p-Index From 2021 - 2026
6.364
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Jurnal S2 Pendidikan Matematika JURNAL E-DUMATH AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Jurnal Elemen Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Jurnal Mercumatika : Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Jurnal Pembelajaran Matematika JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Buana Matematika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Indo-MathEdu Intellectuals Journal Proceedings of the International Conference on Literacy and Education Prosiding Sesiomadika Journal of Comprehensive Science Jurnal Riset Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (JURRIMIPA) Jurnal Manajemen Bisnis Kewirausahaan Journal of Creative Student Research Al-Irsyad Journal of Mathematics Education Jurnal Sastra Indonesia Jurnal Ekonomi Manajemen Akuntansi Konstanta: Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Promotor: Jurnal Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan Indonesian Journal of Education Research and Technology (IJERT) Jurnal Lentera Kesehatan Masyarakat (JLKM) Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran Konstanta : Jurnal Matematika dan Ilmu Pengelatuan Alam
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Video Komik Sebagai Media Dalam Pembelajaran Berdiferensiasi Pada Materi Kuartil Data Magdalena Susanti; Nurmaningsih; Marhadi Saputro
Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran (JIPP) Vol. 3 No. 2 (2024): Juli: Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran (JIPP)
Publisher : LPD IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jipp.v3i2.7591

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media berupa video komik sebagai media dalam pembelajaran berdiferensiasi pada materi kuartil data yang dapat mencapai tingkat kevalidan, keefektifan, dan kepraktisan. Dalam penelitian metode yang digunakan oleh peneliti adalah Research and Development (R&D) dan Rancangan penelitian menggunakan model pengembangan ADDIE. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XB SMA Koperasi Pontianak dengan jumlah siswa sebanyak 19 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar validasi ahli, angket respon, dan posttes. Berdasarkan hasil penelitian yang pertama adalah validasi ahli media dan materi yaitu dengan nilai rata-rata keseluruhannya memperoleh persentase 82,72% dengan kriteria sangat valid. Dan validasi angket respon guru dan siswa dengan nilai rata-rata keseluruhannya keseluruhannya memperoleh persentase sebesar 81,34% dengan kriteria sangat valid. Kedua adalah nilai kepraktisan dilihat dari angket respon guru dan siswa dengan nilai rata-rata keseluruhannya memperoleh persentase sebesar 93,14% dengan kriteria sangat praktis. Sedangkan untuk keefektifan media video komik yang dikembangkan diperoleh dari hasil posttest siswa. Untuk hasil ketuntasan kelas (%) ≥ 75 yang diperoleh sebesar 78,95% dengan kriteria efektif.
Pengembangan Lembar Kerja Mahasiswa (LKS) Pada Pembelajaran Berbasis Praktikum Dan Efektivitasnya Terhadap Peraihan Konsep Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama NTB Nurmaningsih, Nurmaningsih; Wijaya, Hadi
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 5, No 1 (2021): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v5i1.1592

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Lembar Kerja Siswa (LKS) berbasis praktikum untuk meningkatkan peraihan konsep mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama NTB. Desain dalam penelitian ini adalah model Borg & Gall yang dimodifikasi. Hasil validasi ahli diperoleh kriteria baik dengan nilai total 4,58. Uji efektivitas media adalah uji pengaruh media terhadap perbedaan peningkatan penguasaan konsep siswa dari kelas eksperimen dan kelas kontrol. Uji efektivitas media dilakukan pada uji coba skala besar dengan melibatkan 24 siswa. Data perbedaan penguasaan konsep dianalisis dengan menggunakan uji perbedaan rata-rata, sedangkan besarnya peningkatan penguasaan konsep siswa dianalisis menggunakan skor gain ternormalisasi (N-gain). Perbedaan peningkatan penguasaan konsep diuji dengan Mann-Whitney pada a=0,05 dan diperoleh nilai p<0,05. Hasil penelitian menunjukkan, terdapat perbedaan yang signifikan terhadap peningkatan penguasaan konsep siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Rata-rata N-gain hasil penguasaan konsep kelas eksperimen adalah 25,5%, sedangkan rata-rata N-gain kelas kontrol adalah 20,4%. Siswa memberikan tanggapan positif terhadap kemenarikan dan peran Lembar Kerja Siswa (LKS) berbasis praktikum dalam pembelajaran metabolisme sebesar 90% dengan respon sangat menarik dan 10% merespon menarik. Berdasarkan analisis uji coba lapangan, penelitian ini menunjukkan bahwa LKS Lembar Kerja Siswa (LKS) berbasis praktikum memberikan hasil positif terhadap penguasaan konsep mahasiswa. Luaran yang di capai dari penelitian ini adalah terbentuknya sebuah produk dari hasil pengembangan berupa media lembar kerja siswa (LKS) pada pembelajaran berbasis praktikum yang dijadikan sebagai panduan pada kegiatan praktikum mata kuliah biokimia materi anabolisme dan katabolisme karbohidrat.
Work Posture Analysis of Musculoskeletal Disorders (MSDs) Complaints in MSME Workers Balloon Bouquet Nurmaningsih, Nurmaningsih; Hariyono, Widodo; Hidayat, Muhammad Syamsu
PROMOTOR Vol. 7 No. 1 (2024): FEBRUARI
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v7i1.532

