Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : National Multidisciplinary Sciences

Analisa Aerodinamika Mobil Listrik menggunakan Ansys (Studi Kasus Mobil Bharata) Bagas Pradana, M.; Hairul Bahri, Mokh.; Ana Mufarida, Nely; Nurhalim, Nurhalim; Zainur Ridlo, Muhammad
National Multidisciplinary Sciences Vol. 3 No. 1 (2024): PROCEEDING SEMAKIN E.1
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi otomotif di Indonesia berkembang pesat dimana kebutuhan kendaraan sudah tidak bersifat tersier tetapi menjadi kebutuhan primer. Penghematan energi melalui pengurangan pemakaian bahan bakar dan peningkatan efisiensi mesin tujuan dari berbagai pengembangan teknologi. Cara yang dapat untuk mewujudkan hal tersebut seperti membuat bentuk bodi yang aerodinamis. Metode penelitian yang dilakukan tergolong penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D). Dalam penelitian ini akan dianalisa bodi standar dan bodi modifikasi. Lalu melakukan pengujian aerodinamika pada mobil listrik bharata mencari nilai koefisien tekanan (CD), koefisien drag (CD), koefisien lift (CL) Dengan menggunakan ansys 2020 R2, sehingga diketahui aerodinamika dari bodi mobil Listrik bharata standar dengan modifikasi. Setelah dilakukan simulasi, hasil pada bodi standar menghasilkan tekanan maksimum 86,4854 Pa dengan nilai koefisien drag 0,7395 dan koefisien lift 0,2592. sedangkan bodi modifikasi menghasilkan tekanan maksimum 82,8264 pa dengan nilai koefisien drag 0,7122 dan koefisien lift 0,1027. hasil bodi modifikasi lebih baik dari pada bodi standar hal ini terbukti tekanan atau pressure menurun setelah dimodifikasi yang artinya tekanan bodi modifikasi lebihy kecil dibanding bodi standar. Tidak hanya itu, juga terjadi penurunan nilai koefisien drag dan lift setelah dimodifikasi, sehingga bodi modifikasi lebih aerodinamis dibandingkan bodi standar.
Analisis Desain Kabin Driver pada Mobil Listrik 2kW Menggunakan Metode Rapid Upper Limb Assessment (RULA) Fajar Santosa, Muhammad; Hairul Bahri, Mokh.; Kosjoko, Kosjoko; Zainur Ridlo, Muhammad; Nurhalim, Nurhalim
National Multidisciplinary Sciences Vol. 3 No. 1 (2024): PROCEEDING SEMAKIN E.1
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan sarana transportasi selalu mengalami perkembangan seiring dengan kemajuan zaman. Mobil listrik merupakan kendaraan ramah lingkungan dan diharapkan mampu mengurangi penggunaan bahan bakar hasil minyak bumi secara signifikan. Perancangan mobil listrik ini perlu memperhatikan beberapa hal salah satunya yaitu ergonimis RULA. Tujuan analisis RULA yaitu agar nantinya dapat mengetahui tingkat kenyamanan dan resiko terjadi cedera pengemudi saat berkendara. Metode penelitian yang digunakan dalam analisis ini yaitu metode kuantitatif. Karena pada analisis ini melakukan perhitungan pada postur kerja driver pada mobil listrik 2 kW menggunakan metode RULA yang disimulasikan menggunakan software CATIA V5.Hasil analisis dan simulasi ergonomi RULA menggunakan software CATIA V5 adalah postur grup A dengan skor 4 (lengan atas memperoleh skor 3, lengan bawah memperoleh skor 3, dan pergelangan tangan memperoleh skor 1). Postur grup B dengan skor 3 (leher memperoleh skor 1, badan memperoleh skor 3, dan kaki memperoleh skor 1). Sehingga final skor RULA diperoleh 3. Final skor 3 tergolong kedalam tingkat resiko yang sedang, sehingga diperbolehkan melakukan tindak lanjut dengan cara melakukan perubahan postur kerja.
