Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

UJI HEDONIK PADA DIMSUM ANEMIA DARI BILIS (SIDANIS) SEBAGAI INOVASI PENCEGAHAN STUNTING Aminin, Fidyah; Darwitri, Darwitri; Rahmadona, Rahmadona; Damayanti, Melly; Harianja, Ristina Rosauli; Anggraini, Citra Dewi; Pratiwi, Siska; Herviana, Herviana; Rosyidah, Haqqelni Nur; Rizma, Amalina
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.21487

Abstract

Salah satu masalah gizi yang menjadi perhatian utama saat ini adalah masih tingginya anak balita pendek (Stunting). Pencegahan stunting dapat dilakukan melalui pemenuhan kebutuhan zat gizi bagi ibu hamil dengan asupan zat besi yang cukup sehingga dapat mencegah anemia pada ibu hamil. Salah satu jenis bahan makanan yang memiliki kandungan zat besi yang cukup tinggi adalah ikan bilis. Ikan bilis dapat diolah menjadi berbagai macam menu yang sehat dan enak seperti dimsum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daya terima produk Dimsum Anemia dari Bilis (Si Danis) dengan komposisi ikan bilis yang berbeda. Penelitian dengan studi desain eksperimental membuat 3 perlakuan eksperimen. Eksperimen dilakukan untuk membuat 3 formula yang kemudian dilakukan uji organoleptik kepada 34 panelis semi terlatih.  Peralatan untuk uji organoleptic yaitu lembar penilaian, piring, dan gelas. Bahan baku yang digunakan untuk mengolah dimsum Si Danis yaitu ikan bilis, kulit pangsit, garam, gula, lada, bawang putih, tepung tapioka, tepung terigu, telur, minyak wijen, dan air. Analisis data yang digunakan dalam penelitian yaitu analisis non parametric dengan menggunakan uji Kruskal Wallis untuk mengetahui perbedaan warna, aroma, rasa, tekstur dan keseluruhan setiap formula produk Si Danis. Penulis paling menyukai formula 1 untuk semua aspek baik dari warna, aroma, rasa, tekstur, dan keseluruhan. Formula 1 memiliki komposisi ikan bilis : daging ayam sebanyak 60:40. Hasil uji Kruskall-Wallis untuk aspek warna, aroma, rasa, tekstur, dan keseluruhan diperoleh bahwa perbandingan ikan bilis tidan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap penilaian panelis.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya terima dari produk eskperimen berupa Dimsum Anemia dari Bilis (Si Danis) paling diminati oleh panelis adalah perbandingan yang menggunakan bahan 60% dari bahan utama adalah ikan bilis dan 40% menggunakan daging ayam.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Inovasi Septik Tank PVC untuk Daerah Pasang Surut sebagai Upaya Pencegahan Stunting Iskandar, Iwan; Mukodri, Dewi Mey Lestanti; Harianja, Ristina Rosauli; Daswito, Rinaldi; Horiza, Hevi; Gusrianti, Elsa; Astuti, Indah Dwi; Idris, Muhammad Fadhil; Haryadi, Haryadi
SEGANTANG LADA : JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN Vol. 1 No. 2 (2023): SEGANTANG LADA : JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN
Publisher : Poltekes Kemenkes Tanjungpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53579/segantang.v1i2.143

