Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Workshop Pembuatan Snack Makanan Sehat Pencegah Penyakit Degeneratif Kepada Warga Kelurahan Sukamaju Cilodong Kota Depok Dyah Ayuwati Waluyo; Ernie Halimatushadyah; Muhamad Yardha; Halimatus Sa’diyah; Mariza Lushiana Hakim; Nabilla Ervina Putri; Syarifah Silvi Alcheret; Falco Francesco
BANTENESE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 1 (2024): Bantenese : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusat Studi Sosial dan Pengabdian Masyarakat Fisipkum Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/ps2pm.v6i1.7971

Abstract

Penyakit degeneratif adalah suatu kondisi kesehatan dimana organ atau jaringan tubuh dalam keadaan yang terus menurun dari waktu ke waktu. Kurangnya aktivitas fisik, gaya hidup, dan pola makan merupakan faktor yang berkontribusi terhadap peningkatan angka kejadian penyakit degeneratif. Kegiatan penyuluhan di Kelurahan Sukamaju RT 06/ RW 10 dengan tahapan meliputi perizinan tempat, penyewaan perlengkapan dan peralatan, sosialisasi, penyuluhan dan penutup. Menu yang akan di demo masakan yang disampaikan yaitu “Stick Bayam”, “Jus Seledri”, “Dimsum Lele". Kegiatan Demo Masak Pembuatan Makanan Ringan dan Minuman Sehat merupakan upaya penting untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran ibu PKK RT 06 dan RW 10 kelurahan yang sebagian besar adalah ibu rumah tangga yang memiliki peran untuk menjaga asupan gizi dalam makanan pada keluarga untuk mencegah penyakit degeneratif. Kegiatan ini dimaksudkan agar masyarakat dapat mengubah asupan pola makan untuk mencegah terjadinya penyakit degeneratif sejak dini dan dapat memenuhi nutrisi.
In Silico Molecular Docking Senyawa Aktif Daun Bungur (Lagertroemia speciosa (L.)) Sebagai Inhibitor Reseptor Androgen Pada Kanker Prostat: In Silico Molecular Docking Aktive Compounds od Bungur leaves (Lagerstroemia speciosa (L.)) As Androgen Receptor Inhibitors In Prostate Cancer Wiarti , Agi; Humaedi, Aji; Waluyo, Dyah Ayuwati
Binawan Student Journal Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Direktorat Penelitian, Pengabdian Masyarakat, Dan Kerjasama Universitas Binawan (DPPMK Universitas Binawan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/dqc39224

Abstract

Kanker prostat ialah penyakit ganas yang paling umum dan merupakan penyebab utama kematian. Senyawa aktif daun bungur (asam arjunolat, asam asiatat, asam oleonat, asam ursolat, dan asam virgatat) diketahui memiliki kemampuan dalam menghambat reseptor androgen. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas inhibisi antikanker terhadap reseptor androgen, mengetahui nilai binding energi dan interaksinya terhadap reseptor androgen, mengetahui profil farmakokinetik senyawa hasil docking. Penelitian ini menggunakan metode docking molecular senyawa aktif daun bungur (Lagerstoremia speciosa (L.)) sebagai senyawa uji dan 1GS4 sebagai protein target dari reseptor androgen pada kanker prostat. In silico molecular docking ini menggunakan software AutodockTools, DiscoveryStudioClient, Pubchem, MarvinSketch, dan Prediksi ADMET menggunaka webserver ADMETlab 2.0. Berdasarkan hasil yang diperoleh berupa grup triterpene pentasiklik termasuk asam 23-hidroksiursolat, asam asiatat, asam oleanolat, asam arjunolat, asam korosolat, dan asam ursolat adalah beberapa senyawa kimia yang ditemukan dalam marga Lagerstroemia. Asam virgatat, asam kolosalat, asam ursolat, dan glikosida beta-sitosterol adalah beberapa triterpenoid yang pernah ditemukan di daun bungur hasil diperoleh asam virgatat menunjukkan hasil inhibisi dan nilai binding energi terbaik diantara senyawa aktif lainnya. Serta memiliki nilai farmakokinetik yang baik secara in silico.
Formulasi Dan Uji Aktivitas Krim Antijerawat Ekstrak Daun Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L.) Terhadap Bakteri Staphylococcus Epidermidis Febriyanti, Dina; Halimatushadyah, Ernie; Waluyo, Dyah Ayuwati; Rahma, Kartika
CERATA Jurnal Ilmu Farmasi Vol 14 No 2 (2023): Cerata Jurnal Ilmu Farmasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/cerata.v14i2.857

