Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

ANALISIS MUTU BETON TERHADAP BETON PASCA BAKAR Bazar Asmawi; Indra Syahrul Fuad; Hendrik Jimmyanto
LATERAL: Jurnal Teknik Sipil Vol 1 No 1 (2023): Jurnal Teknik Sipil LATERAL
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Tridinanti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52333/lateral.v1i1.138

Abstract

A fire is an unwanted disaster, in the framework of a post-fire building structure it becomes the basis for deciding whether the building structure can still be used or not. The rise in high temperatures in concrete structures will result in changes in concrete, the problem faced is how to handle post-fire buildings. From this explanation, this research will discuss the strength of concrete structures, especially the ratio of normal concrete to concrete that has been burnt with variations in duration of burning 1 hour, 2 hours and 3 hours under normal conditions. Concrete compressive strength testing was carried out when the specimens reached the age of 3 days, 7 days, 14 days, 21 days, and 28 days with cylindrical specimens and the flexural strength of concrete was carried out when the specimens reached 28 days. The number of concrete compressive strength test specimens is 36 unit, and the flexural strength is 12 unit. The normal quality of concrete used is 30 MPa. From the results of the analysis regarding the tests carried out on compressive strength, it can be concluded that from the results of the compressive strength tests of 1 hour, 2 hours and 3 hours it decreased by 26.83%, 41.46% and 59.67% compared to concrete normal, for the flexural strength test results of 1 hour, 2 hours, and 3 hours decreased by 33.25%, 66.75%, and 66.75% compared to normal concrete.
STUDI LITERATURE REVIEW PERKEMBANGAN PENELITIAN ASPAL PORUS (TAHUN 2017 – 2021) Jimmyanto, Hendrik; Firda, Ani; Al Faritzie , Hariman; Fuad, Indra Syahrul; Misdalena, Felly; Lubis, Lega Reskita
LATERAL: Jurnal Teknik Sipil Vol 2 No 1 (2024): Jurnal Teknik Sipil LATERAL
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Tridinanti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52333/lateral.v2i1.642

Abstract

Road pavement is composed of layers that are hardened with a mixture of aggregate and asphalt (flexible pavement) or aggregate and cement (rigid pavement). Each of these types of pavement has a different behavior. Environmental factors such as high rainfall can influence pavement performance where flexible pavement is very susceptible to waterlogging, therefore there is a type of porous asphalt called porous asphalt. This article discusses the results of a literature review of the development of existing porous asphalt from 2017 to 2021 using an international journal database. The results of the literature review show that there are several modifications to the porous asphalt mixture, namely by using rubber materials, polymer materials, fiber materials, and filler materials. Each of these materials produces a different performance. For this reason, further research is needed regarding the use of rubber and fiber materials in modifying porous asphalt mixtures to complete information regarding the development of porous asphalt.
ANALISIS KUALITAS KOMBINASI VACUUM RESIDUE DAN HOT ROLLED SHEET PADA INFRASTRUKTUR JALAN Ansyory, Deby; Jimmyanto, Hendrik; Misdalena, Felly; Ramadhani
LATERAL: Jurnal Teknik Sipil Vol 2 No 2 (2024): Jurnal Teknik Sipil LATERAL
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Tridinanti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52333/lateral.v2i2.766

Abstract

Roads are infrastructure that function as a link between one region and another that is used by the general public, and is passed by various types of motorized vehicles. Road pavement damage often occurs before reaching the design age due to peeling due to excessive moisture. The use of vacuum residue (VR) in hot rolled sheet (HRS) mixtures for road construction involves several important technical and economic considerations. This study analyzed the Marshall characteristics of HRS mixture properties using VR. The VR used came from AMP PT. Pertamina Persero with an average asphalt content of 5.88%. The results showed that the Marshall parameters that did not meet were voids in the mixture (VIM) and voids filled with asphalt (VFA), for other parameters had met the 2018 Bina Marga specifications. The Marshall stability value obtained was 1979.55 kg with a Marshall Quotient of 395.91 kg / mm. Based on the results obtained, it shows that the use of VR in the HRS mixture can increase the Marshall stability value.
INVESTIGASI STRUKTUR KOLOM STADION GELORA SRIWIJAYA DENGAN MENGGUNAKAN ALAT ULTRASONIC PULSE VELOCITY Aminuddin, Kiagus Muhammad; Ramadhani; Jimmyanto, Hendrik
Jurnal Desiminasi Teknologi Volume 13 Nomor 1 Januari 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tridinanti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52333/destek.v13i1.988

