Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pengembangan video pembelajaran tari Jepin Kembang Manggar untuk siswa SMA Rizky Oktaviari Satrianingsih, Aline; Cantik Putri Aditya, Mega; Oktariani, Dwi; Patriantoro, Patriantoro
Imaji: Jurnal Seni dan Pendidikan Seni Vol 21, No 2 (2023): IMAJI OCTOBER
Publisher : FBSB UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/imaji.v21i2.54225

Abstract

Tujuan penelitian Pengembangan Video Pembelajaran Tari Jepin Kembang Manggar untuk siswa kelas X SMA di Kota Pontianak ini ada tiga hal yaitu: (1) Mengembangkan media pembelajaran Tari Jepin Kembang Manggar melalui video; (2) Mengetahui kelayakan produk video pembelajaran interaktif Tari Jepin Kembang Manggar. Video pembelajaran Tari Jepin Kembang Manggar merupakan pengembangan media pembelajaran yang disesuaikan untuk siswa kelas X SMA di Kota Pontianak. Target secara umum untuk mengetahui ketertarikan siswa kelas X SMA di Kota Pontianak dalam mempelajari Tari Jepin Kembang Manggar sebagai salah satu tari tradisional melalui video pembelajaran yang telah tervalidasi ahli materi dan ahli media. Metode penelitian ini adalah Research and Development (RnD), sehingga didapatkan hasil yang layak dari video tutorial Tari Jepin Kembang Manggar yang sudah tervalidasi oleh ahli materi, ahli media, dan siswa calon pengguna.Kata kunci: media pembelajaran tari, Jepin Kembang Manggar Developing Jepin Kembang Manggar dance learning videos for high school students AbstractThe research objectives of developing a Jepin Kembang Manggar dance learning video for class X SMA students in Pontianak City are three things, namely: (1) Developing learning media for the Jepin Kembang Manggar Dance through video; (2) Knowing the feasibility of the Jepin Kembang Manggar Dance interactive learning video product. The Jepin Kembang Manggar Dance learning video is the development of learning media adapted for class X high school students in Pontianak City. The general target is to determine the interest of the class. This research method is Research and Development (RnD), so that decent results are obtained from the Jepin Kembang Manggar Dance video tutorial which has been validated by material experts, media experts, and prospective student users.Keywords: dance learning media, Jepin Kembang Manggar
Pelatihan Evaluasi Pembelajaran Seni Berbasis Website bagi Mahasiswa Prodi Pendidikan Seni Pertunjukan FKIP Universitas Tanjungpura Sagala, Mastri Dihita; Ghozali, Imam; Putra, Zakarias Aria Widyatama; Satrianingsih, Aline Rizky Oktaviary; Aditya, Mega Cantik Putri
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 5 No 3 (2023): Jurnal Peduli Masyarakat: September 2023
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v5i3.2354

Abstract

Pelatihan ini merupakan hasil dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan oleh dosen kepada mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Pertunjukan Universitas Pendidikan. Kegiatan tersebut berupa pelatihan dalam penggunaan website Learning Management System yang dimiliki oleh Universitas Tanjungpura. Pelatihan ini merupakan deskripsi yang menjabarkan bagaimana persiapan, proses dah umpan balik terhadap pelatihan evaluasi pembelajaran seni yang dilaksanakan pada PKM. Sumber data diperoleh dari penyebaran angket, pelaksanaan pelatihan, survey kepuaasan serta dokumentasi dan studi literatur. Hasil dari pelatihan ini adalah mahasiswa yang mampu mengoperasikan website sebagai media untuk mengevaluasi pembelajaran seni baik secara teori maupun praktik. Melalui evaluasi berbasis website tersebut, mahasiswa dilatih kemandirian dan kedisiplinan dalam mengumpulkan penugasan karena fitur timer yang terdapat pada website Learning Management System tersebut. Selain itu juga, kreativitas mahasiswa dalam berkarya semakin baik dan pola piker yang kritis dalam mengemas hasil karya seni yang akan dievaluasi, serta keterampilan menggunakan teknologi guna menjawab tantangan dunia pendidikan modern.
Rekonstruksi Tari Jepin Langkah Jarom Mesen Di Kabupaten Kubu Raya Kurniasih, Arum; Dwi Oktariani; Aline Rizky Oktaviari Satrianingsih
Magelaran: Jurnal Pendidikan Seni Vol. 7 No. 2 (2024): Magelaran: Jurnal Pendidikan Seni
Publisher : Prodi Pendidikan Sendratasik FKIP UMTAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/magelaran.v7i2.4609

