Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Peranan Perusahaan Kaegenan terhadap Proses Clearance In dan Out Kapal LCT Adinda Diza di terminal Jamrud Selatan Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya Putri, Natasya Riswanto; Nugraha, Bugi; Asdiana, Femmy; Amrullah, Romanda Annas
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 3 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i3.19227

Abstract

Salah satu aspek penting dalam kegiatan operasional di pelabuhan adalah proses clearance in dan out, untuk memastikan bahwa pengoperasian kapal sudah sesuai dengan regulasi yang berlaku. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peranan perusahaan keagenan pada studi kasus PT. Samudera Agencies Indonesia Cabang Surabaya terhadap proses Clearance In dan Out Kapal LCT Adinda Diza di Terminal Jamrud Selatan Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya tahun 2024. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data nya melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan keagenan berperan krusial sebagai fasilitator antara pihak kapal dengan instansi di pelabuhan. Namun, hal tersebut tidak terlepas dari adanya faktor teknis maupun non-teknis yang menghambat jalannya kegiatan proses clearance ini. Berbagai upaya dapat dilakukan, seperti optimalisasi pada aspek koordinasi serta komunikasi, pengembangan SDM, penerapan SOP yang terstruktur, dan transformasi digital
Pengaruh Crew Flow Management terhadap Kegiatan Operasional di PT Arjuna Samudera Indonesia (Studi Kasus tahun 2024) Layinatul Afidah, Nisaul Hanik; Nugraha, Bugi; Nurdiansari, Henna; Sihaloho, Otri Wani
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 3 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i3.19430

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh manajemen kru (crew flow management) terhadap kegiatan operasional di PT. Arjuna Samudera Indonesia sebagai Perusahaan ship manning agency. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya pengelolaan alur kru kapal yang efektif dan efisien untuk mendukung kelancaran proses kegiatan operasional. Permasalahan utama yang diangkat adalah ketidakseimbangan antara jumlah kru yang dibutuhkan dengan ketersediaan aktual, yang dapat menghambat proses crew change dan keberangkatan kapal secara tepat waktu. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan penyebaran kuesioner kepada 90 responden yang merupakan kru aktif dan staf Perusahaan. Analisis data dilakukan menggunakan metode gap analysis supply-demand serta congruence model dari Nadler Tushman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan crew flow management di PT. Arjuna Samudera Indonesia sudah efektif, namun terdapat ketidakseimbangan antara jumlah kru dan kebutuhan aktual, yaitu 5.91% di tahun 2023 dan 6.56% tahun 2024, yang disebabkan oleh permintaan kru mendadak dan keterbatasan kru standby yang memenuhi kualifikasi. Alasan terjadinya ketidakseimbangan ini disebabkan oleh, efektivitas operasional terganggu akibat penempatan kru tidak tepat waktu serta dokumen yang belum lengkap, dan kurangnya koordinasi antar divisi, yang berpengaruh signifikan terhadap kegiatan operasional, khususnya dalam efektivitas penempatan kru, kelengkapan dokumen, dan pemenuhan jadwal operasional kapal. Penelitian ini memberikan rekomendasi penting bagi Perusahaan untuk meningkatkan koordinasi antar divisi dan sistem perencanaan penempatan kru agar proses operasional dapat berjalan lebih optimal.
Analisis Efektivitas Penerapan Crew Management System (CMS) terhadap Monitoring Dokumen Kru Kapal LNG di PT. X KINANTI, ANINDYA FATIKA; NUGRAHA, BUGI; RATNANINGSIH, DYAH; SIANTURI, INTAN
Jurnal Baruna Horizon Vol 8 No 1 (2025): JURNAL BARUNA HORIZON
Publisher : Sekolah TInggi Ilmu Administrasi dan Manajemen Kepelabuhan (STIAMAK) Barunawati Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52310/jbhorizon.v8i1.151

