Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search
Journal : Jurnal Pepadu

PENGEMBANGAN DESA LABUHAN BAJO KABUPATEN SUMBAWA MENJADI DESA WISATA EDUKASI MANGROVE BERBASIS ANAK MUDA DENGAN PENDEKATAN ACTIVE CITIZENS Jurnal Pepadu; Eni Hidayati; Sitti Latifah; Budhy Setiawan; Niechi Valentino; Mahardika Rizqi Himawan; Lalu Kukuh Mahendra
Jurnal Pepadu Vol 3 No 2 (2022): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v3i2.2466

Abstract

Ekosistem mangrove di Provinsi Nusa Tenggara Barat berada dalam kategori kritis. Salah satu faktor yang penting untuk mencapai SDG adalah pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan (education for sustainable development – ESD). Global Action Programme (GAP) Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan oleh UNESCO mengidentifikasi lima area prioritas untuk mencapai agenda ESD. Area prioritas 4 adalah pemberdayaan dan mobilisasi pemuda-pemudi. Untuk pemberdayaan dan mobilisasi pemuda-pemudi, kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini bertujuan memfasilitasi pemuda-pemudi di Desa Labuhan Bajo, Kabupaten Sumbawa, dalam mengembangkan wisata edukasi mangrove dengan pendekatan Active Citizens. Active citizens merupakan pendekatan pemberdayaan dengan memfasilitasi kepemimpinan dan partisipasi aktif peserta pada setiap tahapan kegiatan pemberdayaan. Beberapa hasil yang diperoleh adalah: (i) terbentuknya kelompok pengelola wisata bahari yang ditetapkan melalui Surat Keputusan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sumbawa, (ii) teridentifikasinya 4A (Amenitas, Aksesibilitas, Atraksi, dan Ancillary), (iii) tersedianya dokumen perencanaan pengembangan wisata bahari di Desa Labuhan Bajo yang dibuat secara partisipatif, dan (iv) terjalinnya kerjasama mahasiswa Prodi Kehutanan, Prodi Ilmu Kelautan Universitas Mataram dan kelompok penggiat konservasi lokal untuk berkolaborasi dalam pendidikan lingkungan dan wisata edukasi. Hal ini penting bagi mahasiswa terutama untuk mencapai Indikator Kinerja Utama 2 kebijakan Merdeka Belajar: Kampus Merdeka. Kegiatan PkM ini menunjukkan bahwa pendekatan Active Citizens memberikan peluang bagi pemuda-pemudi untuk memahami persoalan lingkungan dan menjadi bagian dari solusi penyelesaian persoalan lingkungan termasuk degradasi ekosistem mangrove.
TEKNIK NURSERY DAN OUT-PLANTING SEBAGAI UPAYA PELESTARIAN MANGROVE DI DUSUN SIUNG, SEKOTONG, LOMBOK BARAT Ibadur Rahman; Fadillah, Fitri; Devi, Lokita; Z, Muhammad Fayyadh A.; Sultansyah, Muhammad; Siahaya, Patrick Alexander; Ta'yuni, Qur'a; Asmileen, Suci Dwi; Utami, Widia Tri; Jefri, Edwin; Wahyudi, Rhojim; Damayanti, Ayu Adhita; Himawan, Mahardika Rizqi; Lestrariningsih, Wiwid Andriyani; Buhari, Nurliah; Larasati, Chandrika Eka; Siagian, Raja Aditya Sahala; Putra, Brilliant Rudzaky Ridwan
Jurnal Pepadu Vol 5 No 4 (2024): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i4.5443

