Claim Missing Document
Check
Articles

Color Trend of Residential Houses in Denpasar City as a Sociopsychological Reflection of the Covid-19 Pandemic I Putu Udiyana Wasista
Bali Membangun Bali: Jurnal Bappeda Litbang Vol 2 No 1 (2021): Jurnal Bali Membangun Bali, Volume 2, Nomor 1, April 2021
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51172/jbmb.v2i1.155

Abstract

Purpose: This study aims to determine the psychological condition of the people in Denpasar City, seen from the phenomenon of the trend of choosing color paint for homes during the COVID-19 pandemic. Research method: The survey was conducted in 12 paint shops and buildings spread across Denpasar City. The method used is structured interviews. The research method is qualitative with descriptive presentation. The results of data mining were studied using color psychology theory. Results and discussion: Based on the results of the study, it shows that the choice of white and bright colors has implications for the desire of the community to create peaceful, calm, clean and pleasant conditions in their homes during the COVID-19 pandemic. Implication: The color selection implicitly shows the expectations of the people of Denpasar City. Hopes for a better future, which had rocked many sectors of life during the COVID-19 pandemic.
IDENTIFIKASI PEPALIHAN BEBADUNGAN PADA GEDONG RATU DALEM DI PURA DALEM TOH JAYA I Putu Udiyana Wasista
Studi Budaya Nusantara Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Studi Budaya Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelestarian langgam bebadungan penting dilaksanakan mengingat adanya renovasi besar-besaran tanpa memperhatikan warisan pengetahuan bagi generasi penerus tentang arsitektur tradisional Bali. Selain itu, tulisan yang memuat tentang arsitektur langgam bebadungan, khususnya yang spesifik membahas ragam jenis pepalihan bebadungan belum ditemukan. Tulisan ini berisi identifikasi tentang ragam jenis pepalihan bebadungan yang digunakan pada Gedong Ratu Dalem di Pura Dalem Toh Jaya, Banjar Lemintang, Desa Dauh Puri Kaja, Kodya Denpasar. Metode yang digunakan bersifat kualitatif dengan penyajian deskriptif. Tulisan ini bertujuan mendokumentasikan dan memberikan sumbangan literasi yang berperan dalam preservasi budaya di Kodya Denpasar. Hasilnya adalah terdapat 10 ragam jenis pepalihan yang digunakan, termasuk ciri spesifik pepalihan langgam bebadungan berupa palih dandan dan palih cakep gula. Seluruhnya divisualkan dalam permainan garis linear, dengan variasi pemasangan bata maju mundur untuk menciptakan kedalaman.
PERBEDAAN ORIENTASI TATA LETAK SANGGAH DI BANJAR BEDUGUL, DESA PENATAHAN I Putu Udiyana Wasista
DHARMASMRTI: Jurnal Ilmu Agama dan Kebudayaan Vol 21 No 1 (2021): Dharmasmrti: Jurnal Ilmu Agama dan Kebudayaan
Publisher : Pascasarjana Universitas Hindu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32795/ds.v21i1.1664

Abstract

Penelitian ini mengangkat pola tata letak sanggah di Banjar Bedugul. Fenomena ini diangkat karena adanya perbedaan dengan pola tata letak sanggah pada umumnya. Apabila tata letak sanggah pada umumnya di arah kaja-kangin, hal berbeda terjadi di Banjar Bedugul. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan emik yang disajikan deskriptif. Dalam tulisan ini, tidak ada teori khusus yang berusaha untuk dibenturkan dengan fenomena. Ini karena penelitian ini adalah awal dari penelitian sejenis. Pendekatan emik dipilih karena cara pandang warga adalah material berharga untuk pertimbangan penelitian berikutnya. Adapun literatur yang digunakan, lebih bertujuan untuk menjelaskan bukan membedah fenomena. Hasilnya, tata letak sanggah di Banjar Bedugul berada di depan pintu masuk pekarangan. Kondisi ini muncul dari representasi warga untuk meletakkan sanggah dengan hulu ke jalan umum. Hulu mengacu pada jalan dan arah kaja yaitu Pura Batur Jati. Ini menyebabkan sanggah berada di arah kaja-kangin dan kaja-kauh, bila dilihat dari hulu kaja-kelod jalan umum di Banjar Bedugul. Nilai-nilai yang didapat dari wawancara dan observasi adalah nilai yang didasarkan pada pemikiran mistis religius, kolektif, pelestarian danidentitas.
TOUCH UP KAMAR PERAWATAN RUMAH SAKIT SILOAM BALI Toddy Hendrawan Yupardhi; I Kadek Dwi Noorwatha; I Nyoman Adi Tiaga; I Made Jayadi Waisnawa; Putu Ari Darmastuti; Ni Luh Kadek Resi Kerdiati; I Putu Udiyana Wasista
Abdi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 1 (2022): Abdi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1052.518 KB)