Abstract

Crew Management System is a document management system at PT. X in monitoring LNG ship crew documents. The implementation of the system at PT. X has several obstacles related to the effectiveness of document monitoring that hinders the smooth running of document management activities for crew debriefing preparation. The purpose of this study is to determine the implementation, role, and analysis of the effectiveness of the system in relation to the ship crew document monitoring at PT. X. The research method uses a qualitative method with a qualitative descriptive approach through case studies. Data collection for the study was carried out through interviews, field observations, documentation, and identification of research documents. The results of the research data collection as primary data were obtained from sources and field data at the company or PT. X, secondary data in the form of documentation. The results of the study indicate that Crew Management System has a major influence on crew document monitoring activities. However, the effectiveness of the system implementation is obtained from obstacles to the implementation of crew document monitoring at PT. X.
Optimalisasi Pelayanan Jasa Keagenan Kapal dalam Menangani Clearance In dan Out terhadap Kegiatan Operasional Fitriani, Nabilah Devia; Nugraha, Bugi; Alia, Diana; Arisusanty, Dian Junita
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 1 (2025): June 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i1.6193

Abstract

Dalam dunia bisnis yang terus berkembang, aktivitas logistik dan distribusi barang menjadi salah satu elemen krusial yang menunjang kelancaran operasional perusahaan. Salah satu faktor penting dalam proses distribusi ini adalah keberadaan jasa keagenan, yang memiliki peran strategis dalam mengelola proses clearance , baik clearance in (masuk) maupun clearance out (keluar). Sebagai penghubung antara pemilik kapal dan instansi terkait, perusahaan jasa keagenan bertugas untuk mengatur dan mengurus segala hal terkait operasional kapal saat sandar di pelabuhan. Keberadaan jasa keagenan sangat vital dalam mendukung efisiensi alur distribusi barang, meminimalkan biaya operasional, serta menjaga kepatuhan terhadap regulasi pelayaran yang berlaku. Dalam penelitian ini, digunakan metode kualitatif deskriptif untuk menggambarkan secara mendalam peran PT Taraka Transmaritim Agensi sebagai perusahaan jasa keagenan kapal dalam menangani proses clearance in dan clearance out . Pendekatan ini memungkinkan analisis yang kontekstual dan komprehensif terhadap praktik pelayanan jasa keagenan di lapangan. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa perusahaan rutin mengirimkan laporan kedatangan dan laporan harian sebanyak dua kali dalam sehari. Selain itu, perusahaan juga memberikan solusi proaktif apabila terdapat kendala selama proses bongkar muat barang. Namun, beberapa hambatan tetap ditemukan dalam pelaksanaan pelayanan tersebut. Faktor cuaca dan kondisi lingkungan seperti badai atau gelombang tinggi sering kali mengganggu proses sandar dan bongkar muat kapal. Minimnya jumlah staf operasional menyebabkan beban kerja berlebih, sehingga berpotensi menimbulkan keterlambatan dan meningkatkan biaya operasional. Di samping itu, keterbatasan sarana pendukung seperti fasilitas teknologi dan alat transportasi turut memengaruhi efektivitas dan efisiensi layanan yang diberikan oleh PT Taraka Transmaritim Agensi.
Kajian Awal Penentuan Metode Pembayaran pada Transaksi Ekspor Rakhman, Rizqi Aini; Sianturi, Intan; Nugraha, Bugi; Purwitasari, Diyah
Jurnal Penelitian Transportasi Laut Vol. 26 No. 1 (2024): Jurnal Penelitian Transportasi Laut
Publisher : Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi, Formerly by Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/transla.v26i1.2339