Abstract

Mangroves play a crucial role in maintaining environmental balance, including wave attenuation, preventing erosion, providing habitat for various species, and storing carbon to mitigate climate change. However, mangrove ecosystems are currently facing serious degradation threats due to human activities and climate change, necessitating protective measures, rehabilitation, and active community participation to ensure their preservation. This community service initiative aims to conserve mangrove ecosystems through nursery activities (nursery) and mangrove planting (out-planting) in potential areas not yet populated by mangroves in Siung Village, Sekotong, West Lombok. The nursery activities include techniques for collecting seedlings from the wild, selecting and sorting healthy seedlings, placing them in planting media, and caring for the seedlings. Meanwhile, the out-planting activities involve planting the seedlings in the wild and monitoring the planted mangroves to ensure their survival. Over approximately two months, this project has produced 3,200 mangrove seedlings of Rhizophora mucronata, Rhizophora apiculata, Rhizophora stylosa, and Ceriops tagal species, with a survival rate of 87.5%. As for the out-planting activities, 2,700 mangrove seedlings have been successfully planted in areas near the nursery site. Challenges encountered during seedling collection and care include tidal fluctuations, the presence of pests and predators. In the out-planting activities, ongoing monitoring and maintenance are required to maintain a high survival rate for the seedlings planted in the wild.
PENINGKATAN KAPASITAS TIM PEMANTAU HIU PAUS (Rhincodon typus) MELALUI PENGGUNAAN TEKNOLOGI PENANDA AKSELEROMETER DI DESA BOTUBARANI, GORONTALO Himawan, Mahardika Rizqi; Lestariningsih, Wiwid Andriyani; Tilahunga, Sukirman
Jurnal Pepadu Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i1.7201

Abstract

Pelatihan peningkatan kapasitas bagi tim pemantau hiu paus di Pantai Botubarani, Gorontalo, dilakukan untuk mengembangkan kemampuan penggunaan teknologi akselerometer dalam pemantauan hiu paus. Latar belakang kegiatan ini adalah kebutuhan mendesak untuk memanfaatkan teknologi terkini guna meningkatkan akurasi data ekologi dan perilaku hiu paus sebagai spesies yang dilindungi dan memiliki peran penting dalam ekosistem laut. Tujuan pelatihan adalah membekali peserta dengan pengetahuan teoritis dan keterampilan teknis agar mampu mengoperasikan alat akselerometer secara mandiri dalam pemantauan hiu paus. Metode pelatihan yang digunakan berupa pendampingan intensif selama lima hari yang mengintegrasikan sesi teori di darat dan praktik lapangan di perairan. Hasil evaluasi pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman peserta, dengan rata-rata skor post-test mencapai ≥80% dibandingkan rata-rata pre-test yang di bawah 50%. Selain itu, pelatihan berhasil meningkatkan kemampuan pengoperasian alat, pengambilan data, serta analisis dan interpretasi hasil perekaman gerakan hiu paus. Diskusi terkait protokol keselamatan pemasangan alat juga memperkuat kesiapan peserta dalam pelaksanaan di lapangan. Peserta dipilih berdasarkan kemampuan snorkeling, pengoperasian komputer, dan keterwakilan lembaga, sehingga pelatihan berjalan efektif dan berkelanjutan. Kesimpulannya, pelatihan ini berhasil meningkatkan kapasitas teknis tim pemantau dan mendukung keberlanjutan program konservasi hiu paus di Pantai Botubarani dengan teknologi modern.
PELATIHAN PENDATAAN JENIS MANGROVE DALAM UPAYA PENINGKATAN KAPASITAS MASYARAKAT PESISIR DI BAGEK KEMBAR, SEKOTONG, LOMBOK BARAT lestariningsih, Wiwid; Himawan, Mahardika Rizqi; Waspodo, Saptono; Paryono, Paryono; Amir, Sadikin; Khaldun, Muhammad Hafidz Ibnu; Hamzah, Hamzah; Dewi, Amalia Sartika; Mahendra, Putra Ivan; Agung, Wahyu
Jurnal Pepadu Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i2.7292