Abstract

Rumah Sakit Siloam Bali merupakan salah satu rumah sakit modern yang terletak di Kabupaten Badung. Dalam proses pengabdian ini, pihak mitra membutuhkan pertimbangan akademis, perihal adanya isu medical tourism. Sebagai bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi khususnya pada bidang pengabdian masyarakat, Jurusan Desain Interior melaksanakan permintaan mitra ini sebagai pengabdian berdasarkan bidang keahlian. Tujuannya untuk memberikan sumbangsih keilmuan bagi mitra yang membutuhkan pelayanan dalam desain interior. Metode yang digunakan memiliki beberapa tahapan yaitu survey tempat, mengukur ruang, wawancara dengan klien, membuat draft desain, melakukan rapat dengan klien, dan membuat konsep desain final. Hasilnya desain yang diciptakan mengikuti kaidah-kaidah ruang rumah sakit, serta mampu memberikan kesan modern, ringan, serta menenangkan bagi pasien. Kamar-kamar yang dirancang juga mengikuti prinsip-prinsip wisata medis, memaksimalkan suasana terapeutik, mempengaruhi kondisi psikologis pasien, dan berkontribusi pada pemulihan.Selain itu, Pengabdian berjalan dengan baik dan pihak mitra sangat menyukai konsep desain yang dibuat, karena sesuai dengan kebutuhan dan permintaan mereka.
PROGRAM KEMITRAAN MASYARAKAT IPTEKS BAGI MASYARAKAT (IbM) SANGGAR KESENIAN SELONDING I Kadek Dwi Noorwatha; I Nyoman Kariasa; I Gde Made Indra Sadguna; I Putu Udiyana Wasista
Abdi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 2 (2022): Abdi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.215 KB)

Abstract

Program ini bertujuan untuk memberdayakan dan memberikan pelatihan ilmu pengetahuan seperti pelatihan pembuatan lagu (gending) dan teknik permainan khususnya teknik pukul gamelan selonding dan tata kelola manajemen seni pertunjukan. Mitra dalam kegiatan ini adalah Kelompok kesenian tradisional Sekaa Selonding Githa Lestari Banjar Petak Kaja, Blahbatuh-Gianyar; dan Mitra 2 adalah Sekaa Selonding Dharma Prasada Banjar Kutri, Gianyar. Metode yang dilakukan adalah metode pendampingan langsung dan workshop dengan narasumber yang kompeten. Pada penciptaan karya seni yang baru dilakukan dengan metode kolaborasi antara tim pengabdian dengan mitra. Kegiatan yang sudah dilaksanakan oleh Tim Pengabdian Kepada Masyarakat dengan kegiatan tahap satu yaitu pelatihan teknik pukul dan gending bagi kelompok kesenian selonding, telah memberikan manfaat yang besar. Dengan adanya pelatihan ini, para anggota sanggar mendapatkan peningkatan kemampuan dan musikalitas dalam memainkan gamelan selonding. Mereka termotivasi mengembangkan sanggar dan melestarikan kesenian selonding sebagai salah satu gamelan kuno di Bali. Dampak kegiatan ini memberikan efek positif dalam pengembangan sekaa ke depannya. Terbukti banyak anggota baru yang mayoritas anak muda yang antusias mengikuti latihan selonding. Apresiasi masyarakat juga semakin tumbuh dengan makin banyaknya koleksi repertoar gending sekaa, terbukti dengan makin seringnya sekaa diundang untuk mengisi acara.  
Rasayatra: Eksplorasi Estetika Hindu ‘Nawarasa’ dalam Desain Interior Museum 3D Interactive Trick Art I Kadek Dwi Noorwatha; I Putu Udiyana Wasista
Mudra Jurnal Seni Budaya Vol 34 No 2 (2019): Mei
Publisher : Institut Seni Indonesia Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31091/mudra.v34i2.514

