Claim Missing Document
Check
Articles

PENCEGAHAN ANEMIA TERPADU PADA REMAJA DI LIUKANG KALMAS, KABUPATEN PANGKAJENE DAN KEPULAUAN Nur Hikmawaty Syarifuddin; Fitriyah Holif; Widya Lestari Nurpratama
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT YAMASI Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Yamasi
Publisher : Akademi Farmasi Yamasi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59060/3hdc6h75

Abstract

Remaja merupakan kelompok yang sangat rentan mengalami anemia, terutama di wilayah kepulaua dengan akses pelayanan kesehatan dan pangan bergizi. Kegiatan pegabdian masyaraakat ini bertujuan melaksanakan program pecegahan anemia terpadu melalui pemeriksaan hemoglobin dan penyuluhan kesehatan pada remaja di Liukang Kalmas, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan. Kegiatan meliputi pemeriksaan hemoglobin serta penyuluhan mengenai pencegahan aneia dan pentingnya konsumsi tablet tambah darah (TTD). Sebanyak 32 remaja berpartisipasi dan data kadar hemoglobin dicatat. Rata-rata kadar hemoglobin adalah 12,8 g/dL dengan rentang 11,0-14,6 g/dL. Berdasarkan ambang batas WHO, sebanyak 21,9% peserta dikategorikan anemia. Penyuluhan meningkatkan pemahaman remaja tentang strategi pencegahan anemia, temasuk pola makan seimbang dan kepatuhan konsumsi TTD. Kegiatan ini juga mnngkatkan kesadaran tenag pentingnya deteksi dini kadar hemoglobin sebagai bagian dari pemantauan kesehatan remaja. Kesimpulannya, pencegahan anemia terpadu melalui pemeriksaan hemoglobin dan edukasi kesehatan efektif meningkatkan pengetahuan dan kesadaran serta mengidentifikasi remaja berisiko anemia di wilayah kepulauan
Pengaruh intervensi pangan lokal dan konseling gizi terhadap stunting pada balita Widya Lestari Nurpratama; Nur Fauzia Asmi; Anom Dwi Prakoso
Jurnal SAGO Gizi dan Kesehatan Vol 5, No 3B (2024): Nopember
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/gikes.v5i3B.2177

Abstract

Background: Handling of stunting can be done through comprehensive intervention and not only done with one intervention method, namely by providing local food according to the contents of my plate and nutritional education for mothers of toddlers through individual counseling methods.Objectives: The purpose of this study was to analyze the differences in Body Weight, Height, and maternal knowledge before and after local food intervention and nutritional counseling were carried out on stunted toddlers in Bekasi Regency.Method: Experimental research method, pre-experimental research design with one group pretest-posttest design model, conducted in Pasir Gombong Village, North Cikarang District, Bekasi. The research was conducted from August - September 2024. The subjects of the study were 15 stunted toddlers taken based on purposive sampling techniques according to inclusion and exclusion criteria and data processing using the Wilcoxon test. The interventions provided were nutritional counseling in two meetings, and feeding for 14 days. The data collected in the form of maternal nutritional knowledge and toddler characteristics were conducted through questionnaire interviews. Weight data was measured using a digital scale and toddler height was measured using a stature meter.Results: The average weight increased after the intervention by 0.1 kg, but was not significantly different (p = 0.148). The average height increased after the intervention by 0.2 cm and was significantly different (p = 0.027). Then the mother's knowledge increased by 7.7 points and was significantly different (p = 0.011).Conclusion: There are differences in weight, height, and knowledge of mothers of toddlers before and after local food intervention and nutrition education with the nutrition counseling method for stunted toddlers in Bekasi Regency.
Pengaruh intervensi gizi spesifik terhadap asupan gizi melalui olahan pangan lokal pada balita stunting dan non-stunting di Kabupaten Bekasi Nurpratama, Widya Lestari; Heryanda, Mahfudzoh Fadillah
Ilmu Gizi Indonesia Vol 9 No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/ilgi.v9i2.726

Abstract

Latar Belakang: Stunting masih menjadi permasalahan gizi balita di Indonesia, salah satu faktor penyebab stunting adalah kurangnya asupan gizi. Upaya yang dapat dilakukan untuk mencegahnya dengan memperikan intervensi gizi spesifik berupa Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA). Tujuan: Menganalisis pengaruh intervensi gizi spesifik PMBA dengan olahan pangan lokal terhadap asupan gizi balita stunting dan non-stunting di Kabupaten Bekasi. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimental dengan pre-post control group design yang dilakukan di Desa Pasir Gombong, Cikarang Utara pada Juli–Agustus 2025. Subjek penelitian berjumlah 30 orang, yaitu 15 balita stunting (intervensi) dan 15 balita non-stunting (kontrol). Intervensi yang dilakukan adalah pemberian PMBA berupa pangan lokal tinggi protein hewani dan bubuk taburia selama 60 hari. Variabel yang dikumpulkan berupa karakteristik ibu dan balita menggunakan kuesioner, serta asupan makan balita yang diukur dengan food recall 2x24 jam. Data dianalisis menggunakan Paired T-test, Uji-T Independen, Wilcoxon, dan Mann-Whitney. Hasil: Perubahan asupan gizi energi, karbohidrat, dan lemak balita stunting dan non-stunting setelah diberikan intervensi gizi spesifik berbeda signifikan (p<0,05), sedangkan pada asupan gizi protein tidak berbeda signifikan (p=0,310). Kesimpulan: Intervensi gizi belum memberikan peningkatan signifikan terhadap asupan gizi energi, lemak, karbohidrat maupun protein pada balita stunting. Peningkatan asupan gizi pada kelompok kontrol mengindikasikan adanya faktor eksternal di luar intervensi yang berpotensi memengaruhi pola konsumsi.