Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Meningkatkan Pengetahuan Perubahan Masa Remaja dan Dampak Perundungan Kepada Santri sebagai Upaya Preventif Tindak Kekerasan Seksual dan Perundungan di Pesantren Kinanti, Rias Gesang; Puriastuti, Alifia Candra; Hasanah, Zumroh; Amelia, Dessy; Dani, Nova Wulan Rahma
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 4 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: Desember 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i4.4699

Abstract

Saat ini, kekerasan seksual dan perundungan menjadi permasalahan yang sering terjadi di sekitar kita. Kasus kekerasan seksual dan perundungan nyatanya juga banyak terjadi di pesantren. Kehidupan santri yang sangat erat dengan hidup bersama karena aktivitas sehari-harinya selalu melibatkan interaksi tanpa henti dengan orang lain. Jika keadaan seperti ini tidak didasari oleh nilai-nilai solidaritas dan kekompakan, tentu akan menimbulkan kejadian yang tidak diharapkan, termasuk pelecehan bahkan kekerasan seksual. Pondok Pesantren Al-Mustaqim sebagai mitra pengabdian masyarakat, menyoroti kejadian perundungan verbal yang sering terjadi di kalangan santri. Kegiatan ini dilakukan kepada 60 orang santri yang terdiri atas 30 orang santri putra dan 30 orang snatri putri. Pendekatan yang digunakan dengan pemberian pendidikan tentang perubahan remaja dan isu-isu terkait perundungan Hasil yang diperoleh adalah pengetahuan siswa bertambah setelah mendapat pendidikan. Dengan mengetahui perubahan-perubahan yang terjeadi pada dirinya, remaja akan berusaha menerima dan beradaptasi dengan lingkungannya sehingga pencegahan kekerasan seksual dan perundungan dapat dihindarkan.
Upaya Cegah Stunting Sedari Dini Menggunakan E-Book “Dietary Patterns: Prevent Stunting” Pada Santriwati Remaja di Surabaya Hasanah, Zumroh; Amelia, Dessy; Puriastuti, Alifia Candra; Merawati, Desiana; Fadilah, Aisya Nur
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 3 (2025): Volume 8 No 3 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i3.17993

Abstract

ABSTRAK Salah satu masalah gizi kronis yang masih menjadi masalah besar global dan Indonesia adalah stunting. Rencana Aksi Nasional Percepatan Penurunan Angka Stunting Indonesia Tahun 2021-2024 menyebutkan, salah satu kelompok prioritas penanganan stunting adalah kelompok remaja. Remaja putri memiliki peran krusial dalam menentukan kualitas generasi berikutnya. Intervensi yang lebih efektif diperlukan untuk mencegah dan menangani stunting, termasuk remaja santriwati yang tinggal di pesantren. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan santriwati akan pencegahan stunting sejak remaja melalui pendidikan kesehatan menggunakan e-book “Dietary Patterns: Prevent Stunting” pada 105 santriwati berusia 10-18 tahun di Pondok Pesantren Assalafi Al Fitrah. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pada kategori tingkat pengetahuan baik semula 8,6% menjadi 78%, pada kategori tingkat pengetahuan cukup mengalami penurunan dari 84,7% menjadi 20% dan pada kategori tingkat pengetahuan kurang juga turut mengalami penurunan dari 6,7% menjadi 2% berdasarkan hasil pre-posttest sebelum dan sesudah dilaksanakan kegiatan pengabdian. Pendidikan kesehatan menggunakan e-book “Dietary Patterns: Prevent Stunting” dapat menjadi salah satu strategi dalam meningkatkan pengetahuan santriwati terkait pencegahan stunting sejak remaja. Kedepannya diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilakukan untuk menekan angka stunting dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dimulai sejak dini. Kata Kunci: E-book, Remaja, Santriwati, Stunting  ABSTRACT One of the chronic nutritional problems that remains a major problem globally and in Indonesia is stunting. The National Action Plan for Accelerating the Reduction of Stunting Rates in Indonesia for 2021-2024 states that the adolescent group is one of the priority groups for handling stunting. Adolescent girls have a crucial role in determining the quality of the next generation. More effective interventions are needed to prevent and treat stunting, including adolescent santri who live in pesantren. This community service aims to increase santriwati's knowledge of early stunting prevention through health education using the e-book “Dietary Patterns: Prevent Stunting” to 105 female students aged 10-18 years at the Assalafi Al Fitrah Islamic Boarding School. The results of the service showed that there was an increase in the category of good knowledge from 8.6% to 78%, in the category of sufficient knowledge decreased from 84.7% to 20%, and in the category of poor knowledge reduced from 6.7% to 2% based on the results of the pre-posttest before and after the community service activities were carried out. Health education using the e-book “Dietary Patterns: Prevent Stunting” can be one of the strategies in increasing santriwati's knowledge of preventing stunting since adolescence. In the future, it is hoped that similar activities can continue to be carried out to reduce stunting rates and improve public health status starting early. Keywords: Adolescent, E-book, Santriwati, Stunting
HERO (Helping and Empowering Women): Dukungan Pra-Konsepsi untuk Perempuan Usia Reproduksi Novembriani, Rizqie Putri; Andyastanti, Tisnalia Merdya; Hasanah, Winny Kirana; Puriastuti, Alifia Candra; Aghnani, Almira Dwi; Desyasti, Falaah Azurra; Rahmawati, Zulfa; Suprobo, Nina Rini
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i1.16951