Abstract

Daun belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) merupakan salah satu tanaman yang berfungsi sebagai antibakteri. Kandungan metabolit dalam daun belimbing wuluh yang berfungsi sebagai antibakteri adalah saponin, tanin, dan flavonoid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bahwa sediaan krim daun belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) memiliki aktivitas antibakteri yang kuat untuk menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus epidermidis dan mengetahui konsentrasi optimal pada sediaan krim daun belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) dalam menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus epidermidis. Metode yang dilaksanakan dalam penelitian ini yaitu secara eksperimental untuk mengetahui efek yang ditimbulkan akibat dari adanya perlakuan tertentu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada sediaan krim ekstrak daun belimbing wuluh dengan variasi konsentrasi 20%, 30%, 40%, dan 50% memiliki zona hambat terhadap bakteri S. epidermidis yang ditunjukkan pada zona bening disekitar sumuran secara berturut-turut yaitu 6,27 mm, 8,05 mm, 8,49 mm, dan 9,59 mm. Hal ini dapat dibuktikan bahwa hasil zona hambat bakteri tersebut termasuk dalam kategori sedang. Sehingga dapat disimpulkan sediaan krim antijerawat ekstrak daun belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) tidak memiliki aktivitas antibakteri yang kuat untuk menghambat pertumbuhan bakteri S. epidermidis dan konsentrasi optimal berdasarkan analisis Post-Hoc Test pada sediaan krim ekstrak daun belimbing wuluh terdapat pada konsentrasi 50% karena memiliki zona hambat paling tinggi sebesar 9,59 mm.
Study of kinetic and adsorption isotherm of ibuprofen on mcm-41 synthesized with rice husk Hartono, Olyvia Azzahra Putri; Purnomo, Frida Octavia; Waluyo, Dyah Ayuwati; Alam, Tunas; Madiabu, Mohammad Jihad
Pharmaciana Vol. 14 No. 2 (2024): Pharmaciana
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/pharmaciana.v14i2.27393

Abstract

Rice husk is one of the abundant wastes, especially in agricultural countries. Rice husk waste has asilica content of 95.80%, where the silica content can be utilized to make an adsorbent. One of theadsorbents that can be made is Mobil Composition of Matter 41 (MCM-41), a material with ahexagonal structure with a surface area to adsorb ibuprofen. Based on the results of the research thathas been done, MCM-41 synthesized with rice husk has the same characterization results as MCM-41synthesized with commercial materials tetraethyl orthosilicate (TEOS). Fourier Transform InfraredSpectroscopy (FTIR) characterization results show the absorption peak is at wave number 1068.58 cm1 which shows asymmetric Si-O-Si stretching vibrations and at 799.60 cm-1region is symmetric Si-OSi stretching vibrations. X-ray diffraction (XRD) characterization results show an hexagonal crystalform at 20 = 20o-30o. Scanning Electron Microscope (SEM) characterization results show particle of2,664 um. Based on the results of the research that has been done MCM-41 synthesized from rice huskcan adsorb ibuprofen with Langmuir isotherm approach and Pseudo Second Order kinetics, and themaximum adsorbing capacity is 34.48 mg/g
Edukasi Anemia Saat Menstruasi dan Swamedikasi Pengobatan Anemia Kepada Remaja SMK Farmasi Sari Farma Depok Sari Wardana, Mutia; Waluyo, Dyah Ayuwati; Yuliana, Agnes; Humaedi, Aji; Destiyana Anggun Paramyta, Bunga; Sari, Dwi Puspita
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v5i2.458

Abstract

Anemia merupakan keadaan dimana masa sel darah merah atau masa hemoglobin yang beredar tidak memenuhi fungsinya untuk menyediakan oksigen ke bagian jaringan tubuh. Menurut data Balitbangkes menunjukan proporsi anemia terdapat pada kelompok umur 15-24 tahun sebesar 32%. Remaja putri rentan mengalami anemia, karena menstruasi setiap bulan pada masa pertumbuhan sehingga kehilangan darah yang didalamnya terdapat zat besi sebagai bahan utama pembentukan hemoglobin. Berdasarkan informasi tersebut penyakit anemia banyak terjadi pada usia remaja sehingga menyebabkan menstruasi yang tidak normal. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi penyakit anemia saat mentruasi, swamedikasi pengobatan anemia kepada remaja SMK Farmasi Sari Farma Depok sehingga dapat memberikan informasi dan pemahaman terkait penyakit anemia dan pengobatannya. Metode pelaksanaan berupa edukasi interaktif, pembagian leaflet, diskusi, tanya jawab, dan evaluasi melalui pre-test danpost-test. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa peserta edukasi menunjukkan antusiasme yang tinggi dan berdampak baik dengan peningkatan pengetahuan dan pemahaman remaja terkait anemia dan pengobatannya dengan hasil evaluasi post-test yang meningkat sekitar 20,22%.
ANALISIS KADAR MERKURI PADA KRIM PENCERAH WAJAH MENGGUNAKAN ATOMIC ABSORPTION SPECTROSCOPY (AAS) Purnomo, Frida Octavia; Waluyo, Dyah Ayuwati; Larasati, Dewi Adelia; Habibillah, Yolanda Rahmah; Widiyawati, Dwi; Lestari, Puspa Ayuningdyah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.35758

