Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Kegiatan Sosialisasi Kesehatan Tentang Penyakit Kronis (Hipertensi & Diabetes) dan Komplikasinya di Komp. Bangun Reksa Asri RT. 18 Kelurahan Graha Indah, Balikpapan, Kalimantan Timur Risna, Risna; Manik, Nijusiho; Paindan, Esterina Natalia; Randanan, Eltimeyansi Crisye; Afifah, Rohima Sera; Oktafiani, Fitri; Sahara, Ain; Wardhani, Rachmasari Pramita
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 3 (2024): Journal of Human And Education
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i3.960

Abstract

Saat ini jumlah pasien penyakit kronis terutama pengidap hipertensi, diabetes, dan asam urat pada masyarakat khususnya di Indonesia semakin meningkat. Padahal angka tersebut bisa ditekan apabila masyarakat sadar akan kesehatan dan melakukan upaya pencegahan lebih dini. Pengabdian dilaksanakan secara luring di Bangun Reksa Asri RT. 18 Kelurahan Graha Indah, Balikpapan, Kalimantan Timur dengan mengundang narasumber dari tenaga kesehatan yang sesuai dengan bidang keahliannya. Pengabdian ini mengusung topik mengenai penyakit kronis karena hal ini sejalan dengan program dari Puskesmas didaerah Balikpapan. Peserta yang hadir berada direntang usia 40 – 60 tahun. Hasil dari sosialisasi ini yaitu peningkatan kesadaran masyarakat tentang pentingnya memeriksakan kesehatan diri secara berkala, menjalankan pola hidup sehat, dan mengatur pola makan sesuai dengan usia, dibuktikan dengan tanya jawab dan kuisioner yang dibagikan kepada peserta. Kegiatan berjalan lancar dan berpotensi untuk dilakukan kegiatan lanjutan seperti pemeriksaan kesehatan gratis. Kata Kunci: Sosialisasi, Penyakit Kronis, Diabetes, Hipertensi
Penanaman Pohon di Area Kampus Sekolah Tinggi Teknologi Migas Program CSR PT Elnusa Tbk dengan Prodi D3 Teknik Instrumentasi Elektronika Migas 2024 Sahara, Ain; Yanti, Dawi; Nurjanah; Manik, Nijusiho; Oktafiani, Fitri
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 6 (2024): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i6.1723

Abstract

Penghijauan merupakan sebuah pemulihan dari suatu kerusakan yang terjadi di lingkungan. Pemulihan yang dilakukan dengan penghijauan merupakan pemulihan yang akan membuat lingkungan dapat menghasilkan serta memiliki fungsi sebagai pengatur dan pelindung. Penghijauan dapat dilakukan melalui kegiatan penanaman pohon. Penanaman pohon diutamakan dilakukan untuk penanganan lahan kritis dan daerahndaerah yang rawan terhadap banjir serta daerah dengan tingkat polusi yang tinggi. Penanaman pohon juga penting dilakukan di tempat dengan aktivitas manusia yang tinggi seperti lingkungan sekolah, kampus, dan perkantoran, hal ini dapat meningkatkan keasrian, kebersihan udara, dan lingkungan yang sehat. Oleh karena itu, tim dosen STT Migas bekerjasama dengan PT. Elnusa Tbk memanfaatkan area lahan yang masih kosong untuk penanaman pohon dengan tujuan yang ingin dicapai yaitu penghijauan lingkungan kampus agar lebih asri dan bersih, lingkungan yang lebih segar, nyaman, dan indah, meningkatkan kesadaran civitas kampus akan pentingnya penghijauan lingkungan diantaranya mahasiswa, dosen, dan karyawan serta peningkatan kualitas lingkungan hidup. Penanaman jenis pohon yang ditanam antara lain yaitu penanaman pohon buah-buahan yaitu alpukat, kedondong, dan kelengkeng. Dimana sebelum dilakukan penanaman terlebih dahulu menyiapkan titik atau lubang penanaman pohon yang sebelumnya sudah diberi pupuk, dan ada sekitar 10 titik penanaman. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini dapat memberikan manfaat lebih bagi lingkungan sekitar.
Penggunaan Alat Ukur Gula Darah dan Kolesterol dengan Metode Non-Invasif Menggunakan NODE MCU ESP32 dalam Kegiatan Pemeriksaan Kesehatan Gratis Masyarakat Kelurahan Graha Indah dan Karang Joang Kota Balikpapan Oktafiani, Fitri; Nurjanah, Nurjanah; Sahara, Ain; Derbika, Rangga; Iqbal, Muhammad; Manik, Nijusiho; Risna, Risna; Megawati, Eka; Ariyani, Debora; Yuniarti, Yuniarti; Vegatama, Meita Rezki
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 6 (2024): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i6.1740