Abstract

This research aims to describe the process and results of the Jepin Langkah Jarom Mesen Dance reconstruction activities in Kubu Raya Regency. The problem in this research relates to the existence and condition of Jarom Mesen's Jepin Step Dance which has long been lost and its dance form which is no longer intact today. Researchers used descriptive research methods, qualitative research forms, as well as choreographic and ethnochoreological approaches. The data sources in this research are Mr. Sabaruddin (70), Mr. Edy Arfandi (58) Arfandi, and Mr. Ramlan Tharsono (60) who are the original performers of the Jepin Langkah Jarom Mesen Dance. Data collection techniques in this research include observation, interviews and documentation. Techniques for testing the validity of data use extended observations and source triangulation. The results of this research show that the reconstruction process was carried out in 3 stages, namely excavation, rearrangement and validation. This reconstruction process produces variety 1, variety 2, and variety 4. Jepin Langkah Jarom Mesen dance is presented using Kurong clothes for female dancers and Telok Belanga for male dancers with realistic make-up. The characteristic of Jepin Langkah Jarom Mesen Dance is in 3 variations with the movement of clapping your hands above your head and lifting your legs alternately.
Fungsi Tari Bigal dalam Upacara Adat Ngensudah Dayak Melahui di Kecamatan Ella Hilir Kabupaten Melawi Natasia, Angela Dhea; Oktariani, Dwi; Oktaviari Satrianingsih, Aline Rizky
Jurnal Cerano Seni : Pengkajian dan Penciptaan Seni Pertunjukan Vol 3 No 2 (2024): Jurnal Cerano Seni | Pengkajian dan Penciptaan Seni Pertunjukan
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jcs.v3i2.34444

Abstract

Upacara Adat Ngensudah adalah ritual yang bertujuan untuk mencabut larangan atau pantangan dan menghormati kerabat yang telah meninggal. Sejalan dengan arti kata “Ngensudah” yang dalam bahasa Indonesia berarti “selesai”, masyarakat Dayak Melahui percaya bahwa Upacara Adat Ngensudah berfungsi sebagai media untuk mengantarkan arwah orang yang telah meninggal dengan tenang. Oleh karena itu, upacara ini dilaksanakan setiap kali ada anggota keluarga yang meninggal dunia. Penelitian ini berfokus pada pemahaman fungsi Tari Bigal dalam Upacara Adat Ngensudah pada masyarakat Dayak Melahui di Kecamatan Ella Hilir, Kabupaten Melawi. Tujuannya adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat setempat mengenai peran tari tradisional, khususnya Tari Bigal dalam masyarakat Dayak Melahui. Keterlibatan masyarakat setempat dalam penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengetahuan dan apresiasi mereka terhadap Tari Bigal. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan antropologi, dengan menggunakan teknik pengumpulan data seperti observasi, wawancara, dan dokumentasi. Tari Bigal merupakan elemen penting dalam Upacara Adat Ngensudah. Fungsi Tari Bigal dalam Upacara Adat Ngensudah di Kecamatan Ella Hilir, Kabupaten Melawi, adalah untuk melepaskan larangan dan pantangan serta menjadi penyalur arwah orang yang sudah meninggal menuju surga. Tari Bigal memiliki status sakral dalam Upacara Adat Ngensudah dan tidak dapat dipisahkan dari ritual tersebut. Tarian ini juga dianggap sebagai sarana komunikasi dengan roh leluhur. Tarian ini menggabungkan elemen-elemen pendukung seperti kostum, properti, gerakan, dan musik pengiring.
Makna Simbol Properti Tari Bigal dalam Upacara Adat Ngensudah Dayak Melahui di Kabupaten Melawi Crystitha, Crystitha; Oktaviari Satrianingsih, Aline Rizky; Oktariani, Dwi
Jurnal Cerano Seni : Pengkajian dan Penciptaan Seni Pertunjukan Vol 3 No 2 (2024): Jurnal Cerano Seni | Pengkajian dan Penciptaan Seni Pertunjukan
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jcs.v3i2.34521

