkatkan motivasi, visualisasi konsep, dan pemahaman yang lebih mendalam. Platform pembelajaran digital juga terbukti vital, berfungsi sebagai alat evaluasi dan media yang efektif menggantikan metode konvensional. Wordwall sangat efektif dalam meningkatkan keaktifan siswa dan mendapatkan tanggapan yang sangat positif (highly effective), sementara Liveworksheet berbasis Teaching at The Right Level (TaRL) berhasil meningkatkan partisipasi siswa secara substansial. Selain itu, platform seperti Wordwall dan Kahoot menjadi instrumen asesmen digital yang populer dan interaktif di tingkat SD. Kesimpulannya, pemanfaatan teknologi digital interaktif secara konsisten menunjukkan dampak positif terhadap kualitas dan efektivitas pembelajaran. Teknologi ini berperan penting dalam menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, mendorong keterlibatan dan partisipasi aktif siswa, serta memfasilitasi inovasi metode pengajaran.
Implementasi Model Pembelajaran Think Pair Share (TPS) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Ika Khoiriyani; Insan Esa Azyfah; Hermawan Wahyu Setiadi
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.13409

Abstract

Hasil belajar merupakan indikator utama pencapaian tujuan pendidikan yang mencakup ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik. Dalam konteks pembelajaran matematika di Sekolah Dasar, capaian hasil belajar masih tergolong rendah akibat persepsi siswa yang menganggap matematika sebagai pelajaran yang sulit dan menakutkan.”Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) sebagai alternatif pendekatan dalam meningkatkan hasil belajar matematika.“Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, datanya diperoleh dari berbagai sumber literatur ilmiah.”Model TPS merupakan bentuk pembelajaran kooperatif yang menekankan pada aktivitas berpikir individu, diskusi berpasangan, dan berbagi dalam kelompok kelas. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan model TPS mampu meningkatkan keterlibatan siswa, memperkuat pemahaman konsep, serta meningkatkan nilai hasil belajar. “Hal ini diperkuat oleh temuan lima jurnal penelitian relevan yang menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada nilai akademik siswa setelah diterapkannya model TPS.” Dengan demikian, model pembelajaran TPS efektif digunakan sebagai strategi inovatif dalam meningkatkan hasil belajar matematika di tingkat Sekolah Dasar.”
Peran Teknologi Digital Dalam Transformasi Pengembangan Bahan Ajar Latifah Anjar Agustina; Safira Aulia Rahma Diani; Muti Diah Khairani; Hermawan Wahyu Setiadi
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.15847

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, khususnya dalam proses pengembangan bahan ajar. Melalui pemanfaatan teknologi digital, pendidik kini dapat menciptakan bahan ajar yang lebih interaktif, kontekstual, dan mudah diakses oleh peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran teknologi digital dalam transformasi pengembangan bahan ajar melalui pendekatan studi literatur. Hasil kajian menunjukkan bahwa teknologi digital berperan penting dalam meningkatkan kualitas dan efektivitas pembelajaran melalui integrasi multimedia, platform pembelajaran daring, serta penggunaan aplikasi berbasis digital dalam pembuatan dan distribusi bahan ajar. Selain itu, teknologi digital juga mendorong kolaborasi antara guru dan peserta didik serta memperluas akses terhadap sumber belajar global. Dengan demikian, transformasi digital dalam pengembangan bahan ajar bukan hanya mempermudah proses pembelajaran, tetapi juga meningkatkan relevansi pendidikan terhadap kebutuhan abad ke-21.
Analisis Kesulitan Belajar Matematika Pada Siswa Kelas III Sekolah Dasar Kanisius Minggir Sleman Yogyakarta Kunia Dewi Kusumaningrum; Ismi Rahmiyati; Maria Yunita Bheku Bei; Hermawan Wahyu Setiadi
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 6 No. 1 (2026): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v6i1.21382

Abstract

Tantangan belajar adalah kesulitan yang menghalangi siswa untuk secara efektif mengikuti proses pembelajaran dan dari memenuhi tujuan pembelajaran yang diperlukan. Tujuan dari artikel ini adalah untuk mengkaji dan menganalisis kesulitan belajar matematika yang dihadapi oleh siswa kelas III SD Kanisius Minggir. Pembuatan artikel ini melibatkan analisis literatur terkait. Metodologi studi atau tinjauan literatur digunakan dalam proses ini. Siswa-siswi kelas III SD Kanisius Minggir dan guru kelas menjadi subjek penelitian. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa ada beberapa faktor yang menyebabkan rendahnya hasil belajar matematika. Karena itu, banyak siswa tidak menyukai pelajaran dan bahkan menetapkannya sebagai salah satu untuk dilewati. Tantangan belajar ini muncul dari ketidakmampuan siswa untuk menjawab pertanyaan mengenai informasi yang diberikan guru dan kurangnya kemahiran mereka dalam membaca, menulis, dan matematika. Siswa yang mengalami kesulitan memahami matematika berkinerja lebih buruk secara akademis, sehingga alasan internal dan eksternal, serta berbagai faktor lain, dapat berkontribusi pada masalah ini.
MEDIA PEMBELAJARAN AUDIOVISUAL TENTANG EKOSISTEM LAUT BERBASIS APLIKASI FILMORA UNTUK SISWA SD KELAS 5 Evi Lioni Triyanti S; Aurelia Fitriana; Hermawan Wahyu Setiadi
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4325

Abstract

Pada Pandemi tahun 2020 lalu kurang efektif dalam  belajar tema ekosistem tanpa penggunaan media pembelajaran, sehingga pada proses pembelajaran menjadi kurang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perancangan media pembelajaran audiovisual berbasis aplikasi Filmora pada judul ekosistem laut untuk siswa kelas V sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan model 4D, yang terdiri atas tahap define, design, development, dan disseminate. Subjek penelitian ini adalah media pembelajaran, sedangkan objek pada penelitian ini adalah validitas media pembelajaran. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode kuesioner, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Instrumen pada penelitian ini menggunakan instrumen rating scale berupa lembar penilaian. Data dianalisis menggunakan rumus mean untuk mendapatkan validitas. Pengembangan media ini dinyatakan valid apabila hasil validitas oleh ahli isi mata pelajaran sebesar 3, 86, hasil dari ahli media sebesar 3,97, dan hasil dari ahli desain sebesar 3,82 dengan keseluruhan mendapatkan kualifikasi sangat baik. Selain itu hasil validiitas dari respon guru dan siswa juga harus mendapatkan hasil sangat baik. Jadi media pembelajaran audiovisual berbasis aplikasi Filmora terutama pada tema ekosistem laut* layak digunakan dalam pembelajaran.
PERSEPSI GURU TERHADAP PENDEKATAN DEEP LEARNING PADA KURIKULUM MERDEKA BELAJAR DI SD NEGERI JARAKAN KEC SEWON BANTUL Yulia Saputri; Hermawan Wahyu Setiadi
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Public
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.14336

Abstract

This study aims to analyze teachers’ perceptions of the deep learning approach in the implementation of the Merdeka Curriculum at SD Negeri Jarakan, Sewon District, Bantul Regency. This research employed a qualitative approach with a naturalistic type and intrinsic case study design. The research subjects consisted of three fifth-grade teachers who were selected purposively based on several criteria, namely actively implementing the Merdeka Curriculum and having teaching experience of more than three years. Data collection techniques were conducted through in-depth interviews, participatory observation, and documentation studies. Data analysis used the interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña, including data reduction, data display, and conclusion drawing. The results showed that teachers had a positive perception of the deep learning approach in the implementation of the Merdeka Curriculum. Teachers understood deep learning as a learning process emphasizing active student involvement, meaningful learning, reflection, and contextual learning related to students’ daily lives. The implementation of deep learning was carried out through educational games, group discussions, interactive learning media, reflective questions, and contextual learning activities. In addition, the Merdeka Curriculum provided flexibility for teachers to develop creative and student-centered learning. However, teachers still faced several obstacles, including limited learning time, administrative workload, diverse student characteristics, and limited practical understanding of deep learning implementation. Therefore, support through training, mentoring, and adequate educational facilities is needed to optimize the implementation of deep learning in elementary schools.
PERAN KOMPETENSI PEDAGOGIK, KEPRIBADIAN, PROFESIONAL, DAN SOSIAL GURU TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA DI SD NEGERI 3 JANGKRIKAN Febriana Devista Nurul Cahyani; Diza Sekar Agianti; Permata Diva Ramadhani; Hermawan Wahyu Setiadi
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 3 (2026): Volume 12 No. 3, September 2026 Release
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i3.16526

Abstract

This study aims to describe the role of pedagogic competence, personality competence, professional competence, and social competence of teachers on student learning achievement at SD Negeri 3 Jangkrikan. The research uses a qualitative approach with a descriptive method. Data was obtained through interviews with grade IV teachers of SD Negeri 3 Jangkrikan and supported by documentation studies and relevant literature studies. Data analysis was carried out descriptively to understand the phenomenon that occurred in depth based on real conditions in the field. The results of the study show that teachers' pedagogic competence plays a role in improving student learning achievement through the ability to manage classes, design learning, and use various learning methods and media. Teachers' personality competencies contribute through example, the ability to manage emotions, and create a comfortable learning environment so as to increase students' motivation to learn. Teachers' professional competence can be seen from mastery of learning materials, the use of technology, and sustainable self-development efforts that support learning effectiveness. Meanwhile, teachers' social competence plays a role in building good communication with students, colleagues, and parents so as to create an inclusive and conducive learning environment.
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASI BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR: Abstrak, pendahuluan,metode, hasil dan pembahasan,siklus I,siklus II,Kesimpulan, daftar pustaka Ahimsa Putri Justitia; Septia Nur Etikasari; Hermawan Wahyu Setiadi
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 03 (2026): Volume 12 No. 03, September 2026 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i03.17252

Abstract

Cabaran yang sering diperhatikan dalam proses pembelajaran ialah kepasifan pelajar, yang berpunca daripada dominasi guru di dalam kelas, yang akhirnya membawa kepada hasil pembelajaran yang tidak dimaksimumkan. Isu ini menjadi asas kepada pelaksanaan model Pembelajaran Berasaskan Masalah (PBL) di SD Negri 1 Kadipiro . Kajian ini menggunakan reka bentuk Kajian Tindakan Bilik Darjah dua kitaran berdasarkan kitaran Kemmis dan McTaggart iaitu perancangan, tindakan, pemerhatian, dan refleksi. Data mengenai perkembangan aktiviti pelajar dikumpulkan melalui helaian pemerhatian, ujian pencapaian, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Hasil kajian mendapati bahawa aktiviti pelajar, yang pada mulanya cenderung pasif, telah bertambah baik dan menjadi aktif dalam perbincangan kumpulan, berani mengemukakan soalan, dan menjadi yakin dalam pembentangan kumpulan dalam proses pembelajaran. Ini terbukti dalam kelengkapan pembelajaran klasik pelajar yang melebihi penunjuk yang telah ditetapkan. Oleh itu, model Pembelajaran Berasaskan Masalah (PBL) sangat berkesan dalam melatih pelajar sekolah rendah dalam proses menjadi kritis, bekerjasama, dan berdikari dalam menangani pelbagai masalah di sekeliling mereka Kata Kunci: Pembelajaran Berasaskan Masalah (PBL), Kajian Tindakan Bilik Darjah (KTBD), keaktifan pelajar, hasil pembelajaran, sekolah rendah
ANALISIS LITERATUR TENTANG PENGARUH METODE RECIPROCAL TEACHING TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA SEKOLAH DASAR Shahana Nur Aini Sabila; Hermawan Wahyu Setiadi
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 3 (2026): Volume 12 No. 3, September 2026 Release
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i3.17863

Abstract

Reading comprehension is a crucial component of elementary school students' basic literacy, yet literacy achievement in Indonesia remains challenging. This article aims to analyze the effectiveness of the Reciprocal Teaching (RT) method in improving elementary school students' reading comprehension through a systematic literature review. The literature analyzed includes relevant primary and secondary sources from the 2020–2026 period. The study results indicate that RT tends to improve reading comprehension, student engagement, and metacognitive skills through four main strategies: predicting, questioning, clarifying, and summarizing. However, implementing RT requires teacher preparedness and gradual adjustments to reduce students' initial cognitive load. Overall, RT is a relevant and adaptive learning strategy to support strengthening reading literacy in elementary schools, including within the context of the Independent Curriculum. Keywords: Reciprocal Teaching, Reading Comprehension, Elementary School.
Co-Authors Aa Rahmawati Ahimsa Putri Justitia Ahmad Arum Jalaludin Aldo Aldo Alifah Nisa Azzahra Anggi Ariyanto Anggita Lestari Atika Ayuni Febiana Aurelia Fitriana Bayu Putra Winata Calista Putri Damayanti Dedeh descindang irnissa Dimas Raskian Aji Diyah Nur Arafah Diza Sekar Agianti Dwi Yuliana Elsa Medyana Dewi Evi Lioni Triyanti S Febriana Devista Nurul Cahyani Gita Apriliana Hana Arikah Hanin Dewi Septiyaningtiyas Henry Aditiya Rigianti Hesti Iswandayani Ida Afi Ratna Sari Ika Khoiriyani Imamatul mustafiah Inas Arifah Nurmala Sutanta Indah Putri Yani Insan Esa Azyfah Insania Tyas Ningrum Ismi Rahmiyati Khoirunnisa Khoirunnisa Kunia Dewi Kusumaningrum Latifah Anjar Agustina Lewi Widiarto Dwi Nugroho Lintang Nur Azizah Lisdha Yulia Anggraini Maria Yunita Bheku Bei Marsya Indah Yunita Maulina Dwi Yahya Meilinda Rismawati Mifta Muti Dwiyanti Muti Diah Khairani Mutia Irma Fatmawati Nadia Ayu Firnanda Naeny Mahesty Najwa Afitasuci Aurellia Nazula Miftahul Janah Niken Nurrohmawati Nisrinda Nasywa Tsuraya Nita Dwi Rahayu April Nitta Sapira Ulandari Nurul Mustajabah Pandega Khisna Rahadi Permata Diva Ramadhani Popy Aprilia Rahmawan Candra Mualim Reno Septianingsih Riska Ardi Widyanti Rissa Nadia Putri Rusli Dedi Mustofa Safira Aulia Rahma Diani Salfina Damayanti Sefi Nur Maulida Septia Nur Etikasari Shahana Nur Aini Sabila Sofi Chairun Nisa Sofi Dian Rachmawati Suci Handhayani Tantri Pramadita Tiara Aulia Mufidha Vania Belinda Ines Nabilah Veronika Juliana Heatubun Vika Ardian Vindika Rahayu Wilujeng Yulia Saputri Zahri Kurniawan