Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Study of kinetic and adsorption isotherm of ibuprofen on mcm-41 synthesized with rice husk Hartono, Olyvia Azzahra Putri; Purnomo, Frida Octavia; Waluyo, Dyah Ayuwati; Alam, Tunas; Madiabu, Mohammad Jihad
Pharmaciana Vol. 14 No. 2 (2024): Pharmaciana
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/pharmaciana.v14i2.27393

Abstract

Rice husk is one of the abundant wastes, especially in agricultural countries. Rice husk waste has asilica content of 95.80%, where the silica content can be utilized to make an adsorbent. One of theadsorbents that can be made is Mobil Composition of Matter 41 (MCM-41), a material with ahexagonal structure with a surface area to adsorb ibuprofen. Based on the results of the research thathas been done, MCM-41 synthesized with rice husk has the same characterization results as MCM-41synthesized with commercial materials tetraethyl orthosilicate (TEOS). Fourier Transform InfraredSpectroscopy (FTIR) characterization results show the absorption peak is at wave number 1068.58 cm1 which shows asymmetric Si-O-Si stretching vibrations and at 799.60 cm-1region is symmetric Si-OSi stretching vibrations. X-ray diffraction (XRD) characterization results show an hexagonal crystalform at 20 = 20o-30o. Scanning Electron Microscope (SEM) characterization results show particle of2,664 um. Based on the results of the research that has been done MCM-41 synthesized from rice huskcan adsorb ibuprofen with Langmuir isotherm approach and Pseudo Second Order kinetics, and themaximum adsorbing capacity is 34.48 mg/g
ANALISIS EFEKTIVITAS BIAYA TERAPI KOMBINASI PADA PASIEN RAWAT JALAN DENGAN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RSU SWASTA JAKARTA SELATAN Lukitasari, Nurraya; Waluyo, Dyah Ayuwati; Purnomo, Frida Octavia; Wardana, Mutia Sari; Rahmawati, Icha
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.28018

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) adalah salah satu penyakit tidak menular yang menjadi masalah kesehatan global yang mengalami peningkatan angka kesakitan dan kematian tertinggi di dunia termasuk di Indonesia. Penatalaksanaan terapi pada pasien dengan DM tipe 1 menggunakan insulin merupakan pilihan utama, sedangkan indikasi untuk obat diabetes oral terutama ditujukan untuk mengobati pasien dengan DM tipe 2 yang tidak dapat dikendalikan dengan mengatur asupan energi, karbohidrat, dan olahraga Terapi insulin adalah salah satu pilihan tambahan pada pasien DM tipe 2 jika langkah pertama pengobatan yang menggabungkan kebiasaan gaya hidup dan obat diabetes oral tidak mencapai target HbA1c yang diinginkan Berbagai jenis kombinasi obat antidiabetes yang diberikan kepada pasien, antara lain kombinasi 2 obat antidiabetes oral, kombinasi insulin dengan 1 obat antidiabetes oral, kombinasi insulin dengan 2 obat antidiabetes oral atau bahkan kombinasi 2 jenis insulin dengan antidiabetes oral. Penelitian ini akan memberikan informasi menyeluruh mengenai efektivitas biaya antidiabetes baik oral maupun insulin terhadap luaran klinis Gula Darah Sewaktu (GDS) yang diamati selama tiga bulan terapi pada pasien diabetes rawat jalan di suatu rumah sakit umum di Jakarta Selatan. Diperoleh hasil terapi kombinasi Acarbose+Gliquidone dengan nilai REB yang baik yaitu Rp 6.027,06 disusul dengan terapi Levemir pen+Acarbose+Glibenklamid+Metformin dan Novorapid pen+Gliquidone masing-masing sebesar Rp 12.532,14 dan Rp 12.638,28. Nilai RIEB terapi kombinasi Acarbose+Metformin+Gliquidone perlu menambahkan biaya sebesar Rp 905,82 per peningkatan efektivitas.
POTENSI EKSTRAK DAUN BELIMBING WULUH (AVERRHOA BILIMBI L.) DALAM PENGHAMBATAN BAKTERI STAPHYLOCOCCUS EPIDERMIDIS DAN PROPIONIBACTERIUM ACNES Waluyo, Dyah Ayuwati; Febriyanti, Dina; Putri, Azkharien Meydiana; Halimatushadyah, Ernie; Purnomo, Frida Octavia
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.28316