Abstract

Pendataan dan investigasi pada bangunan gedung merupakan hal yang penting dilakukan secara berkala, karena ini merupakan salah satu tugas dan tanggung jawab pemangku kepentingan di bidang konstruksi. Data struktur bangunan gedung perlu dikumpulkan untuk menangani kerusakan yang mungkin terjadi, seperti akibat kebakaran, gempa, atau bencana lainnya, sehingga dapat direkomendasikan metode perbaikan yang tepat untuk mengembalikan bangunan ke kondisi yang layak digunakan. Dalam penelitian ini, dilakukan investigasi terhadap struktur kolom Stadion Gelora Sriwijaya Palembang, yang terletak di kawasan JSC (Jakabaring Sport City), Kecamatan Seberang Ulu I, Kota Palembang. Metode yang digunakan untuk penelitian ini adalah survei pengukuran dengan alat Ultrasonic Pulse Velocity (UPV) pada dua titik di satu kolom. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengukuran kuat tekan beton untuk struktur kolom dengan alat UPV memperoleh nilai antara 112,47 MPa hingga 141,12 MPa untuk kolom lantai 1, 101,69 MPa hingga 126,58 MPa untuk kolom lantai 2, 82,05 MPa hingga 123,45 MPa untuk kolom lantai 3, dan 107,13 MPa hingga 128,44 MPa untuk kolom lantai 4. Dari hasil perhitungan, nilai penyimpangan terbesar pada pengukuran kuat tekan beton adalah sebesar 16,19 MPa dan terletak pada Kolom 6, sedangkan penyimpangan terkecil adalah 2,87 MPa yang terdapat pada Kolom 1.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Penerapan Teknologi Pengelolaan Sampah Organik Berbasis Komunitas di Kabupaten Sukoharjo Handoko, Chanel Tri; Khoiriyah, Siti; Aribowo, Widodo; Pranoto; Mudyantini, Widya; Wahyono, Sri; Syahwan, Firman Laili; Jimmyanto, Hendrik; Adabi, Chesta Ricky; Aulia, Ahmad Asfar
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 9 No. 1
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jam.v9i1.4916

Abstract

Pengelolaan sampah organik merupakan tantangan utama di Kabupaten Sukoharjo akibat tingginya volume sampah rumah tangga yang terus meningkat setiap tahun dan berkontribusi terhadap penumpukan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Tanpa pengelolaan yang baik, sampah organik dapat menyebabkan berbagai permasalahan lingkungan. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui penerapan teknologi pengelolaan sampah organik guna mengurangi beban lingkungan dan menciptakan nilai ekonomi. Kegiatan yang dilakukan meliputi sosialisasi, pelatihan, serta implementasi teknologi seperti komposter aerobik, lubang resapan biopori, dan eco-enzyme. Pelatihan ini membekali mitra bank sampah dan masyarakat dengan keterampilan praktis dalam mengelola sampah organik menjadi produk yang bernilai ekonomi dan ramah lingkungan. Hasil program menunjukkan peningkatan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan sampah organik, dengan 90% peserta berhasil mengadopsi teknologi yang diajarkan. Kendala utama yang dihadapi adalah kurangnya pemahaman awal dan keterbatasan infrastruktur pendukung, namun faktor pendorong seperti kesadaran masyarakat yang tinggi serta dukungan pemerintah daerah berperan dalam keberhasilan program. Program ini tidak hanya mengurangi volume sampah organik secara signifikan, tetapi juga membuka peluang ekonomi melalui pemanfaatan limbah. Selain itu, keberlanjutan program dapat diperkuat dengan kolaborasi antara komunitas, akademisi, dan pemerintah untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah. Keberhasilan model ini diharapkan dapat diterapkan di daerah lain yang menghadapi permasalahan serupa guna mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan.
KARAKTERISTIK MARSHALL CAMPURAN ASPAL KARET AC-WC YANG MENGGUNAKAN KARET ALAM DAN LIMBAH BAN BEKAS SEBAGAI BAHAN SUBSTITUSI PASIR Jimmyanto, Hendrik; Ramadhani, Ramadhani; Aminuddin, Kiagus Muhammad
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 12 No 1 (2025)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35449/teknika.v12i1.318