Abstract

Standar kecantikan setiap zaman semakin bertransformasi dan meningkat, pada zaman sekarang kerap menekankan pada tampilan fisik yang sempurna, bayak masyarakat yang menginginkan memiliki kulit yang putih namun dengan cara yang instan, karena tuntutan tersebut banyak orang mencari alternatif yang mudah dengan cara membuat krim pencerah dengan bahan yang berbahaya. Salah  satu  bahan  berbahaya  yang digunakan  pada krim pencerah adalah  merkuri  yang  dapat  menghambat pembentukan melanosit (melanogenesis) jika  digunakan  dalam jangka  waktu  yang  panjang. Tujuan  penelitian  ini  untuk  menganalisis dan mengidentifikasi kadar merkuri dalam krim pencerah menggunakan metode Atomic Absorption Spectroscopy (AAS). Penelitian diawali dengan preparasi sampel krim pencerah wajah, lalu pengujian kualitatif menggunakan NaOH dan HCl, serta pengujian kuantitatif untuk menentukan kadar merkuri menggunakan AAS yang terdiri dari preparasi sampel uji, pembuatan larutan baku merkuri 500mg/L dan variasi konsentrasi larutan baku merkuri. Sediaan krim pencerah wajah A dan B positif mengandung merkuri yang ditandai dengan terbentuknya endapan putih dan kuning pada uji kualitatif. Pada uji Kuantitatif krim pencerah wajah A dan B mengandung merkuri sebesar 24,05 mg/L dan 38,74 mg/L. Kadar merkuri krim pencerah wajah A dan B telah melebihi ambang batas aman menurut FDA yaitu tidak boleh lebih dari 1 mg/L. Merkuri tidak diizinkan dalam kosmetika, artinya krim A dan B tersebut tidak memenuhi syarat untuk diedarkan sesuai ketentuan BPOM.
Apoteker Cilik (APOCIL): Inovasi Edukasi Kesehatan Untuk Anak Usia Dini Ernie Halimatushadyah; Dyah Ayuwati Waluyo; Nurraya Lukitasari; Nathania As-Zhara Puspita Putri; Yulia Anggraeni Putri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 12 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v3i12.1498

Abstract

Berbagai masalah penggunaan obat masih banyak ditemui di masyarakat, seperti kurangnya pengetahuan tentang penggunaan obat yang tidak rasional serta permasalahan lain terkait obat. Apoteker merupakan tenaga Kesehatan yang memiliki keahlian di bidang obat-obatan. Pengenalan mengenai obat dan profesi apoteker harus dilakukan sejak dini. Program apoteker cilik (Apocil) dilaksanakan sebagai sarana pengenalan profesi kefarmasian kepada anak-anak usia dini agar dapat mengenal dan meningkatkan minat terhadap profesi kefarmasian. Kegiatan yang dilakukan adalah sosialisasi dan workshop yang berisi pengenalan mengenai profesi apoteker, obat dan berbagai jenis sediaan obat dan praktik peracikan obat sederhana pada anak-anak First Rabbit Preschool and Daycare Bintaro, Kec. Pesanggrahan, Kota Jakarta Selatan. Hasil pengamatan kegiatan dilaksanakan di area yang familiar oleh anak-anak sehingga tidak ada permasalahan mengenai lokasi kegiatan. Materi yang diberikan sudah sesuai untuk mengenalkan apoteker secara dini ke anak-anak. Alat bantu peraga yang digunakan juga membantu dalam memberikan gambaran mengenai materi yang disampaikan. Selain itu, proses peracikan obat dinilai cukup mudah oleh beberapa anak. Kegiatan dapat diikuti dengan nyaman dimulai dan diakhiri tepat waktu sesuai dengan jadwal yang ditetapkan oleh guru fasilitator.
The In-vivo Safety and Efficacy Test of Antiaging Serum Containing Gold Nanoparticle Synthesized Using Sida rhombifolia Extract Waluyo, Dyah Ayuwati; Sutriyo, Sutriyo Sutriyo; Vardhani, Afifah K.; Wardana, Mutia Sari
Jurnal Fitofarmaka Indonesia Vol 11, No 3 (2024): JURNAL FITOFARMAKA INDONESIA (ENGLISH EDITION)
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/jffi.v11i3.1212