Abstract

It is known that MSDs have become a health problem for workers in developing and developed countries over the past few years. Musculoskeletal disease is the second leading cause of disability in the world, with low back pain being the leading cause of disability. If referring to this explanation, the activities of MSME workers, balloon bouquets that can potentially cause musculoskeletal complaints, one of which is the activity of pumping balloons manually and stringing balloons with awkward postures and carrying out work with a sitting work posture which causes musculoskeletal problems, especially shoulder & waist problems because there is pressure on the spine. The type of research used by the author in this study is the qualitative method. Qualitative research researchers become the main instrument in collecting data that can be directly related to the instrument or object of research. Data collection method using Rapid Upper Limb Assessment (RULA) observation sheet and Nordic Body Map (NBM) checklist sheet as well as interview guidelines. Workers often experience complaints of aches or pains both while working, and after doing work on the right shoulder, left shoulder, back, upper arm, forearm, and waist. The posture of workers when making a bouquet of balloons either when pumping, forming, or assembling balloons on average has a high risk level for complaints of musculoskeletal disorders because workers carry out work with a sitting, bending, squatting, and half-sitting work attitude, there are repetitive movements.
Hubungan Higiene Sanitasi Pengolahan Makanan dan Pola Konsumsi Ibu Hamil Terhadap Kejadian BBLR (Berat Badan Lahir Rendah) di Wilayah Kerja Puskesmas Teruwai Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah Nurmaningsih, Nurmaningsih; Zulhakim, Zulhakim; Jannah, Nurul
Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 4 No 2 (2024): Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/medika.v4i2.716

Abstract

World Health Organization (WHO) mendefinisikan berat badan lahir rendah (BBLR) adalah bayi yang lahir dengan berat lahir kurang dari 2500 gram. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan higiene sanitasi pengolahan makanan dan pola konsumsi ibu hamil terhadap kejadian berat badan lahir rendah (BBLR) di wilayah kerja Puskesmas Teruwai Kecamatan Pujut tahun 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah sampel 35 Ibu hamil dan pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner. Penelitian ini dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Teruwai Kecamatan Pujut, data yang dikumpulkan kemudian dianalisis yang terdiri dari analisis univariat dan analisis bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 35 ibu hamil lebih dominan pada kategori tidak memenuhi syarat sebanyak 16 responden (13,1%), kategori kurang memenuhi syarat sebanyak 6 responden (5,7%) dan kategori memenuhi syarat sebanyak 4 responden (6,2%), dan melahirkan bayi BBLR. Hasil uji statistik menggunakan uji somers’d didapatkan nilai p =0,005 yang berarti p-value < 0,05. Terdapat hubungan antara higiene sanitasi pengolahan makanan terhadap kejadian BBLR.
Penerapan Higiene Sanitasi Makanan dan Uji Total Bakteri Pada Makanan Olahan di Yayasan Panti Asuhan Al-Ikhlas Ampenan Lazwardi, Solatyah; Naelasari, Dian Neni; Nurmaningsih, Nurmaningsih
Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 4 No 2 (2024): Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/medika.v4i2.720