Abstract

Ethanolic extract of Parkia speciosa Hassk leaves innovation of gastroretentive tablet: standardization and optimization Nurfitriyana, Nurfitriyana; Fitriya, Fitriya; Fithri, Najma Annuria; Putri, Dwi Kurnia; Lestari, Siti Marwah; Waluyo, Dyah Ayuwati; Syarif, Hardiyanti
JURNAL ILMU KEFARMASIAN INDONESIA Vol 23 No 2 (2025): JIFI
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/jifi.v23i2.1461

Abstract

Parkia speciosa ethanol leaves extract contains flavonoid, tannin, and terpen as ulcus peptic remedy. These compounds exhibit limited activity in the stomach due to the short gastric residence time following oral administration. The formulation of gastroretentive tablets can overcome this limitation. This research aims to control the prolonged release of drugs in the stomach to increase bioavailability and characterize the ethanol leaves extract. Extraction was carried out by maceration using ethanol, followed by standardization based on specific and non-specific parameters extract. Gastroretentive tablet was formulated with combination of HPMC-K4M and chitosan using factorial design 22. Effects of compositional factors and their interactions on gastroretentive tablet was observed on hardness, friability, floating lag/duration time, swelling index, and mucoadhesive time. Results standardization extract showed that extract met the required criteria for both specific parameters (organoleptic properties and phytochemical screening) and non-specific parameters (moisture content, loss on drying, water/ethanol-soluble extract content). Based on with DX®10 analysis, the optimum formulation was achieved with 20.25% of HPMC-K4M and 10.26% of chitosan. The analysis of the optimum formulation characteristics was as follows: friability (0.22%), hardness (29.53 N), mucoadhesive time (22.86 hours), floating lag/duration time (27.54 minutes; 12 hours), and swelling index (312.82%). Result revealed that gastroretentive tablets formulated with ethanol extract of Parkia speciosa leaves improve gastric residence duration and promote better bioavailability.
“Menginsipirasi Menjadi Apoteker” Pengabdian Masyarakat Di SMK Tunas Bangsa Krismayadi; Dyah Ayuwati Waluyo; Ernie Halimatushadyah; Aji Humaedi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 4 No. 12 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v4i12.2022

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Indahnya Menjadi Apoteker” dilaksanakan oleh Program Studi Farmasi Universitas Binawan di SMK Tunas Bangsa, Jakarta. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat generasi muda terhadap profesi apoteker, padahal profesi ini memiliki peran penting dalam pelayanan kesehatan dan industri farmasi. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan pemahaman siswa mengenai peran, tanggung jawab, dan peluang karir apoteker. Metode kegiatan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one group pre-test post-test. Kegiatan diawali dengan pre-test untuk mengukur pengetahuan awal peserta, dilanjutkan dengan sesi edukasi interaktif menggunakan media proyektor, dan diakhiri dengan post-test untuk menilai peningkatan pemahaman. Data dianalisis menggunakan uji normalitas dan Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan antara nilai pre-test dan post-test, menandakan bahwa kegiatan edukasi berpengaruh positif terhadap peningkatan pengetahuan siswa tentang profesi apoteker. Kesimpulannya, kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman dan minat siswa terhadap profesi apoteker serta diharapkan dapat mendorong mereka untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang profesi, guna membantu mengatasi kekurangan tenaga apoteker di Indonesia.
Edukasi Pengobatan Batuk Pilek pada Siswa-Siswi Sekolah Kami di Kota Bekasi Septiani; Dyah Ayuwati Waluyo; Yassmin Athaya Yoelianto; Vio Eklesia Yulia Rau; Marlen Lisapaly; Hanifa Amalia; Lusi Sulastri; Yuni Ay Yani; M. Ali Akbar; Daffa Mardlotillah; Berlian Setya Maghribi; M. Masum Mundari
Mosaic: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/mosaic.v1i3.518

