Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Determinan Kepuasan Pelanggan Dimediasi oleh Persepsi Nilai Pelanggan Pada PT. XYZ Transport Indonesia Tahun 2025 Natalia Barek Boleng; Lira Agusinta; Primadi Candra Susanto
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Maret - April 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v7i4.7773

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan, kemudahan proses ekspor, ketepatan waktu pengiriman, dan biaya jasa terhadap kepuasan pelanggan dengan customer perceived value sebagai variabel mediasi pada PT. XYZ Transport Indonesia tahun 2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap pelanggan jasa freight forwarding ekspor. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan analisis jalur (path analysis) untuk menguji pengaruh langsung dan tidak langsung antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan (β = 0,312; p < 0,05), kemudahan proses ekspor berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan (β = 0,276; p < 0,05), ketepatan waktu pengiriman memiliki pengaruh positif paling dominan terhadap kepuasan pelanggan (β = 0,358; p < 0,05), serta biaya jasa berpengaruh negatif namun signifikan terhadap kepuasan pelanggan (β = −0,214; p < 0,05). Selanjutnya, customer perceived value terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan (β = 0,401; p < 0,05). Hasil uji mediasi menunjukkan bahwa customer perceived value memediasi secara parsial hubungan antara kualitas pelayanan, kemudahan proses ekspor, ketepatan waktu pengiriman, dan biaya jasa terhadap kepuasan pelanggan. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,672 menunjukkan bahwa sebesar 67,2% variasi kepuasan pelanggan dapat dijelaskan oleh model penelitian ini. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan kepuasan pelanggan tidak hanya ditentukan oleh kinerja layanan secara langsung, tetapi juga oleh persepsi nilai yang dirasakan pelanggan terhadap manfaat layanan dibandingkan dengan biaya yang dikeluarkan.
Pengaruh Kecepatan Layanan (Service Speed) dan Empati Petugas terhadap Kepuasan Penumpang: Studi Moderasi Kualitas Infrastruktur Area Bagasi Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta Tahun 2025 Reza Armansyah; Agus Setiawan; Aswanti Setyawati; Yuliantini Yuliantini; Lira Agusinta
Jurnal Ilmu Manajemen Terapan Vol. 7 No. 6 (2026): Jurnal Ilmu Manajemen Terapan (Juli - Agustus 2026)
Publisher : Dinasti Review Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jimt.v7i6.9253

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kecepatan layanan (Service Speed) dan empati petugas terhadap kepuasan penumpang pada layanan pengambilan bagasi kedatangan domestik, serta menilai peran moderasi kualitas infrastruktur area bagasi di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya layanan pengambilan bagasi sebagai titik akhir perjalanan yang memengaruhi persepsi penumpang, terutama ketika terjadi keterlambatan, ketidakefisienan, atau kurangnya bantuan petugas. Kerangka teori yang digunakan adalah SERVQUAL dengan penekanan pada dimensi reliability, empathy, dan tangibles. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan desain asosiatif-kausal. Data primer diperoleh melalui kuesioner kepada penumpang, sedangkan data sekunder berasal dari data operasional periode Maret–Mei 2025 sebagai fase awal perbaikan Service Speed, penambahan fungsi Baggage Assistant, dan penyelesaian renovasi area pengambilan bagasi. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) untuk menguji pengaruh langsung dan efek moderasi antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Service Speed dan empati petugas berpengaruh positif serta signifikan terhadap kepuasan penumpang. Kualitas infrastruktur area bagasi terbukti memperkuat pengaruh tersebut melalui dukungan fasilitas fisik, pencahayaan, signage, kebersihan, kenyamanan ruang, dan kemudahan akses. Temuan ini memberikan implikasi praktis bagi pengelola bandara, maskapai, dan regulator dalam peningkatan standar layanan kedatangan. Secara teoretis, penelitian ini memperluas penerapan SERVQUAL pada layanan pengambilan bagasi bandara modern yang berbasis pengalaman penumpang kedatangan.  
Penerapan Technology Acceptance Model terhadap Efektifitas Penggunaan Autogate Imigrasi (Studi pada Penumpang Maskapai di Terminal 3 Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta) Ulud Nopriyadi; Cecep Pahrudin; Mustikasari Mustikasari; Edi Abdurachman; Lira Agusinta; Jermanto Setia Kurniawan; Sandriana Marina
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Januari - Februari 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v7i3.7483

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Model Penerimaan Teknologi (TAM) terhadap efektivitas penggunaan autogate imigrasi oleh penumpang di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan 209 responden, analisis data dilakukan melalui metode Structural Equation Modeling (SEM) menggunakan perangkat lunak SmartPLS 3.2.9. Hasil menunjukkan bahwa persepsi kegunaan dan niat perilaku untuk menggunakan memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap penggunaan aktual. Selain itu, kualitas layanan, persepsi kegunaan, dan persepsi kemudahan penggunaan memiliki pengaruh signifikan terhadap niat perilaku untuk menggunakan. Variabel niat perilaku untuk menggunakan juga terbukti memediasi pengaruh ketiga variabel tersebut terhadap penggunaan aktual. Namun, kualitas layanan dan persepsi kemudahan penggunaan tidak memiliki pengaruh langsung yang signifikan terhadap penggunaan aktual. Studi ini memberikan kontribusi empiris terhadap pemahaman penerimaan teknologi autogate dan menawarkan implikasi praktis bagi pengelola bandara untuk meningkatkan layanan dan mengoptimalkan adopsi teknologi imigrasi.
Peran Modernisasi Sistem Ticketing dalam Subsidi Public Service Obligation (PSO) Tepat Sasaran Penumpang Kereta Rel Listrik Asdo Artriviyanto; Lira Agusinta; Edhie Budi Setiawan; Soemino Eko Saputro
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 6 (2026): Jurnal Ilmu Multidisplin (Februari - Maret 2026)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i6.1726

Abstract

Modernisasi sistem ticketing pada layanan Kereta Rel Listrik (KRL) menjadi langkah strategis dalam memastikan efektivitas penyaluran subsidi Public Service Obligation (PSO) yang lebih tepat sasaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sistem ticketing konvensional dan merancang sistem ticketing modern yang terintegrasi dengan data kependudukan serta teknologi digital. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus pada operator KRL di wilayah Jabodetabek, dilengkapi dengan wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem ticketing modern berbasis identitas digital dapat meningkatkan akurasi pendataan penumpang, mengurangi potensi penyalahgunaan subsidi, serta mendukung transparansi dan akuntabilitas dalam proses alokasi PSO. Rekomendasi dari studi ini mencakup pengembangan sistem ticketing berbasis NIK (Nomor Induk Kependudukan), integrasi dengan aplikasi digital, serta penerapan sistem evaluasi subsidi berbasis data real-time. Dengan implementasi yang tepat, modernisasi sistem ticketing berpotensi menjadi instrumen vital dalam transformasi layanan transportasi publik yang adil dan berkelanjutan.