Abstract

Alat instrumentasi terus mengalami pengembangan dalam berbagai bidang salah satunya dalam bidang medis. Salah satu pengembangan dalam instrumentasi medis adalah alat untuk mengukur kadar gula dan kolesterol dalam darah secara non-invasif. Kadar gula dan kolesterol merupakan indikator deteksi terhadap gejala penyakit diabaetes dan kolesterol. Penyakit diabetes dan kolesterol merupakan penyakit kronis yang dapat dicegah melalui pemeriksaan kesehatan berkala. Pada pengabdian ini pengukuran kadar gula dan kolesterol dilakukan dengan alat mikrokontroler NODEMCU ESP32 metode non-infansif kemudian dibandingkan hasilnya dengan alat konvensional yaitu metode tusuk jarum. Dari hasil pemeriksaan kesehatan kepada 30 orang masyarakat kelurahan Graha Indah dan Karang Joang Balikpapan didapatkan bahwa alat mampu mengukur berbagai level kadar gula dan kolesterol. Didapatkan sebanyak 6.7% masyarakat dengan gula darah tinggi yaitu berkisar antara 199-355 mg/dl dan 16.7% masyarakat dengan kolesterol tinggi yaitu berkisar antara 201-205 mg/dl. Level kadar gula dan kolesterol yang tinggi dapat menjadi penanda adanya penyakit diabetes dan kolesterol, oleh karena itu masyarakat yang memiliki hasil yang tinggi tersebut diarahkan agar segera melakukan screening lengkap dirumah sakit dan pengobatan agar segera dapat ditangani dokter penyakit dalam. Dengan adanya pemeriksaan kesehatan gratis ini diharapkan tingkat masyarakat pengidap penyakit kronis dapat diturunkan dan masyarakat dapat lebih sadar untuk menjaga kesehatannya.
Identifikasi Potensi Bahaya Pekerjaan Piping dengan Menggunakan Metode Job Safety Analysis (JSA) di PT. Asta Rekayasa Unggul Samboja Maharani, Salwa Febrina; Lukman, M.; Manik, Nijusiho
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 1 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i1.1223