Abstract

Flu biasa atau batuk pilek adalah jenis Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang sangat umum di masyarakat. Swamedikasi merupakan upaya pengobatan yang dilakukan sendiri, biasanya dilakukan untuk mengatasi keluhan-keluhan dan penyakit ringan yang banyak dialami masyarakat, seperti demam, nyeri, pusing, batuk, influenza, sakit maag, cacingan, diare, penyakit kulit dan lain-lain. Obat-obatan yang umumnya digunakan untuk swamedikasi dikenal sebagai obat tanpa resep atau obat bebas. Obat bebas ini dapat diperoleh di berbagai tempat seperti warung, apotek, dan supermarket. Sementara itu, obat-obatan yang harus diperoleh melalui resep dokter disebut obat resep. Edukasi kepada masyarakat, khususnya siswa di Sekolah Kami, menjadi sangat penting untuk memastikan mereka memiliki pemahaman yang benar tentang penggunaan obat, mampu menyaring informasi yang valid, dan tidak terpengaruh oleh promosi obat yang menyesatkan. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah penyuluhan, yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa- siswi di Sekolah Kami. Peserta kegiatan ini adalah siswa SD kelas 1 sampai SD kelas 6 dan siswa SMP kelas 1 sampai SMP kelas 3 Setelah kegiatan penyuluhan dilakukan, hasil post-test menunjukkan peningkatan yang signifikan, dengan rata-rata 91,4% responden berhasil menjawab soal dengan benar. Hasil kegiatan ini memperlihatkan bahwa edukasi dapat berdampak positif pada pengetahuan siswa-siswi tentang kesehatan, terutama dalam mengenali penyakit umum seperti batuk pilek serta meningkatkan literasi kesehatan siswa dan membantu mereka melakukan swamedikasi yang aman.
Penyuluhan Kecacingan Pada Balita Dan Anak-Anak Di Posyandu Desa Cikeas Kabupaten Bogor Jawa Barat Nurraya Lukitasari; Mutia Sari Wardana; Agnes Yuliana; Dyah Ayuwati Waluyo; Frida Octavia Purnomo; Aji Humaedi; Ernie Halimatushadyah; Krismayadi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 5 No. 6 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v5i6.2229

Abstract

Kecacingan atau soil-transmitted helminth (STH) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang banyak ditemukan pada balita dan anak-anak di Indonesia akibat rendahnya perilaku hidup bersih dan sehat serta kurangnya edukasi kesehatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan dan penanganan kecacingan pada balita dan anak-anak. Pokok bahasan yang diberikan meliputi pengertian kecacingan, gejala, cara penularan, dampak terhadap pertumbuhan anak, perilaku pencegahan, sanitasi lingkungan, serta penggunaan obat cacing secara berkala. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan pengetahuan ibu balita terkait upaya pencegahan dan penanganan kecacingan sehingga dapat mendukung terbentuknya perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan keluarga. Metode yang digunakan berupa penyuluhan kesehatan dengan pendekatan edukatif melalui ceramah dan diskusi interaktif di Posyandu Sagitarius 2 Desa Cikeas, Kabupaten Bogor. Evaluasi dilakukan menggunakan instrumen pretest dan posttest yang terdiri atas 10 pertanyaan kepada 18 responden. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan pada hampir seluruh indikator setelah dilakukan edukasi. Peningkatan paling terlihat pada pemahaman mengenai penggunaan alas kaki saat bermain di tanah, pentingnya kebersihan diri, serta upaya pencegahan reinfeksi cacing. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan berbasis masyarakat efektif meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat dalam pencegahan kecacingan pada anak.
Workshop Zat Aditif Berbahaya dan Cara Identifikasinya Menggunakan Bahan Sederhana Kartika Rahma; Frida Octavia Purnama; Dyah Ayuwati Waluyo; Nurraya Lukitasari; Azizah Indah Setiowati; Azzahra Putri Pratiwi; Olyvia Azzahra Putri; Tarisya Anilya Dwi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v5i1.2102

Abstract

Penggunaan zat aditif dalam pangan dilakukan untuk meningkatkan kualitas pangan tetapi masih sering terjadi penyalahgunaan zat aditif yang dilarang, seperti boraks dan formalin. Boraks dan formalin dapat terakumulasi di tubuh dan menyebabkan berbagai gangguan kesehatan, oleh karena itu masyarakat perlu mengetahui deteksi dini secara sederhana untuk mengetahui kandungan boraks dan formalin di dalam suatu bahan makanan. Metode yang digunakan yaitu pendekatan edukatif dan partisipatif melalui ceramah interaktif, diskusi serta pendampingan pengujian sampel secara kualitatif. Hasil dari kegiatan ini 100% warga memahami bahaya boraks dan formalin. Selain itu, antusiasme warga untuk melanjutkan program juga terlihat dari 9 orang menyatakan sangat setuju untuk dilanjutkan dan 11 orang setuju untuk dilanjutkan. Dengan demikian kegiatan pengabdian kepada masyarakat di kelurahan Jagakarsa berhasil meningkatkan pemahaman mitra mengenai bahaya zat aditif dan deteksi dini yang aplikatif
Formulasi Dan Uji Aktivitas Krim Antijerawat Ekstrak Daun Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L.) Terhadap Bakteri Staphylococcus Epidermidis Dina Febriyanti; Ernie Halimatushadyah; Dyah Ayuwati Waluyo; Kartika Rahma
CERATA Jurnal Ilmu Farmasi Vol 14 No 2 (2023): Cerata Jurnal Ilmu Farmasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/cerata.v14i2.857