Abstract

Ekosistem mangrove memiliki peranan penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan pesisir, menyediakan habitat bagi biota laut, serta mendukung ekonomi masyarakat lokal. Namun, rendahnya kapasitas masyarakat dalam mengenali dan mendata jenis-jenis mangrove menjadi kendala dalam pelestarian jangka panjang. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat pesisir, khususnya kelompok Pokmaswas, dalam melakukan identifikasi dan pendataan jenis mangrove secara partisipatif. Kegiatan ini dilaksanakan di Bagek Kembar, Sekotong, Lombok Barat, dengan melibatkan mahasiswa lokal dan asing dalam skema kolaborasi lintas budaya. Metode pelaksanaan mencakup sesi penyampaian materi, praktik lapangan, dan diskusi evaluatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap jenis-jenis mangrove lokal, serta meningkatnya semangat komunitas untuk melakukan pendataan mandiri secara berkala. Kegiatan ini menjadi contoh pendekatan kolaboratif dalam memperkuat peran masyarakat dalam konservasi ekosistem pesisir yang berkelanjutan.
GERAKAN BEACH CLEAN UP: KAMPANYE KESADARAN LINGKUNGAN DI WILAYAH PESISIR SAMBELIA, LOMBOK TIMUR, NTB lestariningsih, Wiwid; Himawan, Mahardika Rizqi; Paryono, Paryono; Jefri, Edwin; Nurliah, Nurliah; Rahman, Ibadur; Waspodo, Saptono; Gigentika, Soraya; Damayanti, Ayu Adhita; Larasati, Chandrika Eka; Amir, Sadikin
Jurnal Pepadu Vol 5 No 2 (2024): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i2.5042

Abstract

The Sambelia coastal area in East Lombok, West Nusa Tenggara (NTB), is rich in marine biodiversity and has great tourism potential. However, the problem of waste, especially plastic waste, poses a serious threat to the sustainability of coastal and marine ecosystems in this region. The Beach Clean Up movement in the Sambelia coastal area aims to tackle the problem of beach waste while increasing environmental awareness among the local community. The methods used for the Beach Clean Up Movement include preliminary studies, activity planning, and coordination with stakeholders. The activity was attended by approximately 200 participants, consisting of 150 students, 10 lecturers, 30 local residents, and 5 tourists. The Beach Clean Up Movement succeeded in reducing the amount of rubbish on the beach, increasing the beauty and comfort of a tourist destination, and supporting the local economy. This activity also effectively increased participants' awareness and knowledge about the dangers of plastic waste and the importance of waste management. The education provided during the activity offered a better understanding of the importance of keeping beaches clean and reducing the use of single-use plastics, which is expected to bring long-term positive changes in waste management behavior.
TEKNIK NURSERY DAN OUT-PLANTING SEBAGAI UPAYA PELESTARIAN MANGROVE DI DUSUN SIUNG, SEKOTONG, LOMBOK BARAT Ibadur Rahman; Fadillah, Fitri; Devi, Lokita; Z, Muhammad Fayyadh A.; Sultansyah, Muhammad; Siahaya, Patrick Alexander; Ta'yuni, Qur'a; Asmileen, Suci Dwi; Utami, Widia Tri; Jefri, Edwin; Wahyudi, Rhojim; Damayanti, Ayu Adhita; Himawan, Mahardika Rizqi; Lestrariningsih, Wiwid Andriyani; Buhari, Nurliah; Larasati, Chandrika Eka; Siagian, Raja Aditya Sahala; Putra, Brilliant Rudzaky Ridwan
Jurnal Pepadu Vol 5 No 4 (2024): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i4.5443