Abstract

Makanan dan minuman harus aman dari kontaminasi mikroorganisme patogen sehingga kebersihan sanitasi dalam mengolah dan menyajikannya menjadi hal yang utama. Pengolahan dan penyajian makanan dalam jumlah besar seperti di Panti Asuhan Al-Ikhlas Ampenan memerlukan perhatian lebih untuk mencegah terjadinya gangguan kesehatan seperti diare, hepatitis dan keracunan makanan dan minuman. Berdasarkan uji laboratorium, diketahui bahwa total kandungan bakteri yang terdapat pada makanan beras memiliki total bakteri sebesar 2x101 cfu/g, dan sayur labu siam dan timun jepang memiliki total bakteri sebesar 8x101 cfu/g. Pada sampel makanan, kangkung dan tauge yang ditumis memiliki total bakteri 22x103 cfu/g, dan ikan kering memiliki total bakteri 1x101 cfu/g. Terakhir, sampel pangan nabati kelor memiliki total bakteri sebesar 1x102 cfu/g, dan daging cabai goreng memiliki total bakteri sebesar 2x102 cfu/g. Penelitian ini dilakukan di Yayasan Panti Asuhan Al-Ikhlas Ampenan Kota Mataram pada bulan September 2022. Sedangkan uji total bakteri pada penelitian ini dilakukan di laboratorium pengujian dan kalibrasi kesehatan NTB.
Analisis Pelaksanaan Rencana Keselamatan dan Kesehatan Kerja dalam Penerapan Pp 50 Tahun 2012 di Pt Inti Kota Bandung Nurmaningsih, Nurmaningsih
Jurnal Lentera Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Lentera Kesehatan Masyarakat
Publisher : PT. Lentera Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69883/jlkm.v1i2.8

Abstract

Latar Belakang: Jumlah kecelakaan kerja di Indonesia pada tahun 2020 terdapat 177.000 kasus, adapun kecelakaan kerja di Jawa Barat 2020 terdapat 35.291 kasus, sedangkan angka kecelakaan kerja di Kota Bandung pada Tahun 2020 meningkat menjadi 108.573 kasus. PT INTI termasuk perusahaan yang mencapai zero accident. PT INTI juga sudah dilakukan sertifikasi 166 kriteria akan tetapi pada saat itu terdapat minor peninjauan ulang desain dan kontrak, permasalahannya yaitu belum terdapat dokumentasi hasil Analisa data Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), serta Prasarana dan sarana yang perlu dirawat, diperbaiki dan diganti. Metode: Peneliti ini menggunakan metode kualitatif. Metode kualitatif menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari partisipan atau perilaku yang dapat diamati. Pendekatan kualitatif akan lebih mendorong pada pencapaian data yang bersifat lebih mendalam terutama dengan keterlibatan peneliti sendiri di lapangan. Hasil: Pada pada hasil audit Tahun 2020 permasalahan yang terdapat di perusahaan yaitu belum terdapat data dokumentasi hasil Analisa data K3, belum melakukan revisi terhadap dokumen, & ditemukan item didalam kotak P3K yang sudah kadaluwarsa. Hasil wawancara & Check list yang dilakukan oleh peneliti masih terdapat perbedaan pendapat Informan Kunci dan Informan Triangulasi dan masih terdapat minor terkait Prasarana dan sarana di perusahaan. Kesimpulan: Dokumentasi & prasarana dan sarana K3 di PT INTI Kota Bandung sudah terimpementasi dengan baik secara umum namun masih terdapat beberapa minor yang didapat dari hasil wawancara dan checklist dan masih terdapat prasarana dan sarana yang perlu digaris bawahi sehingga perlu diganti, diperbaiki atau dirawat.
Analisis Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Rumah Sakit Grhasia Yogyakarta Laila, Novia Fitri; Nurmaningsih, Nurmaningsih
Jurnal Lentera Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Lentera Kesehatan Masyarakat
Publisher : PT. Lentera Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69883/jlkm.v1i2.13