Abstract

Background: The HERO (Helping and Empowering Women in Reproductive Choices) program is a community service initiative aimed at enhancing the knowledge of women of reproductive age in Sumbersekar Village, Dau District, Malang Regency. A situational analysis of Midwife Sunarni’s practice revealed significant challenges: a shortage of adequately trained village health cadres to support healthcare professionals in delivering reproductive health education and low community awareness stemming from educational and economic factors. Method: Conducted in September 2024 and through two educational sessions involving village health workers and women of reproductive age, the program provided information on family planning, reproductive health, and preconception nutrition. Participants completed pretests and posttests to assess knowledge improvement before and after the sessions. Result: Results showed a significant increase in the average posttest score (89.80) compared to the pretest score (57.80). The distribution of knowledge levels also indicated a rise in the "high" category from 0% in the pretest to 76% in the posttest. This program successfully demonstrated the effectiveness of education in improving preconception health knowledge among women of reproductive age. Follow-up and monitoring by village health workers are necessary to sustain the knowledge and healthy behaviors promoted by the program. Conclusion: It is important to build on the success of the HERO initiative by implementing ongoing education programs and addressing remaining knowledge gaps.
The Effect Of Continuity Of Care Against Weight and Length Of Newborn Body In Rejoyoso Village Nurya Viandika; Alifia Candra Puriastuti
STRADA : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2020): May
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/sjik.v9i1.254

Abstract

Stunting is still a nutritional problem for the community both at national and international levels. long and low birth weight history in is one of the risk factors of stunting. This research identifies whether there is an effect of continuity of care on length and birth weight. So that you can get a way to prevent stunting as early as possible. This research was conducted in Rejoyoso Village with a population of mothers who have babies aged 0-6 months, with a retrospective approach and the source of research data is the maternat book record. The research data were analyzed by chi square, and the result of birth length x2 count 5,605> x2 table 3,841 and the result of birth weight x2 count 5,029> x2 table 3,841. So the interpretation obtained from each variable is rejecting H0 or there is a continuity of care effect on length and birth weight
Hubungan Kualitas Tidur Terhadap Siklus Menstruasi : Studi Pada Remaja di Kabupaten Malang Saputra, Surya Adi; Hasanah, Zumroh; Puriastuti, Alifia Candra; Amelia, Dessy; Putri, Dinda Farida; Zariroh, Zirroh Alin; Dani, Nova Wulan Rahma
ARTERI : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 6 No 2 (2025): Februari
Publisher : Puslitbang Sinergis Asa Professional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37148/arteri.v6i2.578

Abstract

Menstrual cycle irregularities in the first 2-3 years after adolescents experience menarche are a common problem that is easily found. Adolescents who experience menstrual cycle irregularities are also considered to have disturbances in their sleep quality. This study aims to investigate the relationship between sleep quality and menstrual cycles in adolescents participating in volleyball extracurricular activities at SMPN 1 and SMPN 2 Lawang, Malang Regency. The research design employed an analytical approach, utilizing a purposive sampling technique. The respondents of the study were 55 adolescents. The research instruments used were the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) and the Menstrual Cycle Assessment Instrument developed by the author. Data analysis using bivariate, carried out with statistical calculations and displayed in a frequency distribution table. The results of the study were that 45.5% of respondents had abnormal menstrual cycles, and 63.6% of respondents had poor sleep quality. The relationship between the two showed high significance (p-value=0,001), girls who had poor sleep quality had a 9.6 times greater risk of experiencing poor menstrual cycles compared to adolescent girls who had good sleep quality.
The Affect of Covid-19 Pandemic Anxiety on Breast Milk Ejection of Postpartum Mother in Pmb Hj. Faridatul Ampera Puriastuti, Alifia Candra; Yulianita, Esti Dwi; Saputri , Poppy Farantia
Health Frontiers: Multidisciplinary Journal for Health Professionals Vol. 1 No. 2 (2023): Health Frontiers
Publisher : Tarqabin Nusantara Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62255/mjhp.v1i2.89

