Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN KARAKTER Zainuri, Habib; Irawan, Syahreza; Saputri, Rianggi Dwi; Najibah, Lisna
AZKIYA Vol 7 No 2 (2024): Juli - Desember 2024
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Kutai Kartanegara Tenggarong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari pengembangan kurikulum berbasis karakter adalah untuk menghasilkan kurikulum baru, mengimplementasikan kurikulum, meningkatkan dan mengadaptasi kurikulum yang ada, dan mengawasi kurikulum pendidikan dasar. Sebagai bagian dari pengawasan ini, kurikulum diamati, dinilai, dan direvisi sebagai tanggapan terhadap umpan balik dari pelaksanaan kurikulum pendidikan dasar di lembaga-lembaga pendidikan baik di dalam maupun di luar kelas. Pembuatan kurikulum harus didasarkan pada tujuan pendidikan nasional, Pancasila, nilai-nilai budaya dan agama, serta tujuan nasional. Sangat penting untuk mengembangkan kurikulum untuk meningkatkan pendidikan karakter di sekolah dasar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan kegiatan apa saja yang termasuk dalam kurikulum untuk membantu meningkatkan pendidikan karakter, faktor apa saja yang mendukung dan menghambat peningkatan pendidikan karakter, dan bagaimana pengembangan kurikulum dapat meningkatkan cara penerapan pendidikan karakter. Meskipun pendidikan karakter pada dasarnya adalah urusan rumah tangga, pendidikan karakter berbasis sekolah juga sama pentingnya. Jika seorang anak menerima pendidikan karakter yang baik dari keluarganya, mereka akan tumbuh menjadi orang yang baik. Namun, banyak orang tua yang lebih mementingkan kecerdasan daripada pendidikan karakter.
PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN KARAKTER Zainuri, Habib; Irawan, Syahreza; Saputri, Rianggi Dwi; Najibah, Lisna
AZKIYA Vol 7 No 2 (2024): Juli - Desember 2024
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Kutai Kartanegara Tenggarong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53640/azkiya.v7i2.1786

Abstract

Tujuan dari pengembangan kurikulum berbasis karakter adalah untuk menghasilkan kurikulum baru, mengimplementasikan kurikulum, meningkatkan dan mengadaptasi kurikulum yang ada, dan mengawasi kurikulum pendidikan dasar. Sebagai bagian dari pengawasan ini, kurikulum diamati, dinilai, dan direvisi sebagai tanggapan terhadap umpan balik dari pelaksanaan kurikulum pendidikan dasar di lembaga-lembaga pendidikan baik di dalam maupun di luar kelas. Pembuatan kurikulum harus didasarkan pada tujuan pendidikan nasional, Pancasila, nilai-nilai budaya dan agama, serta tujuan nasional. Sangat penting untuk mengembangkan kurikulum untuk meningkatkan pendidikan karakter di sekolah dasar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan kegiatan apa saja yang termasuk dalam kurikulum untuk membantu meningkatkan pendidikan karakter, faktor apa saja yang mendukung dan menghambat peningkatan pendidikan karakter, dan bagaimana pengembangan kurikulum dapat meningkatkan cara penerapan pendidikan karakter. Meskipun pendidikan karakter pada dasarnya adalah urusan rumah tangga, pendidikan karakter berbasis sekolah juga sama pentingnya. Jika seorang anak menerima pendidikan karakter yang baik dari keluarganya, mereka akan tumbuh menjadi orang yang baik. Namun, banyak orang tua yang lebih mementingkan kecerdasan daripada pendidikan karakter.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN AKTIF DALAM PAI DI ERA KURIKULUM MERDEKA Zainuri, Habib; Aria Yudiarta, Lutfhy; Latif, Baharudin
Rabbani: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 6 No. 1 (2025): Maret
Publisher : IAIN Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/rjpai.v6i1.15534

Abstract

The curriculum is a fundamental component of education that formulates the objectives, content, and learning activities. The method used in this article is a literature review, which involves collecting data by understanding and analyzing theories from various relevant sources. The utilization of instructional media that supports learning requires teachers to have the skills to select and use media that facilitate active learning methods. The implementation of active learning models in Islamic Religious Education (PAI) within the context of the Merdeka Curriculum era has a positive impact on enhancing student engagement, 21st-century skills, and a more relevant understanding of religion in real life.
HUBUNGAN UJIAN BERBASIS KOMPUTER, KESIAPAN BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR DI SMK KETOPONG TENGGARONG Zainuri, Habib
AZKIYA Vol 2 No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Kutai Kartanegara Tenggarong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53640/azkiya.v2i1.716