Abstract

Daun belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) merupakan salah satu tanaman yang berfungsi sebagai antibakteri. Kandungan metabolit dalam daun belimbing wuluh yang berfungsi sebagai antibakteri adalah saponin, tanin, dan flavonoid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bahwa sediaan krim daun belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) memiliki aktivitas antibakteri yang kuat untuk menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus epidermidis dan mengetahui konsentrasi optimal pada sediaan krim daun belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) dalam menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus epidermidis. Metode yang dilaksanakan dalam penelitian ini yaitu secara eksperimental untuk mengetahui efek yang ditimbulkan akibat dari adanya perlakuan tertentu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada sediaan krim ekstrak daun belimbing wuluh dengan variasi konsentrasi 20%, 30%, 40%, dan 50% memiliki zona hambat terhadap bakteri S. epidermidis yang ditunjukkan pada zona bening disekitar sumuran secara berturut-turut yaitu 6,27 mm, 8,05 mm, 8,49 mm, dan 9,59 mm. Hal ini dapat dibuktikan bahwa hasil zona hambat bakteri tersebut termasuk dalam kategori sedang. Sehingga dapat disimpulkan sediaan krim antijerawat ekstrak daun belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) tidak memiliki aktivitas antibakteri yang kuat untuk menghambat pertumbuhan bakteri S. epidermidis dan konsentrasi optimal berdasarkan analisis Post-Hoc Test pada sediaan krim ekstrak daun belimbing wuluh terdapat pada konsentrasi 50% karena memiliki zona hambat paling tinggi sebesar 9,59 mm.
Co-Authors Adiningsih, Septia Nur Wahyu Aji Humaedi Akbar, M. Ali Alam, Tunas Amalia, Hanifa Azizah Indah Setiowati Azzahra Putri Pratiwi Berlian Setya Maghribi Daffa Mardlotillah Destiyana Anggun Paramyta, Bunga Dina Febriyanti Dwi Kurnia Putri Dwi Puspita Sari, Dwi Puspita Efendy, Vina Falco Francesco Febriyanti, Dina Fitriya, Fitriya Frida Octavia Purnama Frida Octavia Purnomo Habibillah, Yolanda Rahmah Halimatus Sa’diyah Halimatushadyah, Ernie Hanan, Raihan Arung Hanifa Amalia Hartono, Olyvia Azzahra Putri Humaedi, Aji Kartika Rahma Komariah Kamerinda, Siti Krismayadi Krismayadi Krismayadi Larasati, Dewi Adelia Lestari, Puspa Ayuningdyah Lisapaly, Marlen Lukitasari, Nurraya Lusi Sulastri M. Ali Akbar M. Masum Mundari Madiabu, Mohammad Jihad Maghribi, Berlian Setya Mardlotillah, Daffa Mariza Lushiana Hakim Marlen Lisapaly Muhamad Yardha Mulyani, Hanny Dwicahya Mundari, M. Masum Mutia Sari Wardana Nabilla Ervina Putri Najma Annuria Fithri, Najma Annuria Nathania As-Zhara Puspita Putri Novitasari, Anggraeni Nurfitriyana Nurfitriyana Nurraya Lukitasari Nurraya Lukitasari Nusantarawati, Eka Olyvia Azzahra Putri Pramesti, Anggi Shiva Putri, Azkharien Meydiana Putri, Yulia Anggraeni Rahmawati, Icha Ramawati, Dini Rau, Vio Eklesia Yulia Septiani Septiani Septiani Septiani Simbolon, Clara Bella Siti Marwah Lestari Sulastri, Lusi Sutriyo, Sutriyo Sutriyo Syarif, Hardiyanti Syarifah Silvi Alcheret Tarisya Anilya Dwi Tsabitah, Nadiah Tunas Alam Vardhani, Afifah K. Vio Eklesia Yulia Rau Wiarti , Agi Widiyawati, Dwi Yani, Yuni Ay Yassmin Athaya Yoelianto Yoelianto, Yassmin Athaya Yulia Anggraeni Putri Yuliana, Agnes Yuni Ay Yani