Abstract

COVID-19 pandemic has made postpartum mothers experience anxiety from mild to fear of crowds and lock themselves at home. So that it affects the expenditure of postpartum mother's milk, because the increase in cortisol makes the hormone oxytocin inhibition in its secretion so that the release of breast milk is inhibited. Knowing the effect of the anxiety of the Covid-19 pandemic on the release of postpartum mother's milk at the Independent Practice Midwife Hj. Faridatul Ampera Performance. This type of research is an analytic survey using a cross sectional design. It is recommended that pregnant women always think positively and seek information about health, especially Covid-19 or do relaxation so that they are not anxious.
Peningkatan kewaspadaan terhadap kekerasan anak usia dini melalui kartu edukasi power kids Puriastuti, Alifia Candra; Hasanah, Winny Kirana; Novembriani, Rizqie Putri; Suprobo, Nina Rini; Dani, Nova Wulan Rahma; Putri, Dinda Farida
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Vol 8 No 2 (2025)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jipemas.v8i2.22624

Abstract

Pendahuluan: Kekerasan seksual dan perundungan kian marak terjadi pada anak. Pelakunya dapat orang lain bahkan orang yang berada di sekitar anak. Tujuan pengabdian ini untuk menumbuhkan kewaspadaan pada anak dengan menggunakan kartu edukasi sebagai alternatif media edukasi. Metode: Partcipartory Action Research digunakan penulis kepada para siswa PAUD Miracle Kids, mitra kegiatan pengabdian masyarakat ini memiliki permasalahan terkait pencegahan kekerasan seksual dan perundungan. Sehingga pemberian edukasi dilakukan dengan alat bantu kartu edukasi. Hasil: diperoleh hasil efektif dalam penyampaian materi pencegahan kekerasan pada anak dengan kartu edukasi ini. Kartu disusun sesuaikan dengan materi pencegahan kekerasan seksual untuk anak usia dini yang dituangkan dalam fash card yang memiliki gambar dan warna yang menarik. Media kartu edukasi dipilih karena anak lebih mudah menerima informasi berupa grafis. Pembahasan: Kegiatan ini merupakan bagian dari Pendidikan Seksualitas Komprehensif yang menjadi bagian proses belajar mengajar berbasis kurikulum. Tidak jauh berbeda dengan pendidikan seksual, menanamkan pembentukan karakter positif pada anak usia dini juga menjadi perhatian agar anak dapat terhindar sebagai korban maupun pelaku perundungan. Simpulan: Kartu edukasi dapat menjadi media alternatif dalam menyampaikan pendidikan anti kekerasan dan diharapkan dapat menumbuhkan pemahaman pada siswa untuk mencegah terjadinya kekerasan. Media ini juga sesuai dengan perkembangan anak usia prasekolah yang lebih menyenangi aktivitas yang bersifat permainan dan mencoba hal baru yang ada disekitarnya.
Reproductive Health Education and Bullying Prevention Amelia, Dessy; Merawati, Desiana; Hasanah, Zumroh; Puriastuti, Alifia Candra; Novembriani, Rizqie Putri
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No S5 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6iS5.4696

Abstract

Adolescence is crucial for developing knowledge and behaviours related to reproductive health. Bullying in schools is a widespread issue that significantly impacts the mental health and overall well-being of adolescents. School-based health education enhances students' understanding of reproductive health topics. This study aims to assess the understanding of junior high school students in Malang Regency regarding reproductive health education and bullying prevention within schools. Respondents in this study amounted to 814 students who used purposive sampling techniques in sampling research. Using a quantitative approach with a cross-sectional study design, this research analyses the relationship between students' ages and their knowledge of reproductive health and bullying prevention. A questionnaire was administered as the research instrument from July to August 2024. Age plays a significant role in the effectiveness of reproductive health education, as younger adolescents typically possess less knowledge than their older peers. Additionally, the prevalence of bullying tends to decrease with age, particularly among older adolescents. The effects of bullying on mental health also vary based on age and gender. Cultural factors significantly influence adolescents' experiences with reproductive health. The study finds a notable relationship between age and knowledge of reproductive health, as well as awareness of bodily changes and reproductive health issues among junior high school students in Malang Regency.
Gambaran Pengetahuan Kader Posyandu tentang Pola Makan dan Pola Asuh Balita Berisiko Stunting di Kabupaten Malang Hasanah, Zumroh; Puriastuti, Alifia Candra; Amelia, Dessy
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 4 (2024): Agustus 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i4.4562