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengeksplorasi estetika Hindu Nawarasa sebagai bagian dari karakter lokal Bali ke dalam desain interior kekinian di Bali. Estetika Hindu Nawarasa sebagai salah satu bagian dari taksu kesenian Bali, berhubungan juga dengan sembilan jenis situasi emosi (bhava) yang menimbulkan pengalaman estetis seseorang ketika berinteraksi dengan objek seni. Nawarasa terdiri dari Shringara (cinta), Hasya (lucu), Karuna (belas kasihan), Raudra (marah), Vira (semangat), Bhayanaka (takut), Bibhatsa (jijik/muak), Adbhuta (takjub) dan Shanta (damai). Kesembilan ‘rasa’ tersebut akan diinterpretasikan ke dalam ruang arsitektural dengan analogi dramaturgikal, direkontekstualisasikan dari teks asli Nawarasa, sebagai kitab seni teater klasik India. Objek kasus yang dipilih adalah Museum 3D Interactive Trick Art yang akan dieksplorasi interior ruang utamanya menjadi 9 yang merupakan penafsiran secara visual dari estetika Hindu Nawarasa.
APLIKASI KONSEP MANGA JEPANG PADA DESAIN INTERIOR SUSHI TSUKI I Kadek Dwi Mardana Putra; Ni Ketut Rika Primadewi; Ni Luh Putu Diah Widhi Astiti; Ni Putu Devi Sujianti; I Putu Udiyana Wasista
Jurnal Vastukara: Jurnal Desain Interior, Budaya, dan Lingkungan Terbangun Vol 2 No 2 (2022): Jurnal Vastukara
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sushi Tsuki yang mengupayakan desain ruang beserta pengalaman yang akan diperoleh pelanggannya agar cukup Instagramable serta menjadi kebanggaan siapa saja yang bisa hadir serta mengabadikannya di media sosial. Setiap sudut ruang interior dirancang sedemikian rupa dengan keunikan sehingga akan diperoleh hasil gambar dari sesi foto yang instgramable. Pengalaman yang tidak akan terlupakan dan layak diabadikan dalam media sosial pilihan pelanggan terutama di Instagram. Sushi Tsuki mengambil konsep komik Jepang, dengan membuat interior didalam bangunan tersebut dibuat seolah-olah pelanggan berada didalam komik terebut. Penelititan ini dilakukan untuk menganalisis konsep yang diterapkan pada kafe Instagramable Sushi Tsuki. Pada penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang dilakukan dengan cara melakukan analisis teori aplikasi komik Jepang pada elemen desain kafe Shusi Tsuki. Penggunaan telepon genggam pintar yang biasa disebut smartphone akhir-akhir ini sudah merupakan hal umum ditemukan dalam kehidupan sehari- hari, saat ini Sushi Tsuki memanfaatkan kecepatan informasi kepada penggunanya melalui aplikasi Instagram. Kafe ini mempunyai akun Instagram sendiri untuk mempromosikan tempatnya dengan nama akun ‘sushitsuki’. Interior ruang, karakteristik ruang, eleman dekoratif, dan konsep Shusi Tsuki yang diaplikasikan pada material, bentuk, cahaya, furniture sangat nyaman dikunjungi dari berbagai usia. Pada usia yang masih anak-anak sudah dipersiapkan kursi khusus sedangkan pada usia dewasa sampai lansia memakai kursi yang sama. Sushi Tsuki mampu menjadi alternatif tempat dimana masyarakat Bali bisa menikmati kuliner khas Jepang sembari nongkrong untuk berkumpul dengan teman, rekan bisnis dan keluarga.
PERANCANGAN GERAI KERAJINAN KHAS MANDALIKA SEBAGAI DESTINASI WISATA SUPER PRIORITAS DENGAN PENDEKATAN STORYNOMICS TOURISM I Made Pande Artadi; Anak Agung Gede Rai Remawa; I Putu Udiyana Wasista; I Made Jayadi Waisnawa; Gede Pasek Putra Adnyana Yasa
Jurnal PATRA Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Patra Mei 2023
Publisher : LPPM Institut Desain dan Bisnis Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35886/patra.v5i1.508