Abstract

Upacara kematian tradisional seperti ngensudah melepaskan tabu dan menghormati almarhum. Kepercayaan lokal menyatakan bahwa ngensudah mengirim jiwa dan tubuh almarhum untuk beristirahat dengan tenang. Ritual ini berlangsung berbulan-bulan atau bertahun-tahun setelah kematian. Sebelum ritual ngensudah, banyak prosesi yang akan dilakukan. Renovasi makam keluarga adalah salah satu prosesi. Prosesi upacara tradisional ngensudah memiliki berbagai aspek yang berhubungan dengan tarian. Prosesi ritual ini termasuk tarian Bigal. Tarian Dayak Melahui Bigal sebagian besar dilakukan di perbatasan Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah. Tarian ini juga merupakan sub-suku Dayak Ot Danum Ngaju. Upacara adat Ngensudah dan Tarian Bigal adalah salah satu dari sekian banyak adat istiadat yang berhubungan dengan masyarakat Dayak Melahui. Tarian Bigal membutuhkan properti tangan, yang dijalin ke dalam Mandau (parang Suku Dayak) milik penari. Selendang dan nyube (beras kuning, kunyit, jeruk nipis, sirih, pinang, dan rokok) adalah properti lainnya. Tarian ini menggunakan kualitas tertentu. Temaduk, sebuah patung kayu yang menyerupai manusia, menari bersama mereka tanpa menyentuhnya. Toras (patung temaduk) dan Sangkeriak (sesajen yang kuat) adalah aset lainnya. Setiap properti Tari Bigal melambangkan keberadaan Desa Akam. Rasa hormat, kekuatan, keindahan, dan perlindungan diri merupakan hal yang penting dalam masyarakat, seperti halnya menghindari risiko dan selamat di akhirat.
Pelatihan Teknik Vokal Paduan Suara terhadap Resonansi dan Frasering Sagala, Mastri Dihita; Putra, Zakarias Aria Widyatama; Oktaviary, Aline Rizky; Adityaa, Mega Cantik Putri
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 4 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: Desember 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i4.4521

Abstract

Pernapasan menjadi bagian yang fundamental dalam kegiatan bernyanyi paduan suara, namun sering ditemukan kendala dalam mengimplementasikannya. Pelaatihan ini menjelaskan bagaimana teknik pernapasan yang baik menjadi efek dari terciptanya resonansi dan frasering yang tepat. Kegiatan ini merupakan hasil kegiatan PKM/ Pengabdian Kepada Masyarakat, yakni 20 orang peserta didik yang tergabung dalam ekstra kurikuler paduan suara di SMA Negeri 1 Pontianak. Adapun kegiatan tersebut menggunakan lagu “Bagimu Negeri’, dimana lagu wajib nasional tersebut terdapat bertempo agak lambat serta memiliki nada-nada yang dapat melatih resonansi dan frasering atau pemenggalan kalimat. Pelatihan ini menggunakan metode demonstrasi dan drill atau pengulangan. Hasil kegiatan pelatihan ini menyimpulkan bahwa 1) anggota paduan suara lebih memahami bagaimana pentingnya penggunaan pernapasan yang tepat guna menghasilkan resonansi suara, 2) pernapasan akan berpengaruh terhadap pemenggalan kalimat pada setiap syair. Pemahaman tersebut dilihat dari hasil penyebaran angket terkait survey kepuasan dan kebermanfaatan pelatihan serta pembuatan grup whatsapp untuk memantau latihan dan wadah untuk berdiskusi antara pemateri peserta pelatihan. Pelatihan ini akan berimplikasi pada terbentuknya paduan suara yang berkualitas, dimana teknik tersebut dapat diterapkan pada lagu apapun. Impilkasinya adalah pemahaman dan penggunaan teknik pernapasan yang tepat tidak hanya memberikan keunggulan sebuah resonansi dan frasering, melainkan juga bagaimana anggota paduan suara mengatur pola pernapasan ketika mereka melakukan koreografi paduan suara.
Edukasi Tanggap Bencana Melalui Sosialisasi Kebencanaan Sebagai Wawasan Masyarakat Kalirejo Terhadap Mitigasi Bencana Tanah Longsor Alfredo Willeva Pasuhuk; Aline Rizky Syafatin; Arrina Fatia Hidayati; Eris Nur Hidayati; Herfiana Rahmadhiani; Jastin Bufon Oktofio; Narendra Alfi Nasywa; Riska Sabilatul Azizah; Sani Andriani Nurwafiyah; Kuswan Hadji
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 2 No. 3 (2025): Februari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v2i3.3967

Abstract

Indonesia mempunyai tingkat kerentanan tinggi terhadap bencana tanah longsor, salah satunya di Desa Kalirejo. Minimnya kesadaran masyarakat terhadap tanda-tanda awal tanah longsor dan kurangnya upaya mitigasi meningkatkan risiko kerugian materi dan korban jiwa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat melalui edukasi dan sosialisasi kebencanaan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yakni sosialisasi oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan penanaman bibit tanaman yang cocok ditanam sebagai langkah mitigasi struktural. Kegiatan ini melibatkan partisipasi aktif masyarakat dalam memahami faktor penyebab tanah longsor, dampak, dan langkah-langkah pencegahan dan evakuasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah sosialisasi terdapat peningkatan pemahaman masyarakat mengenai mitigasi tanah longsor yang ditandai dengan partisipasi dalam diskusi dan komitmen dalam menerapkan langkah-langkah mitigasi. Sosialisasi mitigasi bencana diharapkan dapat menjadi strategi jangka panjang dalam membangun masyarakat yang tangguh menghadapi bencana.
Sosialisasi Penilaian Portofolio Seni untuk SNPMB Bagi SMA Sederajat di Kabupaten Kubu Raya Aria, Zakarias Aria Widyatama Putra; Nurmila Sari Djau; Imam Ghozali; Mastri Dihita Sagala; Egi Putri Grandena; Muniir, Asfar; Yery Silaban, Chiristianly; Ismunandar, Ismunandar; Tindarika, Regaria; Oktariani, Dwi; Cantik Putri Aditya, Mega; Rizky Oktaviari Satrianingsih, Aline
Wahana Dedikasi: Jurnal PkM Ilmu Kependidikan Vol. 7 No. 2 (2024): Wahana Dedikasi : Jurnal PkM Ilmu Kependidikan
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wdk.v7i2.18158