Abstract

The increasing number of vehicles each year causes a high traffic load, which can lead to damage to the roads. The pavement plays an important role in distributing the load of vehicles to the soil beneath it and in reducing soil stress. Sustainable road construction can be achieved by optimizing resource utilization and using alternatives to waste, such as waste rubber from scrap tires and natural rubber. The purpose of this study is to analyze the optimal asphalt content of a mixture that uses solid natural rubber and waste tires as substitute fine aggregates in Asphalt Concrete – Wearing Course. The experiment involved testing the characteristics of asphalt and conducting Marshall tests. Subsequently, the optimal asphalt binder content (OAC) of each proposed mixture was determined based on the results of the Marshall test. The percentage of fine aggregate substitution was 0%, 25%, and 50% of the weight of river sand. The results of the Marshall test showed that substituting fine aggregate with natural rubber and waste tires affected the physical parameters and performance of the mixture, specifically stability and flow. The range of OAC obtained indicated that the use of rubber asphalt and the substitution of river sand had a significant impact on the physical characteristics of the asphalt mixture, where higher concentrations of rubber asphalt contributed to an increase in OAC. This finding indicates the potential for using rubber asphalt to improve the performance of the mixture in road construction. Keywords: Asphalt concrete – wearing course, Waste tire, Solid natural rubber, Marshall, Optimal asphalt binder content
STUDI EKSPERIMENTAL PENGGUNAAN VACUUM RESIDUE DALAM CAMPURAN HOT ROLLED SHEET BASE (HRS-BASE) Ansyory, Deby; Jimmyanto, Hendrik; Aminullah, Mohammad Wahyu; Susanti, Susi
Jurnal Desiminasi Teknologi Volume 13 Nomor 2 Juli 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tridinanti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52333/1-10

Abstract

Lataston atau Hot Rolled Sheet (HRS) adalah jenis beton aspal bergradasi senjang dengan karakteristik durabilitas dan fleksibilitas, memungkinkan campuran bertahan dalam berbagai kondisi. Pemanfaatan vacuum residue (VR), sebagai produk sampingan dari penyulingan minyak bumi, dalam campuran HRS memiliki potensi besar untuk meningkatkan kinerja aspal. Meskipun demikian, implementasi penggunaannya harus mempertimbangkan kondisi lokal dan teknologi yang ada agar hasilnya memenuhi spesifikasi serta meningkatkan umur panjang jalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis karakteristik VR dalam campuran HRS melalui pengujian Marshall di laboratorium. Penelitian ini menggunakan dua jenis data: data primer diperoleh meliputi pengujian ekstraksi kadar aspal, berat jenis maksimum campuran, dan uji Marshall, sementara data sekunder diambil terkait seperti standar dan publikasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa campuran usulan memiliki karakteristik yang baik dan memenuhi spesifikasi Bina Marga, meskipun terdapat perbedaan kecil dalam beberapa gradasi agregat. Hal ini menandakan bahwa sumber VR dapat digunakan dalam campuran dengan perhatian khusus pada ukuran agregat tertentu. Pengujian lebih lanjut direkomendasikan untuk meningkatkan kualitas campuran, terutama dalam mencapai rasio Marshall Quotient yang lebih baik, guna memastikan performa optimal di lapangan.
Pengaruh Suhu dan Waktu terhadap Stabilitas Campuran Aspal AC-BC Hendrik Jimmyanto; Bazar; Lega Lubis Reskita; Ramadhani
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 7 No. 3 (2025): Paulus Civil Engineering Journal V7N3 2025
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/gjkhfg49