Abstract

Budaya yang berkembang di wilayah Mandalika merupakan aset mahal dalam mengembangkan pariwisata dengan pendekatan storynomics tourism. Adanya hal ini, menyebabkan Mandalika dicanangkan sebagai kawasan destinasi prioritas oleh Kemenparekraf/Baparenkraf RI. Ditambah lagi dengan adanya keberadaan Sirkuit Mandalika kini menyebabkan Mandalika memperoleh status Kawasan Ekonomi Khusus. Namun muncul masalah menjamurnya gerai-gerai kerajinan khas Lombok di sekitar Sirkuit Mandalika, yang menyebabkan kondisi kumuh (ghetto). Oleh karenanya, peneliti dan pihak ITDC melakukan kolaborasi dalam kegiatan matching fund, untuk merancang gerai-gerai kerajinan tersebut agar lebih tertata dan estetis menggunakan pendekatan storynomics tourism. Metode yang digunakan terdiri dari tiga tahapan yaitu tahap inspirasi, tahap gagasan, dan tahap implementasi. Hasilnya narasi dalam pendekatan storynomics tourism telah diimplementasikan ke dalam rancangan interior di kawasan gerai kerajinan dan souvenir. Penggunaan identitas lokal seperti bentuk lumbung, bentuk dan warna nyale, motif songket Subahnale, peresean, motif anyaman ketak dan rotan, bentuk cupu, hingga kisa Puteri Mandalika, berhasil dimplementasikan ke dalam elemen-elemen ruang dan massa bangunan.
APLIKASI KONSEP BALI COLONIAL & ART DECO STYLE PADA DESAIN KRISNA WISATA KULINER, TUBAN Baiq Riska Nadia Minarti; Olih Solihat Karso; I Putu Udiyana Wasista
Jurnal Vastukara: Jurnal Desain Interior, Budaya, dan Lingkungan Terbangun Vol 3 No 1 (2023): Jurnal Vastukara
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Krisna Wisata Kuliner merupakan restaurant yang menjadi bagian dari Krisna Oleh-Oleh Bali, juga merupakan pusat oleh-oleh terbesar dan terlengkap di Asia Tenggara yang juga menjadi icon dari Bali sendiri. Krisna memiliki bangunan khas yang menjunjung tinggi ciri Arsitektur Bali dan kearifan lokal Bali, ciri khas tersebut dapat ditemukan dari penggunakan material yang dipakai, pedestal berundak-undak dan ukiran- ukiran Bali. Pada proyek renovasi kali konsep Bali Colonial & Art Deco Style menjadi pilihan yang tepat untuk diterapkan di Krisna Wisata Kuliner karena akan menjadi tempat pertama yang akan dikunjungi wistawan saat tiba di Bali dan mampu memberikan kesan pertama yang baik terhadap Bali. Penerapan Bali Colonial Style biasanya terlihat seperti bangunan colonial Belanda namun disesuaikan dengan iklim tropis dan nilai-nilai Arsitektur Bali.
PERANCANGAN DESAIN INTERIOR PROJECT INDIGO SEA Anak Agung Sagung Kartika Pradnya Sari; I Putu Udiyana Wasista; Ni Luh Kadek Resi Kerdiati
Jurnal Vastukara: Jurnal Desain Interior, Budaya, dan Lingkungan Terbangun Vol 3 No 1 (2023): Jurnal Vastukara
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perancangan desain interior bertujuan untuk memecahkan masalah yang kompleks berkaitan dengan respon manusia terhadap ruang.Dalam perancangan pengaturan ruang dan tata letak didalam suatu bangunan dibutuhkan elemen pembentuk ruang dan elemen pelengkap pembentuk ruang serta elemen dekorasi. Apabila salah satu elemen di antaranya tidak ada maka bukanlah disebut interior. Penulis melakukan perancangan dari salah satu project di Saara Bali yaitu perancangan desain interior project Indigo Sea yang berlokasi di Jalan Padanglinjong nomor 11a, Canggu, Badung, Bali. Metode yang dipakai Penulis dalam melaksanakan keseluruhan kegiatan yaitu : Metode Wawancara, Metode Observasi, Metode Dokumentasi dan Metode Kepustakaan. Hasil dalam perancangan tersebut Penulis membuat 3D modeling, rendering, Lay-out plan, ceiling plan, electric plan, floor plan, section,dan facade. Dalam perancangan tersebut diharapkan dapat menciptakan suasana desain interior yang natural dan hangat, serta untuk Penulis yang melaksanakan perancangan diharapkan dapat menerapkan ilmu yang didapat sekaligus mempelajari dunia interior yang sebenarnya.