Abstract

Penilaian portofolio seni untuk Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) kurang begitu dipahami oleh peserta didik maupun guru pengampu mata pelajaran seni budaya terkait teknis pengumpulan borang keterampilan. Berdasarkan evaluasi yang dilakukan oleh Prodi Pendidikan Seni Pertunjukan bahwa lebih dari 40% calon mahasiswa memiliki kesalapahaman akan instruksi teknis pengambilan video. Selain itu, MGMP Seni Budaya SMA sederajat di Kubu Raya sebagai mitra juga membutuhkan penguatan terkait materi portofolio seni untuk SNPMB sehingga, menjadi tujuan dari kegiatan ini adalah tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Prodi Pendidikan Seni Pertunjukan adalah memberikan fasilitasi dalam bentuk sosialisasi kepada MGMP Seni Budaya dan perwakilan peserta didik setiap sekolah. Metode kegiatan menggunakan jenis sosialisasi dengan cara kerja ceramah, diskusi, dan demonstrasi. Indikator ketercapaian kegiatan ini adalah peserta sosialisasi dapat mengisi post-test dengan ambang batas skor minimal 75. Hasil kegiatan adalah peserta kegiatan dapat memahami materi sosialisasi portofolio seni untuk SNPMB yang dibuktikan 80% peserta menjawab post-test melebihi ambang batas skor ketuntasan. Melalui kegiatan ini diharapkan kedepannya dapat menjadi jembatan bagi pihak mitra yang memiliki kebingungan dalam hal teknis SNPMB khususnya dalam portofolio seni.
Fungsi Upacara Adat Ngensudah pada Masyarakat Dayak Melahui di Kabupaten Melawi Dwi Oktariani; Aline Rizky Oktaviari; Anggela Dhea Natasia
ETNOREFLIKA: Jurnal Sosial dan Budaya Vol 13 No 2 (2024): Volume 13 Issue 2, June 2024
Publisher : Laboratory of Anthropology Department of Cultural Science Faculty of Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/etnoreflika.v13i2.2507

Abstract

This research aims to understand the ritual processes of death in the tribal community of Dayak Melahui as social cultural values. This research employs the ethnographic method as a qualitative descriptive approach. Data analysis techniques include data collection, reduction, data presentation, and inference. The research findings showed that Ngensudah's customary ritual process included events such as Nyengkolat'n, tomb renovation, statue installation, Ompong cutting, Bigal Dance, animal sacrifice cutting, grave worship, Kerongkang Ritual, Bigall Dance, and Pampali Tuak Opening. The maintenance of customary ceremonies involves both spiritual and social functions. The values contained in customary ceremonies include gotong-royong values, responsibility, leadership, solidarity, cultural wisdom, love of the homeland, religious values, and means in harmony with customary norms.
Pola Gerak Tari Katipak Pada Ritual Babukokng Suku Dayak Ma'amp Di Desa Sebabas Kecamatan Nanga Mahap Kabupaten Sekadau Victoria Ria Nopiantika; Oktaviari Satrianingsih, Aline Rizky; Oktariani, Dwi
SEUNEUBOK LADA: Jurnal ilmu-ilmu Sejarah, Sosial, Budaya dan Pendidikan Vol 12 No 2 (2025): JURNAL SEUNEUBOK LADA
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah - Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jsnbl.v12i2.12031

Abstract

The Babukokng ritual is a death ritual of the Dayak Ma'amp Tribe in Sebabas Village, Nanga Mahap District, Sekadau Regency. This ritual is carried out for people who have faith in the Almighty, and people who are considered to have had rank or merit to the village, carried out for 2 days, starting from the perabus location accompanied by barantu batunu, followed by bukokng ansau, bukokng batamak, bukokng alu, bukokng nyamut buah mansak, and pemasar. Katipak dance has 3 movement patterns called ngemak movements, accompanied by katipak music. Katipak dance is danced by adult male dancers with the number of 3, 5, or 7 people based on laboh bukokng, and has 1 sacred floor pattern with a circle shape that is believed to be a whirlpool to prevent evil spirits. This research uses a qualitative form with descriptive research methods and an ethnocoreological approach. Data collection was done by observation, interview, and documentation. The technique of testing the validity of data with extended observation and source triangulation.