Abstract

The first hypothesis obtained t-count -0.732 <ttabel 1.668. other than based on sig value. of 0.466> 0.05, so it can be concluded that Ho accepted and Ha rejected and partially can be interpreted also that the relationship between variables X1 with Y of 0.083 which means the implementation of computer-based test are low correlated with learning achievement in SMK Ketopong Tenggarong. The second hypothesis obtained t-count -0.274 <ttabel 1.668. other than based on sig value. of 0.785> 0.05, so it can be concluded that Ho accepted and Ha rejected, partially the relationship between variables X2 with Y of 0.031 which means readiness correlates low with learning achievement in SMK Ketopong Tenggarong. In testing the third hypothesis obtained value Fcount 0.408 and table Ftabel distribution of 3.15. Since F = 0.408 <F0,05; 2.77 = 3.15, then H0 is accepted. At the level of significance obtained Sig = 0.667 and α = 0.05, because α = 0,05 <Sig = 0,000, then H0 is accepted. Together the relationship between the variable implementation of computer-based test and readiness to learn with learning achievement of 0.102 which means the implementation of computer-based test and study readiness correlates low with learning achievement in SMK Ketopong Tenggarong Teaching Year 2016-2017. This it can be concluded that the implementation of computer-based test variables is low correlated with learning achievement. Whereas Learning Readiness variable correlate low with learning achievement. And the third hypothesis that there is a low relationship between the implementation of computer-based test and readiness to learn with student achievement SMK Ketopong Tenggarong academic year 2016-2017.
SIFAT-SIFAT KURIKULUM PAI DAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN PAI Zainuri, Habib; Aspriady, Farhan; Nurasikin, Nurasikin
AZKIYA Vol 7 No 1 (2024): Januari - Juni 2024
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Kutai Kartanegara Tenggarong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53640/azkiya.v7i1.1685

Abstract

Kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki karakteristik khusus yang mempengaruhi pendekatan pembelajaran yang digunakan dalam konteksnya. Sifat-sifat tersebut meliputi universalitas, relevansi dengan kehidupan, integrasi, kontekstualitas, dan keterbukaan. Pendekatan pembelajaran PAI mencakup berbagai metode, termasuk pembelajaran kooperatif, pembelajaran kontekstual, dan pendekatan ilmiah. Pendekatan ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan belajar yang mendalam, inklusif, serta memungkinkan siswa untuk memahami nilai-nilai Islam secara holistik, dan menerapkan pemahaman tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Dengan memahami karakteristik kurikulum PAI dan pendekatan pembelajaran yang tepat, guru PAI dapat menciptakan pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa dalam memahami dan mengamalkan ajaran Islam. Pendekatan pembelajaran PAI mengadopsi strategi konstruktivis, kontekstual, dan aktif, dengan melibatkan siswa secara interaktif dalam proses pembelajaran. Pendekatan ini tidak hanya menekankan pengajaran konsep-konsep agama, tetapi juga mendorong keterlibatan siswa dalam pembelajaran berbasis masalah dan integratif. Evaluasi formatif digunakan untuk memberikan umpan balik terus-menerus kepada siswa, sementara integrasi mata pelajaran lain memperkuat keterkaitan antar bidang studi. Secara keseluruhan, sifat-sifat kurikulum PAI dan pendekatan pembelajaran PAI bersama-sama membentuk landasan yang komprehensif untuk perkembangan spiritual, moral, dan sosial siswa dalam konteks pendidikan Islam.
PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN KARAKTER Zainuri, Habib; Irawan, Syahreza; Saputri, Rianggi Dwi; Najibah, Lisna
AZKIYA Vol 7 No 2 (2024): Juli - Desember 2024
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Kutai Kartanegara Tenggarong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53640/azkiya.v7i2.1786