Abstract

Latar Belakang: Setiap komponen kerja dapat menjadi sumber atau situasi yang berpotensi menimbulkan kerugian bagi kesehatan pekerja. Kerugian kesehatan dapat berupa cedera atau gangguan kesehatan baik fisik maupun mental. Sumber atau situasi yang potensial tersebut dikenal sebagai bahaya atau faktor risiko kesehatan. Rumah Sakit mempunyai risiko penularan penyakit infeksi dan juga terdapat risiko berbahaya di setiap instalasi dan lingkungan Rumah Sakit, maka di perlukan upaya pengelolahan K3 melalui dengan SMK3RS. Dengan terciptanya tempat kerja yang kerja aman dan sehat, diharapkan terjadinya penyakit akibat kerja di seluruh instalasi dihindari. Tujuan penelitian ini adalah analisis penerapan keselamatan dan kesehatan kerja Rumah Sakit Grhasia Yogyakarta. Metode: Proses jenis Penelitian ini menggunakan jenis penelitian metode penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan rancangan penelitian studi kasus (case study), pendekatan studi studi kasus dan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara langsung dengan informan, dalam penelitian ini berjumlah empat orang yang terdiri dari tiga karyawan Instalasi Laundry dan satu Kepala K3RS Grhasia Yogyakarta. Hasil: Proses Penerapan keselamatan dan kesehatan kerja di Rumah Sakit Grhasia Yogyakarta terkait pelaksanaan analisis penerapakan K3 memiliki ketercapaian cukup. Komitmen dan kebijakan dimulai dari pimpinan dalam hal ini direktur Rumah Sakit dan disosialisasikan dalam bentuk pengumuman tertulis tentang tujuan, visi dan misi penerapan K3 kepada seluruh elemen yang ada di Rumah Sakit Menetapkan personil-personil organisasi K3 yang sesuai dengan kriteria atau memenuhi syarat untuk menjalankan organisasi K3 yaitu tenaga ahli yang memiliki spesifikasi pendidikan di bidang K3. Kesimpulan: Proses Penerapan Keselamatan dan Keamanan di Rumah Sakit sudah baik karena Rumah Sakit sudah memiliki Tim K3RS, terdapat APD yang memadai dan lingkungan kerja yang sudah baik serta telah memiliki sarana proteksi kebakaran serta perawat Rumah Sakit yang sudah diberikan pelatihan untuk mengoperasikan. Namun masih terdapat kekurangan pada SDM pada Tim K3RS dimana anggota tim K3RS hanya satu orang yang berkopetensi dalam Pencegahan dan Pengendalian. Sedangkan anggota K3 lainnya hanya membanatu atau sebagai part time karena memiliki tugas pokok di bidang lain (double job).
Workshop Pengembangan Wawasan Teacherpreneurship Mahasiswa UNU NTB Nurmaningsih, Nurmaningsih; Wijaya, Hadi
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v5i1.530

Abstract

Mahasiswa calon guru merupakan salah satu bagian dari unsur masyarakat yang memiliki peran penting dalam melakuan fungsi control terhadap pesatnya kemajuan teknologi ini harus memiliki kompetensi inti supaya dapat bersahabat dengan itu. Empat kompetensi yang harus dimiliki oleh mahasiswa calon guru adalah kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, kompetensi pedagogic dan kompetensi professional. Di samping empat kompetensi tersebut mahasiswa calon guru harus dilengkapi dengan pemahaman tentang kewirausahaan dalam Pendidikan. Pemahaman yang benar tentanga arti kewirausahaan untuk guru sangatlah penting karena jika mereka menganggap bahwa kewirausahaan untuk guru memiliki arti seseorang yang berprofesi sebagai guru sekaligus pengusaha, maka itu adalah anggapan yang keliru. Pemahaman yang benar adalah kewirausahaan untuk guru (teacherpreneurship) merupakan seorang guru yang dalam pembelajaran menggunakan nilai-nilai kewirausahaan, sehingga tercerminlah proses pembelajraan yang penuh dengan inovasi, kreasi, karakter siswa yang Tangguh, mampu mengambil resiko, mampu membuat keputusan, bertanggung jawab, mampu mengambil peluang, dan lain sebagainya. Untuk itu, penting diadakannya sebuah pelatihan/workshop dengan tujuan mewadahi mahasiswa calon guru untuk mengambangkan wawasan teacerpreneurship sehingga mahasiswa calon guru selalu optimis dalam menghadapi tantangan kehidupan baik teknologi, perubahan sosial poloitik hankam dan sebagainya. Tahapan pengabdian diawali dengan persiapan, pelaksanaan dan pelaporan. Workshop kewirausahaan ini sejatinya bertujuan untuk membentuk karakter Teacherpreneurship kepada mahasiswa calon guru. Karakter merupakan ciri khas yang dimiliki oleh seorang individu. Jenis luaran yang akan disiapkan berupa Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) dan jurnal Penelitian yang akan diterbitkan pada Jurnal pengabdian Universitas Nahdlatul Ulama NTB.
Informasi dan Edukasi Penggunaan Antibiotik Yang Bijaksana untuk Mengurangi Resistensi Antibiotik di Lingkungan Desa Reyan Gerung Lombok Barat Harmoni, Dewi Natalia Sri; Naelasari, Dian Neni; Nurmaningsih, Nurmaningsih
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v4i1.956