Abstract

Stunting hingga saat ini masih menjadi suatu permasalahan negara terutama di Indonesia yang perlu di selesaikan. Stunting dapat menimbulkan dampak yang serius terhadap kualitas sumber daya manusia (SDM) salah satunya yaitu rendahnya derajat kesehatan pada masyarakat. Faktor Risiko stunting yaitu secara langsung dan tidak langsung. Faktor langsung di antaranya asupan makanan dan infeksi, sedangkan faktor tidak langsung seperti pengetahuan ibu tentang gizi, pola asuh orang tua, tingkat pendapatan orang tua, sanitasi, hygine, dan ketahanan pangan. Tujuan dari kegiatan ini yaitu melakukan pendampingan berupa edukasi kepada Masyarakat mengenai pemasangan sarana sanitasi pembuangan akhir tinja (septik tank) sebagai salah satu upaya pencegahan stunting. Kegiatan edukasi dilakukan pada 30 orang responden perwakilan warga desa madong. Kegiatan tersebut dilakukan secara langsung di gedung balai penyuluhan KB kampung Madong Kampung Bugis. Metode pelaksanaan dimulai dengan melakukan koordinasi dengan Pihak Mitra, survei sasaran masyarakat dan lokasi pemasangan septik tank, perancangan septik tank, pembuatan serta pemasangan langsung di lokasi yang telah di sepakati, kemudian melakukan pendampingan berupa edukasi terkait dengan pemanfaatan septik tank dalam upaya mencegah stunting. Kegiatan pendampingan edukasi berjalan dengan baik dimana didapatkan adanya respon positif dari responden, hal ini ditunjukkan dengan antusiasnya responden dalam mengajukan pertanyaan. Pendampingan edukasi yang diberikan tersampaikan dengan baik yang ditunjukkan dari adanya kesepakatan responden untuk mempergunakan dan merawat sarana sanitasi septik tank sebaik mungkin. Untuk itu perlu terus dilakukan pemantauan secara berkala oleh Ketua RT setempat terkait dengan penggunaan septik tank.
Improving Parental Knowledge of Adolescent Sexual and Reproductive Health Through Audio-Visual Education in a Special Needs School Setting Harianja, Ristina Rosauli; Arinda, Yosi Duwita; Nurdin, Muhammad Akbar; Dewi, Citra Kumala
Journal of Health Sciences and Epidemiology Vol. 3 No. 2 (2025): August 2025
Publisher : RRZ Scientific Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62404/gmza7477

Abstract

Adolescents with Special Needs often face barriers to sexual and reproductive health (SRH) information, and parents are key sources of guidance. This study evaluated the effect of audio-visual SRH education on parental knowledge in a special needs school setting. A pre-experimental one-group pretest-posttest study was conducted at a Sekolah Luar Biasa (SLB) or special needs school in rural area Indonesia (January-July 2023). Fifty parents were recruited by purposive sampling from a population of 96. Knowledge was measured using a structured questionnaire before and after an audio-visual education session. Differences in scores were tested using the Wilcoxon signed-rank test (alpha= 0.05). Most parents (68.0%) had previously received SRH information. Mean knowledge increased from 13.38 ± 3.016 at pretest to 19.52 ± 2.53 at posttest. The Wilcoxon signed-rank test showed a significant improvement (Z = -6.10, p < 0.001), with 49 participants improving and one unchanged (effect size r=0.86). Audio-visual education was associated with a significant improvement in parental SRH knowledge. Integrating multimedia-based education into school-parent collaboration may strengthen SRH support for adolescents with special needs.
The Effectiveness of Education Based on Modules on Knowledge, Attitudes, and Involvement of Husbands in Childbirth Support: Literature Review Harianja, Ristina Rosauli; Nurdin, Muhammad Akbar
Asian Journal of Healthcare Analytics Vol. 5 No. 1 (2026): May 2026
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/ajha.v5i1.16439

Abstract

In Indonesia, husbands often serve as the primary birth partner, but their involvement during childbirth is still influenced by variations in knowledge, attitudes, emotional readiness, cultural norms, and health facility policies. Education through modules, booklets, e-modules, and similar media is viewed as a practical strategy to prepare husbands to fulfill their role as birth partners more effectively. The objective is to examine the scientific evidence regarding the effectiveness of module-based education on knowledge, attitudes, and husbands’ involvement in childbirth support, as well as to situate this within the broader evidence base on labor companionship. The synthesis was conducted thematically across review articles, observational studies, qualitative studies, quasi-experimental studies, and reports on educational interventions. High-level evidence indicates that continuous support during childbirth enhances the childbirth experience, improves certain maternal outcomes, and strengthens the mother’s sense of security. On the other hand, specific evidence regarding childbirth companion modules for husbands is still dominated by small-scale quasi-experimental studies, community service projects, and implementation studies. Consistently, module formats—booklets, e-modules, and educational videos—enhance knowledge, understanding of roles, motivation, and husbands’ readiness to provide emotional, informational, instrumental, and advocacy support.
INOVASI TOILETPRENEURSHIP UNTUK MEWUJUDKAN AKSES SANITASI LAYAK DAN BERKELANJUTAN Galio Rudulfo Dian Burdames; Ristina Rosauli Harianja; Roswati Roswati; Ummu Khaerat Rahmawan; Ayu Sunarti S.; Citra Kumala Dewi; Eka Puspita Sari; Genoveva Chatleen C. Mollet; Suci Fajriani S; Nurul Fitri Ayu; Antonius S. W. Dosinaeng; Herdiani Siallagan
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 6 (2025): Vol. 6 No. 6 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i6.52302