Uji Performa Sistem Kontroler BLDC 2KW pada Mobil Listrik Menggunakan Software KBL&KEB User Program Fikri, Moh.; Abidin, Asroful; Hairul Bahri, Mokh.; Nurhalim, Nurhalim; Zainur Ridlo, Muhammad
National Multidisciplinary Sciences Vol. 3 No. 1 (2024): PROCEEDING SEMAKIN E.1
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan energi manusia semakin meningkat. Pemenuhan energi sebagian berasal dari fosil yang berumur jutaan tahun dan tidak dapat diperbaharui, Penggunaan bahan yang berasal dari fosil ini telah menimbulkan banyak masalah. industri otomotif harus melakukan inovasi dalam menciptakan kendaraan yang ramah lingkungan. Salah satunya yaitu mengaplikasikan motor listrik sebagai penggeraknya. Untuk membuat penelitian lebih sistematis dan terarah, diagram alur berikut menunjukkan langkah-langkah yang di ambil sebagai pendukung proses penelitian yang akan dilakukan, dari persiapan bahan, alat, pengumpulam data dan analisa dataPenelitian ini juga mendata parameter baterai sebagai sumber energi listrik pada motor BLDC 2kW. Berdasakan, hasil pengujian percepatan kecepatan maksimal yang dicapai mobil listrik adalah 42 Km/Jam pada presentase Throttel Starting 10% dengan waktu tempuh 2,00 detik, sedangkan pada presentase Throttle Starting 30% kecepatan maksimal 34 Km/Jam dengan waktu tempuh 3,80 detik kelebihan menggunakan Throttel Strating 10% adalah performa lebih besar dan tenaga yang dikelurakan besar. kekurangan dari Throttel Strating 10% konsumsi baterai yang sangat besar, sehingga ini akan berpengaruh terhadap efisiensi. Kelebihan metode Throttel Strating 30% adalah konsumsi baterai sangat kecil, sehingga efisiensi yang di hasilkan sangat baik, namun kekurangan Throttel Strating 30% performa yang menurun dibandingan dengan Throttel Strating 10%.
Perancangan dan Analisis Chasis Mobil listrik 2KW Tipe tubular menggunakan Software 3D Solidwork Abror, Ibnu; Abidin, Asroful; Hairul Bahri, Mokh.; Zainur Ridlo, Muhammad; Nurhalim, Nurhalim
National Multidisciplinary Sciences Vol. 3 No. 1 (2024): PROCEEDING SEMAKIN E.1
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketergantungan terhadap pemanfaatan energi fosil dan minyak bumi yang semakin meningkat akan berakibat dengan menurunnya jumlah pasokan yang tersedia. Hal tersebut juga sangat berpengaruh terhadap pencemaran lingkungan. Menanggapi masalah tersebut maka diperlukan adanya transisi energi dari fosil menuju energi terbarukan. Salah satu pendukung transisi energi yaitu dengan memanfaatkan transportasi seperti mobil yang menggunakan listrik sebagai sumber tenaga. Mobil listrik dinilai sangat tepat untuk digunakan selain untuk membantu mengurangi polusi udara, kendaraan listrik juga dapat mengurangi polusi suara. Pada perancangan mobil listrik, chasis menjadi komponen utama karena berfungsi sebagai penopang seluruh beban kendaraan seperti pengendara, kontroler, baterai maupun komponen yang lain. Sehingga pembuatan chasis diperlukan perhitungan yang maksimal dengan membuat desain menggunakan Software dan dilakukan uji simulasi untuk mengetahui kekuatan chasis tersebut. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk Mendapatkan desain chasis mobil listrik tipe tubular dengan nilai kekuatan material manufacturing chasis dengan melakukan uji stress, displacement, dan factor of safety, mendapatkan desain chasis mobil listrik dengan aspek keselamatan dan keamanan yang baik. Hasil simulasi pembebanan pada desain chasis dengan menggunakan material alumuium 6061-T6 menghasilkan nilai tegangan 63.2 N/m2, displacement 0.564 mm, dan factor of safety 4 ul, sedangkan desain chasis menggunakan material alumunium 6063-T1 menghasilkan nilai tegangan 67.6 N/m2, displacement 2.323 mm, dan factor of safety 1.33 ul. Dari kedua hasil pengujian tersebut, bahwa desain chasis menggunakan material alumunium 6061- T6 mempunyai tingkat keamanan yang lebih baik. Proses pembuatan desain dan simulasi menggunakan Software 3D Solidworks 2020.