Abstract

Potensi bahaya banyak terdapat di tempat kerja dan mengakibatkan kerugian baik dari perusahaan, karyawan maupun terhadap masyarakat sekitar. Upaya untuk mencegah hal tersebut adalah dengan menerapkan suatu konsep Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Keselamatan dan Kesehatan Kerja merupakan sarana utama untuk pencegahan kecelakaan kerja, cacat dan kematian sehingga akibat kecelakaan kerja yang bersumber dari potensi bahaya yang ada dapat dicegah. Asta Rekayasa Unggul melakukan proses kegiatan produski dalam Workshop Fabrication. Fabrikasi Workshop PT. Asta Rekayasa Unggul saat ini menjalankan beberapa kegiatan marking, cutting, grinding, drilling, welding, sandblasting dan painting. Proses fabrikasi tentunya memiliki tingkat risiko kecelakaan kerja yang tinggi, hal tersebut dikarenakan pada prosesnya menggunakan peralatan berteknologi tinggi yang pastinya memiliki potensi bahaya pada proses pekerjaannya. Proses analisis potensi bahaya dilakukan dalam penelitian ini dengan metode Job Safety Anaysis (JSA), yaitu metode yang berfungsi mengidentifikasi, menganalisis dan mencatat risiko-risiko bahaya yang ada dalam proses menganalisis dan mengendalikan bahaya yang ada dan diharapkan akan meningkatkan produktivitas kerja perusahaan. Hasil identifikai potensi bahaya dengan metode Job Safety Anaysis pada pekerjaan fabrikasi PT. Asta Rekayasa Unggul ditemukan adanya faktor potensi bahaya yang bersumber dari peralatan kerja, perilaku pekerja yang tidak aman serta lungkungan kerja yang tidak aman. Hasil pengendalian risiko pada pekerjaan fabrikasi PT. Asta Rekayasa Unggul, dilakukan pengendalian bahaya dan pencegahan terjadinya kecelakaan kerja.
Analisis Cadangan Hidrokarbon pada Lapangan "AT" dengan Metode Monte Carlo Handayani, Handayani; Karim, Abdul Gafar; Sulardi, Sulardi; Malrin, Engeline; Manik, Nijusiho; Mamuaya, Arjuna Brifling; Darmiyati, Iin
Indonesian Research Journal on Education Vol. 1 No. 3 (2021): irje 2021
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v1i3.2592

Abstract

Mengestimasikan cadangan minyak dan gas termasuk dalam kegiatan yang utama dalam merencanakan pengembangan lapangan migas. Data yang tersedia atau parameter adalah hal penting untuk memperkirakan besarnya cadangan. Pada kegiatan eksplorasi, informasi data yang ada bisa dibilang sangat sedikit atau terbatas menyebabkan keakuratan dari data yang didapatkan umumnya tidak pasti. Pendekatan secara probabilistik dapat membantu mengurangi faktor ketidakpastian. Simulasi Monte Carlo menggunakan metode dimana perhitungannya dilakukan berdasarkan ketersediaan data lapangan yang masih belum lengkap pada variabel input dan dinyatakan dengan distribusi probabilitas, agar mendapatkan hasil yang tepat dalam bentuk distribusi probabilitas. Perhitungan cadangan hidrokarbon pada lapangan “AT” menggunakan dua distribusi probabilitas yaitu distribusi konstan dan distribusi segitiga. Dengan menggunakan metode Monte Carlo, perkiraan .cadangan minyak di lapangan “AT” menghasilkan rata-rata sebesar 55,95 MMSTB dan gas 27976 MMSCF. Besarnya Most Probable pada minyak didapatkan dengan nilai 42,75 MMSTB dan Gas 21394 MMSCF, Cadangan minimum minyak yaitu 7,131 MMSTB dan gas 3565,67 MMSCF, nilai cadangan maximum minyak yaitu 135,50 MMSTB dan gas 67747,81 MMSCF.
Analisis Adapter Flange 13-5/8" [5.000 psi] BX 160 × 13-5/8" [10.000 psi] BX 159 pada Blow Out Preventer Santung, Andrey Anastasie; Firdaus, Firdaus; Widodo, Deny Fatryanto Edyzoh Eko; Kurmasela, Apriliano Alfa; Manik, Nijusiho; Rahman, Muhammad Rizqie Fathan; Darmiyati, Iin
Indonesian Research Journal on Education Vol. 1 No. 3 (2021): irje 2021
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v1i3.2594