Abstract

Akses terhadap air dan sanitasi merupakan hak asasi manusia yang mendasar. Di Papua, kondisi sanitasi masih menunjukkan ketimpangan yang jauh lebih besar dibandingkan wilayah lain di Indonesia. Data menunjukkan bahwa hanya sekitar 5,02% rumah tangga yang memiliki akses terhadap sanitasi aman. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan membangun sinergi dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat mengenai bahaya perilaku Buang Air Besar Sembarangan (BABS). Upaya ini dilakukan melalui pendekatan partisipatif dalam program Toiletpreneurship, yang dirancang untuk meningkatkan kapasitas dan kemandirian masyarakat. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan partisipatif, karena program ini menekankan keterlibatan langsung pemuda dan masyarakat dalam setiap proses pemberdayaan. Kegiatan dilaksanakan di Distrik Sentani pada Januari–Maret 2025 dengan melibatkan 30 peserta, terdiri dari pemuda lokal, tokoh masyarakat, dan kader kesehatan lingkungan. Hasil kegiatan mencakup pemetaan komunitas dan kondisi sanitasi yang digunakan sebagai alat advokasi kepada pemangku kepentingan lokal serta dasar ilmiah dalam perancangan toilet tahan iklim. Peningkatan keterampilan peserta menunjukkan bahwa pelatihan berbasis praktik langsung efektif dalam membangun kapasitas teknis pemuda. Inovasi toilet yang dihasilkan juga berdampak sosial signifikan dengan meningkatnya akses sanitasi rumah tangga dan menurunnya praktik BABS. Monitoring dan evaluasi menegaskan bahwa integrasi pemicuan, pelatihan teknis, dan teknologi sanitasi tahan iklim membawa perubahan positif yang berkelanjutan.
PELATIHAN KADER POSYANDU DALAM PENGOLAHAN PANGAN LOKAL TINGGI PROTEIN BERBASIS IKAN BILIS UNTUK PENCEGAHAN STUNTING Rahmadona Rahmadona; Ristina Rosauli Harianja; Luh Pitriyanti; Kartika Sri Dewi Batubara; Muhammad Akbar Nurdin
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 3 (2026): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i3.39227

Abstract

Abstrak: Stunting memerlukan pencegahan berbasis masyarakat melalui pemanfaatan pangan lokal bergizi dan pengolahan makanan yang aman. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader posyandu dalam mengolah pangan lokal tinggi protein berbasis ikan bilis serta menerapkan higiene sanitasi makanan. Kegiatan dilaksanakan di wilayah pesisir Kepulauan Riau dengan 30 kader posyandu sebagai peserta. Metode kegiatan meliputi FGD, demonstrasi pembuatan SI-DANIS (dimsum ikan bilis), penyuluhan dapur sehat, observasi partisipasi, dan evaluasi pretest-posttest. Indikator keberhasilan mencakup peningkatan skor pengetahuan, keterlibatan aktif peserta, dan kemampuan mengikuti praktik pengolahan pangan. Hasil evaluasi menunjukkan rerata skor pengetahuan meningkat dari 76 menjadi 88; uji Wilcoxon menghasilkan p=0,039. Pelatihan berbasis potensi pangan lokal disertai edukasi higiene sanitasi efektif memperkuat kapasitas kader posyandu dalam mendukung pencegahan stunting.Abstract: Stunting prevention requires community-based efforts through nutritious local foods and safe food processing. This community service activity aimed to improve posyandu cadres' knowledge and skills in processing high-protein local food made from anchovy and applying food hygiene and sanitation. The activity was conducted in a coastal area of Kepulauan Riau with 30 posyandu cadres. The methods included FGD, demonstration of SI-DANIS (anchovy dumplings), healthy kitchen education, participation observation, and pretest-posttest evaluation. Success indicators were increased knowledge scores, active participation, and the ability to follow food-processing practices. The mean knowledge score increased from 76 to 88, and the Wilcoxon test showed a significant difference (p=0.039). This local-food-based training combined with hygiene and sanitation education effectively strengthened cadres' capacity to support stunting prevention.
ASSOCIATION BETWEEN FAMILY SUPPORT AND EXCLUSIVE BREASTFEEDING PRACTICE AMONG MOTHERS OF INFANTS AGED 0-6 MONTHS IN BEKASI CITY Marella; Helda; Marella Marella; Helda Helda; Ristina Rosauli Harianja
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 4: September 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Family support is an important reinforcing factor in the success of exclusive breastfeeding. Support from family members may include physical, emotional, psychological, instrumental, and informational assistance that helps mothers maintain breastfeeding during the first six months of an infant's life. This study aimed to examine the association between family support and exclusive breastfeeding practice among mothers of infants aged 0-6 months in the working area of Pengasinan Public Health Center, Bekasi City. This study used a cross-sectional design involving 194 mothers of infants aged 0-6 months who were registered at integrated health posts (Posyandu). Respondents were selected using simple random sampling and interviewed using a structured questionnaire. Data were analyzed using univariate analysis, chi-square tests, and multivariable analysis to assess the association between family support and exclusive breastfeeding practice after controlling for covariates. The results showed that 45.9% of mothers practiced exclusive breastfeeding, while 72.7% reported receiving good family support. Mothers who received good family support were more likely to practice exclusive breastfeeding than those who received inadequate family support. After adjustment for covariates, family support remained significantly associated with exclusive breastfeeding practice, with an adjusted prevalence ratio of 4.111 (95% CI: 1.994-8.476; p = 0.0001). The most frequently reported form of support was family encouragement for mothers to breastfeed their infants as early as possible. This study concludes that family support is significantly associated with exclusive breastfeeding practice among mothers of infants aged 0-6 months. Health care providers should actively involve family members in breastfeeding education and promotion programs to strengthen maternal support systems and improve exclusive breastfeeding coverage.
Pengaruh Smart Card Anemia Pada Remaja Putri (REMATRI) di SMP Negeri 11 Jayapura Isna Ainurrohimah; Selina Lestari; Nur Nabila; Rosa Simatauw; Murina Malyo; Ristina Rosauli Harianja
Jurnal Bahana Kesehatan Masyarakat (Bahana of Journal Public Health) Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Bahana Kesehatan Masyarakat (Bahana of Journal Public Health)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35910/jbkm.v9i2.1174