Variasi Jalan dan Berat Pengemudi terhadap efisiensi Mobil listrik 2kW Upi Ade Pajri, Kamarulla; Hairul Bahri, Mokh.; Abidin, Asroful; Nurhalim, Nurhalim; Zainur Ridlo, Muhammad
National Multidisciplinary Sciences Vol. 3 No. 1 (2024): PROCEEDING SEMAKIN E.1
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sumber energi dan devisa utama negara adalah energi fosil, terutama minyak bumi. Namun, jumlah energi fosil yang dimiliki Indonesia saat ini sangat kecil padahal seiring pertumbuhan ekonomi, pertumbuhan masyarakat dan konsumsi energi terus meningkat. Akibat sumber daya alam Indonesia semakin terkuras, mengakibatkan krisis energi. Dampak krisis energi, maka diperlukan penggunaan mesin atau alat transportasi dari listrik. Pada penelitian menggunakan mobil listrik 2 kW. Adapun perhitungan yang sebagai acuan dalam penelitian ini adalah konsumsi daya dengan menggunakan variabel kondisi jalan mendatar, menjak, dan bergelombang dengan berat pengemudi 54kg, 67kg, dan 73kg. Hasil pengujian konsumsi daya pada mobil listrik 2kW pada jalanan mendatar dengan jarak 1.000 meter menunjukkan semakin besar tegangan dan berat badan pengemudi maka semakin besar pula konsumsi daya yang digunakan pada mobil listrik 2kW saat kondisi jalan yang mendatar. Semakin kecil tegangan, arus dan berat badan pengemudi semakin kecil pula konsumsi daya yang digunakan. Berdasarkan dari hasil pengujian konsumsi daya mobil listrik 2kW pada kapasitas baterai 54 Volt 45 Ampere dapat diambil disimpulkan Jika tegangan dan arus Ampere yang dikeluarkan besar dengan berbagai kondisi jalan mendatar, menanjak, bergelombang dan berat pengemudi maka konsumsi daya yang dibutuhkan juga lebih besar.
ANALISA SISTEM PENGEREMAN MOBIL LISTRIK 2 KW Din’go Ega Prayitno, Rachmad; Kosjoko, Kosjoko; Ana Mufarida, Nely; Zainur Ridlo, muhammad; Abidin, Asroful
National Multidisciplinary Sciences Vol. 3 No. 1 (2024): PROCEEDING SEMAKIN E.1
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia pada saat ini, penggunaan energi tidak terbarukan yang paling diminati, adalah yang bersumber bahan bakar batubara dan minyak bumi. Maka diperlukan sumbersumber energi baru untuk menggantikan energi fosil. Pemerintah Indonesia harus memberikan perhatian khusus dalam mengurangi penggunaan energi fosil seperti kendaraan bermotor. Pemerintah mulai gencar mempromosikan kendararaan listrik. Kendraan listrik memang alat transportasi yang dapat mengurangi penggunaan energi fosil dan gas rumah kaca. Dalam kendaraan listrik banyak komponen pendukung yang perlu diperhatikan sebagai contoh sistem pengereman. Dalam penelitian ini, mencoba melakukan eksperimen sistem pengereman pada mobil listrik 2 kw. Pada eksperimen ini, melakukan uji pengereman pada mobil listrik 2 kw dengan variabel kondisi jalan yang kering, basah, dan bebatuan menggunakan total bobot mobil 200 kg, 220 kg, 250 kg. Hasil penelitian dengan menggunakan perhitungan mendapatkan Mobil listrik ini membutuhkan gaya sebesar 8.240 N, 9.064 N, dan 10.300 N untuk membuat kendaraan behenti pada kecepatan 40 km/jam dengan jarak 50 m. Dengan berat total mobil 200 kg, 220 kg, dan 250 kg membutuhkan waktu 9,25 detik.sehingga semakin ringan kendaraan semakin kecil pula gaya yang dibutuhkan untuk sistem pengereman, karena dengan hasil pengujian lapangan dengan berat mobil listrik yang 200 kg mendapat kan nilai gaya yang kecil yaitu sebesar 8.240 N.