Abstract

Perkerasan lentur seperti campuran AC-BC digunakan untuk mendukung beban lalu lintas yang tinggi dan meningkatkan durabilitas jalan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi suhu dan waktu pemanasan terhadap karakteristik Marshall campuran AC-BC. Penelitian dilakukan secara eksperimental di laboratorium dengan variasi suhu 25°C, 35°C, 45°C, dan 60°C serta waktu pemanasan 7, 15, 30, dan 45 hari. Parameter yang diuji adalah stabilitas dan kelelehan menggunakan metode Marshall dan dianalisis melalui regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan suhu dan waktu pemanasan berpengaruh negatif terhadap nilai stabilitas, serta positif terhadap nilai kelelehan. Model regresi menunjukkan suhu memiliki pengaruh dominan terhadap penurunan stabilitas dan peningkatan kelelehan. Temuan ini menunjukkan pentingnya memperhitungkan faktor suhu dan waktu dalam perencanaan dan pengujian campuran AC-BC, guna memastikan kinerja perkerasan optimal pada kondisi lingkungan tropis.
Analisis Karakteristik Tanah Dasar Pada Pembangunan Jembatan Muara Sungai 3 Sp. Desa Raja Barat-Curup Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Victor, Victor; Saloma, Saloma; Usman, Arie Putra; Akhirini, Akhirini; Jimmyanto, Hendrik
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 7 No. 4 (2025): Paulus Civil Engineering Journal, Vol.7, No.4
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/3f47v798

Abstract

Tanah berperan sebagai fondasi untuk membangun berbagai jenis struktur dan konstruksi, mulai dari gedung hingga infrastruktur jalan. Oleh karena itu, analisis tanah diperlukan untuk mengenali karakteristik tanah di suatu area. Pemerintah perlu melaksanakan program pengembangan wilayah melalui perencanaan yang terintegrasi, sistematis, dan berkelanjutan, sesuai dengan standar mutu dan kualitas. Salah satu inisiatif pemerintah dalam pengembangan wilayah adalah pembangunan jaringan jalan dan jembatan di kawasan Sp. Desa Raja Barat-Curup, Kabupaten PALI, Provinsi Sumatera Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki kondisi tanah melalui uji lapangan, seperti sondir, dan uji laboratorium berupa kuat geser langsung. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik fisik tanah, dengan rata-rata kadar air sebesar 27,675%, berat isi 1,415 gr/cm³, berat jenis 2,605, nilai LL antara 32,14% hingga 38,52%, dan nilai PL antara 14,58% hingga 18,11%. Dari data tersebut, nilai IP diperoleh antara 14,02 hingga 23,94%, serta persentase berat tanah yang lolos ayakan No. 200 mencapai 27,60% hingga 30,20%. Berdasarkan hasil tersebut, tanah dapat diklasifikasikan sebagai tanah berbutir halus dengan simbol CL menurut sistem USCS. Selain itu, hasil uji kuat geser langsung menunjukkan bahwa tanah pada titik 1 memiliki sudut geser sebesar 30,75 derajat dengan nilai kohesi antara 0,4267 kPa hingga 2,8233 kPa.
PENGARUH MODIFIKASI ASPAL DENGAN LATEKS PRAVULKANISASI TERHADAP KARAKTERISTIK MARSHALL, KINERJA RENDAMAN, DAN KELELAHAN PADA CAMPURAN BERASPAL PANAS AC-WC Jimmyanto, Hendrik; Ramadhani, Ramadhani; Lubis, Lega Reskita; Bethary, Rindu Twidi
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 12 No 2 (2025)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35449/teknika.v12i2.376

Abstract

Roads are the primary means of transportation that are essential to support mobility and the distribution of goods and people. As urbanization develops, the increasing vehicle load results in road damage. To address this issue, one potential solution is to modify asphalt using polymer materials such as natural rubber with vulcanized latex. Vulcanized latex, an Indonesian local product, can be used as an additive in asphalt mixtures; however, its use as a main substitute is still limited and primarily supported by empirical and mechanical testing.. The results indicate that mixtures with 7% and 9% vulcanized latex show adequate resistance to soaking, with stability values meeting standards. The inclusion of vulcanized latex at these levels makes the asphalt harder and less elastic, leading to faster fatigue failure, although still within acceptable limits. The use of this material can enhance water resistance but has a negative impact on fatigue life. Therefore, field application must consider a balance between these two aspects to ensure the material's performance remains optimal.