Abstract

Tujuan dari pengembangan kurikulum berbasis karakter adalah untuk menghasilkan kurikulum baru, mengimplementasikan kurikulum, meningkatkan dan mengadaptasi kurikulum yang ada, dan mengawasi kurikulum pendidikan dasar. Sebagai bagian dari pengawasan ini, kurikulum diamati, dinilai, dan direvisi sebagai tanggapan terhadap umpan balik dari pelaksanaan kurikulum pendidikan dasar di lembaga-lembaga pendidikan baik di dalam maupun di luar kelas. Pembuatan kurikulum harus didasarkan pada tujuan pendidikan nasional, Pancasila, nilai-nilai budaya dan agama, serta tujuan nasional. Sangat penting untuk mengembangkan kurikulum untuk meningkatkan pendidikan karakter di sekolah dasar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan kegiatan apa saja yang termasuk dalam kurikulum untuk membantu meningkatkan pendidikan karakter, faktor apa saja yang mendukung dan menghambat peningkatan pendidikan karakter, dan bagaimana pengembangan kurikulum dapat meningkatkan cara penerapan pendidikan karakter. Meskipun pendidikan karakter pada dasarnya adalah urusan rumah tangga, pendidikan karakter berbasis sekolah juga sama pentingnya. Jika seorang anak menerima pendidikan karakter yang baik dari keluarganya, mereka akan tumbuh menjadi orang yang baik. Namun, banyak orang tua yang lebih mementingkan kecerdasan daripada pendidikan karakter.
Implementasi Program Qur’an Bil Qalam dalam Meningkatkan Keterampilan Menulis Arab Siswa Fitri, Adelia; Mukmin, Mukmin; Zainuri, Habib
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 5 No. 3 (2025): June
Publisher : Yayasan Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jider.v5i3.519

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kegelisahan yang dirasakan oleh para guru dan orang tua dalam menghadapi perkembangan zaman serta kemajuan teknologi, yang secara tidak langsung mempengaruhi munculnya perilaku negatif pada Sebagian siswa. Salah satu dampak yang paling terlihat adalah menurunnya tanggung jawab siswa dalam bidang akademik, khususnya dalam aspek keagamaan. Banyak siswa mengalami penurunan kemampuan dalam menulis Arab, kurang mengenal huruf hijaiyah secara baik, bahkan belum memahami kaidah penulisan Arab yang benar. Berdasarkan kondisi tersebut, MTs PPKP Ribathul Khail Tenggarong membentuk Program Qur’an Bil Qalam sebagai solusi untuk menumbuhkan budaya literasi Al-Qur’an melalui keterampilan menulis huruf Arab dan menyalin Al-Qur’an 30 juz dengan tulisan tangan secara mandiri. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan implementasi Program Qur’an Bil Qalam serta menganalisis bagaimana program tersebut mampu meningkatkan keterampilan menulis Arab siswa. Lokasi penelitian ini di MTs PPKP Ribathul Khail. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan cara pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa Implementasi Program Qur’an Bil Qalam dalam Meningkatkan Keterampilan Menulis Arab Siswa di MTs PPKP Ribathul Khail Tenggarong terdiri atas tiga tahapan utama, yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Ketiga tahap ini terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis huruf Arab dengan benar, sistematis dan sesuai kaidah.
HUBUNGAN UJIAN BERBASIS KOMPUTER, KESIAPAN BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR DI SMK KETOPONG TENGGARONG Zainuri, Habib
AZKIYA Vol 2 No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Kutai Kartanegara Tenggarong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53640/azkiya.v2i1.716

Abstract

The first hypothesis obtained t-count -0.732 <ttabel 1.668. other than based on sig value. of 0.466> 0.05, so it can be concluded that Ho accepted and Ha rejected and partially can be interpreted also that the relationship between variables X1 with Y of 0.083 which means the implementation of computer-based test are low correlated with learning achievement in SMK Ketopong Tenggarong. The second hypothesis obtained t-count -0.274 <ttabel 1.668. other than based on sig value. of 0.785> 0.05, so it can be concluded that Ho accepted and Ha rejected, partially the relationship between variables X2 with Y of 0.031 which means readiness correlates low with learning achievement in SMK Ketopong Tenggarong. In testing the third hypothesis obtained value Fcount 0.408 and table Ftabel distribution of 3.15. Since F = 0.408 <F0,05; 2.77 = 3.15, then H0 is accepted. At the level of significance obtained Sig = 0.667 and α = 0.05, because α = 0,05 <Sig = 0,000, then H0 is accepted. Together the relationship between the variable implementation of computer-based test and readiness to learn with learning achievement of 0.102 which means the implementation of computer-based test and study readiness correlates low with learning achievement in SMK Ketopong Tenggarong Teaching Year 2016-2017. This it can be concluded that the implementation of computer-based test variables is low correlated with learning achievement. Whereas Learning Readiness variable correlate low with learning achievement. And the third hypothesis that there is a low relationship between the implementation of computer-based test and readiness to learn with student achievement SMK Ketopong Tenggarong academic year 2016-2017.
SIFAT-SIFAT KURIKULUM PAI DAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN PAI Zainuri, Habib; Aspriady, Farhan; Nurasikin, Nurasikin
AZKIYA Vol 7 No 1 (2024): Januari - Juni 2024
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Kutai Kartanegara Tenggarong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53640/azkiya.v7i1.1685