Abstract

Background: Adolescent girls are at high risk of anemia due to significantly increased iron requirements, low iron intake, dietary habits, and higher-than-usual menstrual bleeding. Anemia in adolescent girls has significant consequences even after pregnancy, increasing the risk of maternal and neonatal mortality. The purpose of this study was to increase adolescent girls' knowledge of anemia prevention at SMP Negeri 11 Jayapura. Methods: This study used a quantitative approach with a One Group Pre-Post-Test-Design, namely by using a pre-post questionnaire instrument. The number of samples was 46 ninth-grade female students of SMP Negeri 11 Jayapura. The sampling technique used purposive sampling. Data analysis used univariate analysis and bivariate analysis using the paired sample T-test. Results: The results of the study showed that the results of the paired sample test showed that there was a difference in the average learning outcomes between the pre-test 65.65 < post-test 89.35, with a sig value (2-tailed) of 0.000 <0.05, so it can be concluded that there is an influence of extension activities in increasing the knowledge of female students of SMP Negeri 11 Jayapura. Conclusion: There is an influence of extension activities on increasing the knowledge of female students at SMP Negeri 11 Jayapura.
Ultra-Processed Foods and Sarcopenia-Related Conditions among Older Adults: A Systematic Review Sari, Eka Puspita; Dewi, Citra Kumala; Harianja, Ristina Rosauli; Mollet, Genoveva C
Journal of Health Sciences and Epidemiology Vol. 4 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : RRZ Scientific Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62404/82ys5p44