Abstract

Permasalahan resistensi antibiotik menjadi salah satu tantangan utama dalam bidang kesehatan global pada saat ini. Resistensi antibiotik terjadi ketika bakteri-bakteri menjadi kebal terhadap efek dari antibiotik yang digunakan untuk mengobati infeksi. Fenomena ini dapat mengakibatkan pengobatan menjadi tidak efektif, meningkatkan risiko komplikasi medis yang serius, serta memperpanjang masa penyakit dan perawatan. Program "Informasi dan Edukasi Penggunaan Antibiotik Bijaksana untuk Mengurangi Resistensi Antibiotik di Lingkungan Desa Reyan Gerung Lombok Barat" bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang penggunaan antibiotik yang tepat. Resistensi antibiotik menjadi ancaman serius yang disebabkan oleh penggunaan yang tidak bijaksana. Program ini melibatkan analisis masalah, penyusunan materi edukasi berbasis bukti ilmiah, kampanye edukasi, dan pelatihan praktis untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. Dari hasil program, terjadi peningkatan signifikan dalam pemahaman masyarakat tentang penggunaan antibiotik, penurunan angka penggunaan antibiotik tanpa resep dokter, dan pembentukan kader edukasi. Evaluasi menunjukkan efektivitas metode interaktif yang digunakan, meskipun tantangan seperti kebiasaan lama dan akses informasi tetap ada. Program ini diharapkan terus berlanjut untuk mendukung upaya pengurangan resistensi antibiotik di masyarakat. pengabdian masyarakat ini telah berhasil meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang penggunaan antibiotik secara bijaksana. Dengan melibatkan semua elemen masyarakat, termasuk tokoh lokal, kader, dan tenaga kesehatan, program ini berpotensi menghasilkan perubahan perilaku jangka panjang yang signifikan.
KOMUNIKASI INFORMASI DAN EDUKASI PENATAGUNAAN ANTIBIOTIK PADA KELOMPOK TERNAK SEBAGAI UPAYA PENGENDALIAN RESISTENSI MIKROBA DAN LINGKUNGAN Naelasari, Dian Neni; Harmoni, Dewi Natalia Sri; Nurmaningsih, Nurmaningsih
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 6 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i6.27047

Abstract

Abstrak: Pangan masih sangat mendapatkan perhatian terbesar adalah komoditas (daging) sapi. Meningkatnya kebutuhan konsumsi daging sapi di masyarakat menyebabkan peternak sapi harus memperhatikan kualitas sapinya. Ternak dan Produk yang dihasilkan harus berstandar aman, sehat, utuh dan halal (ASUH). Kunjungan pendahuluan didapatkan informasi dari beberapa anggota peternak bahwa jika ternak sakit maka ternak akan di biarkan sembuh sendiri, namun jika keadaan ternaknya tidak kunjung sembuh maka diberikan obat oleh dokter hewan setempat serta kelompok ternak belum pernah mendapatkan edukasi dan informasi mengenai penggunan antibiotik untuk ternak dan peternak. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan peternak terhadap penggunaan antibiotik secara bijak serta mengurangi pencemaran lingkungan akibat limbah kotoran sapi. Mitra pada pengabdian ini yaitu Kelompok Ternak Reyan Baru. Metode pengabdian terdiri dari ceramah dan praktik secara langsung. pengabdian terdiri dari 3 tahapan rangkaian kegiatan yaitu tahap awal atau persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Tahap evaluasi menggunakan pretest dan postest untuk mengukur Tingkat pengetahuan peternak serta melakukan diskusi atau tanya jawab antara tim pengabdi dan peserta. Hasil pengabdian didapatkan terjadi peningkatan pengetahuan tentang penatagunaan antibiotik sebesar 82,5% pada kategori baik. Kelompok Ternak Reyan Baru sangat komunikatif dan mengapresiasi program ini.Abstract: Food that still gets the biggest attention is the commodity (meat) beef. The increasing need for beef consumption in society causes cattle breeders to pay attention to the quality of their cattle. Livestock and products produced must be of safe, healthy, intact and halal (ASUH) standards. Preliminary visits obtained information from several farmer members that if the livestock was sick then the livestock would be left to heal on its own, but if the condition of the livestock did not improve then medication would be given by the local veterinarian and livestock groups have never received education and information regarding the use of antibiotics for livestock and breeders. This service aims to increase farmers' understanding and knowledge of the wise use of antibiotics and reduce environmental pollution due to cow feses. The service method consists of 3 stages of a series of activities, namely the initial or preparation stage, the implementation stage, and the evaluation stage. The results of the service showed that there was an increase in knowledge about antibiotic stewardship by 82.5% in the good category. The Reyan Baru Livestock Group is very communicative and appreciates this program.