Abstract

Mangroves play a crucial role in maintaining environmental balance, including wave attenuation, preventing erosion, providing habitat for various species, and storing carbon to mitigate climate change. However, mangrove ecosystems are currently facing serious degradation threats due to human activities and climate change, necessitating protective measures, rehabilitation, and active community participation to ensure their preservation. This community service initiative aims to conserve mangrove ecosystems through nursery activities (nursery) and mangrove planting (out-planting) in potential areas not yet populated by mangroves in Siung Village, Sekotong, West Lombok. The nursery activities include techniques for collecting seedlings from the wild, selecting and sorting healthy seedlings, placing them in planting media, and caring for the seedlings. Meanwhile, the out-planting activities involve planting the seedlings in the wild and monitoring the planted mangroves to ensure their survival. Over approximately two months, this project has produced 3,200 mangrove seedlings of Rhizophora mucronata, Rhizophora apiculata, Rhizophora stylosa, and Ceriops tagal species, with a survival rate of 87.5%. As for the out-planting activities, 2,700 mangrove seedlings have been successfully planted in areas near the nursery site. Challenges encountered during seedling collection and care include tidal fluctuations, the presence of pests and predators. In the out-planting activities, ongoing monitoring and maintenance are required to maintain a high survival rate for the seedlings planted in the wild.
PENINGKATAN KAPASITAS TIM PEMANTAU HIU PAUS (Rhincodon typus) MELALUI PENGGUNAAN TEKNOLOGI PENANDA AKSELEROMETER DI DESA BOTUBARANI, GORONTALO Himawan, Mahardika Rizqi; Lestariningsih, Wiwid Andriyani; Tilahunga, Sukirman
Jurnal Pepadu Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i1.7201

Abstract

Pelatihan peningkatan kapasitas bagi tim pemantau hiu paus di Pantai Botubarani, Gorontalo, dilakukan untuk mengembangkan kemampuan penggunaan teknologi akselerometer dalam pemantauan hiu paus. Latar belakang kegiatan ini adalah kebutuhan mendesak untuk memanfaatkan teknologi terkini guna meningkatkan akurasi data ekologi dan perilaku hiu paus sebagai spesies yang dilindungi dan memiliki peran penting dalam ekosistem laut. Tujuan pelatihan adalah membekali peserta dengan pengetahuan teoritis dan keterampilan teknis agar mampu mengoperasikan alat akselerometer secara mandiri dalam pemantauan hiu paus. Metode pelatihan yang digunakan berupa pendampingan intensif selama lima hari yang mengintegrasikan sesi teori di darat dan praktik lapangan di perairan. Hasil evaluasi pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman peserta, dengan rata-rata skor post-test mencapai ≥80% dibandingkan rata-rata pre-test yang di bawah 50%. Selain itu, pelatihan berhasil meningkatkan kemampuan pengoperasian alat, pengambilan data, serta analisis dan interpretasi hasil perekaman gerakan hiu paus. Diskusi terkait protokol keselamatan pemasangan alat juga memperkuat kesiapan peserta dalam pelaksanaan di lapangan. Peserta dipilih berdasarkan kemampuan snorkeling, pengoperasian komputer, dan keterwakilan lembaga, sehingga pelatihan berjalan efektif dan berkelanjutan. Kesimpulannya, pelatihan ini berhasil meningkatkan kapasitas teknis tim pemantau dan mendukung keberlanjutan program konservasi hiu paus di Pantai Botubarani dengan teknologi modern.
PELATIHAN PENDATAAN JENIS MANGROVE DALAM UPAYA PENINGKATAN KAPASITAS MASYARAKAT PESISIR DI BAGEK KEMBAR, SEKOTONG, LOMBOK BARAT lestariningsih, Wiwid; Himawan, Mahardika Rizqi; Waspodo, Saptono; Paryono, Paryono; Amir, Sadikin; Khaldun, Muhammad Hafidz Ibnu; Hamzah, Hamzah; Dewi, Amalia Sartika; Mahendra, Putra Ivan; Agung, Wahyu
Jurnal Pepadu Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i2.7292