Abstract

Proses pemboran minyak menghadapi risiko kick—masuknya fluida formasi ke kolom bor—yang berpotensi memicu blowout. Sistem Blowout Preventer (BOP) mengandalkan adaptor flange 13- 5/8” berkapasitas 5.000 psi dan 10.000 psi sebagai antarmuka penahan tekanan. Penelitian ini menganalisis desain flange melalui evaluasi ketebalan minimum, area kritis, dan validasi material. Metode analitis berbasis standar American Petroleum Institute (API) menghitung tekanan desain (67.500 psi) dan kekuatan material (84.324 psi), menghasilkan margin keamanan 25%. Simulasi ketebalan minimum flange 13-5/8” menunjukkan ketebalan desain teoritis 0.529” (dipengaruhi tekanan internal dan tegangan izin material), sedangkan ketebalan aktual 0.419” tetap memenuhi safety factor. Analisis area kritis pada flange 5.000 psi mengidentifikasi konsentrasi tegangan di dua lokasi: 2.58” (daerah transisi geometri) dan 1.20” (sekitar bolt hole), yang direkomendasikan untuk dioptimalkan melalui fillet radius. Studi membuktikan desain flange memenuhi integritas struktural untuk kedua level tekanan, dengan ketebalan aktual lebih rendah akibat pendekatan konservatif persamaan Barlow. Hasil ini memvalidasi efisiensi material dan geometri komponen tekanan tinggi, mengurangi risiko kegagalan katastropik selama operasi pemboran. Implikasi praktisnya mencakup penguatan desain berbasis simulasi tegangan dan optimasi lokal pada area rentan, menjamin keandalan sistem BOP dalam skenario tekanan ekstrem.
Source Rock Evaluation in the "Idea" Field, Bintuni Basin, West Papua: A Geochemical Approach Ananda, Dea; Jamaluddin, Jamaluddin; Utomo, Warto; Wiyono, Joko; Ulfah, Baiq Maulinda; Amiruddin, Amiruddin; Manik, Nijusiho; Suprayitno, Abdi
JURNAL GEOCELEBES Vol. 9 No. 1: April 2025
Publisher : Departemen Geofisika, FMIPA - Universitas Hasanuddin, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70561/geocelebes.v9i1.43566

Abstract

The Bintuni Basin is one of the largest hydrocarbon-bearing basins in Eastern Indonesia, although only a limited number of oil and gas fields are currently. Consequently, further investigation into its petroleum system, particularly the potential of its source rocks. In hydrocarbon exploration, characterizing source rock is critical to evaluating the presence of organic-rich strata capable of generating hydrocarbons. Geochemical analysis is a widely used method for assessing source rock potential, utilizing total organic carbon (TOC), rock-eval pyrolysis, and vitrinite reflectance data. In this study, geochemical data were obtained from one well and two outcrop samples to evaluate the quantity, quality, and thermal maturity of organic matter. The geochemical assessment of rock samples from four stratigraphic formations indicates that the Permian Ainim Formation exhibits the highest source rock potential. TOC values range from 1% to 80% with hydrogen index (HI) values range between 13 and 431 mg HC/g TOC classifying the formation as a good to excellent potential. The dominant organic matter consists of kerogen type II/III suggesting the potential for both oil and gas generation. Thermal maturity analysis indicates that the Ainim formation has reached the oil and gas generation window at depths of 8,075–8,420 feet. These findings demonstrate that the Ainim Formation represents a significant source rock within the Bintuni Basin, contributing valuable insights into the region's petroleum system and hydrocarbon prospectivity.
OPTIMASI PRODUKSI DENGAN MELAKUKAN RE-DESIGN TUBING ID PADA SUMUR “REDD-24” LAPANGAN “ANANDA” SETELAH DILAKUKAN PENGASAMAN Ananda, Muhammad Rafly; Manik, Nijusiho; Sera, Rohima; Jumardi, Andi; Fatma, Fatma; Caesar, Abiyyu
Citizen : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 3 No. 4 (2023): CITIZEN: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : DAS Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53866/jimi.v3i4.129