Abstract

Kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki karakteristik khusus yang mempengaruhi pendekatan pembelajaran yang digunakan dalam konteksnya. Sifat-sifat tersebut meliputi universalitas, relevansi dengan kehidupan, integrasi, kontekstualitas, dan keterbukaan. Pendekatan pembelajaran PAI mencakup berbagai metode, termasuk pembelajaran kooperatif, pembelajaran kontekstual, dan pendekatan ilmiah. Pendekatan ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan belajar yang mendalam, inklusif, serta memungkinkan siswa untuk memahami nilai-nilai Islam secara holistik, dan menerapkan pemahaman tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Dengan memahami karakteristik kurikulum PAI dan pendekatan pembelajaran yang tepat, guru PAI dapat menciptakan pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa dalam memahami dan mengamalkan ajaran Islam. Pendekatan pembelajaran PAI mengadopsi strategi konstruktivis, kontekstual, dan aktif, dengan melibatkan siswa secara interaktif dalam proses pembelajaran. Pendekatan ini tidak hanya menekankan pengajaran konsep-konsep agama, tetapi juga mendorong keterlibatan siswa dalam pembelajaran berbasis masalah dan integratif. Evaluasi formatif digunakan untuk memberikan umpan balik terus-menerus kepada siswa, sementara integrasi mata pelajaran lain memperkuat keterkaitan antar bidang studi. Secara keseluruhan, sifat-sifat kurikulum PAI dan pendekatan pembelajaran PAI bersama-sama membentuk landasan yang komprehensif untuk perkembangan spiritual, moral, dan sosial siswa dalam konteks pendidikan Islam.
PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN KARAKTER Zainuri, Habib; Irawan, Syahreza; Saputri, Rianggi Dwi; Najibah, Lisna
AZKIYA Vol 7 No 2 (2024): Juli - Desember 2024
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Kutai Kartanegara Tenggarong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53640/azkiya.v7i2.1786

Abstract

Tujuan dari pengembangan kurikulum berbasis karakter adalah untuk menghasilkan kurikulum baru, mengimplementasikan kurikulum, meningkatkan dan mengadaptasi kurikulum yang ada, dan mengawasi kurikulum pendidikan dasar. Sebagai bagian dari pengawasan ini, kurikulum diamati, dinilai, dan direvisi sebagai tanggapan terhadap umpan balik dari pelaksanaan kurikulum pendidikan dasar di lembaga-lembaga pendidikan baik di dalam maupun di luar kelas. Pembuatan kurikulum harus didasarkan pada tujuan pendidikan nasional, Pancasila, nilai-nilai budaya dan agama, serta tujuan nasional. Sangat penting untuk mengembangkan kurikulum untuk meningkatkan pendidikan karakter di sekolah dasar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan kegiatan apa saja yang termasuk dalam kurikulum untuk membantu meningkatkan pendidikan karakter, faktor apa saja yang mendukung dan menghambat peningkatan pendidikan karakter, dan bagaimana pengembangan kurikulum dapat meningkatkan cara penerapan pendidikan karakter. Meskipun pendidikan karakter pada dasarnya adalah urusan rumah tangga, pendidikan karakter berbasis sekolah juga sama pentingnya. Jika seorang anak menerima pendidikan karakter yang baik dari keluarganya, mereka akan tumbuh menjadi orang yang baik. Namun, banyak orang tua yang lebih mementingkan kecerdasan daripada pendidikan karakter.