Abstract

Ekosistem mangrove memiliki peranan penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan pesisir, menyediakan habitat bagi biota laut, serta mendukung ekonomi masyarakat lokal. Namun, rendahnya kapasitas masyarakat dalam mengenali dan mendata jenis-jenis mangrove menjadi kendala dalam pelestarian jangka panjang. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat pesisir, khususnya kelompok Pokmaswas, dalam melakukan identifikasi dan pendataan jenis mangrove secara partisipatif. Kegiatan ini dilaksanakan di Bagek Kembar, Sekotong, Lombok Barat, dengan melibatkan mahasiswa lokal dan asing dalam skema kolaborasi lintas budaya. Metode pelaksanaan mencakup sesi penyampaian materi, praktik lapangan, dan diskusi evaluatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap jenis-jenis mangrove lokal, serta meningkatnya semangat komunitas untuk melakukan pendataan mandiri secara berkala. Kegiatan ini menjadi contoh pendekatan kolaboratif dalam memperkuat peran masyarakat dalam konservasi ekosistem pesisir yang berkelanjutan.
Co-Authors Adiba, Nur Adiwijaya, Cakra Afid Wisnubroto Agung, Wahyu Alam, Dita Hikmatul Amar, Fahri Anggereni, Aprilia Anggraini, Nurlita Putri Araujo, Gonzalo Ardiansyah, Yanuar Ashari, Rowi Asmileen, Suci Dwi Atmaja, Putu Satya Pratama Ayu Adhita Damayanti Ayu Adhita Damayanti Baiq Hilda Astriana Baiq Hilda Astriana Budhy Setiawan Cahaya, Himaya Kartika Chandrika Eka Larasati Chandrika Eka Larasati Chandrika Eka Larasati Chandrika Eka Larasati, Chandrika Eka Devi, Lokita Dewi, Amalia Sartika Diah Permata Sari Edwin Jefri Edwin Jefri Edwin Jefri Eni Hidayati Eni Hidayati Eni Hidayati Eni Hidayati Eni Hidayati Fadillah, Fitri Fakhrurrozi Fitriani, Rahmah Gigentika, Soraya Hamzah Hamzah Hamzah, Hamzah Hardianty Hardianty Hariadi, Muhammad Dipa Hawis H Madduppa Hernawati Hernawati Hery Widijanto Himawan, Cahya Hotmariyah, Hotmariyah Ibadur Rahman Ibadur Rahman Ibadur Rahman Ida Ansharyani Idris Idris Irwan Mahakam Lesmono Aji Jayawangsa, Rahman Jefri, Edwin Jotham S R Ninef Jurnal Pepadu Khaldun, Muhammad Hafidz Ibnu Lalu Ferdi Alfarisi Murdin Lalu Kukuh Mahendra Lalu Kukuh Mahendra lestariningsih, Wiwid Lestariningsih, Wiwid Andriyani Lestrariningsih, Wiwid Andriyani Mahendra, Putra Ivan Majariana Krisanti Majerus, Kara Muriel Angela Martanina, Martanina Maulita Syahdina Maulita Syahdina Muh. Marwan Muhammad Sumsanto Murdin, Lalu Ferdi Alfarisi Murtiyoso, Mahbub Niechi Valentino Nurliah Nurliah Buhari Nurliah Buhari Nurliah Buhari, Nurliah Nurliah Nurliah nurliah, nurliah Nyoman Widi Artha Putra Ofri Johan Paryono Paryono Paryono Paryono Paryono Paryono Paryono1 Prabuning, Derta Pratama, Alfian Putra, Brilliant Rudzaky Ridwan Rafandi, Muhammad Tezar Rahman, Ibadur Rahmat Hidayatullah Rhojim Wahyudi Rosyada, Vivian Sadikin Amir Sakina, Sholihati Lathifa Santana, Lalu Bagus Santika, Lora Saptono Waspodo Sholihati Lathifa Sakina Siagian, Raja Aditya Sahala Siahaya, Patrick Alexander Sigit Hariyanto Sitti Hilyana Sitti Hilyana Sitti Hilyana Sitti Latifah Sitti Latifah Soraya Gigentika Sultansyah, Muhammad Ta'yuni, Qur'a Tania, Casandra Tilahunga, Sukirman Tilahunga, Sukirman Dj Utami, Widia Tri WIBISONO, RENDY VIDYA Wiwid Andriyani Lestariningsih Wiwid Andriyani Lestariningsih Z, Muhammad Fayyadh A.