Abstract

The increasing elderly population has contributed to the growing prevalence of sarcopenia-related conditions among older adults. Nutritional factors, including the consumption of ultra-processed food (UPF), are suspected to play a role in the decline of muscle health, frailty, and physical function in the elderly. This systematic review aimed to evaluate the association between ultra-processed food consumption and sarcopenia-related conditions among older adults. This study employed a systematic review method based on the Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) guidelines. Literature searches were conducted through the PubMed and ScienceDirect databases in May 2026. Observational studies assessing the association between UPF consumption and sarcopenia-related outcomes were included in this review. A total of 11 studies were included in this systematic review. Most studies demonstrated that high UPF consumption was associated with an increased risk of frailty, reduced muscle strength, low physical performance, increased body fat, lower skeletal muscle mass, and a higher risk of sarcopenic obesity among older adults. However, several studies did not report statistically significant associations. High consumption of ultra-processed food tends to be associated with various sarcopenia-related conditions in older adults. Limiting UPF intake and adopting healthy dietary patterns may help maintain muscle health and physical function in the aging population.
PEMBERDAYAAN KADER POSYANDU DALAM OPTIMALISASI KESEJAHTERAAN JANIN PADA IBU HAMIL DI KELURAHAN KAMPUNG BUGIS Darwitri; Rahmadona; Darwitri Darwitri; Melly Damayanti; Rahmadona Rahmadona; Metasari Sihaloho; Ristina Rosauli Harianja
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 12 (2026): Mei 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Kehamilan merupakan periode krusial yang memerlukan pemantauan kesehatan ibu dan janin secara berkelanjutan, salah satunya melalui Taksiran Berat Janin (TBJ) sebagai indikator risiko komplikasi persalinan. Data Puskesmas Kampung Bugis tahun 2023 menunjukkan kejadian BBLR sebesar 9,4%, dengan prevalensi KEK 10,55% dan anemia 7,96% pada ibu hamil. Peran kader posyandu dalam pemantauan dan edukasi kesehatan ibu hamil belum optimal karena keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam konseling serta pemantauan kehamilan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas kader posyandu dalam mengoptimalkan kesejahteraan janin melalui penyuluhan dan pelatihan deteksi dini KEK, anemia, serta pemantauan kesejahteraan janin menggunakan Aplikasi Si-RAJA Bumil, yang dilaksanakan pada bulan Juni–November 2025. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan kader dari rerata 61 menjadi 81,67. Sebanyak 86,7% kader dinyatakan kompeten dalam pemeriksaan LILA. Seluruh kader mampu melakukan deteksi dini KEK, deteksi dini anemia secara sederhana, serta memberikan penyuluhan kepada ibu hamil dengan baik.
Co-Authors Adimuntja, Natalia Paskawati Amalina Rizma Anneke Yacob Antonius S. W. Dosinaeng Arinda, Yosi Duwita Asriati Asriati Astuti, Indah Dwi Aulia, Nabila Pasya Ayu Sunarti S. Batubara, Kartika Sri Dewi Christin Debora Nabuasa Cintiani, Jeni Cesi Citra Dewi Anggraini Citra Kumala Dewi Damayanti, Melly Darwitri Darwitri Darwitri Darwitri, Darwitri Demsa Simbolon Dewi Mey Lestanti Mukodri Dewi Mey Lestanti Mukodri Eka Puspita Sari Erpina Santi Meliana Nadeak Fajrin Violita Faridha Almira Faridha Almira Fenorika, Edina Fidyah Aminin Fika Daulian Fransina Alfonsina Izaac Galio Rudulfo Dian Burdames Genoveva Chatleen C. Mollet Gusrianti, Elsa Haqqelni Nur Rosyidah Harvensica Gunnara Harvensica Gunnara Haryadi - Helda Helda herdiani siallagan Herviana Herviana Horiza, Hevi Idris, Muhammad Fadhil indra - martias Indradewa, Rhian Isna Ainurrohimah Iwan Iskandar Jeni Cesi Cintiani Kartika Sri Dewi Batubara Kartika Sri Dewi Batubara Luh Pitriyanti Luh Pitriyanti Mardiah Mardiah Mardiah Marella Marella Marella Marella Marella Marella Marella Marella, Marella Melly Damayanti Melly Damayanti Metasari Sihaloho Metasari Sihaloho Mukodri, Dewi Mey Lestanti Murina Malyo Nayla Nadira Nazwa Angelia Putri Neni San Agustina Siregar Nur Azizah Nur Nabila Nurdin, Muhammad Akbar Nurhaliza, Titik Nurniati Tianastia Rullyni Nurul Fitri Ayu Nurul Fitri Ayu Rahmadani, Ulfa Rahmadona Rahmadona Rahmadona Rahmadona Rahmadona Rahmadona, Rahmadona Ramadhani, Nurhakiki Rawdatul Jannnah Respatiningrum Respatiningrum Respatiningrum Respatiningrum Respatiningrum Ridayani, Rita Rinaldi Daswito Rita Ridayani Rita Ridayani Rosa Simatauw Roswati Roswati Sakinah, Radyah Saputri, Nurul Aini Suria Selina Lestari Simbolon, Veronika Amelia Siska Pratiwi Suci Fajriani S Syaharuddin Nur Tiyara Safitri Tris Eryando Ummu Khaerat Rahmawan Utami Dewi Veronika Amelia Simbolon Vina Jayanti Vrensca C M Rupilu Vrensca C. M. Rupilu Wilma Florensia