Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

KONTRIBUSI MAHASISWA KKN DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR ANAK MELALUI PROGRAM BIMBINGAN BELAJAR DI KELURAHAN PAKUHAJI, KABUPATEN TANGERANG Nuary, Muhammad Guruh; Utami, Gayatri; Marlinah, Marlinah; Rukmana, Karina Novia; Syahida, Aulya Nida
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i5.35285

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) oleh mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Tangerang di Kelurahan Pakuhaji dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi siswa akibat kurangnya dukungan belajar di luar sekolah. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan minat belajar anak-anak melalui bimbingan belajar. Program ini menerapkan metode Participatory Action Research (PAR), yang melibatkan mahasiswa dan masyarakat dalam mengidentifikasi masalah, merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi kegiatan. Teknik pengumpulan data meliputi observasi partisipatif, wawancara terstruktur dengan pemangku kepentingan, dan diskusi kelompok terarah (FGD). Analisis data deskriptif digunakan untuk menilai dampak program terhadap minat belajar siswa. Hasil pengabdian ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam semangat belajar anak-anak, dengan kehadiran yang lebih tinggi di posko KKN dan antusiasme yang meningkat dalam kegiatan belajar-mengajar, baik akademis maupun non-akademis. Partisipasi masyarakat juga memperkuat efektivitas program yang mana memberikan masukan dan saran yang dapat digunakan sebagai salah satu kebutuhan mereka. Kesimpulan dari program ini adalah bahwa keterlibatan aktif mahasiswa dan masyarakat melalui metode kreatif berhasil meningkatkan minat belajar. Disarankan untuk memperpanjang durasi program dan memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran pada PkM mendatang.
PENGARUH STORYTELLING MENGGUNAKAN MEDIA BONEKA JARI TERHADAP PERKEMBANGAN BAHASA INGGRIS PADA ANAK USIA DINI Lestari, Larasati Wisnu Putri; Putri, Ratu Rahmawati; Wati, Rohmah; Mubaroh, Siti Lutfiah; Nurjaman, Iman; Nuary, Muhammad Guruh
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Special Issue Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.36358

Abstract

Anak usia dini adalah individu yang sedang mengalami proses pertumbuhan dan perkembangan yang sangat pesat yang disebut dengan masa golden age, maka dari itu pendidikan anak usia dini merupakan tahap penting dalam meningkatkan perkembangan bahasa termasuk peningkatan kosa kata bahasa Inggris. Salah satu metode yang dapat meningkatkan kosa kata bahasa Inggris pada anak usia ini adalah melalui metode storytelling menggunakan media boneka jari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh story telling menggunakan media boneka jari terhadap perkembangan bahasa Inggris pada anak usia dini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian quasi-experiment. Data yang digunakan dalam penelitian adalah teknik observasi, data hasil observasi yang terkumpul dianalisis dan diolah secara statistik dengan cara membandingkan skor pretes dan posttes pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Penelitian ini dilaksanakan di TK Islam Nurunnajah dengan jumlah sampel 10 anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh metode storytelling dengan media boneka jari merupakan salah satu metode dan media yang dapat meningkatkan perkembangan bahasa Inggris pada anak usia dini.
PENGARUH PEMBELAJARAN BERBASIS GAME SPINNER TERHADAP PENGUSAAN KOSAKATA BAHASA INGGRIS PADA SISWA TK ISLAM BANI USMAN MANUNGGAL Diana Rahmawati; Mariah; Siti Maisah; Suarah; Iman Nurjaman; Muhammad Guruh Nuary
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 1 No. 4 (2024): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v1i4.1629

Abstract

Penguasaan bahasa Inggris sudah menjadi suatu kebutuhan masyarakat luas. Melalui Pendidikan Anak Usia Dini sebagai lembaga pendidikan yang paling awal. Pengembangan kosakata bahasa Inggris dimulai dari yng paling dasar yaitu dengan memperkenalkan kosakata bahasa Inggris. Guru sebagai tenaga pendidik harus sadar dan paham tentang pentingnya menciptakan proses pembelajaran sesuai dengan tingkat perkembangan anak. Metode pembelajaran bahasa asing kepada anak usia dini tentu berbeda cara dengan usia remaja. Anak perlu diajarkan dengan cara yang menyenangkan, sesuai dengan prinsip pembelajaran anak usia dini. Metode permainan adalah salah satu cara yang tepat dalam mengajarkan kosakata bahasa Inggris kepada anak usia dini. Sebab bermain merupakan sarana belajar bagi anak. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas.Yang mana, melalui data-data relevan yang terkait dengan pokok pembahasan, peneliti mengumpulkan, mengelompokan, mengolah data hingga menghasilkan suatu kesimpulan baru. Dalam hal ini permainan Spin game yang dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan pembelajaran berpengaruh baik dalam perkenalan kosakata bahasa Inggris kepada anak usia dini.
TEACHER STRATEGIES IN INSTILLING NATIONALIST VALUES IN THE MILLENNIAL GENERATION IN THE TECHNOLOGICAL ERA Muhammad Guruh Nuary; Budiman; Mohammad Saro’i; Andika Dirsa; Opan Arifudin
International Journal of Teaching and Learning Vol. 1 No. 9 (2024): International Journal of Teaching and Learning (INJOTEL)
Publisher : Adisam Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pedagogical competence is very important to build student character, a teacher must have pedagogical expertise. The local wisdom and culture that have developed in Indonesia have been lost to the millennial generation who are currently pursuing formal education. Teachers face difficulties in building students' character, especially nationalism. Teachers fail to understand the characteristics of the millennial generation, including moral and emotional, sociocultural, physical and intellectual aspects, as well as teachers' low interest in reading, which has an impact on students' level of knowledge. To build nationalistic character in the educational process, teachers must be able to master competencies as educators, including pedagogical, professional, social and personal competencies. Apart from that, because what we are facing is the millennial generation who cannot be separated from the world of the internet, teachers must also be able to operate digital- based learning methods and media. In achieving learning goals, especially building nationalistic character in the millennial generation, there are several indicators that need to be considered. This includes teachers having to create learning tools that suit the methods used, these methods having to be varied and digitally based, and students having to actively work together to discuss when given group assignments by their teachers from a collaborative perspective.
Impact of AI in Education and Social Development through Individual Empowerment Muhammad Guruh Nuary; Loso Judijanto; Elly Siti Nurliyah; Muriyanto Muriyanto; Samar A. El-Farra
Journal of Artificial Intelligence and Development Vol. 1 No. 2 (2022): AI Development
Publisher : Edujavare Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70610/jaid.v1i2.301

Abstract

This research investigates the transformative impact of Artificial Intelligence (AI) on education and social development through individual empowerment. Leveraging a systematic literature review approach, the study examines the multifaceted implications of AI integration in educational and social contexts, with a specific focus on its role in personalized learning, access to education, and socio-economic empowerment. The findings underscore the significant advancements facilitated by AI technologies in enhancing educational outcomes, increasing access to quality education for marginalized populations, and promoting socio-economic mobility. However, the research also highlights the importance of addressing ethical considerations, algorithmic bias, and equitable access to ensure that the benefits of AI are equitably distributed across diverse populations. Moving forward, future research directions include interdisciplinary studies, longitudinal analyses, comparative research across different socio-cultural contexts, and participatory approaches to inform the development of inclusive and sustainable AI solutions that empower individuals and promote social justice.