Abstract

Dalam prosedur komersial perdagangan internasional, para eksportir dan importir ingin melakukan proses jual beli yang dapat menguntungkan kedua belah pihak. Di satu sisi, importir akan memilih jenis pembayaran dengan biaya termurah dan pembayaran berjangka panjang dalam membayar barang yang dibelinya. Di sisi lainnya, eksportir akan lebih memilih pembayaran tunai yang merupakan jenis pembayaran paling menguntungkan dan jenis penagihan dengan risiko terkecil. Dengan adanya latar belakang negara yang berbeda baik dari segi politik, ekonomi, sosial, budaya, dan perbedaan mata uang yang memicu timbulnya kekhawatiran apabila salah satu pihak melanggar perjanjian yang telah disepakati pada dokumen sales contract. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi pemilihan metode pembayaran dalam transaksi ekspor, yaitu letter of credit (L/C), document against payment (D/P), dan telegraphic transfer (TT). Menggunakan metode deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan perusahaan yang aktif dalam ekspor, dan dianalisis melalui reduksi data, penyajian, dan verifikasi. Subjek penelitian ini adalah perusahaan yang bergerak dalam transaksi ekspor, metode pembayaran yang dianalisis meliputi letter of credit (L/C), document against payment (D/P), telegraphic transfer (TT). Variabel yang diukur mencakup enam faktor dalam penentuan metode pembayaran yaitu: 1. keamanan pembayaran, 2. risiko pembayaran, 3. kecepatan transaksi, 4. biaya transaksi, 5. kepercayaan dan/atau hubungan bisnis, dan 6. perlindungan hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pembayaran yang tepat sangat penting untuk mengurangi risiko dan meningkatkan efisiensi dalam transaksi ekspor. Metode telegraphic transfer paling sering digunakan karena membutuhkan waktu singkat dan memiliki biaya transfer dana elektronik lebih rendah meskipun dari segi keamanan tidak sekuat metode letter of credit (L/C).
Studi Kualitatif Performa Mesin Kapal Berbahan Bakar LNG dan Konvensional di Sektor Maritim Indonesia Filemon, Filemon; Nugraha, Bugi; Kendek, Meti; Nurwahidah, Nurwahidah; Gumelar, Fajar; Muhammad, Fadel; Sumarta, Ryan Puby
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 11 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v4i11.4821

Abstract

Sektor pelayaran memegang peran penting dalam perdagangan internasional karena lebih dari 80% volume perdagangan dunia diangkut melalui laut. Selama beberapa dekade, kapal mengandalkan Heavy Fuel Oil (HFO) dan Marine Diesel Oil (MDO) sebagai sumber energi utama. Namun, kedua bahan bakar ini menghasilkan emisi CO?, SOx, NOx, dan partikulat yang berdampak serius terhadap lingkungan dan kesehatan. Seiring diberlakukannya regulasi internasional, khususnya MARPOL Annex VI, kebutuhan akan bahan bakar alternatif yang lebih ramah lingkungan semakin mendesak. Liquefied Natural Gas (LNG) muncul sebagai kandidat utama karena mampu menekan emisi secara signifikan, meskipun implementasinya menghadapi tantangan teknis dan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan performa mesin berbahan bakar LNG dengan mesin berbahan bakar konvensional melalui pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh dari wawancara dengan tiga informan, yaitu perwakilan industri, akademisi, dan praktisi permesinan kapal. Analisis tematik digunakan untuk mengkategorikan temuan berdasarkan aspek efisiensi, emisi, biaya, serta tantangan implementasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mesin LNG memiliki efisiensi termal lebih tinggi (45–50%) dibanding mesin diesel konvensional (30–40%), serta konsumsi bahan bakar spesifik lebih rendah (140–180 g/kWh dibanding 180–220 g/kWh). Dari sisi lingkungan, LNG mampu mengurangi emisi CO? sebesar 20–30%, menekan SOx hampir 100%, NOx hingga 90%, dan partikulat hingga 99%. Meski demikian, tantangan seperti methane slip, biaya instalasi awal, serta keterbatasan infrastruktur bunker LNG masih menjadi hambatan. Secara keseluruhan, LNG dinilai memiliki potensi besar sebagai bahan bakar transisi menuju pelayaran berkelanjutan di Indonesia. Keberhasilan implementasi membutuhkan dukungan kebijakan, investasi infrastruktur, serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia.