Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

PERAN PEMERINTAH DESA TERHADAP GENERASI MILENIAL DI LAUT DENDANG Satriyadi; juliani, afrida; Fadillah Putri Adeana; Masriana; Aulia Rahman; Alda Putriana; Hasimah Harahap; Khairun Nisa; Muhammad Nuryansyah Nugraha; Sri Rahmayanti Berutu; Tia Anggraini Silalahi; Tiara Paramita Purba
Educandumedia: Jurnal Ilmu pendidikan dan kependidikan Vol. 1 No. 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Yayasan Insan Cipta Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61721/educandumedia.v1i2.33

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Peran dan Pemerintah Desa Terhadap Generasi Milenial di Desa Laut Dendang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hal ini sesuai dengan tujuan penelitian untuk menganalisis peran pemerintahan desa laut dendang terhadap generasi milenial. Berdasarkan hasil penelitian, dapat diambil kesimpulan bahwa Peran Pemerintahan Desa Laut Dendang terhadap Generasi Milenial di desa tersebut adalah dapat mengelola keuangan kemasyarakatan, menggerakkan partisipasi masyarakat maupun generasi muda dalam pelaksanaan pembangunan, menggerakkan partisipasi masyarakat dan generasi muda dalam menciptakan ketertiban dan keamanan masyarakat, serta mengikut sertakan generasi muda dalam pemperdayaan. Maka dari itu, Pemerintah desa mengikut sertakan peranan generasi milenial dalam pembangunan berbagai wisata yang ada di Desa Laut Dendang, dengan tujuan agar para generasi milenial bisa belajar mengelola bahkan meningkatkan wisata agar lebih berkembang lebih pesat.
KEAKTIFAN DALAM ORGANISASI HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM: MENINGKATKAN MILITANSI PADA TANAH AIR satriyadi; Nasution, Toni; Pasaribu, Gumarpi Rahis
PENDIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial) Vol. 3 No. 2 (2024): Agustus
Publisher : Yayasan Insan Cipta Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61721/pendis.v3i2.393

Abstract

Keaktifan mahasiswa dalam organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) tidak hanya memberikan manfaat secara akademik, tetapi juga berperan dalam meningkatkan militansi terhadap negara. Organisasi ini membentuk pola pikir kritis, jiwa sosial, dan kepemimpinan yang kuat, sehingga menghasilkan kader-kader yang militan dalam memperjuangkan kepentingan bangsa dan negara. Artikel ini bertujuan untuk meneliti bagaimana keaktifan di HMI berpengaruh pada peningkatan militansi mahasiswa kepada negara. Dengan menggunakan metode kualitatif melalui wawancara dan analisis literatur, penelitian ini mengungkap bahwa keterlibatan mahasiswa dalam HMI memperkuat nilai-nilai kebangsaan, nasionalisme, serta tanggung jawab sosial. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi acuan bagi pengembangan potensi mahasiswa melalui organisasi mahasiswa.
Desain Evaluasi Dan Desain Remedial Pada Pembelajaran PAI Pada Sekolah MTS Al-Uswah Desa Bangun Sari Kuala Kecamatan Kuala Kabupaten Langkat Sumatera Utara Dewi Astriani; Dela Pratiwi; Fianisa Nur Radifa; Muhammad Rasyidi; Satriyadi
Journal of International Multidisciplinary Research Vol. 2 No. 5 (2024): Mei 2024
Publisher : PT. Banjarese Pacific Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62504/895fz765

Abstract

Inovasi baru dalam melihat pelaksanaan belajar mengajar, termasuk mata pelajaran PAI membawa konsekuensi bagi guru untuk meningkatkan peran dan kompetensinya, karena proses belajar mengajar dan hasil belajar siswa sangat ditentukan oleh peran guru yang berkompeten dalam membuat dan melaksanakan pembelajaran. desain pembelajaran yang telah dibuat. Guru yang berkompeten akan lebih mampu menciptakan lingkungan belajar yang efektif dan lebih mampu mengelola kelasnya, sehingga hasil belajar siswa berada pada tingkat yang optimal. Salah satu peran guru dalam proses belajar mengajar adalah sebagai evaluator dalam desain remedial dan pelaksanaan pembelajaran yang ia ciptakan sendiri. Sehingga, proses pendidikan yang telah direncanakan dan dilaksanakan dapat diukur dan diketahui pengaruhnya. Hasil tersebut, akan mendorong guru dalam menyegarkan kembali strategi pembelajarannya hingga selalu berulang siklus tersebut.
PENERAPAN TEORI ANNE ROE PADA YAYASAN PERGURUAN MADINATUSSALAM SUMATERA UTARA Rahma, Aufa; Satriyadi; Najwa Nadhira Harahap; Raihan Randi Boang Manalu; Rabiatul Adawiyah; Nur Hafizah; Annisa Zuhra
Educandumedia: Jurnal Ilmu pendidikan dan kependidikan Vol. 3 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Yayasan Insan Cipta Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61721/educandumedia.v3i1.326

Abstract

Para anak remaja di yayasan Perguruan Madinatussalam Sumatera Utara memiliki permasalahan dalam pememilihan karier untuk masa depan mereka. Masalah yang berlatar belakangkan faktor sosio-ekonomi, Kebutuhan, Kemampuan atau skill individu, dan bahkan faktor orang tua bisa menjadi penghambat dalam karier mereka kedepannya. Orang tua yang tidak memahami tujuan dan arah dalam karier anak serta tidak ada dukungan untuk anak dalam pemilihan karir yang tepat akan merusak karir anak karena anak yang tidak memiliki tujuan yang pasti dalam pemilihan karier akan menyulitkan mereka dalam dunia pekerjaan dan banyak anak yang tidak puas dengan hasil yang mereka dapatkan.
Internalisation of Islamic Religious Education Values through Best Practice Programmes Syifa Nur Salsabila; Satriyadi
International Journal of Islamic Education, Research and Multiculturalism (IJIERM) Vol 7 No 1 (2025)
Publisher : The Islamic Education and Multiculturalism Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/ijierm.v7i1.455

Abstract

Islamic Religious Education (PAI) is an educational discipline that aims to cultivate students' spiritual, moral, and character development. To this end, numerous educational institutions (madrasas) have effectively implemented character education programs, utilizing models that they have developed autonomously. This particular madrasa exemplifies the optimal approach to character education through religious instruction in Indonesia. The objective of this study is to investigate the efficacy of Islamic religious education at Mas Du Al Muhajirin Padang Cermin. The present study employs a qualitative approach. The data was collected through a combination of interviews, group discussions (focus group discussions), observations, and documentation. The results indicated that the role of the madrasa head was found to be of significant importance in the continuity and support of the development of religious activities in the madrasa. Furthermore, the PAI teacher was identified as a central figure in the success of the religious development and the style of student religious thinking. Additionally, the role of the Rohis position was determined to be very strategic in developing the younger generation who had moderate, tolerant, and Islam rahmatan lil alamin beliefs. The implementation of tadarus at the commencement of each lesson, the duha prayer, congregational prayer, the implementation of PHBI, cult after congregational prayers, cultrian, pesantren kilat, and mentoring became a reinforcement or standard in the implementation of religious activities in madrasas.
ANALISIS SWOT PADA ORGANISASI HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM (HMI) CABANG KOTA BINJAI Anggraini, Putri Dwi; Putri Yulianingsih; Junaidi; Satriyadi
JELIM : Journal of Education, Language, Social and Management Vol. 2 No. 1 (2024): May
Publisher : CENDEKIA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65787/jelim.v2i1.411

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman (SWOT) pada Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kota Binjai sebagai dasar perencanaan strategi organisasi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa HMI memiliki kekuatan berupa sistem kaderisasi yang berkelanjutan, jaringan alumni yang luas, dan identitas keislaman yang kuat. Namun, kelemahan ditemukan dalam aspek manajemen organisasi yang belum optimal, keterbatasan sumber daya keuangan, dan minimnya pemanfaatan teknologi digital. Lingkungan eksternal menawarkan peluang berupa perkembangan teknologi digital, meningkatnya kebutuhan akan pemimpin muda Islami, serta dukungan pemerintah terhadap organisasi mahasiswa. Di sisi lain, ancaman eksternal meliputi persaingan dengan organisasi mahasiswa lain, perubahan sosial yang cepat, dan persepsi negatif terhadap organisasi kolektif. Berdasarkan analisis SWOT, strategi pengembangan meliputi penguatan manajemen organisasi, optimalisasi jaringan alumni, pemanfaatan teknologi digital, dan penyusunan program inovatif yang relevan dengan kebutuhan generasi muda. Penelitian ini menyimpulkan bahwa HMI Cabang Kota Binjai memiliki potensi besar untuk berkembang dengan memanfaatkan kekuatan dan peluang serta mengatasi kelemahan dan ancaman. Implementasi strategi ini diharapkan dapat memperkuat peran HMI dalam mencetak kader pemimpin muda Islami yang berintegritas dan mampu berkontribusi bagi masyarakat.
Evaluasi Kegiatan Kemahasiswaan untuk Meningkatkan Kompetensi Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam di INSAN Binjai Muhammad Baihaqi; Satriyadi
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 1 (2025): Februari-Mei 2025
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i1.1029

Abstract

Fokus tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan seberapa efektif program kegiatan kemahasiswaan dalam mengembangkan potensi mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam di Insan Binjai. Data dikumpulkan melalui studi kasus dan observasi mendalam, dan model evaluasi CIPP yang akan digunakan untuk melakukan penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program kegiatan kemahasiswaan telah memberikan dampak yang signifikan terhadap kemampuan akademik, keterampilan softskill, dan iman mahasiswa. Namun, ada beberapa hambatan. Ini termasuk sumber daya yang terbatas, partisipasi mahasiswa yang tidak merata, dan kurangnya dukungan institusi. Penelitian ini mengusulkan peningkatan kualitas program melalui pelatihan pengelola, peningkatan anggaran, dan metode yang lebih inklusif untuk mendorong seluruh siswa untuk berpartisipasi. Karena itu diharapkan semoga program kegiatan kemahasiswaan dapat dioptimalkan untuk mendukung perkembangan potensi siswa secara menyeluruh.
MEWUJUDKAN MASYARAKAT DEMOKRATIS MELALUI PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Satriyadi; Azmi Oktari Harahap; Putri Amanda Fadilla; Khairina Habib Rangkuti; Bunga Kesuma; Nur Adilla; Khairunnisa; Yesa Dwi Khairani; Ardina Khorunnisa; M. Dzaky Labib
Educandumedia: Jurnal Ilmu pendidikan dan kependidikan Vol. 2 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Yayasan Insan Cipta Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61721/educandumedia.v2i1.206

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pendidikan kewarganegaraan dalam membentuk masyarakat yang demokratis. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan mengumpulkan dan menganalisis artikel dan buku yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan kewarganegaraan membantu mengembangkan nilai-nilai luhur, memahami konsep demokrasi, Hak Asasi Manusia, dan pentingnya partisipasi aktif. Pendidikan demokrasi dalam konteks pendidikan kewarganegaraan di Indonesia diperlukan untuk memperkuat nilai-nilai demokrasi dan membentuk generasi muda yang sadar akan hak-hak dan kewajiban sebagai warga negara. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pemahaman pentingnya pendidikan kewarganegaraan dan pendidikan demokrasi dalam membentuk masyarakat yang demokratis.  
ANALYSIS OF CHARACTER EDUCATIONAL VALUES IN HAIKYUU !! TO THE TOP ANIME BY HARUICHI FURUDATE AND ITS RELEVANCE TO ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION Razaqna, Wilda; Satriyadi
ONTOLOGI : JURNAL PEMBELAJARAN DAN ILMIAH PENDIDIKAN Vol. 2 No. 2 (2024): August
Publisher : PT Rahis Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65787/ontologi.v2i2.478

Abstract

This study aims to uncover and understand the values of character education, namely religious values, practical values, scientific values, moral values, and social values in the anime Haikyuu!! To The Top by Haruichi Furudate. The value of character education is very important for humanity. Messages and values of character education can be developed and obtained from various learning media, one of which is anime films. Anime Haikyuu!! To The Top is one of the works that contains the values of character education, so it needs to be analyzed against Islamic education which can function as the instillation of Islamic character values. This study uses a qualitative approach with the type of library research, using content analysis as a research procedure that produces descriptive data in the form of written words rather than numbers. Therefore, this study contains data citations to provide a report presentation. From the results study so can concluded that values education the characters contained in the anime Haikyuu !! To The Top work Haruichi Furudate globally divided​ become five : Practical values include character values creative , value character Work hard , value character care social , values character religious and values disciplined character . Faith values include religious character values. Moral values include moral values . character not quite enough answer , value character care social and values character Discipline . Social values include the character values of appreciating achievement, the character values of social concern, the character values of loving peace, and the character values of being friendly/communicative. Scientific values include the character values of curiosity.
Praktik Retorika di Eropa Abad Pertengahan dan Dunia Islam: Konteks Historis dan Pertimbangan Ontologis Satriyadi
AT-TAKILLAH : Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 2 No. 2 (2024): November
Publisher : Rahis Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65787/at-takillah.v2i2.520

Abstract

Studi ini mengeksplorasi praktik retorika selama periode Eropa Abad Pertengahan dan dalam konteks dunia Islam, menyoroti dinamika historis dan pertimbangan ontologis yang membentuknya. Dengan mengadopsi pendekatan komparatif, penelitian ini menguraikan bagaimana retorika tidak hanya sebagai seni persuasi tetapi juga sebagai medium yang mencerminkan nilai, pemikiran, dan ontologi masing-masing peradaban. Di Eropa Abad Pertengahan, retorika terintegrasi dalam tradisi intelektual Scholastik, yang memadukan agama dengan filsafat, menekankan pada retorika sebagai alat untuk penyebaran ajaran Kristen dan mediasi pengetahuan. Sebaliknya, dalam konteks dunia Islam, retorika berkembang dalam lingkup yang luas, dari penggunaannya dalam teks-teks agama, hukum, hingga kesusastraan, menunjukkan fleksibilitas ontologis yang lebih besar dalam pemikiran Islam. Penelitian ini mengungkapkan bahwa, meskipun berbeda, kedua tradisi tersebut menunjukkan adanya keterkaitan yang mendalam antara retorika, identitas sosial, dan struktur ontologis masyarakatnya. Dengan demikian, kajian ini memberikan wawasan baru tentang peranan retorika dalam membentuk dan mengungkapkan realitas sosial dan ontologis dalam dua peradaban ini