Abstract

The length of time to produce reservoir fluid will definitely experience a decrease in the production rate. The decrease in production rate can be caused by inappropriate tubing sizes and Damage to formations that impede fluid flow.To overcome the decline in production rates, it is necessary to choose the appropriate tubing size and carry out acidizing activities. Appropriate tubing size can avoid pressure drop and extend the life of the well. Acidizing is the injection of acid to eliminate the effect of decreasing permeability. The tubing size of 2 7/8 inches is not suitable for the “REDD-24” well because the target Qopt value of 130.997 bfpd was not achieved and there was an indication of calcium carbonate scale in the formation. This study discusses production optimization by re-designing tubing id after acidizing. Calculating the inflow performance relationship (IPR) using the Wiggin's method and obtaining Qtmax results of 163.74583 bpd, calculating theProductivity Index (PI) of 0.0870911 psi which according to Kermit E. Brown, the PI value is classified as low, calculates the skin value and obtains the results (+) 37.35 which indicates that the formation of the "REDD-24" well has suffered formation Damage. Selection of tubing with Hagedorn & Browns's correlation, analyzing Qopt tubing sizes of 3 1/2 inches, 2 inches, 1 2/3 inches, and 1 1/3 inches. Choose tubing with a size of 1 1/3 inches. matrix acidizing planning by knowing the value of formation fracture pressure (Pf) of 4857 psi, maximum  injection rate (Imax) of 2.829 bbl/min, maximum injection pressure (Pmax) of 1318.24, injected acid volume of 42.13561 bbl, and knowing success rate.
Evaluasi dan Desain Ulang Electrical Submersible Pump (ESP) Pada Sumur “YS-19” Lapangan Sumatera Selatan Suhartono, Yudi; Wiyono, Joko; Firdaus, Firdaus; Wicaksono, Bambang; Manik, Nijusiho; Pradana, Michael A.
Citizen : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 3 No. 4 (2023): CITIZEN: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : DAS Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53866/jimi.v3i4.158

Abstract

Over time, the production process is ensured to decrease, causing the production rate to be reduced or not optimal and the way to optimize the production well is to use one of the artificial methods or Artificial Lift. The Electrical Submersible Pump is one alternative to help pour the pump into motion by an electric motor. The method used is the 3 phase Wiggins Inflow Performance Relationship (IPR) method. The Wiggins method is a development method from the Vogel method which assumes that each phase can be carried out separately so that the water rate (Qw) and oil rate (Qo) can be calculated respectively. each. The writing methodology used in this paper is carried out using well data, well production data, and other supporting data. The results of the IPR curve analysis from manual calculations can be said thatThe “YS-19” well has a Maximum Flow Rate (Qtotal) of 2944 BFPD. After pairing the REDA pump type with the ESP type D2400N 60Hz 3500 rpm with a Head/Stage of 25 ft/stage, the HP/stage value is 0.52 HorsePower (HP), Pump Setting Depth of 2242.96 ft with Pump Intake Pressure (PIP) of 237.77 psi, 4CU 2AL cable and 68% pump efficiency. With the amount of oil production increasing to 702 BOPD, the rate of oil that can be produced is 1338 BOPD. and obtained a value from the Productivity Index (PI) of 3.4 bbl/day.
Studi Laboratorium Pengaruh Penambahan Fracseal Pada Suhu 80°F, 130°F, 180°F Terhadap Lumpur Pemboran Yona Tirta Ranti Biu; Eltimeyansi Crisye Randanan; NP, Esterina; Fatma; Nijusiho Manik
JURNAL TEKNOSAINS KODEPENA Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Teknosains Kodepena Volume 6 Nomor 2 Januari 2026
Publisher : Kodepena (Komunitas Dosen Penulis dan Peneliti Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54423/jtk.v6i2.118

Abstract

This study aims to evaluate the effect of 3% fracseal addition on the rheological properties and filtration characteristics of drilling mud at temperatures of 80°F, 130°F, and 180°F. The research was conducted experimentally through laboratory testing of plastic viscosity, yield point, gel strength at 10 seconds and 10 minutes, and filtration loss based on API RP 13B-1 standards. The results indicate that standard drilling mud experienced rheological degradation with increasing temperature, characterized by reduced plastic viscosity, excessive gel strength, and increased filtration loss. In contrast, the addition of fracseal improved rheological stability, increased yield point, and reduced filtration loss up to 180°F. These findings suggest that fracseal functions not only as a lost circulation material but also as a rheological stabilizing additive for high-temperature drilling operations.