Abstract

Advance glycation end products (AGEs) are the basic root cause of endogenous aging. AGEs causing fragmentations and crosslinked collagen which damaging the skin integrity and mechanical properties resulting in reduced skin elasticity. Gold nanoparticles (AuNP) has been synthetized using Sida rhombifolia (Sidaguri) extract. This study aimed to determine the efficacy of antiaging serum containing AuNP synthetized using Sidaguri extract. AuNP was produced by reducing HAuCl4 solution using Sidaguri extract. 10% of AuNP colloid was formulated into the serum. 19 woman applied patch containing serum and base placebo to perform irritation test followed by provocative test if there is any reddish reaction found. 16 women showed no signs of irritation and 3 women showed a reddish reaction, the provocative test showed no signs of irritation. Then efficacy test performed to 18 women by applying 1 drop of the serum at one side of the forearm and base placebo serum at the other side, after passing patch test. The antiaging serum had the ability to increase skin collagen (64.72 ± 27.11%) and skin elasticity (64.11 ± 11.67%) after 8 weeks of use, twice a day. There was a significant increase in skin collagen and elasticity index (P-value < 0.0001).
Deteksi Timbal (Pb) Pada Lipstik Menggunakan Metode Atomic Absorption Spectroscopy (AAS): Detection Of Lead (Pb) In Lipstick  Using Atomic Absorption Spectroscopy (AAS) Method Efendy, Vina; Ramawati, Dini; Purnomo, Frida Octavia; Humaedi, Aji; Waluyo, Dyah Ayuwati
Binawan Student Journal Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : Direktorat Penelitian, Pengabdian Masyarakat, Dan Kerjasama Universitas Binawan (DPPMK Universitas Binawan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/g43c6a62

Abstract

Salah satu produk kosmetik yang sering digunakan oleh wanita adalah lipstik. Lipstik bisa menjadi berbahaya jika terkontaminasi oleh logam berat seperti timbal (Pb), yang dapat berdampak negatif pada Kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi kadar logam berat timbal (Pb) dalam lipstik secara kualitatif dan kuantitatif menggunakan metode Atomic Absorption Spectroscopy (AAS). Preparasi sampel dilakukan dengan metode destruksi basah menggunakan campuran HNO₃ 65% dan HCl 37%. Uji kualitatif dilakukan dengan pereaksi NaOH 2 M dan HCl 0,1 M, dimana terbentuk endapan putih menandakan adanya timbal. Uji kuantitatif menggunakan Atomic Absorption Spectroscopy (AAS) pada panjang gelombang 283,3 nm untuk menentukan kadar timbal dalam dua sampel lipstik. Hasil analisis menunjukkan kadar timbal pada lipstik A sebesar 296,31 mg/L dan lipstik B sebesar 263,42 mg/L, melebihi batas aman yang ditetapkan oleh BPOM yaitu 20 mg/L. Oleh karena itu, penggunaan lipstik yang terkontaminasi timbal berisiko terhadap kesehatan jika terakumulasi dalam tubuh.
Peran Kuliah Kerja Nyata dalam Sosialisasi Penyakit Degeneratif dan Cek Kesehatan di Desa Cibanon Kabupaten Bogor Jawa Barat Novitasari, Anggraeni; Simbolon, Clara Bella; Waluyo, Dyah Ayuwati; Halimatushadyah, Ernie; Purnomo, Frida Octavia; Komariah Kamerinda, Siti; Putri, Yulia Anggraeni
BANTENESE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 1 (2025): Bantenese: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusat Studi Sosial dan Pengabdian Masyarakat Fisipkum Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/ps2pm.v7i1.10182

Abstract

Penyakit degeneratif, seperti diabetes, hipertensi, asam urat, menjadi tantangan besar bagi kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di Kabupaten Bogor. Penyebab utama penyakit ini meliputi pola hidup yang tidak sehat, penuaan, dan faktor genetik. Sosialisasi mengenai penyakit degeneratif dan cek kesehatan yang diselenggarakan pada 19 November 2024 di Desa Cibanon, Kabupaten Bogor, bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya penyakit degeneratif dan pentingnya deteksi dini serta pencegahan melalui gaya hidup sehat. Kegiatan ini meliputi edukasi tentang penyebab, gejala, dan pencegahan penyakit degeneratif serta pemeriksaan kesehatan yang mencakup pengecekan tekanan darah dan kadar gula darah. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pemeriksaan kesehatan gratis membantu masyarakat lebih memahami kondisi kesehatan mereka dan mendorong mereka untuk menerapkan pola hidup sehat. Diharapkan, kegiatan serupa dapat dilaksanakan lebih sering di daerah pedesaan untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.