Abstract

Stunting merupakan permasalahan kesehatan secara global dan isu prioritas nasional. Target prevalensi stunting 2022 di Jawa Timur adalah sebesar 18,4%, sementara di Kabupaten Malang masih sebesar 23%. Data stunting di Desa Senggreng Kabupaten Malang tahun 2022 sebesar 7,76% (36 balita), disebabkan diantaranya pola asuh yang kurang baik. Hal ini menyebabkan pola makan dari orang tua yang tidak memenuhi gizi seimbang. Kader Posyandu memiliki peran penting dalam upaya mencegah stunting dengan memberikan edukasi kepada masyarakat termasuk stunting, dengan harapan dapat mengubah perilaku masyarakat. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran pengetahuan kader posyandu mengenai pola asuh dan pola makan keluarga berisiko stunting. Desain penelitian adalah penelitian deskriptif, populasi penelitian seluruh kader posyandu di Desa Senggreng Kabupaten Malang Tahun 2023 dengan teknik sampel total sampling dilaksanakan pada Juli-Agustus 2023 dan diperoleh 32 kader posyandu sebagai sampel penelitian. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner yang telah valid dan reliabel. Analisis data menggunakan univariat, dilakukan dengan perhitungan statistik dan ditampilkan dalam tabel distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas kader memiliki kategori pengetahuan baik, namun persentase ini masih dibawah 50% sehingga pemerintah desa perlu meningkatkan kapasitas kader dalam peningkatan pengetahuan akan pola asuh dan pola makan pada balita berisiko stunting sehingga pencegahan dan penanganan stunting dapat dilaksanakan lebih baik.
Pendidikan Kesehatan dan Pembentukan Program Deteksi Dini Tumbuh Kembang dengan Instrumen Denver II di Day Care The Puri Astuti Kota Malang Puriastuti, Alifia Candra; Hasanah, Winny Kirana; Suprobo, Nina Rini; Hasanah, Zumroh
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i3.12942

Abstract

ABSTRAK Penilaian serta tindak lanjut tumbuh kembang anak memiliki tujuan sebagai deteksi dini potensi hambatan tumbuh kembang dan keterlambatan tumbuh kembang pada anak, sehingga ketika terdeteksi adanya potensi gangguan tumbuh kembang, dapat dilakukan intervensi sesegera mungkin. Day care dapat menjadi salah satu lokasi deteksi dini pertumbuhan dan perkembangan anak. Program ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan orangtua serta terbentuknya program rutin deteksi tumbuh kembang pada mitra. Metode yang diganakan adalah dengan memberikan pendidikan kesehatan atau penyuluhan, pemeriksaan tumbuh kembang pada anak balita dengan instrument Denver II Screening Test Test dan pendampingan agar tersusun program rutin pada mitra. Berdasarkan hasil deteksi dini terdapat 2 orang anak kemungkinan terjadi keterlambatan perkembangan aspek Bahasa dan 1 orang kemungkinan terjadi keterlambatan aspek Personal Sosial. Disamping hal tersebut, setelah dilakukan Pendidikan Kesehatan terdapat peningkatan pengetahuan orangtua terkait deteksi dini tumbuh kembang anak dan keberlanjutan program deteksi dini dapat dilakukan oleh pengurus day care. Sebagian besar anak di Day Care The Puri Astuti menunjukkan hasil pertumbuhan dan perkembangan yang normal, meskipun terdapat sebagian kecil kemungkinan mengalami perkembangan pada salah satu aspek perkembangan. Pengetahuan orangtua yang meningkat diharapkan dapat meningkatan proses stimulasi pada anak. Keberlangsungan program deteksi dini pertumbuhan dan perkembangan di lokasi mitra dapat membantu untuk menentukan status pertumbuhan dan perkembangan anak sehingga intervensi yang sesuai kebutuhan anak dapat diberikan. Kata Kunci: Denver II Screening Test, Deteksi Tumbuh Kembang, Pendidikan Kesehatan  ABSTRACT Assessment and follow-up of children's growth and development has the aim of early detection of potential growth barriers and developmental delays in children so that when potential growth and development disorders are found, intervention can be given as early as possible. Daycare can be a location for early detection of child growth and development.  This program was expected to increase parents' knowledge and establish a routine growth and development detection program for partners.  The method used providing health education or counseling, checking the growth and development of children under five using the Denver II Screening Test instrument, and assisting in arranging a routine program for partners.  Based on the results of early detection, two children may have delays in the development of language aspects, and one person may have delays in personal and social aspects. Apart from this, after Health Education was carried out, there was an increase in parents' knowledge regarding the early detection of children's growth and development, and daycare administrators could carry out the continuation of the early detection program.  Most children at The Puri Astuti Day Care show average growth and development results, although there is a little possibility of experiencing progress in one aspect of development. Increased parental knowledge can increase the stimulation process in children. The continuation of early growth and development detection programs at partner locations can help to determine the status of a child's growth and development so that interventions that suit the child's needs can be provided. Keywords: Denver II Screening Test, Growth and Development Detection, Health Education